
Zee sekarang berkerja di sebuah rumah sakit Suasta di luar kota Jakarta.
Zee ambil Cuti selama seminggu karena ingin bertemu anak Zia sang sabat yang sekarang jadi Kaka iparnya ,dan juga ingin bertemu Tiya yang sedang hamil.
Setelah bertemu Zia dan Tiya ,Zee pun pulang ke rumah Papahnya,Zee juga sangat merindukan papahnya itu,karena sudah lama tidak bertemu.
Zee di antar Beni pulang sampai rumah,,mobil Beni sudah sampai di rumah nya,keduanya langsung turun.
"Papahhhhh,,,,,"Zee langsung teriak memangil papah nya saat sudah masuk rumah.
"Adek,,ngapain sih teriak,"Beni menegurnya,tapi Zee hanya tersenyum.
Papah yang dengar teriakan Zee langsung keluar dari kamarnya.
"Kalian Sudah datang,,"
"Papahhh,,"Zee langsung memeluk Papah nya.
Keduanya pun saling pelukan melepas rindu,karena sudah satu tahun setengah Zee tidak pulang,mereka berkomunikasi hanya lewat hp saja.
Ketiganya lalu duduk,Zee banyak cerita tentang pekerjaannya di rumah sakit tempatnya kerja.
"Kenapa kamu ngga cari kerja di sini saja,kenapa harus jauh jauh, Papah kan sendirian di rumah,,"kata Beni.
"Kan ada Kaka,,Kaka makanya tinggal di sini,
"Kaka sering juga pulang,kalau papah di rumah Kaka sama Iza menginap di sini,iya kan Pah,,"Papah menjawab Iya.
"Zee akan cari kerja di Jakarta,tapi dengan satu syarat,,"
"Apa syaratnya,,?"
__ADS_1
"Kalau papah sudah pensiun kerja,dan Papah ngga pergi pergi terus,baru Zee mau di sini,buat apa Zee kerja di sini dan setiap pulang di rumah hanya sendiri, Papah selalu sibuk dengan kerjaan Papah,,"
"Baik,,papah akan berhenti bekerja dan papah akan diam di rumah,tapi perusahaan papah serahkan pada kalian berdua,,"kata papah,Zee dan Beni langsung kaget dan bingung.
Karena Zee dan Beni beda bidang pekerjaan dengan papah.
"Tapi Pah,,kita kan,,"Beni berhenti bicara karena papah langsung memotong ucapan ya.
"Iya papah tau kalian ngga bisa kan,Trus usaha papah yang papah rintis dari nol ini harus di apakan,di biarkan saja biar bangkrut dan hancur,,"Zee dan Beni langsung merasa ngga enak.
"Kalian kalau peduli dan Sayang dengan papah,coba kalian cari solusi untuk ini,,Papah juga sudah capek,sudah ingin istirahat,tapi papah bingung dengan perusahaan,walau perusahaan papah tidak besar tapi perusahaan ini lah yang membiayai sekolah sampai kuliah kalian,"
"Iya Pah kita akan cari solusinya,Beni akan pikirkan caranya papah mengurus perusahaan tapi tanpa papah terjun ke lapangan,,"
Ketiganya mengobrol sampai jam 10 malam, akhirnya Beni pamit pulang,Papah dan Zee juga istirahat di kamarnya masing masing,Papah yang sudah mengantuk langsung tidur di kamarnya .
Pagi harinya Zee ingin olahraga,Zee membawa mobil untuk menuju gelora bung Karno,dulu Zee,Iza dan Tiya sering olah raga bersama di tempat ini.
Sekitar jam 8 pagi Zee memutuskan untuk pulang karena sudah panas,saat membawa mobilnya menuju rumah,tiba tiba di jalan ada motor gede yang cukup kencang melaju tiba tiba keluar dari jalur nya dan ke jalur sebrang,karena menghindari ibu ibu menyebrang,dan si motor langsung menyerempet mobil Zee,,Zee yang takut langsung teriak sambil menginjak rem.
Motor jatuh di pinggir jalan bersama orangnya,Zee melihat si pemotor jatuh langsung meningkatkan mobilnya.
Zee mendekat ,orang sudah banyak yang menolongnya,Zee melihat tangan si pemotor terluka,dan kakinya juga.
Ibu yang tadi menyebrang dengan ketakutan langsung minta maaf ke pemotor.
"Ngga papa Bu,,ini sudah apesnya saya,,ini hanya luka kecil nanti juga sembuh,"kata si pemotor.
"Tapi motornya Mas jadi rusak gini,"
"Motor mah ngga penting Bu,nanti bisa di betulkan,yang lebih penting kan nyawa,,"
__ADS_1
"Makasih ya Mas,,"
"Maaf permisi,,saya mah melihat lukanya dulu,itu darahnya terus mengalir kalau tidak cepat di hentikan,nanti takutnya masnya banyak kehabisan darah,,"
Zee berjongkok di depan pemotor,si pemotor belum melepaskan helem dari kepalanya,jadi Zee tidak tau wajah si pemotor itu.
Zee sangat cekatan,Zee membawa kapas dan obat merah dari mobilnya,juga ada perban,karena Zee dokter dan sudah sering melakukanya,jadi Zee tidak kesulitan sama sekali,setelah tangan Zee melihat ke lutut kaki,karena hanya luka kecil jadi tidak lama mengobatinya.
"Apa kamu seorang perawat,,apa kamu seorang Dokter,,?dari caramu melakukan semuanya sepertinya kamu sudah terbiasa melakukanya?"tanya si pemotor,Zee tersenyum membuat si pemotor terpukau dengan senyuman Zee.
"Ya,,Aku sudah terbiasa dengan ini,, sudah selesai ,sekarang Mas lebih baik pulang saja dulu,dan jangan lupa minum obat,karena kalau tidak minum obat,badan Mas pasti akan meriyang dan pada sakit,"Sambil bangun dari jongkoknya.
"Trimakasih atas bantuannya,,"kata si pemotor.
"Iya sama sama,,"Lalu Zee juga pamit ke orang yang ada di situ.
Zee masuk mobilnya dan langsung pulang,sedang Si pemotor di bantu bangun,Si pemotor pulang naik taxsi,sedang motornya di titipkan dulu.
Taxsi sudah sampai di rumah megah bak istana milik si pemotor ,"Kaka,,kamu kenapa,,kok kaya gini sih,,?"si mamah pemotor kaget anaknya pulang lagi dengan keadaan terluka.
"Ngga papa Mah,Kaka hanya jatuh dari motor tadi,,"
"Ngga papa gimana,,ayo kita ke dokter sekarang,"
"Ngga usah mah,Kaka mau ke kamar aja," Mamah lalu membatu memapah nya menuju kamar.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
Selamat Hari raya idul Fitri Kaka kakasemuanya,mohon maaf lahir dan batin....
Ini jodoh Zee udah nongol,kira kira siapa yah...
__ADS_1