Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 101


__ADS_3

enjoy


.


.


...


.


.


...


happy reading


💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮


sudah dua hari Nara di Jogja , namun belum ada tanda tanda jika papi nya akan membuka mata, namun sudah ada perubahan lebih baik


Nara terus berdoa agar Allah memberi kesembuhan pada papi nya itu,Nara sudah akrab dengan ibu serta adik tirinya


walau berbeda ibu, namun hubungan satu ayah sangat lah kuat, Nara baru mengetahui nya kemarin jika dirinya memiliki adik perempuan


Nara sangat setia menemani papi nya,mami lara pun sama, walau dulu papi sangat kejam namun mami masih menghargainya sebagai ayah Nara


nara begitu senang saat dirinya tahu jika ia memiliki adik perempuan,dan adik Nara sangat lah imut dan penurut, dan yang pasti wajah nya tidak jauh berbeda dari Nara


Nara" mama uti apa nada tidak ke mari ?


uti" mungkin siang, nada sedang mengurus kelulusan nya di kampus


Nara" apa nada sudah memiliki rencana, setelah lulus


uti" dia ingin sekali ke Jakarta,dia ingin bekerja di sana, dia tidak ingin bekerja di perusahaan papi


Nara" em, jika benar begitu aku akan membantunya, dan dia akan tinggal bersama kami, boleh ya mi (menatap penuh harap)


mami" iya sayang, boleh, sangat boleh


Nara" mi, mama,papa dan Alvin di mana ?


Mami" mama Ervina minta di temani jalan jalan katanya mumpung di Jogja


Nara" oooo, Nara sampai melupakan mereka


mami" mereka memaklumi nya nak


siang itu Alvin datang ke rumah sakit karena dirinya sangat bosan melihat tingkah orang tuanya yang seperti remaja sedang jatuh cinta


Alvin menghampiri Nara sedang duduk sendiri di ruang tunggu


Alvin" hey kenapa melamun ?


Nara" ya ampun Vin bikin kaget saja, tidak apa apa aku hanya tidak ada teman bicara


Alvin" mami dan Tante uti kemana?


Nara" makan siang


Alvin" kamu belum makan?

__ADS_1


Nara" aku belum lapar,kok kamu udah pulang, memangnya sudah selesai jalan jalan nya ?


Alvin" aku merindukan mu (tersenyum)


Nara" aduh bapak satu ini siang-siang udah gombal aja (memegang pipi Alvin)


Alvin" aku serius,aku tidak gombal


Nara" aduh aduh iya deh iya percaya


sedang asik berbincang, seorang suster keluar dan memanggil Nara sebagai perwakilan keluarga


suster" nona, ayah anda sudah siuman


Nara" alhamdulilah, Vin papi (menagis)


Nara dan Alvin di perbolehkan masuk untuk melihat


Nara dan Alvin masuk bersama


Nara" Pi (menangis)


papi" na...Ra (terbata bata)


Nara" iya Pi, ini Nara Pi,


papi Harsono menunjuk ke arah Alvin, seolah olah bertanya


Nara" dia kekasih Nara Pi


papi Harsono meminta di lepaskan alat bantu pernapasan agar dirinya lebih leluasa berbicara


papi Harsono memberi tanda agar Alvin mendekat padanya


Alvin" saya Alvin om, saya


kata kata Alvin terhenti saat papi Harsono memotongnya


papi" nikahi Nara sekarang


permintaan papi Harsono membuat Nara dan Alvin sangat terkejut


nara" menikah? sekarang? Pi mana bisa seperti itu Nara akan menikah ketika papi sudah sembuh


papi" nak papi tidak punya banyak waktu nak, papi mohon,papi akan pergi dengan tenang jika sudah melihat mu, berada di tangan yang tepat (dengan lemah)


Nara" papi gak boleh bicara gitu, papi pasti sembuh,kita akan kumpul bersama (menagis)


papi " papi mohon nak, turuti mau papi,agar papi pergi dengan tenang


Alvin" saya bersedia menikahi Nara


Nara melihat ke arah Alvin


Nara" tapi Vin


Alvin" aku bersedia menikahi mu sekarang


Nara kini hanya bisa menangis, Alvin meminta bantuan pihak rumah sakit untuk mencari orang yang bisa menikahkannya dengan Nara secara agama, lebih dulu agar menuruti mau dari papi nya Nara, Alvin menelepon kedua orang tuanya, dan juga kakak nya yang berada di Jakarta untuk memberi tahu jika dirinya akan menikah


mama Ervina" apa semuanya sudah siap ?

__ADS_1


mami" cincin nikah belum, uti sedang membelinya


setelah semua nya siapa, Nara pun sudah berhias seadanya, tinggal menunggu penghulu yang akan menikahi kan mereka


dalam ruangan itu penuh dengan rasa haru,Alvin tidak pernah membayangkan jika dirinya akan menikahi Nara di tempat seperti ini dan di hadapan ayahnya yang sakit


tidak menunggu lama penghulu tiba dengan membawa syarat dan ke tentukan yang berlaku untuk Nara dan alvin, sebelum memulai acara ijab qobul di mulai, penghulu itu memastikan syarat yang diperlukan lengkap, setelah itu baru lah ijab qobul di laksanakan


penghulu " saudara Alvin saya nikahkan engkau dengan almanara Salim Pradipta dengan mas kawin berupa emas sepuluh gram di bayar tunai


Alvin" saya terima nikahnya almanara Salim Pradipta dengan mas kawin tersebut tunai


penghulu" sah


"sah"


semua kini hikmat berdoa, memanjatkan syukur serta harapan mereka


setelah selesai Alvin dan Nara menandatangani berkas pernikahan dan Alvin langsung mengurus semua agar sesampainya di Jakarta Alvin bisa mendaftarkan pernikahan nya dan Nara


papi Harsono sangat senang, putri sulung nya sudah menikah dan dirinya masih bisa melihat nya


papi" terimakasih, mau menuruti permintaan terakhir papi, maaf kan papi mungkin selama ini papi sangat jahat pada mu dan mami,papi benar benar minta maaf (menagis)


Nara" papi ga perlu minta maaf Nara sudah memaafkan papi


papi"lara maaf kan saya, di sebagai suami saya sudah semena-mena pada mu,aku tahu dosa ku sangat banyak pada mu, aku mohon maaf kan aku


mami" aku sudah memaafkan mu,mas (menagis)


papi" Nara papi titip nada ya, sayangi dia, papi rasa papi tidak bisa menjaganya sampai dia bisa berdiri sendiri, papi titip mama uti juga


Nara" papi, papi akan sembuh, kita akan kumpul sama sama


papi" Alvin mana ?


Nara memangil alvin


Alvin" pi Alvin di sini ?


papi" Vin papi, titip Nara,dan nada ya, tolong jaga mereka,sayangi mereka papi titip mami dan mama uti ya Vin jaga mereka juga, tolong berikan kasih sayang pada putri papi dan jangan kamu sia siakan


kata kata papi Harsono terputus Karana dirinya menahan rasa sakit,


papi" to...tolong jaga mereka Vin


setelah mengucapkan itu papi Harsono tidak sadarkan diri, membuat semuanya terkejut dan kembali menagis


semuanya di minta untuk keluar dari ruangan itu,dokter mulai menangani papi Harsono


mereka semua menunggu dengan harap harap cemas, sekitar sejam belum ada juga yang keluar dari ruangan itu untuk memberi kabar pada mereka


semua yang berada di sana terus memanjat kan doa agar di beri kesembuhan untuk papi Harsono,


_____________________________


TBC


next


jangan lupa like,komen atau dukungan yang lainnya ya

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2