
selamat membaca
.
...
.
...
.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
sudah seminggu Rara mendiamkan taya, karena Rara , terus saja minta penjelasan namun taya tak pernah memberikan jawaban yang memuaskan untuk dirinya
yang membuat Rara semakin kesal adalah dirinya tidak boleh ke mana mana hanya boleh di rumah saja,
walau pun Nara selalu menemani dan pengawalan yang ketat luar biasa di ajukan oleh taya
taya merasa sedih karena Rara lebih memilih tidak menegurnya atau bahkan hanya sekedar menyapanya gak itu membuat nya, selalu gelisah
hari ini taya berniat mengajak Rara jalan jalan untuk melihat taman Nickelodeon ,
namun Rara seperti tidak mendengarkan taya
taya" Ra kita jalan jalan lihat Patrick mau ?
rara sibuk membaca bukunya seperti orang tak mendengar
taya" Ra
rara masih diam dan tidak menanggapi taya ...
taya" Ra, (mengambil buku)
rara" ada apa ?
taya" kamu marah ?
rara" menurut kamu?
taya" ayolah Ra, jangan seperti ini,
rara" jangan seperti ini bagai mana ? kamu mengurung aku di dalam sini, lalu aku tanya baik baik ada apa kamu tidak menjawab, sekarang kamu bilang jangan seperti ini
rara pergi meninggalkan taya
taya menarik nafas frustasi
"apa aku harus bilang jujur padanya "
dalam hati taya
rara mengambil sebuah buku lagi, dan kembali membaca
taya" Ra
rara" em
taya" (menarik nafas) aku mau cerita , tapi kamu janji jangan memotong atau memberi komentar apa pun
rara" kenapa?
taya" sudah berjanji dulu ?
rara" jika cerita ini tidak sesuai harapan ku, aku akan meninggalkan kamu pergi
taya" baik lah, kamu mau tahu apa yang terjadikan ?
rara" em (menatap taya)
taya" tapi kamu harus percaya pada ku ?
rara" kamu ingin cerita atau hanya ingin bertanya saja ?
taya" jadi sebenarnya kejadian ini berkaitan dengan Sarah
rara" Sarah! pacar mu itu ? kenapa ?
taya" aku sudah bilang jangan berkomentar atau bertanya dengarkan aku saja
__ADS_1
rara langsung membungkam mulutnya
taya menceritakan semua kejadian yang terjadi pada dirinya, Clara , dan Sarah
dimana Sarah adalah dalang dari masalah ini
namun tidak dengan perasaanya taya masih memendam cerita itu, dirinya ingin Rara tahu jika dia mencintai Rara, setelah semua ini selesai
rara yang mendengar cerita itu seakan akan tak percaya jika selama ini hal itu yang membuat sikap taya berubah dan menjadi orang yang kasar
rara" kenapa kamu tidak pernah cerita masalah ini (menangis) seharusnya kamu cerita agar kami bisa membantu (memeluk)
taya" aku tidak mau melibatkan keluarga ku lebih jauh, karena aku merasa jika aku yang harus bertanggung jawab
rara" maaf
taya" untuk apa ?
rara" untuk prasangka buruk ku pada mu
dan maaf untuk seminggu ini mendiamkan mu
taya"(tersenyum) tidak aku tidak mau memaafkan mu (melepas pelukan)
rara" kenapa? kan aku sudah minta maaf, lagi pula aku tidak tahu masalahnya
taya" tetap saja kamu mendiamkan suami itu artinya kamu berbuat dosa
rara" ya bukan begitu maksudku , aku hanya ingin kamu jujur saja pada ku
taya diam tak menanggapi Rara malah raya membalikan tubuhnya membelakangi Rara ..
rara" ok ok sebagai permintaan maaf aku akan melakukan apa pun agar kamu memaafkan aku
taya" apa kamu yakin, dengan kata kata mu
rara menganggukkan kepalanya
taya" baik lah pertama kamu harus memberikan aku sesuatu
rara" apa ?
taya menarik Rara ke dalam pelukannya
rara" a... apa yang kamu lakukan?
taya" (tersenyum) ini yang aku mau
cup
taya mencium bibir Rara , Rara sangat terkejut dan bingung harus melakukan apa, pasalnya ini adalah ciuman pertamanya
deg deg deg
degup jantung Rara sangat kencang hingga Rara yakin jika taya pun bisa mendengar suara degup jantungnya
rara mendorong tubuh taya
rara" kamu (memukul bahu taya) ini aaahhh
wajah Rara kini memerah karena malu, sedang taya bersikap biasa saja
taya" ada apa ? oooo apakah ini ciuman pertama mu ?
rara" e...enak saja, sok tahu kamu itu
rara beranjak dari tempat duduk nya hendak meninggalkan taya
namun taya menariknya kembali kedalam pelukannya
rara meronta dalam pelukan taya agar bisa terlepas, namun usahanya sia sia
taya mendekat kan wajah nya kembali pada wajah Rara, hal itu membuat Rara menutup matanya
taya" (terkekeh) kenapa tutup mata, ingin sekali seperti nya aku mencium mu lagi
rara membuka matanya dan mendorong taya hingga hampir terjatuh
rara" kamu sungguh menyebalkan
rara pergi masuk kedalam kamar meninggalkan taya yang masih tertawa
__ADS_1
"(memegang dadanya) astaga kenapa dia bersikap semanis itu, apakah dia mulai mempunyai rasa pada ku,haruskah aku berharap kembali" dalam hati Rara
malam hari Rara sedang memasak untuk makan malam, karena hari libur jadi taya berada di rumah sepanjang hari
karena kejadian tadi siang membuat Rara tak berani untuk bertatapan dengan taya
taya" apakah sudah selesai ?
rara" be... belum, kamu tunggu saja nanti aku panggil
taya berjalan mendekat ke arah rara, hal itu membuat jantung Rara kembali berdetak lebih cepat
taya" bagai mana jika aku membantumu
taya berdiri tepat di belakang Rara
rara" ti... tidak usah,se... bentar lagi matang
taya menahan tawanya melihat sikap Rara yang malu malu itu
grab
taya memeluk Rara dari belakang, hal itu membuat rara menghentikan aktivitasnya
taya" cepat lah aku sudah lapar , (berbisik di telinga Rara)
rara menarik nafas panjang agar dirinya bisa mengendalikan diri,
rara" tu... tunggu sebentar lagi,duduk saja di meja, aku akan menyiapkannya
taya$ baik lah aku tunggu
taya pergi meninggalkan Rara , menuju ke meja makan
"astaga ataya kenapa kamu menjadi agresif sekali,tahan dirimu sampai semua ini selesai dan ingat janji mu pada mertuamu" batin taya yang merutuki diri nya sendiri
setelah selesai Rara dan taya menyantap makan malam mereka, saat makan malam hanya ada keheningan di antara ke duanya
tidak ada kejahilan atau hal apa pun yang dilakukan taya karena dirinya takut tak bisa mengendalikan dirinya
rara membuka suaranya untuk mencairkan suasana
rara" em, mas taya
taya" apa ?
rara" besok apa aku boleh pergi ke tempat kursus, besok ada praktek, tidak mungkin aku praktek dengan cara online seperti belajar biasa
taya" (berpikir) tapi dengan satu syarat ?
rara" apa ?
taya" pengawal harus tetap berada di dekat mu
rara" harus kah ?
taya" harus, jika memang ingin keluar .
rara" (menghela nafas ) baik lah, tapi mereka tidak boleh masuk kelas ya
taya" (tersenyum) iya tidak perlu
rara" dan satu lagi, mereka tidak boleh memakai baju hitam itu, mereka harus memakai baju santai saja
taya" iya sayang, sudah habiskan makan mu
rara tersenyum menanggapi perkataan taya
"yey besok bisa keluar rumah,tapi mesti hati hati, karena ternyata Sarah wanita yang sangat berbahaya" dalam hati Rara
***
kini mereka berdua harus berjuang bersama sampai semuanya selesai, dan memperjelas hubungan mereka ... dan berjuang membangun semuanya dari awal dengan ke kuburan dan cinta
-------------------------------------------------
TBC
next
jangan lupa kasih like dan komennya ya
__ADS_1
terimakasih