Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Bian Menyuruh Frengki Ikhlas


__ADS_3

Frengki masih terus memangil Jihan agar bertahan dan Jihan mendengarnya,mata Jihan makin tertutup dan...


Tit,,tit,,tiiiiiiiiiiiiiiit....


Alat detak jantung berbunyi dengan nyaringnya,Bian langsung menyalakan alat pemacu jantung,dan Frengki hanya bisa melihat istrinya dengan perasaan hancur.


Frengki melihat ke inkubator yang masih di dalam ruang operasi,Frengki mendekatinya,lalu Frengki dengan pelan mengambil anaknya yang sudah di bersihkan.


"Dok mau di apakan itu bayinya,,?"tanya suster.


"Saya akan bawa ke istri saya, biar dia dengar tangisan anaknya,,"Frengki mendekatkan si bayi ke Jihan.


"Kamu sayang Mamah kan,kamu ngga ingin mamah pergi ninggalin kita kan,ayo menangis lah,biar mamah dengar dan mamah bangun,,kita butuh mamah jadi jangan biarkan mamah pergi ninggalin kita,,ayo sayang menangis lah,,"Si bayi seakan dengar,yang tadinya hanya menangis kecil sekarang menangis dengan kencang.


Oooeee,,, oooeee,,, oooeee,,,


"Sayang,,lihatlah anak kita menangis,,dia memanggilmu,dia butuh kamu sayang,,ayo bangun,,kamu harus kuat dan bisa sayang,,Mas mohonn,,"


Tangisan bayi masih menggema,dan Dokter semuanya melihat betapa Frengki berusaha dengan keras menginginkan Jihan kembali,tapi setelah 10 menitan pemacu jantung di coba hasilnya sama,Jihan lewat...


Suster langsung mengambil si bayi dari tangan Frengki,dan Frengki jatuh tertunduk ke lantai dengan menangis .


"Tidakk,,,kamu tidak boleh pergi,,Aku mencintaimu,,perjuangan kita untuk bersama sangat sulit ,tapi kenapa di saat kita harusnya bahagia kamu justru pergi ninggalin Aku,,Jihan,,,Aku mohon bangun,,"Tangisan pilu dan ucapan yang sangat menyayat hati Frengki.


Bian mengusap pundak Frengki,"Ini sudah takdir dari Tuhan, ikhlaskan,,"


Tapi tiba tiba mesin tanda detak jantung berbunyi,,Tit,,tit,,tit,,,tit,,,

__ADS_1


Semua suster dan Dokter yang di ruangan itu sampai kaget,dan mereka langsung memasang alat yang tadi sudah ada yang di copot.


"Freng,,jantung istrimu kembali bekerja,,lihatlah,,"Bian langsung bicara.


Frengki mendongak melihat tanya,Dokter semua sedang sibuk kembali.


"Ya Tuhan,, terimakasih,,engkau telah mengembalikan istriku,,"Frengki sujud sukur saking bahagianya.


Frengki bangun dan melihat ke wajah istrinya sambil tersenyum,,"Sayang,,,Aku mencintai mu,,Aku akan pastikan hidup kita akan bahagia selamanya,,"Frengki mencium kening Jihan.


"Kamu keluarlah dulu,biar Dokter lain yang mengurus istrimu,kamu terlihat kacau dan berantakan,dan beri tau orang tua mu di luar pasti mereka juga kuatir,,"


"Iya baiklah,Aku titip istriku,kabari Aku secepatnya kalau ada apa apa dengan istriku,"


"Siap,,"


"Bian,,Anak ku di bawa kemana ,,?"


Papah dan Mamah yang melihat Frengki tersenyum sedikit lega,walau tampang Frengki berantakan.


"Mah,,Pah,,"Frengki memeluk keduanya secara bersamaan,tangan kanan memeluk Mamah yang kiri memeluk Papah.


"Semua baik baik saja kan,?"


"Iya Mah,,"Frengki sambil menangis,tapi tangisan bahagia.


Ketiganya lalu duduk,Frengki menceritakan semuanya,Mamah yang mendengarkannya sampai air mata mengalir karena mendengar cerita Frengki.

__ADS_1


"Mah Pah kita lihat anak Frengki yuk,"


"Ayo,,tadi mamah hanya melihat selintas karena harus cepat di bawa ke ruangan kusus katanya,"


"Iya Mah,karena dia prematur dan berat hanya 2,3 kg,"


"Oh gitu,,ya udah ayo kita lihat,"


Ketiganya pergi menuju ruang bayi,mereka melihat nya,cewe yang sangat cantik sangat mirip Jihan.


"Sayang,,cucu mamah cantik banget sih,,kaya Jihan yah Pah,,"


"Iya,,"


Frengki tersenyum bahagia melihat anaknya yang sedang tidur dengan nyenyak nya.


Saat ketiganya pergi tiba tiba si Dede nangis dengan kencang,sepertinya si Dede tau kalau ada Papah dan nenek kakeknya di situ.


Suster lalu memberinya susu ,dan Frengki menengok lagi ,"Sayang papah ngga akan pergi,Papah mau temani mamah,papah pasti akan sering ke sini,,"dalam hatinya Frengki berkata,Si bayi pun diam.


Frengki melihat Bian yang keluar dari ruang operasi,"Gimana istriku,,"


"Istrimu detak jantung nya sangat lemah,jadi kita mau bawa ke ruang ICU,"


"Lakukan yang terbaik untuk istriku,aku percaya pada Tim Dokter di sini,,"


"Iya,,kita akan lakukan yang terbaik untuk istrimu,"

__ADS_1


"Trimakasih,,"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..


__ADS_2