
happy reading
.
.
.
.
.
🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈
di kantor Zain sedang duduk Dengan menyadarkan tubuhnya,yang terasa sangat lemas,karena tidak ada makanan yang bisa masuk dalam perutnya,hal itu membuat Rey merasa sangat frustasi
chand yang melihat atasannya itu sangat iba,karena Zain benar-benar terlihat memperihatinkan
chand" pak tidak sebaiknya bapak di rawat saja di rumah sakit,bapak terlihat tidak baik sekali
Zain" tidak Chand,jika saya di rawat istri saya akan sedih,akhir-akhir ini dia sangat sensitif,hal kecil saja bisa membuatnya menagis
chand" apa bapak belum memberi tahu ibu pak ?
Zain" tidak perlu,aku bisa mengatasi ini
chand" baru kali ini saya melihat seorang pria ngidam
Zain" kamu fikir saya pernah
chand" ya tidak pak ( terkekeh)
Zain" Chand tolong buatkan saya segelas teh hangat,saya harus memimpin rapat siang ini
chand langsung pergi meninggalkan Zain yang masih duduk di sofa,dan mulai memejamkan matanya untuk beristirahat sejenak
tiba-tiba ponsel milik Zain berdering dengan kencang membuat sang pemilik mau tidak mau membuka matanya dengan enggan
Zain melihat layar ponselnya,dan melihat nama cyra berada di layar itu,dengan segera Zain mengangkat panggilan itu
Zain* iya sayang ada apa ?
cyra* papa kita mau makan,seblak tapi papa yang membelikan
Zain* mau Sekarang sayang?
cyra* iya papa, mau nya sekarang
Zain* baik lah kamu dan mama tunggu papa ya,nanti papa belikan
cyra* terimaksih papa,kita tunggu papa di rumah
Zain mengakhiri panggilan nya Zain berusaha bangkit dari duduknya namun pandang Zain memudar dan gelap
brug
Zain terjatuh dan Tidka sadarkan diri,Chand yang baru saja tiba sangat terkejut melihat atasannya itu tergeletak di lantai dengan sigap Chand memindahkan Zain dan meminta bantuan untuk membawa atasannya itu kerumah sakit
sempainya di rumah sakit,Zain langsung di tangani oleh tim medis,sementara Chand menunggu di luar,ponsel Zain terus berdering membuat Chand terpaksa mengangkat panggilan dari istri atasannya itu
cyra* sayang kamu dimana ?
chand" maaf Bu ini chand
cyra* Chand,kenapa kamu yang mengangkat,di mana atasan mu itu (kesal)
chand* maaf Bu,tapi bapak sedang berada di IGD
cyra* IGD! ada apa dengan nya , kenapa dia?
chand menceritakan semuanya pada cyra,hal itu membuat cyra sedih karena dirinya sama sekali tidak mengetahui yang terjadi pada suaminya itu
setelah selesai Chand di izinkan untuk melihat Zain
__ADS_1
chand" bagaimana ke adannya dok
dokter" dia hanya terlalu lelah,dan perutnya tidak terisi apa pun
chand" apa atasan saya boleh pulang dok
dokter" lebih baik,di rawat saja di sini
chand" atasan saya tidak akan mau,dia pasti akan memaksa pulang dok
dokter" boleh saja,tapi tolong di jaga makan,dan jangan Samapi dia dehidrasi
chand" baik lah dok terimaksih
chand duduk tepat di sebelah Zain,Zain mulai membuka matanya
Zain" kenapa aku di sini
chand" bapak pingsan,jadi saya bapak ke sini
Zain" apa saya baik-baik saja
chand" bapak terlalu lelah,dan bapak harus mengisi perut bapak
Zain" bagaiman saya bisa makan,jika setiap makan semuanya keluar
chand" saya juga bingung pak
Zain teringat cyra yang menginginkan seblak langsung mencari ponselnya
Zain" di mana ponsel ku, apa istriku menelpon
chand" sebentar lagi mungkin ibu akan sampai di sini pak
Zain" apa! kamu memberi tahu nya,kenapa kamu tidak bilang dengan saya,
chand" bagaimana memberitahu bapak,bapak saja tidak sadarkan diri
Zain" kamu ini menambah pekerjaan saya saja
cyra" maafkan aku,aku tidak tahu kamu seperti ini,pasti kamu sangat tersiksa (menagis) maaf kan kami papa
Zain"(menarik nafas) sudah lah jangan menagis,aku baik-baik saja,tidak usah menangis,kalian tidak salah,aku sungguh menikmati ini,
cyra" kamu bohong
Zain" tidak,sudah lah jangan menagis,aku baik-baik saja,buktinya saja aku di perbolehkan pulang,ya kan chand ? (melihat chand)
chand" iya Bu,setelah infus ini habis bapak boleh pulang,tapi bapak harus menjaga makannya,istirahat yang cukup dan bapak tidak mengalami dehidrasi
cyra" aku akan mengurus mu dengan baik
Zain" sudah Tidka usah menagis ya kasian anak kita nanti ikut sedih (tersenyum)
*****
keesokan paginya cyra sudah terbangun dan membuatkan bubur untuk suaminya
setelah selesai,cyra menyuapi Zain,dengan hati-hati,namun ajaibnya Zain tidak merasakan mual saat dirinya makan dari tangan istrinya itu,
bubur itu tidak keluar,dan Zain bisa bernafas lega,karena akhirnya ia Merasakan perutnya terisi
siang hari kediaman cyra di penuhi pasangan muda yang menjenguk Zain
Ghani" kayak nya karma keluarga kita Zain yang kena (tertawa)
Rey dan cyra ikut tertawa
Zain" karma ? maksudnya?
Rey" jadi dulu para orang tua kita,terutama para suami,semuanya itu mengalami ngidam kayak Lo gini
Ghani" dan yang paling parah itu Daddy gue,karena udah Daddy gue ngidam mommy juga ikut ngidam (tertawa)
__ADS_1
Rey" selamat menikmati Zain
Ghani" Lo tidak ikut ngidam kan key
cyra" tidak hanya sesekali saja
Ghani" syukur deh,untung aku tidak mengalami hal ini
Zain" ya kalo gue mah ghan,lebih baik gue yang ngerasain kalo key yang begini malah gue yang tersiksa dan tidak tega
Ghani" untung kamu tidak seperti itu ya mom
nada" oooo jadi kamu inginnya aku saja yang merasakan itu,iya,jadi tidak sayang pada anak dan istrinya (kesal)
Ghani" bukan begitu maksud ku
nada" apa? kamu senang kan jika aku yang seperti itu,kamu menyebalkan
nada pergi meninggalkan ruang keluarga itu
Ghani pun menyusulnya,namun sebelum pergi Ghani berpamitan lebih dulu
Ghani" gue balik duluan deh,nada lagi sangat sensitif,sampai jumpa lagi ya
"hati-hati" bersamaan
tidak menunggu lama. pasangan Rey dan juga Naima ikut berpamitan ,setelah meninggalkan kediaman zain dan juga cyra Naima dan juga Zain tidak langsung pulang.mereka menikmati sore di sebuah taman karena cuacanya sangat lah bersahabat
Naima dan Rey berjalan beriringan sambil menikmati sore
Rey" apa kamu suka jalan-jalan
Naima" suka, hanya saja,papa tidak pernah mengizinkan aku untuk pergi,tapi beda halnya dengan kak Febi,dia banyak teman,modis,mudah bergaul,dan cantik,dulu aku sangat iri pada nya
Rey" tapi dia tidak baik
Naima" aku bilang itu dulu,saat aku belum mengerti,saat aku mengerti aku Tidak ingin seperti kakak ku,tapi terkadang rasa iri ada tapi aku membuang rasa itu
Rey" kenapa kamu iri?
Naima" aku iri,saat semua orang memeperhatikan kak Febi,kak Febi punya banyak teman,banyak yang suka pada kak Febi,sedang kan aku hanya punya kak Arif, dan dia selalu memuji kak Febi,sedang kan aku jelek
Rey" kamu memang jelek
Naima" kak Arif juga sering bicara begitu
Rey merasa kesal karena Naima terus menyebut nama Arif
Rey" bisa Tidka kau Tidka menyebut namanya
Naima" kenapa ?
Rey" (menarik nafas) terserah
Rey berjalan dengan cepet membuat Naima kesulitan mengimbangi langkah Rey,Rey yang menyadari itu menghentikan langkahnya membuat Naima menabrak punggung Rey
Naima" aaww maaf
rey ingin berkata,namun ponselnya berdering,Rey melihat ponselnya itu,dan melihat nama yang tertera pada ponselnya itu
"papa" Rey langsung mengangkat panggilan itu
Abi" Rey kamu kerumah opgan sekarang
mendengar ucapan papa nya Rey langsung menarik tangan Naima,dan langsung menuju kerumah cyra
___________________________
TBC
next ya
mungkin kalian sudah baca part ini,tapi ada sedikit yang aku ubah,maaf ya semua atas kesalahan kemarin
__ADS_1
terimaksih