Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 7


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy


_________________________________________


rara berjalan dengan sangat perlahan agar dia tidak menjadi pusat perhatian yang lain terutama ia tak mau terlihat oleh taya


tiba-tiba cyra bertriak sekencang mungkin menyebut nama Rara membuat semua orang menoleh pada Rara


cyra" kakak Rara (bertriak)


"astaga cyra, kenapa harus berteriak" batin Rara yang berjalan dengan munundukan kepalanya


bagaimana tidak malu , mereka sedang berada di kafe yang sangat ramai ...


rara dari berjalan pelan kini bagai melengkah seribu , agar sampai dengan cepat


rara" cyra bisatidak jika manggil gak pake teriak sekencang itu, (kesal)


cyra" maaf kak(mulai berkaca kaca)


rara"(memutar mata malas) ya ampun cyra kakak tidak marah, kakak cuma kasih tahu saja (memeluk) sudah ah jelek jangan nangis


cyra" ih kakak ini (senyum)


rara" nah gitu dong kan cantik (tersenyum)


rara menyapa yang lain namun tidak dengan taya, rara menganggap taya adalah mahluk astral yang tidak terlihat, sampai sampai taya menegur dengan sedikit bertriak


taya" Rara (sedikit bertriak)


sontak semua yang berada di meja itu dan beberapa orang di sebelah mereka menengok


dengan terpaksa Rara menanggapi panggilan dari taya tersebut, dan berusaha bersikap biasa saja


rara"(tersenyum) iya om, ada apa ya ?


taya"(tersenyum sinis) ikut aku


taya langsung membawa Rara pergi tanpa memperdulikan yang lain


sesampainya di parkiran Rara melepaskan tangan taya yang membuat sakit pergelangan tangan nya


rara" lepasin om , tangan Rara sakit (menepis tangan taya)


taya" kamu kenapa? kenapa dari kemarin,kamu seperti tidak melihat ku bahkan kau tidak membalas teguranku


rara" kata siapa? aku bersikap biasa saja, mungkin om yang menganggapnya berlebihan


taya" jangan menguji kesabaran ku mikayra


rara" maaf om, saya tidak pernah menguji kesabaran seseorang, karena diri saya ini tidak cukup sabar


berjalan menjauhi dari taya, namun sebelum menjauh taya menahan tangan rara dan menariknya masuk kedalam pelukan nya


rara" om lepasin tangan Rara sakit,lagian om taya kenapa sih, lepas om Rara mau masuk kedalam


taya" (menarik nafas) saya bilang jangan menguji kesabaran saya mikayra (mendekatkan wajahnya ke wajah Rara)


fahri melihat itu langsung menghentikan aksinya taya


fahri" kak Rara , cepat masuk kita sudah mau mulai acaranya (sembarangan bicara)

__ADS_1


rara langsung buru-buru melepaskan diri dari taya dan berlari menuju ke arah Fahri


rara" terimakasih ri, (berbisik)


fahri" sama-sama kak, ya sudah masuk kak


fahri dan Rara kembali ke dalam dan bergabung dengan yang lainnya


sedangkan taya masih berdiri diam di tempat itu memperhatikan Fahri dan Rara yang sudah mulai tak terlihat


"shit! kenapa aku Semarah itu dengan anak ingusan itu" gumam taya


fahri" kak, kakak serius baik-baik saja ?


rara"(tersenyum) kakak baik-baik saja ri, makasih sudah khawatirkan kakak


rara" memang siapa sih yang mengajak om taya untuk berkumpul bersama kita


fahri" tidak ada, pas kita kesini dia sudah ada dan sepertinya dia menunggu nona Sarah melakukan pekerjaannya


rara" ooooo dengan Sarah, sudah lah ayo kita makan biarkan saja om taya, kakak lapar


akhirnya mereka semua mulai menyantap semua makanan yang mereka pesan


rara berusaha sebaik mungkin untuk tidak menampakan kesedihannya


taya kembali masuk ke dalam tempat itu karena Sarah memberi tahu jika iya sudah selesai dengan urusannya


cyra" kak Rara sama om taya lagi musuhan ya (berbisik )


Rey" gak tahu, tapi kakak memang udah lama gak pernah berkomunikasi sama om taya, mungkin mereka canggung aja


Dion" iya aku rasa juga begitu


cyra" kalian perhatiin twins tidak sih


"kenapa" berbarengan


Rey" kenapa Lo bisa bilang gitu Ra


cyra" karena tadi pas kakak di tarik om taya keluar, itu twins langsung berbisik-bisik, setelah itu Fahri keluar, dan masuk lagi sama kak Rara


Rey dan Dion mulai berfikir hal yang sama dengan cyra


Rey" kita harus cari tahu, karena sudah hampir seminggu ini sikap kakak juga aneh jadi lebih diam, dan suka menyendiri di dalam kamar


Dion"malam juga menangis , aku pernah mendengar


Ray" serius dek, kenapa tidak bilang


Dion" aku kasih tahu ke bunda bang, karena aku takut kakak ada apa-apa makanya dion kasih tahu bunda


Rey" astaga Rey kamu ini bodoh atau gimana sih, kenapa kamu kasih tahu bunda, bunda pasti kepikiran


rara melihat ke tiga adik nya berbisik bisik membuatnya dan twins penasaran


rara" kalian lagi bahas apa sih serius bener bisik-bisik nya


cyra" tidak ada kok kak, kita lagi pura-pura mereview makanan di sini, biar kayak di tv gitu haha


fahri" dasar pada aneh


Ghani" ya sudah mau kemana lagi kita ini


cyra" ke rumah twins kita main disana saja, cyra rindu dengan mommy


rara" gimana pada mau


"mau" bersamaan


akhirnya mereka memutuskan untuk pergi menuju kediaman twins ... karena mereka mau menjalankan misi mereka untuk mengintrogasi twins


cyra memilih naik mobil dengan twins

__ADS_1


sementara Rey,Dion dan Rara berada satu mobil


cyra" eh kakak Rara itu lagi musuhan ya sama om taya


fahri" enggak kenapa emang ?


cyra" ya soalnya beda aja gak kayak biasanya gitu


Ghani" ah itu mah perasaan lu aja cyra


cyra" mungkin ya, eh tapi ya gue tadi sempet dengar kalo kata nya kakak pernah nangis gara-gara om taya bener gak ya (berbohong)


fahri dan Ghani saling pandang karena mereka tidak tahu masalah itu, dan membuat mereka menjadi penasaran


fahri" serius Lo Ra, gak bohong


cyra" enggak, gue tahu dari bunda malah


"yes kena kalian" batin Rara


Ghani" kenapa kak Rara gak bilang ya ri, biar kita hajar aja itu orang sekalian (bergumam)


cyra terus berceloteh dan bertanya membuat Fahri dan Ghani merasa kesal mendengar celotehan tantenya itu


cyra" emang kenapa sih kok kalian jadi emosi


fahri" kakak itu suka sama om taya (kesal karena dari tadi Rara terus berceloteh) astaga cyra!!


cyra" serius ? yang bener ?


fahri" ya ampun kelepasan ya Allah,jangan kelepasan lu Ra, cukup tahu aja lu ya


Ghani" jangan kasih tahu yang lain lu Ra, gue gantung di pohon beringin di belakang kampus lu


cyra" tenang cyra bisa jaga rahasia kok


fahri" gue serius Ra, pokok nya jangan sampai ada yang tahu ngerti lu, gue udah janji sama. kakak


cyra kini merasa kasihan pada kakak nya itu karena iya tahu pasti kakak nya itu sangat sedih dengan kabar pernikahan taya


cyra" kalo dari orang tua gue bisa janji gak bakal bilang tapi kalo untuk mereka berdua gue gak bisa sorry (menunjukan layar ponselnya yang tersambung telpon ke pada Rey )


fahri langsung menghentikan mobilnya mendadak ... membuat Ghani mau pun cyra terhempas


fahri" gila kalian jebak kita


Ghani" Lo yang gila ri, kalo mau ngebunuh gak gitu caranya (mengelus dahinya yang memerah)


cyra" gila lu ri, gue masih mau hidup,masih jomblo gue ini gila lu, mau nyuruh gue mati muda


fahri"(cengengesan) sorry sorry gue terlalu kaget,bisa-bisa nya gue kecolongan sama orang kayak lu (menggelengkan kepala)


Ghani" udah jalan nanti keburu mereka sampai


Rey yang sedari tadi mendengarkan percakapan mereka sampai sakit perut nya karena menahan tawa nya ...


Rey melihat ke arah kakak nya sedang tertidur iya yakin jika kakak nya itu semalam pun menangis hingga iya bisa tertidur di perjalanan seperti ini


"Rey janji kak, bakal jagain kakak,dan selalu ada buat kakak, Rey janji kak " dalam hati Rey yang merasa iba pada kakak nya itu


_________________________________________


TBC


maaf bukan aku up nya lama memang review dari pihak manga nya yang sedikit lama


saya mohon maaf dan saya harap kalian mengerti


jangan lupa budayakan like dan komen setelah membaca


terimakasih


..

__ADS_1


__ADS_2