
Jihan tadinya hanya diam,tapi karena Frengki sedikit kesusahan,Jihan membuka mulutnya,Frengki sebenarnya ini juga baru merasakan namanya ciuman bibir,Frengki merasa grogi dan deg degan,tapi menutupinya dengan menye*dot bibir Jihan dengan pelan.
Jihan juga merasakan kalau Frengki itu belum pintar berciuman,Jihan lalu ikut meluma*t agar Frengki mengimbanginya.
Lidah keduanya saling bermain di dalam mulut Jihan,saat keduanya sedang asik bermain lidah,ada suara ketukan pintu,keduanya langsung menghentikan ya dan memundurkan kepalanya.
"Den,,,ini pesanan makanya sudah datang,,"kata Bibi.
"Iya Bi,,Tunggu,,"Frengki bangun sambil mengusap bibirnya yang basah.
Jihan melihat Frengki sambil tersenyum dan mengelap bibirnya dengan tanganya.
"Iya Bi,,ini uangnya,,maaf ya Bi repotin,,"
Setelah Bibi menerima uangnya,Bibi langsung ke pintu,sedang Frengki balik ke Jihan.
"Makan yuk,,biar bisa minum obat,,"Jihan mengangguk .
"Mau jalan apa gendong,,?"
"Mau jalan aja,,"
Frengki membantu Jihan bangun dan berdiri,lalu memegangi kedua tangan Jihan,Frengki ada di depan Jihan dan berjalan mundur.
"Pelan aja jangan buru buru,,"kata Frengki,Jihan pun dengan pelan berjalan.
Jihan berjalan dengan pelan,sambil menahan sakit,tapi Jihan tidak bilang dan terus berjalan,sampai di meja makan,Frengki membantu untuk duduk,Nafas Jihan terlihat memburu.
"Ada yang sakit,,?"Jihan menggeleng.
Frengki menggeser bangku Jihan agar kakinya ke depanya,Frengki berjongkok lalu memeriksa kaki Jihan,dan sedikit memberikan pijitan di kaki nya.
__ADS_1
"Aduh Mas sakit,,,"
"Sebelah mananya,,"Jihan menunjuk paha atasnya,lalu Frengki memberi pijatan sampai ke pinggang,Frengki sama sekali tidak ada naf*su,karena Frengki ingin memeriksa dan membantu agar Jihan cepat sembuh.
Sekitar 15 menit kedua kaki Jihan di berikan pijatan agar kakinya tidak kaku.
"Besok Aku akan bawa kamu ke rumah sakit untuk bertemu temanku ,kita akan mulai terapi saraf dan tulang kaki kamu yah,,"Jihan menjawab Iya.
"Sekarang kita makan,lalu kamu harus minum obat agar cepat sembuh,,"Frengki mengambilkan makan buat Jihan,setelah itu keduanya makan bersama.
"Mas,,bibi mana,kok ngga di ajak makan,"
"Ya Tuhan,,Aku lupa,,Bi,,bibi ayo makan,,"
"Iya den,,Aden sama non makan aja dulu,Bibi lagi nanggung pegang baju kotor,"
"Itu bisa nanti Bi,sekarang makanan dulu,nanti bibi sakit,,"kata Jihan.
Bibi melihat Frengki yang sangat perhatian sama Jihan sangat senang,Frengki sesekali menyuapi Jihan.
Selesai makan Frengki mengambil obat untuk Jihan minum,selesai Minum Frengki menyuruh Jihan untuk istirahat.
Frengki menggendongnya,karena tadi Jihan sudah jalan,"Sekarang tidur yah,,"sambil menyelimuti Jihan.
"Aku mau pulang ke rumah,kamu ngga papakan di sini sama Bibi,,"Jihan sebenarnya ngga mau di tinggal,tapi Jihan juga ngertiin kalau Frengki punya orang tua.
"Iya Mas ngga papa,"Frengki mencium kening Jihan sebelum pergi,Frengki lalu jalan ke pintu dan pergi,Jihan terus melihat ke pintu padahal Frengki sudah tidak terlihat.
"Bi,, Bibi,,"
"Saya di belakang Den,sedang jemur baju,"
__ADS_1
"Bibi bukanya istirahat malah kerja terus dari tadi sih,"
"Bibi kalau lihat berantakan rasanya ngga enak Den,ini juga udah selesai nanti bibi istirahat,ada apa ya Den,,"
"Saya mau pulang,titip Jihan ya Bi,,"Frengki sambil mengambil dompet.
"Ini ada uang satu juta,pegang ya Bi,,buat beli keperluan bibi sama Jihan,,"
"Iya Den,, makasih ya den,,"
"Iya Bu,,saya pulang dulu,Jihan sedang istirahat,"
"Tapi Non Jihan tau Aden mau pulang kan,?"
"Iya Bi,,Jihan sudah tau,,"
Frengki lalu pulang kerumahnya,sambil membawa kopernya.
Frengki naik taxsi dan sampai di rumah,Mamah Frengki langsung senang karena anaknya akhirnya pulang.
"Akhirnya anak Mamah pulang juga,gimana kerjaan nya di Singapura,lancar kan,,?"Frengki rupanya tidak bilang kalau di Singapura untuk cari Jihan,Frengki bilangnya ada tugas dari rumah sakit tempatnya bekerja.
"Lancar kok mah,,Mah Frengki istirahat dulu yah,Capek banget soalnya,"
"Iya Sanah istirahat lah,,mamah mau masak banyak buat nanti malam,,mamah mau undang keluarga Sisil,,"
"Buat apa sih Mah undang mereka,?"
"Loh,,kamu lupa yah,kan mamah udah bilang ke kamu kalau Kamu balik dari Singapura,kita akan bicarakan masalah perjodohan kamu dan Sisil,,"
"Apa Mah,,perjodohan,,"
__ADS_1
Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..