Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 152


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


let's read


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


masih flashback ya semua


malam itu Anam dan ayahnya menunggu kedatangan Zain, yang sudah berjanji akan datang


namun menunggu sekitar sejam Zain tidak juga datang


Affandi" Anam coba hubungi Zain lagi


Anam" iya yah


Anam menghubungi Zain,namun tidak ada jawaban dari Zain,Anam mencoba menghubungi lagi,beberapa kali mencoba akhirnya Zain menjawab


Anam" Zain halo Zain,kamu dimana Zain


Anam mendengar suara yang sangat bising di tempat Zain menerima telepon


Zain" ada apa ?


Anam" Zain,Zain kamu di mana


Zain pergi keluar club' agar bisa mendengar ucapan Anam


Zain" ada apa ? (ketus)


Anam" Zain kamu dimana, aku dan ayah sudah menunggu mu,kasian ayah menahan lapar sedari tadi


Zain"(menepuk dahinya) tunggu aku akan sampai di sana Dalma waktu lima belas menit


Zain langsung mematikan panggilannya


Zain bergegas pergi untuk menemui keluarga nya yang sudah menunggu


sesampainya di sana Zain tidak menemukan Anam dan juga ayahnya


Zain" mba Ida Abang dan ayah tidak di sini


Ida" tadi di sini, tapi sekarang sudah pulang karena saya juga udah mau tutup mas Zain


Zain" oooo baik lah


Zain pergi meninggalkan tempat itu menuju ke rumah nya


sesampainya di rumah, Zain melihat Anam sudah menunggu nya di ruang keluarga sementara ayah nya sudah tidak ada


Anam" Zain kemari ada yang ingin aku bicarakan


dengan malas nya Zain duduk di sebelah Anam


Zain" ada apa ?


Anam" Zain ada apa dengan mu,kamu kenapa menjadi seperti ini, Zain bukan hanya dirimu yang bersedih dan merasa kehilangan, tapi kami juga merasakan hal itu apa lagi ayah, tidak bisakah kamu mengerti itu


Zain"(terkekeh) kamu tahu aku tidak ingin sekolah di sana tapi kalian memaksa ku,aku harus kehilangan hari-hari bersama ibu,saat ibu menghembuskan nafas terakhirnya aku tidak melihatnya,itu yang kamu bilang sama, tidak semua orang hanya perduli pada mu dan juga kamu tidak ada yang perduli pada ku,apa lagi perasaan ku


Anam" Zain kamu tidak tahu alsan di balik semua itu


Zain" alsan apa? yang aku tahu kalian tidak ada yang menginginkan aku


Zain meninggalkan Anam ,yang terus memanggil namanya namun Zain tidak menggubrisnya , Zain meninggalkan rumah itu


berhari-hari Zain tidak pulang membuat Anam cemas,karena adik nya Tidka memberi kabar


Anam mencari Zain kesana kemari, sampai mendatangi kampusnya namun tidak ada tanda-tanda Zain di sana


Anam merasa putus asa karena tidak bisa menemukan adiknya

__ADS_1


malam itu hujan sangat deras, Affandi dan Anam terkejut mendapat tamu yang tak terduga


dua orang polisi datang kerumah mereka


polisi" apa benar ini kediaman bapak Affandi


Anam" iya pak, ada apa ya ?


polisi" apa benar adik anda bernama Zain Saputra


Anam" iya pak ada apa dengan adik saya


polisi" begini,adik anda tertangkap saat sedang melakukan pencurian di sebuah minimarket dan kami mencari keluarga ya untuk menyelesaikan masalah ini


Anam sangat terkejut mendengar perkataan polisi


Anam" apa itu benar pak,


Affandi" ada apa ini Anam, kenapa ada polisi


polisi" putra anda tertangkap tangan saat mencuri di minimarket pak


Affandi" apa!! yang benar pak,Diaman anak saya sekarang


polisi" mari ikut dengan kami pak


Anam dan Affandi mengikuti polisi itu, Anam langsung menelepon pengacara keluarga mereka, agar membantu mengurus kasus adiknya


sesampainya di sana Anam langsung mengurus semuanya dengan polisi sementara Affandi menemui Zain, yang terlihat sangat santai


Affandi" apa-apaan ini Zain, kamu mau buat malu keluarga kita, kamu sudah keterlaluan Zain


plak


Affandi menampar wajah putra bungsunya itu,dengan kuat


Zain" sudah puas,jika belum lakukan lagi,sampai anda puas tuan, saya kan bukan anak nada, jika anda ingin membunuh saya juga silahkan (Zain memasang badannya)


Affandi" keterlaluan kamu Zain


Affandi langsung merasakan sesak nafas dan merasa jantung nya sangat sakit,seketika itu Affandi langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri


Anam dan di bantu beberapa polisi membawa Affandi segera ke rumah sakit,Anam sangat kecewa melihat tingkah adiknya itu


Anam benar-benar kesal,namun dirinya tidak bisa marah pada adik nya itu, karena Anam sangat menyayangi Zain


Anam harus bolak-balik kantor polisi dan juga rumah sakit,Anam merasa tidak sanggup namun ia menguatkan dirinya,demi keluarganya


Zain di nyatakan bebas,karena Zain terbukti hanya di jebak,sementara ayahnya belum juga sadarkan diri


selama sepuluh hari di rawat baru lah Affandi sadarkan diri


hari itu Zain berada di rumah,ia hanya sendiri di rumah itu,karena asisten rumah tangga dan juga supir mereka menjaga ayahnya


Zain membongkar barang-barang di kamarnya karena merasa bosan,Zain menemukan sebuah kotak,yang begitu banyak surat,dari Anam untuk dirinya


Zain membaca satu persatu surat itu,Zain membaca setiap surat yang rutin setiap Minggu di buat oleh Anam untuk dirinya


dalam surat itu Anam bercerita tentang kejadian di setiap Minggu selama Zain tidak ada di rumah


Zain tertarik membaca surat yang berwarna berbeda dari yang lainya


Zain membuka surat dengan amplop berwarna biru itu


*Zain Abang akan ceritakan mengapa kami memasukan kamu ke dalam asrama,Zain saat ini usaha ayah sedang tidak stabil,ibu meminta ayah untuk menyekolahkan mu di asrama itu,karena ibu tidak mau melihat mu merasa kelaparan,seperti kami di sini,ibu dan aku harus berjualan dan ayah sedang berusaha memperbaiki semuanya,Zain kamu tahu aku sangat senang jualan ku dan ibu hari ini habis,dan uang untuk mu sudah terkumpul ,kamu bersekolah lah yang baik,jangan sia-siakan perjuangan kami, Zain jika suatu saat kamu membaca ini,aku harap kamu sudah menjadi orang yang sukses dan juga menjadi kebanggaan kami


salam sayang


Abang Anam*


tidak terasa air mata Zain mengalir begitu saja,dirinya tidak pernah berfikir jika keluarga mengalami masalah itu,ia hanya berfikir jika mereka tidak menyayangi dirinya


Zain sangat merasa bersalah,dengan ayah dan juga abangnya


Zain langsung pergi menuju rumah sakit untuk meminta maaf pada kakak dan juga ayahnya atas kelakuannya selama ini


sesampainya di ruangan ayahnya Zain langsung bersujud meminta maaf pada ayahnya


Zain" ayah maaf kan Zain,Zain salah Zain tidak pernah tahu dengan apa yang terjadi pada kalian maaf kan Zain yah


Affandi" apa kamu sudah membaca surat yang di berikan kakak mu, dia berharap kamu membacanya nanti saat kamu sukses (tersenyum)

__ADS_1


Zain" maaf kan Zain yah,tidak seharusnya Zain berfikir buruk seperti itu pada kalian


Affandi" sudah lah Zain apa yang terjadi,jadikan pelajaran untuk mu,sekarang wujudkan keinginan ibu dan juga Abang mu


Zain" akan melakukannya yah,dimana Abang yah


Affandi" Abang mu belum kemari,mungkin dalam perjalanan


Zain mengangguk dan terus mencium tangan ayahnya dan meminta maaf


pukul dua belas malam ponsel Zain berbunyi menandakan panggilan masuk


dengan enggang Zain mengangkat panggilan itu


polisi" halo apa benar ini saudara Zain


Zain" iya,ini siapa ?


polisi" kamu dari kepolisian


Zain"apa!! tunggu sebentar saya keluar Rungan dulu


Zain keluar dari ruang rawat ayahnya,agar ayahnya tidak panik


Zain" ada apa pak ?


polisi" kakak anda yang bernama Anam Setiawan mengalami kecelakaan tunggal ,dan kami sudah membawanya ke rumah sakit


seperti sedang bermimpi,Zain mendapat kabar itu,ia tidak percaya dengan perkataan polisi itu


Zain" bapak tidak sedang bercanda kan,bagaimana kakak saya,apa yang terjadi


polisi" agar lebih lanjutnya lebih baik anda temui kami di rumah sakit ******


Zain" baiklah


dengan terburu-buru Zain menitipkan ayahnya pada para asisten rumah tangga nya


sementara dirinya mencari kebenaran tantang


Anam


sesampainya di rumah sakit itu Zain langsung menemui polisi yang berada di IGD


Zain" pak bagaimana keadaan kakak saya, apa yang terjadi


polisi" kakak anda sedang di tangani tim medis, Kaka anda dugaan kami jika dirinya itu mengantuk dan menghantam pembatas jalan, karena kami memeriksa tidak alkohol atau pun hal yang lain nya


Zain" langsung terduduk lemas mengetahui itu,selama semalaman Zain menemani Anam, yang sedang dalam penganan


esok paginya, Zain menghubungi pengacara mereka untuk mengurus berkas ke kantor polisi


dan dirinya menemui Anam yang tidak sadarkan diri dengan perban yang sudah membalut hampir semua bagian tubuhnya


Zain sangat menyesal karena sikap nya ia harus menyebabkan semuanya terjadi


dan dari saat itu Zain berubah,dan memindahkan pengobatan Anam ke Amerika


flashback off


cyra sudah banjir air mata mendengar cerita Zain,yang sangat menyentuh itu


Zain" maaf membuat mu menangis,aku sungguh buruk,dan tidak bisa di maaf kan


cyra" tidak semua orang pasti punya kesalahan,Zain yang paling penting adalah kamu berubah menjadi orang yang lebih baik,dan berusaha memperbaiki semuanya


Zain" itu sedang aku lakukan key (tersenyum)


cyra"Zain aku yakin Abang mu akan kembali pada mu dan ayah mu,Abang mu pasti akan baik-baik saja (memeluk)


Zain"terimakasih key


cyra" em,kita lewati ini bersama-sama Zain


Zain"(tersenyum) iya


___________________________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya setelah membaca terimakasih


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


__ADS_2