Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 162


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy


💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘


nada terbangun dengan perasaan yang berbeda,ia melihat pria yang sudah memilikinya seutuhnya,yang masih memejamkan matanya dengan lelap


nada" sayang bangun,ini sudah pagi


Ghani" em lima menit lagi ya, ini hari Minggu ok


nada" sayang kita mau mengantar,Fahri dan Ica nanti kita terlambat


Ghani" sayang,(ghani melingkarkan tangannya di perut Rika) sayang ini sudah ada adik nya belum


nada" (tertawa) ya ampun, kamu ya pertanyaan nya ada-ada saja,tidak mungkin secepat itu sayang, semua ada prosesnya


Ghani" kapan ada nya ? aku sudah tidak sabar bermain dengan anak ku sendiri, seperti mas taya dan mas Alvin, aku iri sekali melihat mereka


nada" sabar ya Daddy, nanti jika tuhan mempercayakan kita,kita akan menjadi orang tua ya,cepat bangun Daddy mandi kamu bau


Ghani" hari ini kita, mau kemana ya


nada" tidak tahu, aku tidak punya rencana, sayang besok aku boleh bekerja


Ghani" tidak, tidak,tidak kamu diam di rumah, aku tidak mengizinkan kamu bekerja lagi, aku mau kamu di rumah saja


nada" tapi sayang


Ghani" tidak ada tapi,kamu di rumah saja,aku tidak mau kamu bekerja,aku bisa memenuhi kebutuhan kamu


nada" iya,iya,iya aku di rumah,tapi kamu yang bilang ke mas Alvin ya


Ghani" kamu tenang saja,aku yang akan bilang mas Alvin


nada" oke sayang, kamu mandi aku mau buat sarapan


Ghani" mom


nada" iya


Ghani mencium sekilas bibir nada


Ghani" my mood booster


nada" udah sana cepet mandi


nada membuat sarapan pertama untuk mereka,biasanya nada hanya membantu kali ini dirinya mengerjakan sendiri


nada berniat membuat nasi goreng untuk mereka,setelah selsai nada menyajikan nya di atas meja,nada masuk kedalam kamar nya untuk bersiap


setelah selsai mereka berdua menikmati sarapan mereka bersama


Ghani" nasi goreng kamu enak sayang,persisi buatan mommy


nada" masakan aku tidak seenak mommy, mommy sangat enak jika memasak


setelah selesai menikmati makan pagi mereka nada dan Ghani bergegas pergi ke rumah orang tua Ghani


Ghani" sayang apa kamu tidak apa-apa berjalan seperti itu,tidak merasa sakit


nada" kamu bahas apa sih,malu ih


Ghani"(tersenyum) Tidka usah malu, sudah punya aku


nada" sssttt diam, menyetir saja yang benar


karena ulah Ghani kini wajah nada bersemu karena merasa malu


sesampainya di sana,Rey dan Rizki sudah berada di kediaman Dimas


"assalamualaikum"


"walaikumsalam"

__ADS_1


Rika" anak mommy (memeluk nada) kalian sudah sarapan nak


Ghani" perasaan yang anak mommy aku kenapa nada yang di peluk


Rika" sekarang nada adalah anak mommy, kalo kamu mommy sudah bosan (terkekeh)


nada" (tertawa) kami sudah sarapan mom,dimana yang lain mom ?


Rika" mereka ada di belakang, kalian kesana saja mom mau mengambil selai dan teh buat Daddy


nada" biar nada bantu mom,sayang kamu duluan saja, aku mau membantu mommy


nada membantu Rika menyiapkan semua yang di butuhkan,setalah itu mereka bergabung dengan yang lain


Rey" wah pengantin baru,yang masih puasa (tertawa)


Ghani" diam Lo Rey,(melempar tisu)


Fahri" ghan serius seminggu masih puasa


Ghani" diem Lo pada,sok tahu


dimas" wah kalah sama Daddy, Daddy dulu langsung tancap gas ghan (tertawa)


Ghani" dad!!


mereka tertawa bersama


Rika" wah,wah ada apa ini,senang sekali sepertinya kalian


Fahri" ini mom pengantin baru masih puasa


Rika" puasa? (melihat Rika) sepertinya tidak (tersenyum)


Ghani" dari mana mom tahu


Rika"mom wanita, dan mom tahu itu (tersenyum)


dimas" mom mu keturunan cenayang (tertawa)


Rika" ada-ada saja dad ini, sudah cepat sarapan, dimana Rizki dan alisha


Fahri" ada di kamar mom


nada" iya mom


rika pergi meninggalkan tempat itu, untuk bergabung dengan, sahabat-sahabatnya


Rika" jangan suka membahas hal seperti tadi, kalian ini, seperti anak kecil saja, nada pasti malu


"sorry mom" Dimas dan anak-anak nya menjawab bersamaan


rey hanya diam memperhatikan, karena dirinya tahu jika Rika sedang marah saat ini


Rika" jangan ulangi ingat itu


Rika pergi meninggalkan para laki-laki itu


Ghani" Lo sih Rey, marah kan mom


Rey" sorry,sorry gue gak tahu kalo bakalan kena marah


Fahri" tapi serius dek Lo masih puasa ?


Ghani" mom!!!


"tukang ngadu" Dimas dan Fahri bersamaan


Ghani tertawa melihat wajah Dimas dan juga Fahri


sementara di tempat lain,cyra sedang sibuk memilih barang-barang perlengkapan bayi yang lucu-lucu untuk memberikan pada alisha


cyra" Zain jika boneka ini menurut mu bagai mana


Zain" key jika kamu memberi boneka itu, bayi nya akan tertutup oleh boneka itu,itu besar sekali


cyra" em aku bingung harus memberi apa


Zain" key mereka akan kesini lagi nanti, saat pernikahan kita,dan saat alisha melahirkan kita bisa kesana, berikan apa saja, nanti yang lain bisa menyusul


cyra" kamu benar kenapa Tidka terfikir oleh ku


Zain" memang nya kamu punya fikiran


cyra" menyebalkan, aku akan mengambil boneka ini saja, nanti kita beli lagi yabg kain saat alisha melahirkan

__ADS_1


Zain" cepat lah, mereka nanti sudah pergi


cyra" dasar laki-laki tidak sabar sekali


Zain" dasar wanita lama sekali jika berbelanja


cyra berjalan menuju kasir membawa boneka yang lumayan besar untuk di berikan pada alisha


Zain mengeluarkan uang nya untuk membayar boneka itu


cyra" Tidka usah aku punya


Zain" diam dan jangan membantah, ini mba, tolong di bungkus yang rapih mba


cyra" terimakasih Zain


tidak menunggu lama boneka itu sudah siap,Zain membawa boneka itu dan memasukannya ke dalam mobil


saat di perjalanan ponsel cyra berbunyi, menandakan panggilan masuk


cyra* iya nad ada apa ?


nada* key kita bertemu di bandara saja, kami sudah di jalan menuju bandara


cyra* oooo baiklah kami akan menuju bandara


nad mengakhiri panggilannya,cyra menatap Zain


cyra" Zain kita langsung ke bandara saja


Zain" aku sudah dengar,kamu fikir kita akan kemana ini (menatap tajam cyra)


cyra"(tersenyum) baik lah bapak Zain, saya akan diam


Zain tersenyum melihat cyra yang mengumpat , sambil mengerucutkan bibirnya,hal itu terlihat sangat manis Dimata Zain, tidak tahu kenapa, melihat cyra itu seperti candu untuk nya


cyra" kenapa kamu tersenyum, kamu berniat buruk pada ku (menyilang kan tangan nya ke dada)


Zain" heh percaya diri sekali kamu ini nona acyra binti Raditya


cyra" lengkap sekali, Tidka sekalian di tambah dengan maskawin seperangkat alat salat tunai


Zain" buru-buru sekali, sepertinya tidak sabar sekali untuk aku nikahi


cyra" astaga, kamu percaya diri sekali,dasar laki-laki aneh


Zain tertawa melihat wajah kesal cyra


sesampainya di bandara mereka langsung mencari keberadaan saudara-saudaranya itu


nada" key !


cyra dan Zain langsung menghampiri mereka


cyra" sorry telat,tadi cari kado dulu untuk alisha


Zain memberikan bungkusan yang cukup besar pada Fahri


nada" key besar sekali, kan rencana kita hanya kado kecil yang tidak lebih dari lima puluh ribu


Rizki" astaga key, ini apa,


cyra" oh ya, astaga aku lupa, maaf sudah lh terima saja, lagi pula itu dari Zain bukan dari ku, jadi terima saja


alisha" terimakasih uncle Zain


Zain" itu bukan dari ku, tali dari key


Ghani" aduh calon pengantin ini ya, romantis banget sih, aduh yang gemes aku (tertawa)


Rey" tahu bikin iri saja ya


cyra" apa-apaan kalian ini,diam dan jangan berisik


mereka saling berbincang dan saling mengejek satu sama lain,tertawa bersama, sepeti itu lah keluarga mereka walau saling ejek namun mereka akan menjadi orang yang paling depan saat salah satu dari mereka tersakiti


______________________________


TBC


next


jangan lupa kasih like dan komen ya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2