
selamat membaca
.
.
.
.
enjoy
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉
kebahagian seseorang tidak dapat di ukur hanya kerena status atau materi,tapi bagaimana cara dirinya bersyukur dalam hidup nya
----------------------------------------------
hari ini Dion akan pergi meninggalkan Indonesia karena dirinya berhasil masuk ke universitas di Amerika,seluruh kelua ga sangat bangga pada Dion karena berhasil
begitu pula para sahabat dion,yang ikut bangga pada nya
cha-cha tengah mempersiapkan semua kebutuhan putranya itu
cha-cha" Dion ingat pesan bunda di sana jangan nakal,cari teman yang baik,jaga kesehatan jangan lupa untuk ibadah inget itu,di sana tidak ada yang mengawasi mu
Dion" bunda kenapa tidak menemani Dion saja,bunda kan tahu aku susah untuk menyesuaikan diri
cha-cha" belajar sayang,jika kamu seperti ini terus bagaimana saat kamu memimpin perusahaan kelak
Dion" kenapa harus Dion sih bun
cha-cha" siapa lagi? Kean ? Hem kamu tidak kasian pada papa mu yang semakin hari semakin tua
Dion" bunda benar,papa semakin tua
cha-cha" maka dari itu belajar yang baik,dan lulus dengan cepat agar kamu bisa cepat kembali
Dion" baik lah Bun,Dion mengerti
setelah selesai Dion dan cha-cha ikut berkumpul dengan keluarga mereka
Abi" kamu sudah siap ?
Dion" sudah dong pa (tersenyum)
Abi" jam berapa pesawat siap Rey ?
Rey" pukul lima sore ini pa,mas taya sudah mengurusnya
Rara" aduh adik,kakak sudah besar sekarang sudah mau merantau saja,yah kasian adik bayi ini lahir tidak melihat uncle nya ini
Dion" nanti Dion akan pulang kak
Abi" tidak ada pulang,tetap di sana,jika tidak genting tidak boleh kembali
Dion" papa !! bunda Dion boleh pulang kan ?
cha-cha" tidak jangan sering pulang,bunda akan beri tahu itu pada jems
Dion" bunda tidak asik
Rey" hey belajar lah jadi dewasa,jangan hanya bergantung pada kami
Rara" benar itu Dion,kamu harus bisa ya,agar bisa jadi contoh untuk mereka (mengelus kepala Kean)
Dion" (menarik nafas) baik lah Dion akan belajar di sana
__ADS_1
Abi" bagus
Dion" kak Naima tidak ikut ?
Rey" Naima sedang bersama mama dan Febi nanti aku akan menjemputnya saat akan mengantar mu
setelah selesai berbincang mereka pergi mengantar Dion untuk pergi
Dion terus memeluk cha-cha rasanya ia enggan sekali meninggalkan bundanya itu,karena sedari kecil dirinya tidak pernah jauh dari sang bunda
Rara" dek nanti jika sudah di sana jangan salah memilih teman ya,dengar kan uncle jems jangan membantah
Dion" iya kak,Dion mengerti
Abi" jangan suka makan sembarangan,kamu mudah sekali sakit ingat itu
Dion" papa dan bunda sering-sering lihat Dion ya
Abi" papa banyak pekerjaan dan bunda juga harus mengurus papa,kami tidak bisa terus menjenguk mu
Dion" (menarik nafas) baik lah Dion mengerti
setelah sampai,di bandara Dion terkejut melihat dua sahabatnya sudah menunggu dirinya di sana
Reza" om,bunda (mencium tangan) kakak,hey Kean
Rifki" om,Bun,kak (mencium tangan)
Rara" sudah di sini saja kalian,dimana pacar kalian ? biasanya dua wanita itu selalu saja mengikuti kalian
Reza" mereka bukan pacar kamu kak,mereka suka sekali menganggu kami
Rara" dasar kalian,kalian kuliah dimana?
Reza" aku di UI kak
Rara" wah kalian sangat hebat
Rifki" lebih hebat Dion,di luar negri dan tempat bergengsi
Dion" diam kalian
cha-cha" bunda tinggal dulu,kalian lanjutkan berbincang,kak ayo
Rara" tinggal dulu ya
"iya kak" bersamaan
Abi,cha-cha, dan Rara pergi meninggalakan Dion dan ke dua sahabatnya
Rifki" Lo di UI barengan sama Sasa ya ?
Reza" iya gue bareng dia
Rifki" gak bosen Lo,dari kecil ketemu Sasa Mulu,udah tetanggaan saudara juga
Reza" enggak lah,malah dia yang bantu gue
Dion" tunggu apa denisa cupu yang menyebalkan dan terus mengganggu gue itu tetangga dan saudara Lo za ?
Reza" iya,kenapa Lo kaget bukan nya gue udah pernah bilang ya
Dion langsung mengingat kejadian pagi hari dimana dirinya hampir mencelakai denisa yang tengah berjalan
"jadi hari itu dia bukan ngikutin gue,jadi rumah nya di sana,kenapa gue bisa nuduh. gitu,ah tapi biar saja aku tidak perduli " dalam hati Dion
Rey" Hay kalian
__ADS_1
ketiga laki-laki itu melihat ke arah Naima dan juga Rey yang berjalan ke arah mereka
Dion" kak nai (memeluk) Dion bakal rindu kak nai nanti,tidak ada yang menemani Dion ke toko buku,tidak ada yang bisa Dion ganggu lagi
Naima"itu artinya kamu harus memiliki teman yang banyak,agar ada yang menemani mu dan juga kamu kerjai
Rey" lihat nak,uncle mu manja sekali,nanti saat kamu sudah besar jangan seperti uncle mu itu
Reza dan Rifki tertawa mendengar perkataan Rey yang mengejek adiknya itu
taya" Dion kita pergi semuanya sudah siap
Dion" mas taya nanti sering lihat Dion di sana ya,dan bantu Dion mengerjakan tugas (terkekeh)
taya" dasar kamu ini,sudah cepat papa dan bunda menunggu
mereka semua mengantar kepergian Dion untuk melanjutkan pendidikan nya di luar sana
cha-cha rasanya,berat melepas putra bungsunya itu,namun mau tidak mau dirinya harus melakukan itu agar putranya itu bisa belajar bertanggung jawab pada dirinya dan juga belajar mengatur dirinya agar kelak putranya itu bisa mengantikan posisi pemegang perusahaan
Dion" Dion pergi Bun,bunda jaga kesehatan, Dion sayang bunda (memeluk)
cha-cha" kamu juga nak,jaga kesehatan jangan lupa ibadah mu,jangan pernah lupa pesan bunda dan papa
Dion" iya Bun
kini Dion memeluk papanya
Dion" papa Dion sayang papa
Abi" papa juga sayang kamu nak,baik-baik di sana
Dion berpamitan pada semua anggota keluarga nya dan juga kepada kedua sahabatnya
setelah selesai Dion dan taya pergi meninggalakan keluarga nya
setelah Dion pergi mereka meninggalkan bandara dan pergi menuju rumah cyra yang sudah mulai merasakan mukas karena ingin melahirkan
di dalam pesawat Dion lebih banyak diam dan terus menatap layar ponselnya,dimana ada foto seorang wanita yang sudah lama sekali mengambil hati Dion
" kita akan bertemu aku janji,kita akan bertemu,dan aku akan berada di samping mu setiap saat, tunggu lah aku" dalam hati Dion
sementara di tempat cyra yang mulai merasakan mulas sedang sibuk jalan kesana kemari untuk memancing kontraksi sang anak yang sejak pagi terus saja membuat cyra merasakan sakit yang luar biasa
Fani" kita kerumah sakit sekarang ya nak,mama rasa pasti sudah saat nya
cyra" tunggu lah sebentar lagi ma,oke baru kita pergi ke rumah sakit
Zain" sayang apa kamu masih kuat
cyra" tenang lah aku baik-baik saja
"assalamualaikum"
cha-cha" ya Allah key,keringatmu sudah banyak sekali mengalir ,kita kerumah sakit saja
cyra" cyra rasa masih lama untuk melahirkan Bun air ketuban saja belum keluar
cha-cha" tapi wajah mu sudah sangat pucat
belum selesai berbicara air ketuban cyra mengalir dengan deras,melihat itu semua ornag panik dan segera membawa cyra dengan cepat ke rumah sakit
_____________________________
TBC
next
__ADS_1
terimaksih