
selamat membaca
.
.
.
.
.
enjoy
_________________________________________
rara berjalan dengan sangat perlahan agar dia tidak menjadi pusat perhatian yang lain terutama ia tak mau terlihat oleh taya
tiba-tiba cyra bertriak sekencang mungkin menyebut nama Rara membuat semua orang menoleh pada Rara
cyra" kakak Rara (bertriak)
"astaga cyra, kenapa harus berteriak" batin Rara yang berjalan dengan munundukan kepalanya
bagaimana tidak malu , mereka sedang berada di kafe yang sangat ramai ...
rara dari berjalan pelan kini bagai melengkah seribu , agar sampai dengan cepat
rara" cyra bisatidak jika manggil gak pake teriak sekencang itu, (kesal)
cyra" maaf kak(mulai berkaca kaca)
rara"(memutar mata malas) ya ampun cyra kakak tidak marah, kakak cuma kasih tahu saja (memeluk) sudah ah jelek jangan nangis
cyra" ih kakak ini (senyum)
rara" nah gitu dong kan cantik (tersenyum)
rara menyapa yang lain namun tidak dengan taya, rara menganggap taya adalah mahluk astral yang tidak terlihat, sampai sampai taya menegur dengan sedikit bertriak
taya" Rara (sedikit bertriak)
sontak semua yang berada di meja itu dan beberapa orang di sebelah mereka menengok
dengan terpaksa Rara menanggapi panggilan dari taya tersebut, dan berusaha bersikap biasa saja
rara"(tersenyum) iya om, ada apa ya ?
taya"(tersenyum sinis) ikut aku
taya langsung membawa Rara pergi tanpa memperdulikan yang lain
sesampainya di parkiran Rara melepaskan tangan taya yang membuat sakit pergelangan tangan nya
rara" lepasin om , tangan Rara sakit (menepis tangan taya)
taya" kamu kenapa? kenapa dari kemarin,kamu seperti tidak melihat ku bahkan kau tidak membalas teguranku
rara" kata siapa? aku bersikap biasa saja, mungkin om yang menganggapnya berlebihan
taya" jangan menguji kesabaran ku mikayra
rara" maaf om, saya tidak pernah menguji kesabaran seseorang, karena diri saya ini tidak cukup sabar
berjalan menjauhi dari taya, namun sebelum menjauh taya menahan tangan rara dan menariknya masuk kedalam pelukan nya
rara" om lepasin tangan Rara sakit,lagian om taya kenapa sih, lepas om Rara mau masuk kedalam
taya" (menarik nafas) saya bilang jangan menguji kesabaran saya mikayra (mendekatkan wajahnya ke wajah Rara)
fahri melihat itu langsung menghentikan aksinya taya
fahri" kak Rara , cepat masuk kita sudah mau mulai acaranya (sembarangan bicara)
__ADS_1
rara langsung buru-buru melepaskan diri dari taya dan berlari menuju ke arah Fahri
rara" terimakasih ri, (berbisik)
fahri" sama-sama kak, ya sudah masuk kak
fahri dan Rara kembali ke dalam dan bergabung dengan yang lainnya
sedangkan taya masih berdiri diam di tempat itu memperhatikan Fahri dan Rara yang sudah mulai tak terlihat
"shit! kenapa aku Semarah itu dengan anak ingusan itu" gumam taya
fahri" kak, kakak serius baik-baik saja ?
rara"(tersenyum) kakak baik-baik saja ri, makasih sudah khawatirkan kakak
rara" memang siapa sih yang mengajak om taya untuk berkumpul bersama kita
fahri" tidak ada, pas kita kesini dia sudah ada dan sepertinya dia menunggu nona Sarah melakukan pekerjaannya
rara" ooooo dengan Sarah, sudah lah ayo kita makan biarkan saja om taya, kakak lapar
akhirnya mereka semua mulai menyantap semua makanan yang mereka pesan
rara berusaha sebaik mungkin untuk tidak menampakan kesedihannya
taya kembali masuk ke dalam tempat itu karena Sarah memberi tahu jika iya sudah selesai dengan urusannya
cyra" kak Rara sama om taya lagi musuhan ya (berbisik )
Rey" gak tahu, tapi kakak memang udah lama gak pernah berkomunikasi sama om taya, mungkin mereka canggung aja
Dion" iya aku rasa juga begitu
cyra" kalian perhatiin twins tidak sih
"kenapa" berbarengan
Rey" kenapa Lo bisa bilang gitu Ra
cyra" karena tadi pas kakak di tarik om taya keluar, itu twins langsung berbisik-bisik, setelah itu Fahri keluar, dan masuk lagi sama kak Rara
Rey dan Dion mulai berfikir hal yang sama dengan cyra
Rey" kita harus cari tahu, karena sudah hampir seminggu ini sikap kakak juga aneh jadi lebih diam, dan suka menyendiri di dalam kamar
Dion"malam juga menangis , aku pernah mendengar
Ray" serius dek, kenapa tidak bilang
Dion" aku kasih tahu ke bunda bang, karena aku takut kakak ada apa-apa makanya dion kasih tahu bunda
Rey" astaga Rey kamu ini bodoh atau gimana sih, kenapa kamu kasih tahu bunda, bunda pasti kepikiran
rara melihat ke tiga adik nya berbisik bisik membuatnya dan twins penasaran
rara" kalian lagi bahas apa sih serius bener bisik-bisik nya
cyra" tidak ada kok kak, kita lagi pura-pura mereview makanan di sini, biar kayak di tv gitu haha
fahri" dasar pada aneh
Ghani" ya sudah mau kemana lagi kita ini
cyra" ke rumah twins kita main disana saja, cyra rindu dengan mommy
rara" gimana pada mau
"mau" bersamaan
akhirnya mereka memutuskan untuk pergi menuju kediaman twins ... karena mereka mau menjalankan misi mereka untuk mengintrogasi twins
cyra memilih naik mobil dengan twins
__ADS_1
sementara Rey,Dion dan Rara berada satu mobil
cyra" eh kakak Rara itu lagi musuhan ya sama om taya
fahri" enggak kenapa emang ?
cyra" ya soalnya beda aja gak kayak biasanya gitu
Ghani" ah itu mah perasaan lu aja cyra
cyra" mungkin ya, eh tapi ya gue tadi sempet dengar kalo kata nya kakak pernah nangis gara-gara om taya bener gak ya (berbohong)
fahri dan Ghani saling pandang karena mereka tidak tahu masalah itu, dan membuat mereka menjadi penasaran
fahri" serius Lo Ra, gak bohong
cyra" enggak, gue tahu dari bunda malah
"yes kena kalian" batin Rara
Ghani" kenapa kak Rara gak bilang ya ri, biar kita hajar aja itu orang sekalian (bergumam)
cyra terus berceloteh dan bertanya membuat Fahri dan Ghani merasa kesal mendengar celotehan tantenya itu
cyra" emang kenapa sih kok kalian jadi emosi
fahri" kakak itu suka sama om taya (kesal karena dari tadi Rara terus berceloteh) astaga cyra!!
cyra" serius ? yang bener ?
fahri" ya ampun kelepasan ya Allah,jangan kelepasan lu Ra, cukup tahu aja lu ya
Ghani" jangan kasih tahu yang lain lu Ra, gue gantung di pohon beringin di belakang kampus lu
cyra" tenang cyra bisa jaga rahasia kok
fahri" gue serius Ra, pokok nya jangan sampai ada yang tahu ngerti lu, gue udah janji sama. kakak
cyra kini merasa kasihan pada kakak nya itu karena iya tahu pasti kakak nya itu sangat sedih dengan kabar pernikahan taya
cyra" kalo dari orang tua gue bisa janji gak bakal bilang tapi kalo untuk mereka berdua gue gak bisa sorry (menunjukan layar ponselnya yang tersambung telpon ke pada Rey )
fahri langsung menghentikan mobilnya mendadak ... membuat Ghani mau pun cyra terhempas
fahri" gila kalian jebak kita
Ghani" Lo yang gila ri, kalo mau ngebunuh gak gitu caranya (mengelus dahinya yang memerah)
cyra" gila lu ri, gue masih mau hidup,masih jomblo gue ini gila lu, mau nyuruh gue mati muda
fahri"(cengengesan) sorry sorry gue terlalu kaget,bisa-bisa nya gue kecolongan sama orang kayak lu (menggelengkan kepala)
Ghani" udah jalan nanti keburu mereka sampai
Rey yang sedari tadi mendengarkan percakapan mereka sampai sakit perut nya karena menahan tawa nya ...
Rey melihat ke arah kakak nya sedang tertidur iya yakin jika kakak nya itu semalam pun menangis hingga iya bisa tertidur di perjalanan seperti ini
"Rey janji kak, bakal jagain kakak,dan selalu ada buat kakak, Rey janji kak " dalam hati Rey yang merasa iba pada kakak nya itu
_________________________________________
TBC
maaf bukan aku up nya lama memang review dari pihak manga nya yang sedikit lama
saya mohon maaf dan saya harap kalian mengerti
jangan lupa budayakan like dan komen setelah membaca
terimakasih
..
__ADS_1