Perjalanan Hidup NAURA

Perjalanan Hidup NAURA
#104


__ADS_3

Di restoran, Naura terus memperhatikan Samuel kecil yang sudah menghabiskan tiga mangkuk mie ayam berturut-turut.


Lokasi rumah kontrakan berada di daerah kumuh kota B. Jadi, tidak ada tempat makan yang layak disekitarnya.


Awalnya, Samuel kecil merasa gengsi, tapi karena dia terlalu lapar, dia pun mengikuti Naura masuk ke restoran sederhana.


Setelah dia duduk dan mencicipi makanan yang dipesankan Naura, matanya langsung berbinar.


Seperti kata pepatah, ada balas budi. Jadi, setelah menghabiskan tiga mangkuk mie ayam, Samuel kecil langsung menjawab apapun yang ditanyaankan oleh Naura.


"Sebelumnya, aku tinggal di Melbourne, aku ingin mengambil e-sport profesional, tapi ibuku tidak mengijinkan aku pergi. Dia juga tidak memberikanku uang. Makanya, aku kabur dari rumah untuk menakut-nakutinya.....Kamu tidak boleh memberitahu keluarga Ardinata kalau aku tinggal disini. Kalau tidak, mereka pasti akan menangkapku kembali."


"Bermain game? Diusiamu yang sekarang ini, bukankah seharusnya kamu belajar?"


Samuel kecil mengoreksi ucapannya. "Bermain game apa? Itu adalah sebuah profesi! E-sport! Dan ini adalah impianku!"


Naura memercikinya dengan air dingin. "Tapi umurmu baru empat belas tahun!"


Walaupun Naura tidak begitu paham orang seperti apa yang melakukan pekerjaan e-sport gaming itu, tapi Naura tau kalau Samuel kecil benar-benar ingin melakukan pekerjaan ini. Paling tidak, anak kecil ini harus mencapai batas umur legal untuk bisa bekerja.


Samuel mendengus, lalu bersedekap dan mengangkat dagunya. Terlihat sangat arrogant!


Naura ingin sekali tertawa melihatnya. Dia merasa, anak kecil ini mudah sekali digoda.


Jari lentik Naura mengetuk meja dua kali dan dengan santai dia bertanya pada Samuel kecil dihadapannya. "Aaron siapanya kamu?"


"Dia kakak sepupuku. Bukankah dia sangat terkenal di kota B ini? Walaupun dia kaya dan lumayan tampan, tapi dia sudah menikah. Kamu jangan menghiraukannya."


Naura hanya memperhatikan kata-kata yang diucapkan anak kecil ini. Lumayan tampan?


Rumor yang beredar selama ini bahwa Aaron seorang yang jelek dan cacat. Bagaimana mungkin lumayan tampan?


Melihat wajah Naura yang terlihat ragu, raut wajah Samuel kecil pun berubah. "Kamu, janji ya, jangan memberitahu siapapun tentang apa yang aku katakan kepadamu!"


Orang dirumah memberitahunya dan menyuruhnya untuk tidak sembarangan bicara mengenai kakak sepupunya kepada orang lain. Tapi, baru saja dia secara tidak sengaja membeberkannya. Akan tetapi, Samuel merasa kalau perempuan ini mudah dibohongi. Seharusnya, itu tidak masalah, bukan?


Naura terdiam dan tidak berpikir untuk memperhatikan peringatan yang diberikan Samuel kecil padanya.


Selama ini setelah dia menikah dan masuk kedalam keluarga Ardinata, hal yang selalu membuatnya merasa curiga, sekarang semuanya terpecahkan.


'Samuel' sama sekali tidak pernah muncul bersamaan dengan Aaron.

__ADS_1


'Samuel' menempati kamar utama di rumah mewah Aaron.


Ivan yang merupakan asisten pribadi Aaron terlihat lebih sering bersama 'Samuel'.


Waktu di ruang makan, Ivan hanya terlihat terkejut sebentar saja saat melihat dirinya yang jatuh di pelukan 'Samuel', malah dia langsung pamit keluar.


Lalu blackcard, mobil mahal dan mewah itu.....


'Samuel' dengan kurang ajar selalu menggodanya.....


'Samuel' yang bisa keluar masuk rumah itu dengan bebas, sepertinya bukan 'Samuel' adik sepupu Aaron Daffa. Mungkin, hanya dialah---Aaron Daffa yang sesungguhnya!


Sebuah pemikiran yang sangat mengejutkan ini, membuat kesadaran Naura tidak dapat kembali untuk waktu yang cukup lama.


Dia tidak bisa duduk lebih lama lagi disini. Dia kemudian segera bangkit berdiri dan berlari keluar.


Samuel kecil yang melihatnya keluar, dia pun bergegas bangkit berdiri dan mengejarnya. "Hey, kamu mau pergi kemana? Kamu...."


Belum selesai berteriak, tapi sosok Naura sudah lenyap dari pandangannya. Lalu dengan puas dia mengusap-usap perutnya yang sudah merasa kenyang dan menggaruk-garuk kepala dengan rambut ikal kecilnya, sambil menggerutu pada dirinya sendiri. "Setidaknya, dia bisa meminjamkan aku sedikit uang, kan?"


...


Sesampainya dirumah, dengan sangat kesal dia masuk dan langsung bertanya pada pengawal yang dilewatinya. "Apa Samuel ada?"


Pengawal itu menjawab dengan terbata-bata. ".....tidak ada."


Naura kemudian pergi keruang kerja dan kamar utama. Ternyata memang tidak ada bayangan 'Samuel'.


Rumor mengenai Aaron Daffa yang jelek dan cacat ini sudah di ketahui semua orang di kota B. Semua orang mengira dia seorang yang berwajah jelek dan impotent. Bahkan Marsha yang dijodohkan dengannya, akhirnya mengorbankan Naura untuk dinikahkan dengan Aaron.


Bahkan, sampai saat pertama kali dia melihat 'Samuel', dia sama sekali tidak terpikirkan bahwa pria itu adalah Aaron!


Awalnya dia mengira bahwa Aaron bukanlah orang yang sehat. Walaupun dalam waktu beberapa bulan ini dia merasa ada yang mencurigakan, dia sama sekali tidak terpikirkan ke arah sana.


Sampai pada akhirnya, dia bertemu dengan 'Samuel' kecil. Walaupun anak kecil itu terlihat aneh, namun sepertinya dia tidak berbohong.


Sekarang, Naura perlahan-lahan sudah bisa tenang. Malah sekarang dia tidak akan terburu-buru mencari 'Samuel' untuk berkonfrontasi.


Naura ingin memastikan terlebih dahulu, apakah 'Samuel' adalah Aaron Daffa atau bukan. Kalau memang benar........


He, kalau begitu ikuti saja permainan dia dengan pelan-pelan!

__ADS_1


...


Di perusahaan AD Entertainment.


Aaron sedang memimpin rapat, tiba-tiba ponselnya yang diletakkan diatas meja bergetar.


Dia hanya sekilas menatap layar ponselnya, ekspresi dingin diwajahnya seketika mereda.


Dengan segera dia mengambil ponselnya dan meninggalkan ruang rapat.


Begitu dia pergi, para petinggi perusahaan yang tidak berani keluar dari atmosfer ini, seketika menjadi hidup kembali. Mereka pun tidak tahan untuk tidak bertanya pada Christian. "Direktur Christian, siapa yang menelepon Direktur Aaron?"


"Siapa lagi? Tentu saja istrinya!" Christian tidak perlu melihat ponsel Aaron juga sudah langsung bisa menebak bahwa yang meneleponnya adalah Naura.


"Direktur Aaron juga punya istri?"


Christian menimpali. "Itu tidak mungkin! Orang yang memiliki tempramen seperti dia, juga dapat menemukan seorang istri. Meskipun aku belum....."


...


Aaron menjawab telepon setelah keluar dan menutup pintu ruang rapat.


Begitu dia mengangkat telepon, suara Naura langsung terdengar. "Di mana alamat tempat kerjamu? Aku akan memberimu bekal makan siang."


Naura sengaja berbicara dengan selembut mungkin.


Aaron terbengong sesaat.


Naura ingin memberinya bekal makan siang?


Apakah dia salah dengar? Atau mungkin Naura yang salah minum obat hari ini?


"Apa kamu di rumah?" Tanya Aaron.


"Iya." Jawab Naura.


"Kalau begitu, aku akan pulang untuk. makan."


"Oke kalau begitu." Yang terpenting tutjuannya itu untuk memberi dia makan!


...__________...

__ADS_1


__ADS_2