
enjoy
.
.
.
.
.
.
happy guys
_____________________________
Alvin sudah mulai masuk bekerja, Karana dirinya masih harus bekerja mengantar barang
sebelum pergi Alvin menjemput pujaan hatinya lebih dulu
Kiki" Lo udah kerja dek ?
Alvin" udah bang, gak enak gue sama pak harto,kalo cuti terlalu lama
Kiki" yakin Lo udah kuat buat kerja ?
Alvin" yakin bang, Lo tenang saja, gue kuat bang
Kiki" gue mah gak khawatir, cuma males di repotin sama Lo dek (tertawa)
Alvin" sialan Lo bang
Kiki" mau sarapan apa Lo dek
Alvin" gak usah bang, gue udah di buatin sarapan sama Nara
Kiki" haduh yang abis CLBK mesra banget sih, iri gue jadinya
Alvin" syirik Lo bang, udah lah gue pergi bang,
Kiki" hati hatinya adik ku sayang (melambaikan tangan )
Alvin" najis lo bang
sepanjang perjalanan Alvin terus tersenyum membayangkan wajah Nara yang tersenyum manis padanya
sesampainya di rumah Nara Alvin dengan cepat mengetuk pintu rumah itu
tok tok tok ...
"assalamualaikum"
ckelek
ipah" den Alvin masuk den, udah di tungguin non Nara nya nyonya dari tadi
Alvin" terimakasih mba
Alvin berjalan menuju ruang makan untuk menemui Nara dan mami lara
Alvin" selamat pagi semua
mami lara" pagi Vin, duduk Vin
Alvin" terimakasih mi
mami" harusnya mami yang terimakasih sama kamu Vin, dan maaf mami gak bisa jenguk kamu waktu itu, mami harus urus kasusnya
Alvin" tidak apa apa mi, Alvin tahu, dimana Nara mi
mami" lagi buat kopi untuk kamu di belakang kesana aja Vin
Alvin menuju dapur untuk menemui Nara
grab
Alvin memeluk Nara dari belakang
Nara" astagfirloh kamu, mau buat aku jantungan ya
Alvin" maaf, kamu ngapain sih
Nara" lagi buat kopi buat kamu ( sambil mengaduk kopi) cobain pas atau tidak
Alvin merasakan kopi yang di berikan Nara
Nara" gimana ?
Alvin" em... pas soalnya aku mencobanya sambil liat kamu
Nara" apa sih pagi pagi sudah gombal saja
pipi Nara mulai memerah karena malu
Nara" ya sudah ayo, kita ke meja makan, kasian mami menunggu
__ADS_1
Alvin" kiss jika mau di lepas
Nara" lapas atau teko air panas ini melayang
Alvin" ya Allah , calon istri ku galak sekali
(melepas pelukan )
Nara" biarin Wek (menjulurkan lidah)
mereka menikmati sarapan pagi mereka bersama
mami" Vin kapan mama, dan papa mu akan datang
Alvin " em nanti ya mi, Alvin akan beri tahu mereka , setelah itu Alvin akan kemari bersama mereka
mami" baik lah Vin, mami hanya mengingatkan saja, yang namnya niat baik harus harus segera di laksanakan, agar lebih baik
Alvin" iya mi, alvin mengerti
mami" ya sudah lanjutkan makanya, mami mau menyiram tanam lebih dulu , kasihan tanaman mami sudah mulai layu (terkekeh)
Alvin dan Nara menyelesaikan makan pagi mereka setelah itu mereka berpamitan untuk pergi bekerja
Alvin" sayang gak malu kan naik motor
Nara" tidak, aku tidak malu sayang
Alvin" apa, coba ulang , aku gak denger kata kata terakhirnya
Nara" gak , gak mau ngulang, udah cepat jalan nanti kita telat
Alvin" enggak sebelum kamu ulang kata kata tadi
Nara" aku nanti telat loh
Alvin" enggak,
mematikan mesin motornya
Nara"( menarik nafas) baik lah, sayang ayo jalan nanti aku bisa telat
Alvin" nah gitu dong kan jadi semangat, kita berangkat
Nara hanya bisa tersenyum sambil menggeleng gelengkan kepalanya itu melihat kelakuan pria yang akan menjadi suaminya itu
setibanya di kantor Nara banyak mata yang memandang ke arah mereka berdua
Alvin" sayang orang orang itu kenapa , lihat nya gitu banget
Alvin" em bisa aja kamu ini, belajar lagi ya gombalnya
Nara" ya sudah, kamu berangkat sana, bayi telat, oooo iya ini bekal buat kamu, harus habis ya
Alvin" iya sayang (mencubit gemas pipi Nara)
Nara" ya sudah kamu hati hati, obat nya jangan lupa di minum ya
Alvin" siap sayang, ya sudah kamu hati hati juga, jangan genit genit sama cowok cowok, kalo ada yang godain kamu bilang kalo kamu udah punya calon suami yang tampan gitu ya
Nara" (terkekeh) iya sayang
Alvin" jadi tambah semangat kerja aku nya
setelah mengantar Nara , Alvin pun pergi untuk bekerja
sementara di kediaman Abi, saat sarapan phi tidak ada sedikit pun yang bersuara kecuali hanya terdengar suara piring dan sendok
setelah selesai Dion dan Rey berpamitan pada bundanya untuk pergi
namun tidak dengan papa nya,Abi pergi begitu saja tanpa berpamitan pada istri dan anaknya
Dion" Dion heran sama papa bang,kenapa bersikap seperti itu, padahal yang di bilang bunda kan benar
Rey" Abang juga gak tahu, udah kamu sekolah aja yang bener tidak usah memikirkan hal ini, biar Abang dan kakak yang selesaikan
Dion" Dion kasihan sama bunda bang
Rey" bunda wanita yang kuat , kamu tenang saja
setelah mengantar Dion Rey langsung menuju ke kampusnya
sesampainya di kampus Rey langsung masuk ke dalam kelas, karena dirinya sudah terlambat sepuluh menit
Rey" permisi pak
" oooo Rey silahkan masuk, dan jangan pernah terlambat lagi oke "
Rey langsung duduk ke tempatnya
Rey" wow Ghani sudah masuk kuliah rupanya (berbisik)
Ghani" diem Lo Rey, jangan berisik gue lagi fokus nih
Rey"( terkekeh) fokus apaan Lo, main handphone begitu
Ghani" berisik
__ADS_1
setelah pelajaran selesai Rey dan Ghani keluar kelas bersama
Rey" udah gak galau lagi Lo, buset Lo seminggu enggak kuliah
Ghani" siapa yang galau,enak aja, gue mah gak kuliah karena mom ngajakin gue liburan
Rey" alasan Lo, aunty pasti tahu Lo lagi galau
sedang asik berbincang tiba tiba cyra datang membuat kaget mereka
cyra" dorr ... (tertawa)
"apa sih key" bersamaan
cyra" eh fuckboy galau sudah masuk kuliah
Ghani" diem Lo jomblo abadi
Rey" ribut terus kalian ini, ngapain Lo ke sini key
cyra" gue lagi gak ada kelas , bosen gue di kampus, ghan gue denger sih Ranti sakit
Ghani" bodok key, gak perduli gue
Rey" jahat lo, mentang mentang di tolak,
cyra" gue denger dari anak anak sih udah tiga hari
Ghani" terserah, udah lah pergi dari sini bosen gue Rey, dengar gosip murahan nya key
Rey"(tertawa) ya udah
mereka berdua meninggalkan cyra yang bertriak teriak memanggil mereka
saat berjalan tiba tiba Rey dan Ghani di hadang oleh beberapa wanita
" em kak Rey,ini untuk kak Rey (memberi sekotak coklat)"
Rey"(menarik nafas) maaf gue lagi diet, gak boleh makan coklat, Lo makan aja coklatnya
Rey dan Ghani pergi meninggalkan wanita wanita itu
Ghani" sadis lo Rey, kalo gue jadi Lo, udah gue ambil,dan udah pasti besoknya tuh anak jadi pacar gue (terkekeh)
Rey" ya itu Lo, bukan gue
Ghani" Lo kenapa sih gak mau sama cewek cewek itu, padahal mereka cantik cantik
Rey" gue gak tertarik
Ghani" Lo masih normal kan
Rey" ya masih lah (kesal)
Ghani" oke oke santai jangan emosi
Rey" Lo jenguk sana sih Ranti siapa tahu sembuh dia Lo jenguk
Ghani" diem gak mulut Lo,mulai ke tertular key Lo ya
Rey"(terkekeh) Fahri gimana di sana ?
Ghani" lagi super sibuk dia, mom gue Sampek pusing, rindu sama abang gue itu
Rey" sebentar lagi juga gue bakal sibuk kayak Fahri, rasanya gue gak mau lulus
Ghani" (tertawa) mau jadi maha siswa abadi ya Lo ... ini perasaan gue apa memang Lo kayak nya lagi banyak masalah Rey
Rey "(menarik nafas) papa sama bunda lagi gak akur ghan
Ghani" kenapa ?
Rey" gak tahu, kenapa papa terlalu takut melepas kakak sebagai istri mas taya
Ghani" lah kok aneh, bukannya kita semua tahu ceritanya dan betapa besar cinta mas taya buat kakak
Rey" gue juga gak tahu ghan, gue kasihan liat bunda, ghan
Ghani" kakak tahu soal ini ?
Rey" em
Ghani" gue yakin mas taya sama kakak gak akan tinggal diam
Rey" iya
Ghani" Rey ayo pergi, kota cari hiburan, biar gak suntuk
Rey dan Ghani meninggalkan kampus untuk mencari hiburan, menghilang kan penat mereka,
______________________________
TBC
next ya
jangan lupa kasih like dan komen nya buat aku ya
__ADS_1