Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 110


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


.


let's read


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Nara tak kuasa menahan air matanya melihat alat tes kehamilan yang berada di tangan nya itu


nara ke luar dari kamar mandi dan memanggil suaminya


Nara" sayang,sayang, sayang (berteriak)


Alvin terburu-buru mendengar istrinya itu berteriak


Alvin" ada apa?


melihat Nara menagis Alvin menjadi panik iya takut terjadi sesuatu pada istrinya


Alvin" ada apa sayang,apa yang terjadi, jawab aku


Nara masih diam dan terus menagis, membuat Alvin semakin takut


Alvin" sayang katakan sesuatu, kamu membuat ku takut


Nara tertawa, sambil menunjukan hasil tes kehamilannya


Nara" lihat ini


Alvin mengambil benda itu, apa ini ?


Nara" lihat ada berapa garis merah di situ


Alvin" dua, lalu ?


Nara" (tertawa) kita akan menjadi orang tua sayang


Alvin masih tidak mengerti dengan perkataan istrinya,dirinya belum berpikir dengan baik


Nara" kamu akan menjadi seorang papa sayang


Alvin" apa? kamu serius,jadi ini


Alvin tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena kini dirinya juga sudah ikut menagis Karana bahagia , Alvin memeluk istrinya itu dengan erat


Nara" pa, jangan peluk erat-erat kasihan dia nanti terjepit


Alvin melepaskan pelukannya dan menundukan badannya


Alvin" maaf sayang papa tidak sengaja, terimakasih kamu telah mau datang di tengah-tengah kami


Nara" sayang kita beritahu yang lain kabar baik ini


Alvin" iya sayang


Alvin dan Nara memberi tahu mama Ervina lebih dulu


Alvin* halo ma, Alvin mau memberi kabar baik untuk mama


mama Ervina* apa ?


Alvin* mama akan menjadi seorang nenek


mama Ervina" apa kamu benar, yang benar kamu Vin


Alvin* iya ma, Alvin akan menjadi seorang papa dan mama akan menjadi seorang nenek


mama Ervina berteriak-teriak memanggil suaminya dengan girang


Alvin dan Nara hanya tersenyum saja mendengar kehebohan yang terjadi di rumah Mama Ervina


mama Ervina" mana Nara vin, mama mau bicara sama dia


Nara* iya ma Nara di sini

__ADS_1


mama Ervina* selamat ya kamu bakal jadi mama, jaga kesehatan, banyak makan buah, minum susu ibu hamil jangan lupa, OOO iya periksa ke dokter dulu, biar dapat obat dan vitamin , jangan terlalu lelah, pokonya kamu harus jaga baik-baik cucu mama ya


nara terkekeh mendengar celoteh dari ibu mertuanya itu


mama Ervina* nanti sore mama, papa dan Abang mu akan kesana, pokonya kamu jangan sampai ke kelahan ya na, ya ampun mama gak nyangka bisa sebahagia ini lagi, terimakasih ya Nara udah mewujudkan keinginan mama


Nara* itu kewajiban Nara membuat mama bahagia ma


mama Ervina* ya sudah mama mau belanja buat cucu mama dulu, oooo iya kamu mau kan apa biar mama buatkan atau belikan


Nara* untuk saat ini belum ada ma


mama Ervina* ya sudah jika ada yang kamu mau bilang mama ya


Nara* iya ma


panggilan berakhir Nara tidak menyangka jika mertuanya akan sebahagia itu, menyambut kehamilannya


berbeda dengan Nara yang sedang bahagia seorang wanita sedang merasa sangat kesal dan seperti kebakaran jenggot


Ranti "gue mesti tahu siapa nada itu, gara-gara dia gue di cuekin di keluarga Fahri, gue mau tahu seberapa hebat cewek itu, dan seberapa cantik dia dari gue


Ranti sangat kesal karena dirinya tidak menjadi pusat perhatian di keluarga Fahri, malah wanita yang bernama nada yang menjadi pusat perhatian


Lia" udah kali to, santai aja, yang penting fahri mau sama Lo,


Ranti" gak bisa gue gak mau, sia-sia dong gue pura-pura cupu, bayar Rendra buat ngerjain tugas gue biar gue kelihatan baik, kalo gue gak bisa dapet perhatian dari keluarga Fahri


Lia" santai aja, gue yakin tuh cewek pasti cuma sekedar lewat aja


Ranti" gue mesti cari tahu,tapi bagai mana ya


Ranti berpikir untuk mencari caranya


Ranti" cyra, iya cyra gue bakal dapet info dari cewek bodoh itu


Lia" ti menurut gue lebih baik Lo fokus sama Fahri aja deh gak usah deh Lo cari tuh cewek, nanti rencana lo malah kacau semua,


Ranti" enggak li , gue harus jadi satu-satunya pusat perhatian bulan depan ulang tahun perusahaan gue yakin tuh anak bakal Dateng


Lia hanya bisa menggeleng kan kepalanya saja melihat tingkah temannya itu


yang entah sejak kapan berubah menjadi monster mengerikan di mata Lia


"ya ampun ini kerjaan dari kapan gak di kerjain, kenapa banyak banget" batin nada


nada menekan selivahnya dengan susah payah melihat tumpukan berkas di atas mejanya


Ghani" kenapa diam, tidak sanggup mengerjakan semuanya, kalo tidak sanggup mending mundur saja dari sini


nada"ti... tidak saya bisa mengerjakannya, lihat saja


dengan kesal Nara menuju ke kursinya dan mulai mengerjakan satu persatu berkas yang ada


hingga dirinya tidak bisa melihat ponsel atau istirahat walau hanya sebentar


pukul tiga sore berkas-berkas itu sudah hampir habis , namun Ghani tidak habis akal untuk membuat nada menyerah, Ghani meminta semua divisi menaruh laporan mereka ke meja nada agar nada mengerjakan nya


nada melihat tumpukan berkas yang kembali menumpuk


" ini kan buka. pekerjaan ku, kenapa jadi aku yang mengerjakan " dalam hati nada


Ghani" kenapa sudah menyerah ?


nada" (menatap Ghani) enak saja aku bilang aku bisa mengerjakan. ini


Ghani yakin jika besok nada akan mengundurkan diri dari perusahaan ini


pukul enam sore dan kantor sudah mulai sepi nada masih mengerjakan semuanya, dan tersisa beberapa berkas lagi


"semangat nada, kamu bisa ayo kita selesaikan tugas-tugas ini" nada menyemangati dirinya sediri ...


pukul tujuh tepat nada berhasil menyelesaikan berkas-berkas itu, nada baru menyadari jika kantornya sangat sepi sekali


nada menekan selivahnya melihat di sekelilingnya tidak ada orang satu pun


setelah membereskan semuanya nada langsung cepat cepat bejalan menuju lift, untuk pulang


pintu lift terbuka, nada masuk dengan cepat namun saat pintu akan tertutup, pintu lift nya terbuka lagi, nada melihat Ghani masuk juga ke dalam lift


nada dan Ghani tidak berbicara satu sama lain, sampai tiba tiba lampu lift mati, dan lift berhenti bergerak


"aaaaaa" sontak nada memeluk Ghani

__ADS_1


nada" ya Allah nada takut,ya Allah nada belum mau meninggal sekarang, mama hiks hiks


Ghani yang mendengar nada menagis berusaha menenangkan nada


Ghani" hey,tenang jangan menagis, kita akan baik-baik saja, sebentar lagi pasti menyala,sudah jangan menagis


Ghani mengambil ponselnya mencari tombol lift untuk meminta bantuan


Ghani menerangi wajah nada, Ghani melihat wajah nada sudah berkeringat dan terlihat jika nada sangat ketakutan


Ghani memencet tombol bantuan terus menerus , sampai ada yang melihat mereka , Ghani melihat jam di ponselnya


Ghani" shit! pantas saja sudah jam tujuh lewat, mereka sudah mematikan lift nya


Ghani tidak bisa bergerak leluasa karena nada begitu kencang memeluknya, membuat Ghani sedikit sulit untuk melakukan sesuatu


Ghani melihat ponselnya ternyata Ghani memiliki sinyal


dengan cepat Ghani menelepon taya, agar memberi tahu satpam mengaktifkan kembali lift nya


Ghani*halo mas tolong hubungi kantor dan bilang ke mereka jika aku dan nada masih berada di dalam lift


taya* apa,halo ghani, siapa yang di dalam lift


suara mu tidak jelas


Ghani* kami,aku dan nada mas


taya* biar aku hubungi kantor


panggilan terputus,sebenarnya taya tidak seberapa mendengar namun ia yakin jika ada seseorang dalam masalah


lift kembali menyala, Ghani bisa bernapas lega


Ghani" hey,hey bisa lepaskan aku dan buka mata mu, lift sudah menyala


nada membuka matanya


nada" alhamdulilah ya Allah,terimakasih ya Allah


Ghani" bisa menjauh dari ku


nada yang baru ingat jika dia menempel pada Ghani langsung cepat-cepat melepaskan diri


nada" maaf, saya hanya takut saja tadi


Ghani tidak menanggapi perkataan nada, dan hanya menatap ke depan saja


pintu lift terbuka, nada merasa lega


dengan cepat nada keluar dari lift takut jika lift itu akan tertutup


nada melihat pak Idris sudah berada di depan kantornya


nada" maaf ya pak jadi menunggu lama ya


pak Idris" tidak apa-apa non, kan udah tugas saya jemput non dan menunggu


nada" terimakasih pak, ya sudah pak kita pulang


Ghani memperhatikan sikap nada pada supirnya itu,


"anak itu memang selalu saja, membuat orang dalam ke Sulitan,terutama aku" batin Ghani


___________________________________


TBC


next


jangan lupa ya semua untuk kasih


aku


komen


like


vote


di jadiin favorit juga boleh banget


terimakasih buat yang sudah membaca

__ADS_1


sekali lagi terimakasih 🤗🤗🤗🤗


__ADS_2