Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Sifa Punya Rencana


__ADS_3

Taxsi sudah berhenti di rumah Sifa,lalu keduanya turun dari taxsi.


"Sayang,,rumahmu kok gelap,,?"tanya Frengki.


"Mamah sama Papah lagi pergi menginap di rumah sodara,,"


"Oh,,"Sifa lalu mengajak Frengki masuk ke dalam rumahnya.


Sifa menyalakan lampu saat pintu sudah di bukanya,"Mas,,kamu duduk aja dulu yah,Aku mau nyalain lampu dapur sama lainya,,"


"Iya,,,"Frengki duduk di sofa,sedang Sifa masuk ke dapur juga ke ruangan lainya untuk menyalakan lampu.


Sifa lalu membuatkan minum untuk Frengki,"Mas,,ini minumlah,,Aku mau ke kamar buat bersih bersih yah,,"


"Iya,,makasih,,"


Sifa masuk ke kamarnya,Sifa yang merasa gerah mandi pakai air hangat,Sifa mandi tidak lama,Sifa selesai mandi lalu menuju lemari untuk ambil baju.


"Aku punya rencana,Akan Aku coba Mas Frengki,,"Sifa mengambil baju yang sedikit seksi dan memakainya ,Sifa sedikit berdandan dan menyemprotkan minyak wangi ke leher dan bajunya.


Sifa keluar dari kamarnya,Sifa tersenyum ke arah Frengki dengan manis nya,Frengki yang melihat Sifa berpakaian seksi membuka matanya dengan lebar.


Sifa sangat cantik,dan bau wangi juga menusuk hidung Frengki,Sifa berjalan ke arah Frengki,Sifa duduk di samping Frengki.

__ADS_1


"Mas,,,Aku takut tidur sendirian,,Mas mau ngga temani Aku tidur di sini,Mamah sama Papah kan ngga pulang,,"Sifa sambil bicaranya mendekat ke telinga Frengki,Frengki sampai merasakan bulukuduk nya berdiri.


Frengki diam tidak bisa menjawab,tangan Sifa lalu mengusap pipi Frengki dan di ciumnya.


Frengki menahan nafasnya,karena Sifa benar benar menggoda iman nya.


"Mass,,,mau yah,,,tidur di sini temani Akuu,,,"bicara Sifa sambil di buat buat.


Tangan Sifa meraba dada Frengki,membuat Frengki makin tidak bisa bernafas.


"Sayang,, jangan seperti ini,,ini tidak baik,,"Sambil mendorong pelan badan Sifa agar duduk tegak.


"Kenapa,,kita kan pacaran,Mas ngga mau apa mesra mesraan sama Aku,,"


"Ya ngga papa kalau kita khilaf,kan kita nanti bisa nikah kan,,"sambil tersenyum dan menggerakan alisnya naik turun.


"Sayang,,kok kamu jadi aneh gini tumben,,kamu kesambet yah,"sambil memegang kening Sifa.


"Aku ngga aneh kok,kan Aku ingin menyerahkan semuanya ke Mas,karena Aku cinta sama mas,,"


"Tapi ini ngga baik sayang,,Aku pulang aja yah,takutnya Aku khilaf,,"


"Kok pulang,,jangan dong,,Temani Aku di sini aja yah Mas,,kita seneng seneng,mumpung rumah lagi ngga ada orang,"Sifa sambil memeluk Frengki.

__ADS_1


Frengki lalu melepaskan pelukan Sifa,Frengki bangun dari duduknya.


"Aku balik aja yah,besok kita ketemu lagi,,"


"Kenapa sih Mas kamu nolak Aku, Aku pengin kamu tidur di rumahku Mas,kita nikmati malam ini bersama dengan bahagia,"Sifa merangkul tanganya Frengki.


"Ini tidak baik,,kita belum menikah,,"


"Mas,,kenapa harus menunggu menikah kalau ada kesempatan begini,,"


"Jangan itu ngga boleh,kita nanti dosa,Aku balik ke rumah sakit dulu yah,"


Frengki lalu berjalan ke arah pintu,Sifa lalu mengejarnya.


"Mas,,Aku takut Mas,,beneran,,temani Aku ya Mas,,kamu bisa tidur di luar,dan Aku di kamar,maafkan sikapku tadi ya Mas,Aku tadi hanya ingin melihat Mas apa akan tergoda dengan rayuan ku,ternyata Mas benar benar laki laki baik,Mas terus menolak ku tadi,,"sambil memeluk Frengki dari belakang.


Frengki benar benar bingung sekarang,karena kalau dirinya tidur di sini gimana dengan Jihan nanti,sedang Sifa malah menangis,membuatnya tidak tega.


"Baiklah,,Aku akan menemani kamu ,Aku akan tidur di sini,,"Frengki sambil berbalik,lalu Sifa tersenyum dan memeluk Frengki lagi.


Di rumah sakit,Jihan bicara pada suster yang sedang memeriksanya,Jihan lalu meminta tolong pada suster untuk memanggilkan Dokter,saat Suster selesai memeriksa,Suster pergi keruangan Dokter.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2