Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 61


__ADS_3

enjoy







let's read


☄️☄️☄️☄️☄️☄️☄️☄️☄️☄️


kita cerita sedikit tentang Nara boleh ya ... biar mengerti kenapa Nara merasa itu pada Rara


abis itu kita masuk scan romantis nya ya hehehe


💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟


Nara Pradipta adalah anak satu satunya dari keluarga Harsono Pradipta keluarga yang cukup terpandang dan berada


namun semua itu tidak membuat sang putri merasakan bahagia dengan semua yang dimiliki keluarga nya, justru sang putri malah selalu berdoa jika keluarga nya menjadi keluarga yang biasa biasa saja


Nara dari kecil hanya bertemu orang tua jika sudah larut malam, dari terus merengek ingin bertemu sampai akhirnya terbiasa dengan ke tidak hadiran orang tuanya


sang ibu sebagai seorang anggota dewan membuat nya selalu saja pulang larut


ayah pun sama sekali beralasan mengurus bisnisnya


hal itu selalu membuat nara membenci sikap orang tanya


dari kecil Nara di titip kan dengan asisten rumah tangganya, orang tuanya hanya memberi uang dan memenuhi kebutuhannya saja


semakin hari semakin membuat nara semakin tidak suka dengan kehidupannya


Nara tumbuh menjadi anak yang tertutup,takut bertemu orang,tidak suka keramaian


sampai saat di SMA dan di tingkat perkuliahan Nara menjadi bahan bully teman temannya karena penampilan Nara, dan sikap takut yang selalu dia tunjukan


Nara menyimpan semua lukanya sendiri tidak ada teman, tidak ada saudara,tidak pula ada orang tua yang bisa mendengar semua ceritanya


Nara hanya bisa menagis setiap kali dirinya di bully,dan dia selalu saja mengurung diri di kamar


sampai saat dirinya lulus kuliah dan di terima kerja di perusahaan milik Dimas ...


awal bekerja Nara sedikit takut, namun saat dirinya bertemu Rika, dan di nasehati Nara mulai percaya diri dan merasakan sentuhan ibu pertama kali


setahun bekerja Nara merasa sangat senang karena di tempat kerjanya dirinya bisa merubah Nara pendiam menjadi Nara yang ceria,dan cablak namun dengan sikap nya itu ia bisa menutup semua kesedihannya


sampai iya melihat sosok Fahri, seorang pemuda yang masih sangat muda dan sudah menjadi orang penting dalam perusahaannya


Nara mulai kagum pada Fahri, dan mulai menyukai Fahri, semua orang tahu jika Nara menyukai fahri,namun Nara selalu saja menyembunyikan itu karena dirinya yakin jika Fahri tidak akan menyukainya


karena kesan pertama nya dengan Fahri sangatlah buruk


bagai mana tidak nara menuduh Fahri ingin mencopet dirinya dan Nara tidak tahu jika Fahri adalah atasannya yang baru


sampai Nara bertemu dengan Rara, anak baik yang sangat tulus, dan dikelilingi orang orang yang peduli dan mencintainya


Nara sangat iri pada kehidupan Rara, yang dimana dirinya memiliki ayah dan ibu yang baik, adik adik yang selalu ada untuknya dan siap melakukan apa saja untuknya


jujur Nara sangat iri pada itu semau, hal yang tidak pernah iya dapatkan dalam hidupnya


dan Alvin pun menjadi salah satu orang yang sangat mencintai Rara,


hal itu semakin membuat Nara sangat sangat iri pada Rara


end


*******

__ADS_1


Nara masih menyibukkan dirinya di kantor sampai waktu jam pulang sudah tiba pun Nara masih mengerjakan tugasnya bahkan tugas Nia pun dia yang mengerjakan


ke adaan kantor sudah mulai sepi hal itu tidak membuat Nara menghentikan aktivitasnya walaupun dirinya sangat takut akan suasana sepi


tak terasa hari sudah mulai gelap dan Nara baru selesai dengan tugasnya


Nara keluar dari gedung itu dan melihat langit yang sangat cerah di taburi bintang bintang


"lihat bahkan langit saja bahagia, kenapa aku tidak pernah bisa bahagia" batin Rara


rara berjalan menuju mes di perjalanan ponsel Nara kembali berdering


Nara melihat ponselnya ternyata Rara yang menelponnya


Nara mengangkat panggilan itu ...


Nara* iya Ra ada apa?


rara* apa kamu sudah baik baik saja


Nara* sudah, Ra sudah dulunya aku sedang di jalan nanti aku telepon kamu lagi


rara* baik lah, beri kabar pada ku ya


Nara menyudahi panggilan nya


ponsel Nara kembali berdering, Nara mengira jika Rara yang menelpon nya kembali, jadi Nara langsung mengangkat panggilan itu tanpa melihat


Nara* iya Ra


Alvin* akhirnya kamu mengajar telpon ku


Nara* a..a..Alvin


Alvin* kenapa kamu menjauh dari ku na


Nara* halo... halo Vin, suara kamu putus putus,halo halo


Tut Tut Tut


Nara memegangi dadanya karena jantung nya terasa akan copot Karan terkejut


"astaga kenapa aku jadi bodoh sekali" batin Nara


Nara langsung buru buru menuju ke mes karena dirinya sudah tidak tahan lagi untuk menangis


sementara di kediaman Rara


rara menunggu panggilan dari sahabatnya itu namun Samapi larut belum juga ada panggilan dari Nara


taya" sayang sudah lah ayo tidur mungkin Nara sudah tidur, dia lelah hari ini dia lembur


rara" tapi tadi dia berkata ingin menghubungi ku lagi


taya" sayang, mungkin dia sudah sangat lelah dan tertidur , sudah lah besok kamu ikut saja ke kantor agar bertemu dengan nya, besok akan aku beri dia izin


rara" benar ?


taya" iya


rara langsung naik ke atas ranjang dan memeluk suaminya itu


rara" terimakasih sayang...


taya" sama sama sayang, sayang


rara" apa ?


taya" aku sangat menyayangi mu, kamu jangan tinggalkan aku ya


rara" iya sayang, kau juga Sangat mencintaimu,


taya memeluk Rara mencium kening Rara

__ADS_1


taya" sayang Nara kenapa sih ? kok dia tadi langsung pergi setelah melihat foto laki laki itu


rara" Alvin maksud mu


taya" siaplah namanya, ada apa dengan mereka


rara" mereka dulu adalah sepasang kekasih, sekarang hubungan itu sudah berakhir


taya" oooo jadi Nara masih sakit hati


rara" aku juga tidak tahu, karena Nara belum mau cerita pada ku


taya" tunggu bukan kah pria itu yang dulu mengaku jika dia kekasih mu


rara" (tersenyum) iya


taya" lalu kenapa dengan Nara ?


rara" karena dengan ku saat itu hanya pura pura agar kamu cemburu


taya" dasar kamu ini , selalu saja melakukan hal bodoh, kamu tahu aku dulu hampir saja mengikhlaskan kamu dengannya


rara" jadi kamu berpikir jika aku dan di sungguhan


taya" iya


rara" kan kamu juga dulu sama Sarah, Samapi buat aku bagus berhari hari


rara langsung menutup mulutnya karena iya lupa jika itu adalah rahasianya


taya" jadi kamu menagis berhari hari, karena aku dan Sarah


rara" tidak, kamu salah dengar


taya" (terkekeh) sayang jika kamu malu malu begitu aku semakin gemas pada mu, membuat ku ingin sekali melahap mu


rara" udah ih, aku nya malu


taya" ayolah cerita Apada ku, apa yang kamu lakukan saat sedih karena ku


rara" tidak mau, sudah aku ingin tidur mengantuk


taya mencium kening Rara,


taya" terimakasih mau berjuang demi aku, maaf jika aku dulu selalu buat mu menangis ,


aku berjanji jika mulai saat ini sampai selamnya aku akan membahagiakan mu


rara" dasar pak tua gombal, (mencubit hidung taya)


taya" aku enggak gombal sayang, aku benar benar akan menepati janji ku,


rara" oke pak tua aku percaya kamu gak bakal gombal deh


rara dan taya tertidur dengan rasa senang yang selalu ada di dalam hati, yang membuat mereka lebih tenang dan senang saat terbangun dari tidur


setiap hari adalah hari baik tergantung bagai mana cara kita memandang hari tersebut, jika kita melihat buruk maka hari itu akan menjadi buruk


jika kita melihat dengan senang maka hari itu akan menyenangkan untuk kita


begitu pula ke hidupkan jika kita bersyukur dan selalu rendah hati maka kita akan terus senang menjalani hidup walau prosesnya sangat sulit


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


TBC


next ya


mau tanya lebih enakan Fahri sama Nara ?


atau Alvin dengan Nara ?


jangan lupa budayakan like dan komen setelah membaca ya semau

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2