Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 75


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


let's read


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


rara merasa taya seperti menjauhi dirinya, kini taya selaku pulang larut, jarang berbicara, dan hal itu membuat Rara merasa sedih


rara merasa jika taya,sedang menyembunyikan sesuatu darinya,


taya akan pergi ke kantor pagi pagi sekali, dan pulang dengan sangat larut ,


rara" mas boleh aku tanya sesuatu ?


taya" apa? ..


rara" mas, apa aku membuat salah, ?


taya" tidak


rara" atau aku tidak melakukan sesuatu dengan baik ?


taya" tidak, kenapa?


rara" em mas aku ngerasa kamu akhir akhir ini seperti menjauhi aku, dan sepeti ada yang kamu sembunyikan dari aku


taya" kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?


rara" em aku hanya merasa saja (tersenyum paksa )


taya" itu hanya perasan mu saja aku biasa saja, dan bersikap biasa juga


rara" hem iya, maaf aku terlalu berpikir aneh


taya tak menanggapi Rara,taya langsung berbaring dan memejamkan matanya


"maaf sayang,aku hanya sedang kecewa pada diriku sendiri, maaf jika kamu merasakan nya, " dalam hati taya


pagi pagi Rara sudah bangun karena dirinya merasa sangat mual, Rara memuntahkan isi perutnya


rara" ini pasti asam lambungku naik, Karana kemarin aku seharian tidak makan


rara membersihkan diri kemudian dirinya memasak , dan Karana dirinya terlambat bangun, dan taya sudah pergi


selesai memasak,Rara menaruh di atas meja, dan memakan masakannya itu, namun Rara kembali memuntahkan isi perutnya kembali


rara" hah aku harus mencari obat untuk lambungku ini, jika aku sakit, siapa yang akan mengurus ku di sini


rara bersiap siap untuk pergi ke apotek mencari obat,

__ADS_1


setelah selesai, Rara berniat untuk mengunjungi suaminya di kantor, Karana. dirinya merasa sangat rindu pada suaminya itu ...


sepanjang perjalanan Rara tersenyum sendiri membayangkan wajah terkejut suaminya saat melihat dirinya ...


sesampainya di kantor , Rara langsung menuju ruangan suaminya,


terlihat Steven sedang sibuk, mengerjakan tugasnya


rara" stev (berbisik)


Steven"(terkejut) nyonya


rara" kecilkan suaramu, apa bis mu ada


Steven" ada nyonya tapi pak


belum selesai berkata Rara langsung pergi dan menuju ruangan suaminya


rara" Tara aku da...


rara sangat terkejut melihat suaminya sedang duduk berdua dengan perempuan lain yang iya tidak kenal


taya" Rara (terkejut) ...


rara merasa sakit sekali melihat taya yang sedang mengelus elus perut perempuan yang membuncit itu ..


rara" jadi karena ini sikap kamu berubah


rara langsung berlari meninggalkan ruangan itu tanpa mau mendengarkan perkataan taya


"pantas saja dia berkata tidak masalah,aku belum mengandung, pantas saja sikap nya berubah, ternyata (menagis)" Rara bergumam dalam hatinya


rara tidak pulang ke apartemennya , Rara meminta pada supir taksi itu, untuk mengajaknya memutari kota London Samapi dirinya merasa tenang ..


taya" terus menelpon istrinya, namun. tak ada jawaban dari Rara,


taya pergi menuju apartemen namun dirinya tidak menemukan sang istri disana, taya mencoba menghubungi Rara kembali, namun kini ponsel Rara tidak aktif


taya menelpon steven untuk mengerahkan anak buahnya mencari istrinya itu


Steven* baik lah pak, saya akan menyuruh mereka mencari nyonya


taya" jika bertemu, jangan dekati cukup beri kabar pada ku, dan jaga dia dan jangan Samapi dia tahu mengerti ..


Steven* mengerti pak


taya mengakhiri panggilan nya kini dirinya mencari istrinya kesana kemari, ketempat tempat dimana istrinya biasa datang


namun dirinya tak menemukan istrinya dimana pun


"sayang kamu dimana, dasar bodoh kamu ataya kenapa sellau saja membuat Maslah, selalu saja membuat istrimu itu menagis" taya merutuki kebodohannya


hari sudah sore namun Rara belum juga di temukan, bahkan anak buah taya sudah mencari di seluruh kota ,sampai tempat tempat terpencil namun tidak ada tanda tanda Rara di sana


taya semakin panik, dirinya takut jika istrinya itu pulang, dan dia akan kehilangan Rara untuk selama lamanya


taya memberanikan diri untuk menelpon cha-cha , untuk mengetahui apakah Rara sudah menghubungi mereka

__ADS_1


taya* assalamualaikum Bun ...


cha-cha* walaikumsalam taya, aduh tumben telpon bunda, ada apa , ada kabar baik ya ? (terkekeh) ....


taya* tidak Bun hanya rindu saja sama bunda, udah lama gak ngobrol (tertawa)


cha-cha" em, bisa aja, gimana kabar Rara, anak itu susah sekali di hubungi, kasih kabar juga jarang


"jadi, Rara tidak cerita, dan tidak pulang ke Indonesia " batin taya


cha-cha* taya, taya kamu masih di situ


taya* ah iya Bun, maaf Bun


chacha* kamu lagi apa sih, kok berisik banget


taya* OOO sedang di kantor Bun , baru saja selesai rapat ? .


cha-cha* rapat,disana sudah sore, dan kalian masih bekerja


taya* ya namanya masih banyak proyek Bun, em Bun nanti aku telepon lagi, aku harus mengantar rekan ku


cha-cha* ya baiklah


cha-cha merasa sangat heran dengan menantu nya itu,


chacha"aneh sudah tahu sedang bekerja mengapa menelepon (pikir cha-cha)


taya kembali masuk.ke dalam mobilnya dan melanjutkan pencariannya


namun hari sudah gelap, tidak ada tanda tanda jika Rara sudah di temukan


hari semakin larut, taya kembali ke apartemen nya untuk membersihkan diri dan berganti baju, agar dirinya bisa mencari istrinya lagi


setibanya taya di apartemen taya membersihkan dirinya setelah itu berganti pakaian


dirinya tidak memperhatikan ke adaan apartemennya ,


saat hendak meninggalkan apartemen baru lah taya tersadar akan sesuatu


taya" tunggu, amplop apa di atas kasur itu


taya kembali masuk kedalam kamarnya dan mengambil amplop putih besar itu


taya membuka, amplop tersebut Karana dirinya sangat penasaran


taya" tidak mungkin, benarkah ini,


taya sangat terkejut melihat isi amplop itu, kini dirinya sudah berderai air mata melihat isi didalam amplop itu


_______________________________


TBC


next ya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2