
Aaron melihat semua berita yang ada di internet memposting foto Kairav Robinson dan Naura saat di bandara. Yang membicarakan rata-rata sama semua, begitu melihat, kelihatan kalau para netizen memang diatur untuk meramaikan.
Rumor mengenai Kairav Robinson sebelumnya, karena menyangkut Naura, Aaron sendiri yang turun tangan menutup berita itu. Dia meminta langsung ke perhubungan masyarakat untuk menghilangkan berita-berita itu. Juga berkomunikasi dengan orang media sosial, agar jangan sampai muncul lagi topik yang serupa, bahkan sampai menandatangani kontrak jangka panjang dengan mereka, mengeluarkan tidak sedikit uang.
Tapi, kemarin akun official AD Entertainment baru memberikan pernyataan mengenai masalah ini, hari ini masalah ini kembali diungkap ke publik dan masuk ke dalam topik pencarian, sangat jelas ini disengaja.
Raut wajah Aaron dingin, dia meletakkan ponsel Naura, lalu bangkit berdiri menelepon Christian.
Naura mengambil kembali ponselnya, membuka akun official AD Entertainment dan melihat. Kemarin komentar-komentar yang membicarakan Christian dan Kairav Robinson sudah tudaj terlihat lagi.
Komentar paling atas yang baru, sebagian besar menyalahkan AD Entertainment.
"*Kairav Robinson sudah menghasilkan berapa banyak uang untuk kalian, kenapa kalian berlaku seperti ini kepadanya? Bukankah dia hanya ingin memberikan status kepada perempuan yang dicintainya..."
"Benar-benar perusahaan yang memuakkan!"
"Perempuan itu jelas-jelas kekasih Kairav Robinson kami. Kalian takut kalau dia mengungkap kekasihnya ke publik, penggemarnya akan berkurang dan mempengaruhi karirnya, jadi kalian membuat pernyataan seperti ini?"
"Kalian tidak merasa bersalah kah?"
"Mendukung Kairav Robinson mengungkap kekasihnya ke publik*."
"..."
Makin melihat, Naura makin merasa bingung. Orang-orang ini melihat darimana Kairav Robinson akan mengungkap kekasihnya ke publik?
Di saat yang bersamaan, dia juga akhirnya melihat jelas, orang-orang ini adalah netizen yang sudah diatur untuk membuat komentar-komentar seperti ini.
Hanya saja yang membuat dia tidak mengerti adalah, orang-orang ini kenapa menyangkutkan dirinya dengan Kairav Robinson bersamaan?
Naura kembali melihat berita Kairav Robinson, dia menemukan komentar "Mendukung Kairav Robinson mengungkap kekasihnya ke publik" sudah ditutup.
Naura makin khawatir.
Sebuah masalah yang sederhana, kenapa bisa dibuat sampai rumit seperti ini?
Saat ini, Samuel menelepon melalui Wechat.
Setelah Naura mengangkat, Samuel bertanya, "Kak Naura, aku lihat di internet ada orang yang mengunggah fotomu dan kakakku, apa yang sedang terjadi?"
Meskipun dia sebenarnya merasa kakak kandungnya dan kak Naura serasi, tapi kak Naura sudah menjadi kakak ipar sepupunya. Kakaknya sudak tidak ada kesempatan lagi. Kalau berita tersebut terus beredar di topik pencarian, juga tidak terlalu bagus.
__ADS_1
Naura bertanya kepadanya. "Kakak kamu dimana?"
"Kakakku pergi ke luar kota, sepertinya pergi ke daerah yang jauh dan terpencil. Sepertinya disana tidak ada sinyal, dan sepertinya sedang melakukan kegiatan sosial."
Selesai Samuel berbicara, dirinya telah terlebih dahulu menghela nafas. "Urusan ini, apa harus kakakku sendiri yang keluar memberikan klarifikasi?"
"Aku ke kantor dulu." Aaron masuk, mengambil jas dan berjalan keluar.
Naura bergegas berdiri. "Makan dulu baru pergi."
Aaron melihat foto Naura dan Kairav Robinson masuk ke topik pencarian teratas hatinya seakan seperti gunung berapi yang meletus. Mana mungkin menunggu selesai makan baru pergi.
Melihat Aaron tidak menghentikan langkah kakinya langsung berjalan keluar, Naura segera berkata, "Makan sedikit dulu, aku temani kamu ke kantor."
Mendengar itu, Aaron baru menganggukkan kepala. "Baik."
...
Selesai makan, mereka berdua pergi ke AD Entertainment.
Setelah Christian menerima telepon dari Aaron, dia pergi ke departemen hubungan masyarakat, mengawasi orang-orang itu menyelesaikan masalah ini.
Saat pertama kali foto Kairav Robinson dan Naura masuk ke topik pencarian teratas, AD Entertainment segera dengan waktu sesingkat mungkin menghilangkan berita itu. Bahkan masih membuat pernyataan, kali ini kembali masuk ke topik pencarian, tidak bisa menghilangkan seperti pertama kali.
AD Entertainment adalah kepala di dunia hiburan, menyelesaikan masalah seperti ini biasanya bisa menyelesaikan dengan sangat bersih. Ini pertama kalinya, masalah sebelumnya baru terselesaikan, kembali muncul lagi masalah baru.
Christian beberapa hari terakhir ini sedang serah terima pekerjaan dengan Aaron, sibuk sampai seakan ibarat kaki tidak menempel ke tanah, saat ini juga sangat kewalahan.
"Saat itu, masalah ini sudah diselesaikan dengan baik, kenapa masuk ke topik pencarian lagi? Kalian hari ini siapa yang tidak bisa membuat perencanaan untuk menyelesaikan masalah ini, semuanya tinggal di kantor, kalau belum terselesaikan tidak boleh pergi!"
Christian mengacak-acak rambutnya sendiri, menarik nafas panjang-panjang, lalu duduk di kursi samping.
Jumlah penggemar Kairav Robinson sangat banyak, sebelum ini sama sekali tidak ada rumor mengenai dia.
Sedangkan kali ini, rumor mengenai Kairav Robinson kembali berulang masuk ke topik pencarian. Bagi masyarakat luas, sudah menjadi hal yang sangat aneh, apalagi hal kecil di dunia hiburan. Begitu diungkap ke publik, akan menjadi makin besar.
Kalau kali ini tidak bisa diselesaikan dengan baik, akan berpengaruh pada AD Entertainment.
Sekertaris Christian masuk memberitahu. "Bos besar datang."
Saat ini Christian baru berdiri, lalu pergi ke ruangan kantor Aaron.
__ADS_1
Naura bukan pertama kalinya datang ke kantor Aaron, tapi masih merasa sedikit asing.
"Sial! Aku merasa kali ini ada orang yang sengaja membuat masalah. Masalah ini tentu tidak ada pengaruh terhadap Kairav Robinson. Ada orang yang ingin menyerang AD Entertainment kita..." Christian mengeluarkan kekesalannya, begitu masuk langsung mengeluarkan kata makian.
Hasilnya, baru berbicara separuh dia melihat Naura juga ada di dalam kantor membuat kalimat berikutnya tersendat dalam tenggorokan.
Dia tersenyum canggung. "Hehe, Naura juga ada disini."
"Kebetulan aku tidak ada urusan, jadi ikut kesini." Naura juga tersenyum, kemudian kembali membalik majalah yang ada di tangannya.
Aaron teringat dua hari ini Naura terus menanyakan perihal Christian, jadi merasa senyuman Naura sedikit menarik perhatian. Dengan tatapan yang dingin, Aaron menatap sejenak ke arah Christian.
Christian tertegun, akhir-akhir ini dia sangat sibuk, tidak bisa menjadi agen Evelyn. Lupakan! Sekarang harus tanpa sebab menerima tatapan bos besar Aaron yang seperti ini?
Aaron mulai membicarakan hal yang serius. "Urusannya sudah diselesaikan sampai mana?"
"Sedang meminta Departemen Hubungan Masyarakat memikirkan cara." Christian bersandar di sofa dengan raut wajah yang tidak bersemangat.
Tiba-tiba, dia melompat. "Apa jangan-jangan kakek kalian ingin kamu kembali ke Perusahaan Ardinata, jadi sengaja menggunakan cara ini untuk memaksa kamu?"
Begitu Naura mendengar ucapan ini, dia langsung mengalihkan pandangannya dari majalah yang sedang dilihatnya.
'Yang dikatakan Christian itu Kakek Ardinata?'
Aaron tertawa kecil, kemudian berkata dengan nada suara yang terdengar mengejek. "Kamu kira kakek sama idiotnya denganmu?"
Christian tersedak, dengan wajah tanpa ekspresi berkata, "...Kamu percaya tidak kalau aku segera melompat dari sini?"
Naura terpaku, 'Christian mau melompat dari gedung?'
Aaron mengulurkan tangan menarik Naura duduk di sampingnya. "Tenang saja, dia tidak akan berani melompat."
Christian: "..." Kalau dia tidak melompat, dia benar-benar tidak bisa mempertahankan mukanya!
Aaron terdiam sesaat, lalu melanjutkan bicara. "Kakek hanya ingin meminta aku kembali ke Perusahaan Ardinata saja, sementara ini tidak akan turun tangan terhadap AD Entertainment. Kalau pun kakek turun tangan, kakek akan langsung melakukan dengan cara yang lebih kejam."
"Kalau begitu, apa kamu akan kembali ke Perusahaan Ardinata?" Naura bertanya dengan penasaran.
Aaron menoleh menatapnya, tiba-tiba menyeringai. "Tentu saja akan kembali, kakek meminta kamu membujuk aku, bagaimana mungkin aku tidak kembali."
"Apa maksudnya?" Naura tidak paham.
__ADS_1
Christian dengan gaya malas menggantikan Aaron menjelaskan. "Maksudnya adalah, bahkan perkataan kakeknya saja tidak dia dengar, dia hanya mendengar perkataanmu."
...----------------...