Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 224


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


enjoy


🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉


kebahagian seseorang tidak dapat di ukur hanya kerena status atau materi,tapi bagaimana cara dirinya bersyukur dalam hidup nya


----------------------------------------------


hari ini Dion akan pergi meninggalkan Indonesia karena dirinya berhasil masuk ke universitas di Amerika,seluruh kelua ga sangat bangga pada Dion karena berhasil


begitu pula para sahabat dion,yang ikut bangga pada nya


cha-cha tengah mempersiapkan semua kebutuhan putranya itu


cha-cha" Dion ingat pesan bunda di sana jangan nakal,cari teman yang baik,jaga kesehatan jangan lupa untuk ibadah inget itu,di sana tidak ada yang mengawasi mu


Dion" bunda kenapa tidak menemani Dion saja,bunda kan tahu aku susah untuk menyesuaikan diri


cha-cha" belajar sayang,jika kamu seperti ini terus bagaimana saat kamu memimpin perusahaan kelak


Dion" kenapa harus Dion sih bun


cha-cha" siapa lagi? Kean ? Hem kamu tidak kasian pada papa mu yang semakin hari semakin tua


Dion" bunda benar,papa semakin tua


cha-cha" maka dari itu belajar yang baik,dan lulus dengan cepat agar kamu bisa cepat kembali


Dion" baik lah Bun,Dion mengerti


setelah selesai Dion dan cha-cha ikut berkumpul dengan keluarga mereka


Abi" kamu sudah siap ?


Dion" sudah dong pa (tersenyum)


Abi" jam berapa pesawat siap Rey ?


Rey" pukul lima sore ini pa,mas taya sudah mengurusnya


Rara" aduh adik,kakak sudah besar sekarang sudah mau merantau saja,yah kasian adik bayi ini lahir tidak melihat uncle nya ini


Dion" nanti Dion akan pulang kak


Abi" tidak ada pulang,tetap di sana,jika tidak genting tidak boleh kembali


Dion" papa !! bunda Dion boleh pulang kan ?


cha-cha" tidak jangan sering pulang,bunda akan beri tahu itu pada jems


Dion" bunda tidak asik


Rey" hey belajar lah jadi dewasa,jangan hanya bergantung pada kami


Rara" benar itu Dion,kamu harus bisa ya,agar bisa jadi contoh untuk mereka (mengelus kepala Kean)


Dion" (menarik nafas) baik lah Dion akan belajar di sana

__ADS_1


Abi" bagus


Dion" kak Naima tidak ikut ?


Rey" Naima sedang bersama mama dan Febi nanti aku akan menjemputnya saat akan mengantar mu


setelah selesai berbincang mereka pergi mengantar Dion untuk pergi


Dion terus memeluk cha-cha rasanya ia enggan sekali meninggalkan bundanya itu,karena sedari kecil dirinya tidak pernah jauh dari sang bunda


Rara" dek nanti jika sudah di sana jangan salah memilih teman ya,dengar kan uncle jems jangan membantah


Dion" iya kak,Dion mengerti


Abi" jangan suka makan sembarangan,kamu mudah sekali sakit ingat itu


Dion" papa dan bunda sering-sering lihat Dion ya


Abi" papa banyak pekerjaan dan bunda juga harus mengurus papa,kami tidak bisa terus menjenguk mu


Dion" (menarik nafas) baik lah Dion mengerti


setelah sampai,di bandara Dion terkejut melihat dua sahabatnya sudah menunggu dirinya di sana


Reza" om,bunda (mencium tangan) kakak,hey Kean


Rifki" om,Bun,kak (mencium tangan)


Rara" sudah di sini saja kalian,dimana pacar kalian ? biasanya dua wanita itu selalu saja mengikuti kalian


Reza" mereka bukan pacar kamu kak,mereka suka sekali menganggu kami


Rara" dasar kalian,kalian kuliah dimana?


Reza" aku di UI kak


Rara" wah kalian sangat hebat


Rifki" lebih hebat Dion,di luar negri dan tempat bergengsi


Dion" diam kalian


cha-cha" bunda tinggal dulu,kalian lanjutkan berbincang,kak ayo


Rara" tinggal dulu ya


"iya kak" bersamaan


Abi,cha-cha, dan Rara pergi meninggalakan Dion dan ke dua sahabatnya


Rifki" Lo di UI barengan sama Sasa ya ?


Reza" iya gue bareng dia


Rifki" gak bosen Lo,dari kecil ketemu Sasa Mulu,udah tetanggaan saudara juga


Reza" enggak lah,malah dia yang bantu gue


Dion" tunggu apa denisa cupu yang menyebalkan dan terus mengganggu gue itu tetangga dan saudara Lo za ?


Reza" iya,kenapa Lo kaget bukan nya gue udah pernah bilang ya


Dion langsung mengingat kejadian pagi hari dimana dirinya hampir mencelakai denisa yang tengah berjalan


"jadi hari itu dia bukan ngikutin gue,jadi rumah nya di sana,kenapa gue bisa nuduh. gitu,ah tapi biar saja aku tidak perduli " dalam hati Dion


Rey" Hay kalian

__ADS_1


ketiga laki-laki itu melihat ke arah Naima dan juga Rey yang berjalan ke arah mereka


Dion" kak nai (memeluk) Dion bakal rindu kak nai nanti,tidak ada yang menemani Dion ke toko buku,tidak ada yang bisa Dion ganggu lagi


Naima"itu artinya kamu harus memiliki teman yang banyak,agar ada yang menemani mu dan juga kamu kerjai


Rey" lihat nak,uncle mu manja sekali,nanti saat kamu sudah besar jangan seperti uncle mu itu


Reza dan Rifki tertawa mendengar perkataan Rey yang mengejek adiknya itu


taya" Dion kita pergi semuanya sudah siap


Dion" mas taya nanti sering lihat Dion di sana ya,dan bantu Dion mengerjakan tugas (terkekeh)


taya" dasar kamu ini,sudah cepat papa dan bunda menunggu


mereka semua mengantar kepergian Dion untuk melanjutkan pendidikan nya di luar sana


cha-cha rasanya,berat melepas putra bungsunya itu,namun mau tidak mau dirinya harus melakukan itu agar putranya itu bisa belajar bertanggung jawab pada dirinya dan juga belajar mengatur dirinya agar kelak putranya itu bisa mengantikan posisi pemegang perusahaan


Dion" Dion pergi Bun,bunda jaga kesehatan, Dion sayang bunda (memeluk)


cha-cha" kamu juga nak,jaga kesehatan jangan lupa ibadah mu,jangan pernah lupa pesan bunda dan papa


Dion" iya Bun


kini Dion memeluk papanya


Dion" papa Dion sayang papa


Abi" papa juga sayang kamu nak,baik-baik di sana


Dion berpamitan pada semua anggota keluarga nya dan juga kepada kedua sahabatnya


setelah selesai Dion dan taya pergi meninggalakan keluarga nya


setelah Dion pergi mereka meninggalkan bandara dan pergi menuju rumah cyra yang sudah mulai merasakan mukas karena ingin melahirkan


di dalam pesawat Dion lebih banyak diam dan terus menatap layar ponselnya,dimana ada foto seorang wanita yang sudah lama sekali mengambil hati Dion


" kita akan bertemu aku janji,kita akan bertemu,dan aku akan berada di samping mu setiap saat, tunggu lah aku" dalam hati Dion


sementara di tempat cyra yang mulai merasakan mulas sedang sibuk jalan kesana kemari untuk memancing kontraksi sang anak yang sejak pagi terus saja membuat cyra merasakan sakit yang luar biasa


Fani" kita kerumah sakit sekarang ya nak,mama rasa pasti sudah saat nya


cyra" tunggu lah sebentar lagi ma,oke baru kita pergi ke rumah sakit


Zain" sayang apa kamu masih kuat


cyra" tenang lah aku baik-baik saja


"assalamualaikum"


cha-cha" ya Allah key,keringatmu sudah banyak sekali mengalir ,kita kerumah sakit saja


cyra" cyra rasa masih lama untuk melahirkan Bun air ketuban saja belum keluar


cha-cha" tapi wajah mu sudah sangat pucat


belum selesai berbicara air ketuban cyra mengalir dengan deras,melihat itu semua ornag panik dan segera membawa cyra dengan cepat ke rumah sakit


_____________________________


TBC


next

__ADS_1


terimaksih


__ADS_2