Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2 ) 73


__ADS_3

let's read


.


.


.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


hari sudah pagi matahari pun sudah menampakan sinarnya


Nara sudah siap untuk pergi bersama maminya


Karan hari ini mereka sudah berencana untuk berjalan jalan bersama


Nara" mami, aku sudah siap


mami" ya sudah ayo kita jalan


nara dan ibunya pergi ke sebuah mall Karan Nara sudah membuat daftar acara mereka hari ini ...


sesampainya di mall Nara langsung mengajak maminya untuk berfoto box bersama, hal yang selalu iya ingin lakukan , benyanyi bersama, makan eskrim, dan melakukan hal hal yang seru untuk mereka berdua


setelah seharian berjalan jalan mereka memutuskan untuk pulang


namun di tengah perjalanan mami lara melihat pasar malam, dan meminta pak Idris memberhentikan mobilnya


mami" ayo Nara kita ke pasar malam ... dari dulu mami ingin sekali mengajak mu ke tempat ini


Nara" pasar malam (tersenyum)


melihat pasar malam Nara jadi mengingat Alvin, dia orang pertama yang mengajak Nara ketempat ini, dan merasakan bahagia bermain


mami" Nara. tidak suka mami ajak ke mari


Nara" Nara suka mami, hanya Nara sedang berpikir mau naik wahana apa di sini


mami" memang Nara pernah ke pasar malam


bukanya mami tidak pernah mengizinkan pak Idris dan Bu Yanti membawa Nara kemari


Nara" bukan sama mereka mi, sama teman Nara


mami" oooo sama Rara ya nak


Nara" (tersenyum) iya (berbohong)


Nara menikmati semau wahana bersama mami lara


tak terasa hari sudah larut


mami" kita pulang yuk nak, sudah malam


Nara" iya mi, Nara juga udah lelah


setelah puas bermain, mereka pulang sempainya di rumah Nara langsung membersihkan dirinya.


nara duduk di ranjangnya,


"Alvin apa kabar ya, ah kenapa aku jadi memikirkan nya lagi,dia pasti sudah bahagia, ayolah Nara jangan lemah, kamu bisa " batin Nara


Nara menggeleng gelengkan kepalanya agar dirinya tersadar dan tidak memikirkan tentang Alvin


sementara di kediaman alvin , kini sedang bercerita pada adiknya tentang pengalamannya bekerja di Inggris


Kiki" vin misalnya kalo gue nembak cewek enak nya gimana ya

__ADS_1


Alvin" Lo mau nembak siapa bang


Kiki" kan misalnya Vin , bukan suguhan


Alvin" em Lo bohong ni, Lo lagi naksir cewek kan


Kiki" (terkekeh) tahu aja lu Vin


Alvin" siapa siapa ? penasaran nih gue, cewek mana yang bisa nahlukin hati Abang gue ini


Kiki" ada teman sekantor gue


Alvin" teman kantor Lo, siapa, siapa Ningrum, apa yang lain


Kiki" satu divisi sama gue


Alvin" satu divisi,kan cuma dua Nara sama Nia siapa ni Nia ya, body nya tipe Lo banget tuh anak


Kiki" bukan Nara Vin


deg


Alvin menelan selivahnya dengan susah,


Alvin" na...Nara bang


Kiki" iya, oooo iya Vin dulu kan Lo pernah Deket tuh sama Nara, kan Lo pernah akrab sama dia, kasih tahu gue tenang dia dong


Alvin" apa? gak lah Lo cari sendiri aja


Kiki" jangan bilang Lo suka sama dia Vin, kan Lo bilang dia cuma temen Lo doang


Alvin" enak aja enggak ya, dia bukan tipe gue, iya dia cuma teman gue doang


Kiki" ya udah kalo gitu kasih tahu gue tentang dia


Alvin sebenar nya sangat terkejut jika Kakak nya itu menyukai Nara, wanita yang selalu mengganggu pikirannya


Alvin" iya iya, dia gak suka gelap,dia suka boneka beruang, gak terlalu suka bunga,suka makanan pedas,gak terlalu suka, makan mewah, suka di pinggir jalan, dia di rumah cuma tinggal dengan asisten nya aja , gak suka di ganggu kalo lagi baca, hobinya makan eskrim Sampek belepotan (tersenyum)


sambil mengatakan itu Alvin sambil membayangkan kenangan-kenangan nya bersama Nara


kiki tersenyum melihat adiknya yang bodoh itu,


Kiki" waw cuma teman Lo tahu semuanya gitu tentang dia, gue curiga nih


Alvin" ya elah cewek kayak Nara mah gampang di tebak maunya bang, jadi kenal sebentar aja udah tahu semuanya


"gampang apanya, kalo gampang gue udah tahu itu semua dari dulu dasar adek gue **** " batin Kiki


ke esokkan paginya Alvin terbangun dengan perasan cemas,


Alvin" aduh Abang serius suka sama Nara apa enggak ya, atau hanya main main,


Alvin mondar mandir di kamarnya memikirkan hal itu , yang membuatnya tidak bisa tidur dengan nyenyak


Alvin sudah siap untuk pergi ke kantor ya


Kiki" dek Lo pagi pagi amat mau ke kantor, masih jam berapa ini


Alvin" bang gue mau nanya sesuatu boleh


Kiki" apa ?


Alvin" em, enggak deh gak jadi bang, ya udah gue pergi, bilang mama gue pergi duluan


Kiki" hati hati dek


Kiki tertawa melihat tingkah adiknya itu, dia tahu jika adiknya itu pasti mau bertanya soal Nara


"rasain Lo, belagu sih jadi orang, untung gue tanya ke Fahri ini Maslah" dalam hati Kiki

__ADS_1


Alvin pergi menuju ke rumah Nara, berniat untuk menemui Nara, dan memperingati Nara akan kakak nya itu


Alvin sudah sampai di rumah Nara ,


Alvin menarik nafasnya, agar iya memiliki keberanian


tok tok tok


"iya sebentar "


cklek


mami" maaf kamu siapa ya ?


Alvin" maaf Bu saya temannya Nara, apa saya boleh bertemu Nara


mami" oooo iya silahkan masuk , silahkan duduk


mami lara memanggil anaknya itu


mami" nara, ada teman kamu tuh, aduh anak mami rupanya udah gede ya, (tersenyum)


Nara" apa sih mi, siapa emang ?


mami" cowok, ganteng lagi


Nara" siapa mi


mami" mami lupa nanya namanya, udah kamu temuin dulu, mami mau buat minum


Nara turun dari kamarnya, menuju ruang tamu


saat tiba di ruang tamu, Nara terkejut melihat Alvin berada di sana


Nara" Alvin


Alvin" Nara (tersenyum)


Nara" mau ngapain ke sini,gue gak punya waktu Vin


Alvin " na Lo dengar gue ya, kalo Kiki teman kantor Lo, nanti ngedeketin Lo jangan maunya


Nara" apa ? Kiki ? Lo kenal dia ? dan apa hubungannya dengan Lo ?


Alvin" iya Kiki, em gue gak mau Lo sakit hati nantinya


Nara" (tersenyum) sakit hati, sudah sering Vin, sudah lah aku pikir ada apa, dan asal kamu tahu Kiki hanya lah teman ku, dan kamu tidak perlu khawatir, aku bisa menjaga diri ku sendiri, aku harap kamu bisa mengerti itu


jika tidak ada lagi yang ingin kamu bicarakan silahkan tinggalkan rumah ini


Nara berdiri dan membuka pintu lebih lebar agar Alvin pergi dari rumahnya


Alvin" na tolong dengerin ucapan gue ini,Kiki itu bad boy, gue takut Lo sakit hati na


Nara" terimakasih taun Alvin atas info anda, silahkan pergi dari sini


Alvin pergi meninggalkan kediaman Nara dengan rasa kecewa, Karan Nara tidak mendengarkan perkataannya tentang Kiki


iya berpikir jika itu adalah rasa perduli ya terhadap Nara


atau sebenarnya rasa cemburu yang membuat nya seperti itu dan tanpa iya sadari


________________________________


TBC


next


jangan lupa kasih like dan komen buat aku ya, dan kasih dukungan yang lainya juga boleh kok


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2