Pernikahan Tak Terduga : UNEXPECTED MARRIAGE

Pernikahan Tak Terduga : UNEXPECTED MARRIAGE
Bab 40 : Wisuda Part 1


__ADS_3

Dengan kebaya berwarna nude pink, Marsha terlihat sangat anggun. Jangan ditanya bagaimana omanya menggoda, karena kebetulan malam sebelum acara wisudanya dia memilih menginap di rumah Nova.


“Ah … cucuku yang paling cantik sedunia benar-benar sudah lulua SMA. Melihatmu memakai kebaya seperti ini oma berpikir setelah dapat ijazah kamu juga siap diijab sahkan Marsha,” ucap Nova dengan senyuman lebar.


Marsha hanya nyengir, jika bisa memutar waktu dia tentu akan menolak ajakan omanya bertandang ke vila agar dia tidak perlu berakhir terjebak dan menikah dengan om-om yang menurutnya sangat menyebalkan.


Namun, tak mengapa. Marsha merasa hidupnya selalu mulus-mulus saja selama ini, sehingga pertemuannya dengan Jeremy dia anggap sebagai ujian yang harus dihadapi.


“Sudah siap?”


Suara Daniel membuat Marsha menoleh, gadis itu mendapati pamannya sibuk merapikan ujung lengan kemejanya dan dengan sigap Marsha membantu. Ia memang kesayangan Daniel, jadi dia juga menganggap pria itu seperti papanya sendiri.

__ADS_1


“Wah … kamu memang pengertian dan benar-benar tipe istri ideal Marsha,” puji Daniel. Setelahnya dia mengaduh karena sang istri mencubit pinggangnya dari belakang.


“Tadi aku mau bantu, tapi kamu bilang tidak usah dan menyuruhku berdandan saja, sekarang giliran dibantu Marsha kamu seolah ingin berkata aku bukan istri ideal,” sindir Ghea, wanita itu melirik sang suami dengan bibir yang sudah mengerucut. Lantas bukan Daniel namanya jika tidak bisa membuat istrinya terdiam, di depan Marsha dan kedua anaknya juga Nova, pria itu mencium pipi Ghea dengan sangat mesra.


“Astaga jangan mengajari Marsha!” Nova geleng-geleng kepala, dia masih saja menggoda putri tunggal Kimi dan Richie itu.


Marsha pun tak ambil pusing, dia mendekat ke arah Raiga yang sangat tampan mengenakan setelan jas berwarna navy, sedangkan Sean Marsha biarkan karena dia membenci sepupunya itu. Menurut Marsha, Sean terlalu dianakemaskan, gadis itu berpikir selama ini Raiga pasti harus terus menelan rasa kecewa, sehingga dia lebih sayang ke sepupu keduanya itu.


“Apa kamu bilang?” Rai menoleh. Sadar akan kesalahannya Marsha hanya menunjukkan senyum ala iklan pasta gigi.


“Aku nggak bilang apa-apa, kamu salah dengar ih. Ke dokter THT sana Rai.” Marsha mengulum bibir, dia seharusnya tidak membawa-bawa nama Andro karena bisa bahaya.

__ADS_1


_


_


Di Sky hotel suasana sudah sangat ramai, bunga papan berderet-deret memberikan ucapan selamat ke Angkatan Marsha karena seratus persen siswanya lulus. Kimi dan Richie sudah menunggu di sana, sedangkan keluarga yang lain membawa dua unit mobil van mewah dari rumah Nova.


Kilat kamera terus memberondong saat pintu mobil rombongan Daniel terbuka, semua ini karena Ghea juga hadir di sana. Dulu dia sempat vacuum dari panggung hiburan, tapi setelah Sean dan Rai masuk TK, dia kembali berkiprah. Dan kali ini Marsha yakin semua media sosial pasti akan mengabarkan berita tentang keluluasan dua putra bibinya itu.


Marsha turun dari mobil, dia benarkan kebaya dan tas kecil yang melingkar di badan. Saat gadis itu masih menunduk menata penampilan, tiba-tiba saja seseorang berdiri tepat di sampingnya. Marsha pun menoleh dia kaget karena orang itu menutupi mukanya dengan sebuah bucket besar, yang mana bukan sembarang bucket, tapi bucket uang dengan pecahan seratus ribuan.


Perlahan sosok yang sudah bisa dipastikan pria itu menyingkirkan bucket dari depan muka ke sebelah kanan, dia tersenyum manis ke Marsha dan membuat gadis itu tersentak.

__ADS_1


__ADS_2