Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 16


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy


---------------------------------------------------------


Alvin masih duduk di depan laptop nya namun pikiran nya sudah berselancar ke mana mana mengingat kejadian tadi sore dan iya tidak pernah melihat amarah dan cinta sekaligus dari mata cantik Rara


Alvin tahu jika tatapan itu buakanlah untuknya melainkan laki laki yang berdebat dengan Rara


"siapa laki laki itu,kenapa Rara begitu mencintai laki laki itu" batin Alvin


karena Rara meninggalkan dia dengan Nara akhirnya Alvin mengantarkan Nara pulang walau terus di tolak oleh Nara namun Alvin tetap mengantar dengan sedikit memaksa


dan sepanjang perjalanan pun Nara hanya diam, tidak seperti biasanya membuat Alvin pun tak bisa berkata apa apa


flashback


setelah Rara pergi taya pun menyusul pergi meninggalkan mereka berdua yang seperti sedang di hipnotis itu


Alvin" lah si Rara pergi, hah gagal lagi gue mau mengantar nya


Nara" aduh abis gue, Rara pasti marah deh sama gue


Alvin memperhatikan Nara yang bergumam tidak jelas itu


Alvin" na ayo gue antar pulang


Nara" gak usah gue bisa sendiri Vin, Lo balik aja


Alvin" udah gak apa apa ayo gue anter, hitung hitung menghemat na,


Nara" gak usah Alvin, gue bisa pulang sendiri, gue udah gede kok


Alvin tanpa berkata lagi langsung menarik tangan Nara dan membawa nya menuju ke mobilnya


Nara" ih Alvin lepasin, gue balik sendiri aja


Alvin tidak menggubris omongan Nara langsung membuka pintu dan memasukan Nara kedalam mobilnya


sepanjang perjalanan Nara hanya diam dan selalu bergumam tidak jelas entah itu mengumpat untuk Alvin atau berkata yang lain


Alvin" na rumah Lo dimana ?


Nara" OOO iya apa ?


Alvin" hadeh malah bengong lonya , alamat rumah Lo dimana ?


Nara" oooo di ******** udah Vin gue balik sendiri aja, lagian Lo jadi muter muter nganter gue


Alvin* enggak kok nyantai aja, gue kan juga mau tahu rumah lo, siapa tahu gue mau nyari kopi gratis kan bisa ke rumah Lo (tertawa)


Nara" dasar orang kaya pelit Lo


tak berapa lama mereka sampai di sebuah komplek perumahan elit dan mewah yang pasti bukan orang biasa yang berada disana


Alvin" na Lo beneran tinggal disini , anak orang kaya lo ya


Nara" bukan gue anak pembokat,


Alvin" serius Lo, ah gak mungkin masa ada anak pembokat mulus bening kayak lo


Nara" adalah gue buktinya


Alvin" serah lo dah, rumah Lo yang mana ?


Nara" itu yang pager coklat


Alvin memberhentikan mobilnya tepat di depan rumah Nara


Nara langsung turun dari mobil Alvin dan tanpa basa nasi langsung meninggalkan Alvin begitu saja

__ADS_1


Alvin" ya Allah borok borok nawarin masuk, makasih aja enggak tuh bocah, (menggelengkan kepalanya )


Alvin langsung melaju meninggalkan rumah itu dan menuju ke rumahnya


flashback off


Alvin masih galau dengan pemikirannya,


"aku harus cari tahu tentang laki laki itu, kenapa Samapi Rara sangat menyukai laki laki itu" batin Alvin


sementara Nara juga galau dan takut jika teman barunya itu marah padanya ...


Nara" haduh telepon enggak,telepon enggak, telepon, aduh gimana ini, gue telepon nanti dia gak angkat, atau di angkat malah marah ke gue aduh gimana ini


Nara mondar mandir di kamarnya seperti gosokan


tiba tiba pintu rumah Nara di ketuk


tok tok tok


"non ada tamu non,yang cari non" teriak bu Yanti


Nara" siapa bu (sambil membuka pintu)


Bu Yanti" gak tahu non, laki laki


Nara" laki laki? siapa? ...


Bu Yanti" mana ibu tahu non, kan tamunya non, lebih baik non lihat saja sendiri


Nara"(menarik nafas) iya juga Bu (terkekeh) ya sudah Bu, suruh tunggu dan tolong buat kan minum


Bu Yanti" siap non


Nara kembali masuk ke kamar dan mengambil ponselnya sebelum iya menemui tamu nya, kalo kalo tamu nya orang jahat dia bisa menelepon polisi


Nara menuruni satu persatu anak tangga dan menyusuri lorong yang memisah kan ruang tamu Adan ruang keluarga


laki laki itu duduk membelakangi Nara dan Nara tidak bisa mengenali laki laki itu


" siapa laki laki ini" batin Nara


Nara" maaf anda siapa ya ?


Alvin" Hay na, (tertawa)


Nara" Alvin ngapain Lo kemari?


Alvin" ya kenapa,? masa main ke tempat teman kok gak boleh


Nara duduk di salah satu kursi tamunya dan menatap curiga ke arah Alvin


Alvin" keluar yuk mau gak?


Nara" gak gue sibuk


Alvin" sibuk apa Lo, kata pembantu Lo lagi tidur tadi


Nara" enak aja mulut Lo pembantu pembantu itu ibu gue (kesal)


"iya itu ibu gue,ibu asuh gue, kalo mami ah kenapa gue jadi mikir gini sih " batin Rara


Alvin" gak percaya gue na, kalo itu ibu Lo, orang dia panggil Lo non kok (bingung)


Nara" udah sana Vin, pulang gue gak mau nambah masalah disini ya, udah cukup masalah gue hari ini,


Alvin" masalah? masalah apa? perasaan Rara deh yang bermasalah ?


Nara" terserah Lo Vin


ibu Yanti datang mengantarkan minum untuk Alvin


Bu Yanti" di minum den


Nara" ibu istirahat aja, biar nanti Nana, nanti yang beresin


Bu Yanti" gak usah non, biar ibu aja, non pergi aja sama Aden ini,lagian ini malem Minggu non (tersenyum)


Nara menatap Alvin tajam


Nara" tapi Bu

__ADS_1


Bu Yanti" pergi saja ya, jangan diam di rumah terus, (memegang tangan Nara)


Alvin melihat adegan itu sungguh bingung banyak yang iya tidak tahu tentang Nara atau pun rara, kini niat Alvin berubah bukan mau menjadi kekasih dari Rara namun sekarang iya malah ingin mengenal kedua wanita itu lebih jauh lagi,karena iya merasa ada sesuatu yang besar dari kedua orang itu


Nara" Alvin!!! ya Allah kenapa bengong sih, di panggilan juga


Alvin" apa sih, teriak teriak aja Lo ini


Nara" Lo diem diem disini gue siap siap jadi kan Lo ngajakin gue keluar ...


Alvin" iya Nara cantik yang kayak boneka Barbie


Nara" ogah amat gue di samain sama Barbie kakinya gak bisa di tekuk (tertawa)


"pokonya gue harus dapet info malam ini tentang cowok itu" dalam hati Alvin yang menatap Nara yang mulai menjauh


tak lama Nara keluar datang menghampiri Alvin yang sedang menikmati kopi nya


Nara" ayo keburu malem nih


Alvin sedikit terpesona melihat Nara, yang sedikit berbeda


Alvin" oooo iya


di perjalanan Alvin mencoba mencairkan suasana.


Alvin" na gue boleh tanya gak ?


Nara" apa ?


Alvin" si Rara itu emang begitu ya orang nya susah banget mau deketin dia


Nara" Lo belum kenal aja


Alvin" gimana mau kenal, kalo di deketin aja susah


Nara" ya usaha dong, gimana sih jadi cowok


Alvin" kan lagi usaha ini gue


Nara" sekarang gue mau tanya deh sama Lo, ini malam Minggu kenapa Lo gak ajak Rara, malah jemput gue, Lo play boy ya (menatap Alvin)


Alvin" enak aja, gue ngajak Lo, karena gue gak bisa hubungin Rara, dan gak tahu rumahnya


ngomong ngomong cowok tadi sore itu siapa sih


Nara" om nya Rara


Alvin" om? tapi kok gue ngeliatnya kayak bukan om nya ya ? kayak ada sesuatu antara mereka


Nara" panjang ceritanya, dan lo gak perlu tahu , ini kita mau kemana sih (mengalihkan pembicaraan)


Alvin" ke pasar malem mau gak Lo,


Nara"(senang) mau mau mau banget seumur hidup gue gak pernah ke sana


Alvin" apa!? serius Lo, masa iya, sih ?


Nara"(menganggukkan kepala) beneran gue belum pernah kesana,


Alvin" lah ibu bapak Lo gak pernah ngajakin, terus temen temen Lo


Nara" (sedih) mami sama papa gue sibuk, liat anak nya aja jarang, temen gue dari kecil gak punya temen, gue orangnya minder di tambah gue dulu cupu banget makanya gak ada yang mau main sama gue,


Alvin " masa sih Lo cupu ?


Nara" Hem gue baru baru ini aja berubah, semenjak gue kerja, jadi orang yang heboh, sok berani,(tertawa getir) aduh ngapa gue jadi curhat sih,


Alvin jaya menanggapi dengan senyum saja karena iya baru kali ini melihat seorang anak yang berkecukupan, minder dan bahkan tidak ada teman


sesampainya di pasar malam Nara sungguh bagai anak kecil yang sangat kegirangan dan iya mencoba semua yang ada disana membuat Alvin sedikit kewalahan


sementara taya sedang galau dengan pemikirannya


entah apa yang di ingin kan hatinya sebenarnya, bahkan dia juga tidak tahu, apa sebabnya iya membenci Rara ,


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


TBC


next ya semua,

__ADS_1


jangan lupa kasih komen dan like setelah baca ya


terimakasih


__ADS_2