
enjoy
.
.
...
.
.
...
happy reading
🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡
Alvin baru mendapat kabar dari sang sekertaris jika dirinya memiliki pertemuan siang ini pukul satu siang
Alvin melihat jam tangan nya dan waktu sudah menunjukan pukul setengah satu kurang
Alvin" astaga aku hampir terlambat ...
dengan terburu buru Alvin meninggalkan kantornya
Alvin menuju tempat yang sudah di sepakati dengan pihak klien
tiba tiba Alvin melihat seorang wanita yang berlari untuk menyebrang dengan sigap Alvin menginjak rem mobilnya hingga menimbulkan bunyi
Alvin menarik nafasnya karena dirinya beruntung tidak menabrak wanita itu
Alvin melihat wanita yang berada di depan mobilnya itu
"Nara" lirih Alvin
Alvin memperhatikan betul wanita yang sedang memaki dirinya ...
Alvin baru sadar jika wanita itu benar benar saat wanita itu sudah pergi
Alvin keluar dari mobilnya,namun sayang Nara sudah tidak ada lagi
"astaga, aku bodoh sekali kenapa baru sadar jika wanita itu Nara " gumam Alvin
Alvin melanjutkan perjalanan nya untuk bertemu dengan koleganya
Nara menunggu masih setia menunggu di rumah sakit sambil terus berdoa agar ibu Yanti bisa sembuh dan berkumpul bersamanya
sementara Rara sedang sibuk menyiapkan barang dan oleh oleh yang akan dia bawa untuk pulang ke Indonesia
taya tersenyum melihat istrinya yang sangat bersemangat itu
taya" ya Allah istri aku ya, semangat banget packing nya, Samapi sampai suaminya ini terlupakan
rara" maaf, tumben kamu udah pulang jam segini, katanya kamu pulang malam hari ini
taya" oooo jadi gak boleh pulang suaminya ini
rara mendekat pada suaminya itu
rara" bukan begitu sayang, aku kan hanya bertanya
taya" pekerjaan ku sudah selesai, Karana stev dan Fahri membantuku
rara" kamu mau makan dulu atau mau mandi dulu ....
taya" em ...
__ADS_1
cup
taya mencium bibir Rara sekilas
taya" ambil jatah cium aku dulu, terus mandi, dan makan kamu, eh makan masakan kamu
rara" dasar om mesum, (mencubit lengan taya)
taya" aw sayang sakit (terkekeh)
rara" ya sudah mandi sana, biar aku siapkan makan untuk kamu
taya" oke my queen
taya berjalan menuju ke kamar mandi, Rara hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya saja melihat tingkah suaminya
"maaf sayang aku belum bisa memberi hak mu, karena aku masih belum siap" batin Rara
rara pergi menuju ke dapur menyiapkan makan malam untuk suaminya itu
sekitar tiga puluh menit taya sudah selesai, taya keluar dari kamarnya dan menghampiri istrinya yang sedang menata meja makan
taya"sayang (memeluk)
rara" apa ?
taya" tadi aku lihat ada anak karyawan sangat lucu sekali,
rara" lalu ?
taya" aku hanya cerita saja, tapi sayang anak itu lucu sekali, dia berbadan gempal dan membuat ku mengingat mu
rara" apa? jadi kamu mau bilang aku gemuk ?
rara melepas pelukan taya dan berbalik menghadap taya
rara" Heh, bilang saja kamu mau ngomong jika aku sekarang gemuk
taya" tidak sayang, tidak, buka begitu aku hanya ingin punya bayi seperti itu
rara menelan selivah nya dengan susah saat melihat wajah taya berubah sangat memelas sekali
rara" ya sudah besok kita pinjam anak karyawan mu itu ya
taya menghembuskan nafas kasar
taya" kok malah meminjam anak karyawan ku, bukan itu maksud ku
rara" lalu
taya" sudah lupakan
taya pergi meninggalkan Rara dan kembali ke kamar dengan perasaan kesal
"dia pura pura tidak tahu, atau memang tidak mengerti maksudku" batin taya
rara mengerti maksud dari suaminya itu namun dirinya sungguh belum siap, Karana dirinya merasa takut, dan merasa takut jika dirinya tidak bisa melayani suaminya dengan benar
rara berfikir karena dirinya menikah terburu buru dan tidak banyak dapat pelajaran tentang hal semacam itu, hal itu yang membuatnya tidak percaya diri
rara menyusul suaminya,iya tahu jika suaminya itu sedang marah padanya
rara" sayang ayo makan,
taya" tidak aku sudah kenyang
rara" sayang kamu marah ya
__ADS_1
taya" tidak
rara" sayang aku sudah lapar, ayo kita makan
taya" tidak, kamu makan saja sendiri
rara mendekati sungainya yang tengah asik memandang ponselnya
rara" sayang , apa kamu marah
taya" tidak
rara menghela nafas
rara" sayang lihat aku (membalikan wajah taya menghadapnya ) sayang aku tahu kamu marah , karena masalah tadi, sayang bisakah kamu menunggu aku siap, aku benar belum siap
taya" sampai kapan, Samapi rambut ku di tumbuhi uban
rara" sayang, dengar aku, aku menikah dengan kamu sangat terburu buru, bahkan aku belum tahu bagai mana cara melayani mu dengan baik, apa lagi Maslah sepeti itu aku sungguh tidak mengerti, kamu tahu kamu adalah ciuman pertamaku,bahkan membalas ciuman mu saja aku tidak tahu caranya,aku takut jika aku tidak bisa melayani hak biologis mu dengan baik (sedih) maaf
taya sangat paham yang di maksud oleh istrinya, kini taya pun merasa bersalah , karena sebagai suami iya lupa jika mereka menikah masih baru, dan sama sama belum mengetahui banyak hal ...
taya sadar jika istrinya memiliki ke rakitan tersendiri dalam dirinya,
taya" sayang aku minta maaf juga,Karana aku memaksa kan kehendak ku pada mu maaf
rara" tidak aku yang harusnya meminta maaf, Karana Samapi detik ini aku belum bisa memberi kan hak mu, belum memenuhi kewajiban ku sebagai istri, aku adalah istri yang buruk, kamu gak salah yang salah aku (menagis) beri aku waktu sedikit lagi, mau kah kamu menunggu
taya"( mencium kening Rara) maaf sayang, sudah jangan menangis, kamu adalah istri yang terbaik,aku akan menunggu mu sampai kamu siap, maaf aku sudah membuat mu menangis
rara" kamu mau menunggu ku siap ?(sesegukkan)
taya" (tersenyum) iya sayang iya, tersenyum untuk ku
rara tersenyum melihat taya yang semakin erat memeluknya
taya" ayo kita makan, kamu bilang kamu lapar
rara" em
taya" ayo, kita makan,
taya menurun Rara menuju meja makan
rara menghentikan langkahnya
taya "kenapa ?
cup
rara mencium pipi taya, hal itu membuat taya sedikit terkejut karena ulah istrinya itu
taya" kamu mulai nakal ya mom
rara hanya terkekeh melihat ekspresi Sanga suami
"aku akan menunggu kamu, sampai kamu bisa, dan aku tidak akan biarkan air mata mu terjatuh karena rasa bersalah mu sayang," taya berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak membuat istrinya menagis Karana merasa bersalah
________________________________
TBC
next ya Guys
jangan lupa ya kasih like dan komen nya setelah baca oke!!
terimakasih
__ADS_1