Rahasia With Ipar

Rahasia With Ipar
Kembarannya Lele


__ADS_3

Happy reading....


Amanda terdiam kaget saat melihat orang yang ia tabrak, dan aat ini juga tengah menatap dirinya hingga tatapan Mereka pun terkunci satu sama lain.


"Eekhm!" Lulu berdehem untuk membuyarkan tatapan antara keduanya, kemudian Amanda pun tersadar.


"Tuan Ethan!" kaget Amanda yang tidak menyangka jika pria itu ada di sana.


"Amanda, kamu juga di sini?" tanya Ethan mencoba untuk menetralkan rasa gugupnya saat ini. Apalagi entah kenapa jantung pria itu malah berdetak dengan kencang tak beraturan.


Amanda menatap ke arah Ethan yang merasa bingung, ternyata pria itu juga berada di sana. "Tuan Ethan juga ada di sini, bersama siapa?" tanya Amanda berbasa-basi.


"Saya sama mama, kebetulan tadi mama lagi beli makanan di sebelah sana," jawab Etan sambil menunjuk ke arah wanita yang tak jauh dari mereka berdiri.


Amanda dan juga Lulu menatap ke arah di mana Ethan menunjuk, dan ternyata benar di sana ada tante Inggit. Wanita itu juga kaget saat melihat dari kejauhan ada Amanda yang sedang mengobrol dengan putranya.


Setelah selesai dia pun langsung menghampiri mereka bertiga. "Amanda, kamu juga di sini?" tanya Tante Inggit.

__ADS_1


Amanda mencium tangan wanita itu. "Iya Tante, tadi kebetulan lewat jadi sekalian mampir aja. Tante habis beli apa?"


"Ini habis beli serabi, suka banget tante sama makanan ini, sama kue cucur juga," jawab Tante Inggit sambil memperlihatkan makanan yang sedang ia pegang.


Lulu menyenggol bahu Amanda, membuat wanita itu mengerti. "Oh iya Tante, perkenalkan, ini sahabat saya namanya Lulu, kembarannya lele dan Lolo," ucap Amanda memperkenalkan wanita yang berada di sampingnya.


Ethan tersenyum tipis saat mendengar kelakar dari Amanda. Sementara Lulu menatapnya dengan tajam. "Eh Juminten! Enak aja lo, sejak kapan gue punya kembaran namanya lele dan Lolo? Kalo ngomong suka sembarangan!" kesal Lulu sambil menekuk wajahnya.


Tante Inggit terkekeh kecil, dia tidak menyangka jika Amanda ternyata orang yang humoris juga. Lalu mereka pun berkenalan, setelah itu tante Inggit meminta Lulu dan juga Amanda untuk berjalan bersama-sama.


Mereka berempat jalan mengelilingi festival, melihat-lihat makanan tradisional. Tak jarang Amanda juga berhenti bersama dengan tante Inggit untuk membeli makanan, dan ternyata selera mereka sama.


Entah kenapa ada rasa bahagia di hati Lulu saat melihat kedekatan Amanda dan juga tante Inggit, apalagi dari tadi dia melirik ke arah Ethan yang mencuri-curi pandang ke arah Amanda.


'Ya Tuhan, semoga memang mereka berjodoh. Hehehe ... aku sih berharap seperti itu, Tuan Etan juga sepertinya orang yang baik, apalagi dia pernah disakiti sudah pasti rasanya juga tahu dikhianati itu seperti apa? Jadi aku berharap mereka berdua berjodoh.' batin Lulu


Setelah itu, tante Inggit mengajak mereka untuk duduk di sebuah tempat makan di sana yang menjual bakso.

__ADS_1


"Permisi, mau pesan apa?" tanya ibu-ibu sambil membawa menu-menu pesanan.


"Saya mau pesan bakso 1, es teh manisnya 1," ucap Amanda.


"Saya mau juga, sama kayak dia," Timpa Lulu.


Sementara tante Inggit dan juga Ethan memesan mie ayam pangsit.


Jujur saja ada rasa bahagia di hati Ethan saat melihat senyum yang terukir di wajah sang Mama, di mana tak pernah ia lihat sebelumnya saat dekat dengan seorang wanita.


"Oh iya Amanda, apa Tante boleh bertanya sesuatu?" Tante Inggit menatap ke arah Amanda, dan wanita itu langsung menganggukkan kepalanya.


"Tentu saja Tante, silakan," jawab Amanda.


Tante Inggit menatap ke arah Ethan, sementara pria itu mengerutkan dahinya karena dia juga penasaran apa yang akan ditanyakan oleh sang Mama kepada Amanda. Dan jujur Ethan takut jika apa yang akan diucapkan oleh mamanya malah menyinggung perasaan wanita yang berada di hadapan yang saat ini.


'Semoga Mama tidak bertanya yang aneh-aneh deh.' batin Ethan.

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


Maaf ya Telat Up. Author Agak sibuk🙏🏻2 bab lagi menyusul😘Jangan pelit donk kasih jempolnya🤧Kalau bisa sekebon🤣🤣


__ADS_2