Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Main Dengan Es Batu


__ADS_3

Akbar dan Vivi sudah ada di mobil,Akbar langsung membawa mobilnya menuju kantornya.


Di mobil Akbar menyalakan musik,keduanya ikut bernyanyi dengan gembira.


"Apa kamu bahagia sayang,,?"sambil mencium tangan Vivi.


"Vivi sangat bahagia Mas,,"Vivi juga bergantian mencium tangan Akbar,keduanya lalu tersenyum bersama.


Sampai di kantor,Akbar menggandeng tangan Vivi untuk menuju ruangannya,kantor ini milik Akbar dan Beni,keduanya saling kerja sama.


Sampai di ruangan kerja Akbar,Keduanya masuk,Vivi melihat ruangan Akbar yang terlihat rapih sangat suka,biasa nya Vivi cuman melihat nya di layar hp saat Akbar dan dirinya Vc an,tapi sekarang Vivi ada di ruang kerja Akbar.


"Duduk lah,,kalau cape tiduran di sofa,"Vivi lalu Duduk.


"Ruangan Mas Beni sebelah mana Mas,,?"


"Ada di depan sebelah kanan,"Vivi hanya mengangguk.


Akbar langsung sibuk dengan pekerjaannya,Vivi memainkan hpnya,lama lama Vivi yang bosan pengin ngemil.


"Mas,,ngga ada cemilan yah,,?"


"Ngga ada sayang,kamu pengin apa,,?"


"Vivi pengin ngemil gitu,di bawah ngga ada yang jual yah?,"


"Ngga ada,,pesan lewat aplikasi aja,ini pake hp Mas,,"Akbar memberikan hpnya,lalu Vivi memilih makanan.


"Mas mau ngga,,?"

__ADS_1


"Boleh,,"Vivi memesan pizza dan kentang goreng,dan minuman juga.


Vivi sudah pesan makanan,lalu Vivi iseng melihat no kontak di hp Akbar.


Vivi melihat banyak juga teman wanita Akbar,Vivi lalu melihat ke cetingan nya juga.


Mata Vivi melotot saat melihat ada yang mengirimkan foto **** nya ke Akbar.


"Mas,,ini tuh ngapain sih dia ngirim foto ginian ke Mas,,?"


"Mana coba lihat,,"Vivi melihatkan layar hpnya ke Akbar.


"Oh,,biasa dia open BO,,"


"Apa,,Trus Mas mau gitu,,kok dia punya no Mas sih,,"


"Kenapa Mas ngga mau,,dia cantik dan **** lagi,,apa lagi dadanya besar gini,,"Akbar tersenyum.


"Bagi Mas wanita paling cantik dan **** itu cuman kamu ,ngga ada yang bisa ngalahin,itu terlalu over Mas juga geli lihatnya,,"


"Awas loh kalau bohong,,"


"Ngga sayang,,Mas ngga mungkin bisa bohong,,"


Pintu ruang Akbar ada yang mengetuk,Vivi bangun dari duduknya,ternyata pesanannya sudah datang,Vivi membawanya masuk setelah membayar.


"Mas ayo kita makan dulu,,"sambil duduk di sofa.


"Iya,,tunggu bentar lagi,,"

__ADS_1


Vivi lalu membuka pesanannya,Vivi langsung ambil satu potong pizza,dan memakainya.


Vivi sudah habis dua tapi Akbar belum juga datang,Vivi juga sudah memanggilnya tapi tetap jawabannya tunggu bentar.


Vivi bangun dari duduknya lalu mendekati Akbar,Vivi sambil bawa potongan pizza.


"Mas,,udah dong ini pizza nya keburu dingin,,ini Aaaa,,,"Akbar membuka mulutnya lalu memakan pizza yang di siapkan oleh Vivi.


"Enak kan,,?"


"Hemmm,,lagi Aaaa,,"Vivi menyuapi lagi .


"Udah yuk ke sofa aja,kita makanya biar enak,"


"Baiklah,,ayo,,"


Keduanya menuju sofa,lalu meminum minuman es nya,keduanya juga makan kentang.


"Yang,,ini makan,,"Akbar mengambil kentang goreng,setengah di mulutnya yang setengah lagi di suruh Vivi yang memakainya,Vivi tadinya ngga mau tapi Akbar terus menyuruhnya.


Vivi akhirnya menurut,Vivi memakan kentang goreng yang ada di mulut Akbar,saat Vivi sudah memakainya,Akbar menahan kepala Vivi,dan Akbar langsung menciumnya.


"Iihh,,Mas modus,,"Vivi mendorong Akbar,Akbar justru tertawa melihat Vivi yang kesal.


Keduanya lanjut makan,"Yang,,"Akbar tibanya mau iseng,di dalam mulut Akbar ada es batunya,lalu Akbar memegang kepala Vivi dengan kedua tanganya,Akbar langsung mencium Vivi dan memasukan es batu ke bibir Vivi,sambil Akbar Melu****** bibir Vivi,Vivi berontak,tapi Akbar tidak melepaskan tanganya,Vivi akhirnya diam dan menikmati permainan bibir Akbar,lidah mereka saling beradu dan bermain dengan es batu juga.


Membuat mulut mereka segar dan banyak Air,saat keduanya asik ciuman,pintu tiba tiba terbuka,"Bar,,,Akbar,,,puset dahhh.."


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2