
"Apa Mah,,, perjodohan,,"
"Iya,,kan kamu sudah setuju waktu itu,,"Frengki lalu mengingat ingatnya.
"Iya Mah Frengki ingat,tapi Frengki bilang kalau Frengki belum punya kekasih saat nanti di Singapura,,sekarang Frengki sudah punya kekasih Mah,,"
"Kamu ngga lagi bohongin mamah kan Freng,,kamu pernah bilang ke Mamah sudah punya kekasih,sampai dua kali bilang begitu,tapi nyatanya kamu ngga pernah kenalkan ke mamah,,udah pokoknya nanti malam Mamah akan undang keluarga Sisil,,Mamah udah ngga mau di bohongin kamu lagi,,"
"Mah,,Frengki ngga bohong,Frengki serius sudah punya kekasih,,"
"Ada apa ini,kenapa pulang pulang kok sudah Ribut sama Mamah,,?'Papah Frengki yang baru datang langsung menegur.
"Ngga Pah,,Frengki ngga ribut kok,cuman tuh mamah masa mau jodoh hin Frengki sama Sisil sih,kan sekarang bukan jamannya jodoh jodoh han,,"
"Gini loh Pah,Frengki kan dari dulu bilangnya sudah punya pacar,tapi selama ini ngga pernah kenalin pacarnya ke kita,jadi Mamah takut kalau Anak kita jadi bujang lapuk,mamah mau jodoh hin Frengki sama Sisil,"
"Tuh kan Pah,,Mamah mau jodohin Frengki,,Frengki udah punya pacar Pah,,tapi mamah ngga percaya,,"
"Ya sudah,,sekarang ngga usah ribut,Frengki kalau kamu benar sudah punya pacar,coba kenalkan ke Papah sama Mamah,biar Mamah ngga menjodoh kan kamu dengan Sisil,,"Frengki langsung bingung,karena Jihan sekarang belum sembuh,dan belum bisa jalan.
"I,,iya Pah,,Frengki akan kenalkan pacar Frengki,beri waktu Frengki seminggu buat kenalin ke Mamah sama papah,,"
"Kenapa harus seminggu,itu kelamaan,kamu ngga ada maksud untuk cari pacar bohongan kan Freng,,?"selidik Mamah.
"Ngga lah Mah,,Frengki serius,dia itu lagi sakit,jadi nunggu dia lebih baik,,"
"Kamu pacaran sama orang penyakitan,,?"nada suara Mamah sedikit tinggi.
"Ngga Mah,,dia ngga penyakitan,,dia kemarin habis kecelakanan,,sekarang sedang pemulihan,,"
__ADS_1
"Jangan jangan kamu pacaran sama pasien kamu ya Freng,,?"papah yang berkata.
"Ngga juga sih Pah,,kita sudah dekat lama,tapi belum jadian,kita jadian pas dia sudah kecelakaan,,"
"Ya sudah terserah kamu mau pacaran sama siapa dan mau menikah sama siapa,yang penting bagi mamah bebet bobotnya harus jelas,dan dia wanita yang ngga punya penyakit yang mematikan,,ngerti,,"
"Iya Mah,ya udah ya Mah Frengki mau istirahat dulu,,"
"Iya,,Sanah istirahat,,"
Malam harinya,Jihan di apartemen merasa gelisah,rupanya Jihan merasa kangen dengan Frengki,tapi Jihan malu untuk telfon duluan.
Frengki baru selesai makan malam,dan Frengki naik ke kamarnya,Frengki mengambil hpnya dan menelfon Jihan.
Jihan yang melihat Hpnya berbunyi dan ternyata telfon dari Frengki langsung senang.
"Halo Mas,,"kata Jihan pelan.
"Lagi tiduran,,Mas lagi apa,,?"
"Baru selesai makan malam ,,Mamah sama Papah pengin ketemu kamu Yang,"Jihan diam karena bingung dengan kondisinya,takut orang tua Frengki menolaknya.
"Kok Diam,,kenapa,,?"
"Aku bukanya ngga mau ketemu sama orang tua Mas,tapi keadaanku yang ngga memungkinkan Mas,takutnya orang tua Mas ngga suka sama aku dan Aku cacat lagi Mas,,"
"Suuttt,,,kamu itu ngga cacat sayang,,kamu cuman lagi sakit aja,besok kita terapi pasti kamu sembuh,Aku bilang ke mamah sama papah kamu lagi sakit,dan seminggu lagi baru Aku ajak kamu bertemu orang tuaku,jadi seminggu ini kamu harus rajin terapi yah,,Aku akan menemanimu,,"
"Iya Mas,,makasih ya mas untuk semuanya,"
__ADS_1
"Ngga usah terimakasih,Aku melakukanya karena Aku sayang dan cinta sama kamu,makanya kamu harus selalu semangat untuk sembuh yah,"
"Iya Mas,,"
"Ya udah dulu yah,ini sudah malam,jangan lupa obatnya di minum,biar cepat sembuh,"
"Iya Mas,,selamat malam,,"
Telfon pun mati,Jihan diam karena merasa takut,takut kalau tidak bisa berjalan dalam waktu seminggu.
Bibi datang untuk mengantarkan minum,Melihat Jihan yang diam,Bibi mendekatinya.
"Non kenapa,kok ngelamun,,?"
"Bi,,Jihan kira kira satu Minggu ini bisa jalan ngga yah,"
"Loh memangnya kenapa,ngga usah buru buru non,non pasti sembuh dan bisa jalan kok,"
"Tapi orang tua Mas Frengki ingin bertemu dengan Jihan Bi,,Jihan takut mereka melihat Jihan yang seperti ini tidak memberi restu,"Jihan terlihat sedih.
"Non ngga usah sedih,,Den Frengki tulus kok sayang sama Non,pasti orang tua Den Frengki bisa menerima Non,,karena kebahagiaan anak pasti yang utama buat orang tua,,"
"Semoga bi,,"
"Ya sudah Non tidur yah,ini sudah malam,besok kan harus ke rumah sakit buat terapi,,"
"Iya Bi,,"
Bibi lalu menyelimuti Jihan,setelah itu bibi keluar,"Ya Tuhan,,berilah kebahagiaan untuk Non Jihan,,dia sudah cukup menderita ya Tuhan,,"kata Bibi pelan.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...