Perjalanan Hidup NAURA

Perjalanan Hidup NAURA
#187


__ADS_3

Keesokan paginya.


Naura terbangun, langsung mengambil ponselnya ingin membuka sosial medianya.


Namun, dia tidak menemukan ponselnya. Dia baru ingat, semalam ponselnya diambail oleh Aaron.


Naura mendorong editing Aaron. "Berikan ponselku!"


Aaron membuka mata, belum benar-benar bangun. Sepasang mata hitamnya tidak terlihat menakutkan orang, malah ada kehangatan.


Dia mengulurkan tangan, memberikan ponsel miliknya pada Naura. "Pakai punyaku dulu."


Naura membuka sosial medianya, melihat ada 999+ pesan yang belum dibaca, juga berbagai macam. Dia kemudian berkata denagn nada suara yang terdengar sedikit masam. "Tuan Muda Ardinata memang tidak sama. Hanya mengunggah satu postingan saja bisa mendapat banyak sekali pengikut. Benar-benar hebat."


"Aku tidak pantas dipuji seperti ini." Aaron mengulurkan tangan, menarik Naura ke dalam pelukannya dan membenamkan kepalanya di pundak Naura, lalu berkata dengan suara serak. "Mau aku hebat seperti apapun, bukannya masih ditekan olehmu?"


Naura meledak. "Aaron!!"


"Ya?" Aaron menjawab. "Lihat, kamu begitu galak, aku tidak berani mengatakan apa-apa. Siapa yang lebih hebat di antara kita?"


Naura menendangnya dari balik selimut. Dia tidak ingin membahas topik siapa yang lebih hebat dengannya.


Aaron menyeringai dan melanjutkan tidurnya.


Naura melihat daftar topik, dan topik teratas adalah "Direktur Christian Raymond sangat hebat".


Topik pada urutan kedua adalah "Evelyn Cathleen dan Clara Patricia saling menyerang".


Urutan ketiga adalah "Aku punya uang".


Bahkan jika Naura tidak mengklik dan membaca isinya, dia samar-samar merasa bahwa ketiga topik ini sepertinya saling berkaitan.


Dia masuk dan melihatnya sebentar, akhirnya menemukan ringkasan komentar yang diposting oleh seorang netizen.


"Inilah awal dan akhir dari tiga topik berurutan yang ada dalam pembahasan netizen baru, alasannya adalah Clara Patricia secara aneh mengatakan di sosial medianya bahwa YX, pendiri AD Entertainment telah membuat berita tidak berdasar. Kemudian menyindir seorang artis pendatang baru berinisial EC yang baru dikontrak AD Entertainment memiliki hubungan dengan seorang eksekutif tingkat tinggi. Setelah itu artis wanita berinisial EC mengatakan akan menunjukkan sifat asli Crala Patricia, dan akhirnya seorang eksekutif tingkat tinggi juga ikut mengatakan (Aku punya uang, aku bisa mengontrak siapa saja yang aku inginkan)."


Pada akhirnya, blogger itu berkata, "Semua orang juga tahu, artis wanita berinisial EC itu adalah aktris baru Evelyn Cathleen, dan eksekutif tingkat tinggi itu adalah Direktur Christian Raymond dari AD Entertainment. Aku harus mengatakan bahwa serangan dari kedua belah pihak yang jarang terjadi ini, secara tidak sengaja membuatku ingin mengekspresikan (senyum tangis) (senyum tangis) (senyum tangis) artis wanita berinisial EC tersebut."


Setelah membaca ringkasan postingan ini, Naura melihat ke postingan Clara Patricia. "Karena semua orang ingin tahu siapa artis wanita berinisial EC itu, maka aku akan membocorkan sedikit berita. Dia berasal dari keluarga Cathleen, pemeran wanita kedua film Happy New Years, dan baru dikontrak oleh AD Entertainment."


Evelyn dibeli oleh AD Entertainment dengan harga tinggi, ini juga bukan rahasia lagi dalam industri ini. Tapi karena Evelyn tidak mau mengumumkannya, maka dia tidak mencari media untuk memberitakan masalah ini. Tapi, tidak sedikit orang yang sudah tahu.


Setidaknya, kebanyakan dari para penggemar Evelyn sudah tahu.


Begitu postingan dari Clara Patricia keluar, itu melibatkan banyak pihak.


Akun Clara Patricia diserang oleh para penggemar Evelyn. Clara Patricia tidak bersuara dan berpura-pura mati.


Pada akhirnya, penggemar Clara Patricia dan penggemar Evelyn bertempur. Dan akhirnya, tentu saja penggemar Evelyn yang menang.

__ADS_1


Dan pada saat ini, Christian Raymond juga memposting di akun sosial medianya. "Setelah mengatakan banyak hal, kenapa kamu bisa tidak mengatakan tentang kenapa kamu diputus kontrak oleh AD Entertainment? Haha, aku punya uang maka aku akan mengontrak siapa saja. Dalam dunia bisnis, asalkan kamu memiliki nilai komersial, aku bisa mengontrakmu kembali dengan harga yang tinggi!"


Lewat layar ponsel, Naura merasakan kebohongan yang kental yang diungkapkan Christian.


Dalam dunia bisnis?


Adalah bodoh jika dia percaya dengan perkataan Christian.


Christian mengontrak Evelyn dengan harga tinggi, sebagian besar adalah karena alasan pribadi.


Kalau tidak, ketika tadi malam Aaron menelepon Christian, juga tidak akan mengatakan bahwa dia menyuruh Christian untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.


...


Setelah Naura melihat sosial media sebentar, dia tidak mengantuk dan bangun. Kemudian dia menemukan ponsel yang mati secara otomatis karena baterainya habis.


Dia menghela napas dan segera mengisi daya baterainya.


Kemarin Evelyn mengiriminya banyak pesan Wechat yang belum sempat dibacanya.


Dia membuka Wechat untuk membaca pesan yang dikirim oleh Evelyn. Evelyn menanyakan tentang masalah YX.


Setelah membacanya, Naura menelpon Evelyn.


Setelah tersambung beberapa saat, telepon baru diangkat oleh Evelyn."Hallo?"


Suara Evelyn terdengar samar, ini kelihatan jelas bahwa dia masih belum bangun.


Ada suara gemerisik untuk sementara waktu, kemudian suara Evelyn menjadi lebih kencang. "Aku baru tidur dini hari, aku mengantuk sekali. Oh ya...apa yang terjadi dengan YX itu?"


Naura terdengar sedikit khawatir. "YX adalah Aaron. Apakah kamu baik-baik saja?"


"Aku sangat baik!" Evelyn tahu bahwa Naura bertanya tentang masalah Clara Patricia. Dia menghela napas dan berkata dengan menyesal. "Aku beritahu kepadamu, jika bukan karena manajerku yang tiba-tiba mengganti password sosial mediaku, aku pasti akan membunuh wanita busuk macam Clara Patricia itu!"


Ketika Naura melihat akun Evelyn sebelumnya, dia merasa dua postingan yang dipostingnya di sosial media Evelyn kemarin dan postingan kedua tidak seperti gayanya.


Ternyata seperti itu...


Naura berkata, "Manajermu lumayan baik."


Evelyn berkata dengan marah. "Aku pikir kamu akan dimasukan ke dalam daftar hitam ya?"


"Aku akan teraktir kamu makan."


"Hari ini lupakan dulu! Aku akan memasukkan kamu ke dalam daftar hitam di kemudian hari."


...


Naura dan Evelyn janjian makan malam di Star Light.

__ADS_1


Setelah masalah serangan dengan Clara Patricia kemarin, Evelyn mendapatkan sekelompok penggemar baru, dia semakin terkenal.


Mereka kemungkinan akan difoto secara diam-diam. Karena alasan keamanan, maka mereka berdua memilih Star Light sebagai tempat bertemu.


Setelah Evelyn melihat Naura, dia baru teringat dan bertanya kepadanya. "Apakah hari ini kamu tidak pergi kerja?"


"Aku sudah mengundurkan diri."


"Apa???"


"Aku baru berhenti kemarin, masalahnya terjadi secara tiba-tiba dan aku masih belum sempat memberitahumu." Naura berkata sambil menyodorkan buku menu kepada Evelyn.


Evelyn tidak melihat menunya, ekspresinya tampaknya terkejut. "Begitu cepat? Kamu bisa pergi begitu kamu mengundurkan diri?"


"Aaron yang membantuku untuk mengundurkan diri." Memikirkan Aaron, Naura tidak bisa menahan tawanya.


Evelyn menggelengkan kepalanya. "Lihatlah wajahmu yang sedang bersemi itu..."


"Ya, orang jomblo sepertimu tidak akan mengerti." Suasana hari Naura sedang lumayan baik, dia tertawa sambil bercanda kepada Evelyn.


Evelyn mengejeknya. "Aku lihat dari cara bicaramu, kamu sudah mulai jatuh cinta pada bos besar."


Saat membayay, Naura menggunakan blackcard.


Evelyn mendekat dan bertanya. "Apa bos besar yang memberikannya?"


"Bukan, tapi kakeknya yang memberiku."


"Ya ampun! Apa bos besar sudah membawamu pergi bertemu keluarganya?" Setelah Evelyn bertanya, dia merasa ada yang tidak benar. "Kamu sudah menikah dan sudah punya surat kawinnya, sepertinya tidak bisa mengatakan seperti itu..."


"Kalau begitu, kamu adalah wanita kaya sekarang!" Evelyn mengatakannya sambil menghitung. "Kamu adalah istri Tuan Muda Ardinata, istri Presiden Direktur AD Entertainment...setiap identitasnya sangat tinggi!"


Naura hanya bisa tersenyum.


Identitas tinggi yang ditambahkan padanya, itu semua karena Aaron.


Tapi dia tahun dalam hatinya, dia adalah dirinya.


Melepas semua identitas mewah ini, dia adalah Naura Affandi. Seorang Naura yang memiliki impian menjadi penulis skenario film.


"Meskipun mewah, tapi tidak bisa untuk dimakan. Aku rasa, apa yang paling penting sekarang adalah mencari sebuah pekerjaan." Ketika Naura selesai berbicara, ponselnya berdering.


Itu adalah telepon dari Aaron.


"Kamu ada di mana? Apa kamu punya waktu untuk datang ke perusahaan sebentar?"


"Ada apa?" Kenapa tiba-tiba menyuruh Naura untuk datang ke perusahaan.


Aaron terdiam sejenak, lalu berkata. "Ada dokumenku yang ketinggalan di rumah, kamu bantu aku antar ke sini."

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2