Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 62


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


.


enjoy


👀👀👀👀👀👀👀👀👀👀👀


pagi itu Nara terbangun dengan mata sembab dan perih karena terlalu banyak menagis semalam


Nara menjalankan kewajiban nya sebagai muslim sebelum dirinya beraktifitas kembali


selesai menunaikan salat ponsel Nara berdering


Nara melihat telpon tersebut dari rumahnya


"ada apa , kenapa Bu Yanti telepon" gumam Nara


Nara * halo


pak Idris* halo non, bapak mau kasih tahu, kalo Bu Yanti sakit, sekarang mau bapak bawa ke rumah sakit


Nara* sakit apa pak, kok gak kasih tahu Nara dari kemarin


pak Idris* bapak mau kasih tahu non tapi tidak di bolehkan oleh Bu Yanti


Nara* ya udah pak Nara bakal pulang, nanti jika ada apa apa langsung kabari Nara ya


pak Idris* iya non


Nara mematikan panggilannya , kini perasaan Nara makin kacau balau


Nara tetap bersiap ke kantor dan iya sudah bertekad untuk pulang , mengingat Bu Yanti adalah keluarga yang iya miliki dan bu yanti juga sudah berumur , Nara takut jika terjadi sesuatu, maka dirinya tak mau menyesal untuk itu


Nara berniat untuk meminta izin pada atasnya agar bisa pulang ke Indonesia selama seminggu


sesampai. ya di kantor Nara sudah di tunggu oleh Rara di lobby kantor


Nara melihat Rara langsung menghambur ke pelukan Rara


rara" ada apa na (bingung)


Nara menagis sejadi jadinya di pelukan Rara, membuat Rara merasa panik


saat Nara sudah mulai tenang Rara kembali bertanya pada Nara


rara" na ada apa ?


Nara" Ra, Bu Yanti sakit, dan sepeti nya gawat, karena di di larikan ke rumah sakit


rara" ya Allah terus, gimana ke adaan ya ?


Nara" aku belum tahu, pak Idris belum menelepon ku lagi


rara" ayo ikut aku


rara menarik tangan Rara dan masuk ke dalam lift khusus CEO


rara mengajak Nara ke ruangan taya


rara" stev apa bapak Dimitri di dalam


Steven" iya nyonya


Nara" Ra ngapain ke sini ?

__ADS_1


rara" sudah ikut saja


rara mengajak Nara masuk kedalam ruangan taya


taya" ada apa sayang ?


rara" aku mau kamu berikan Nara izin untuk pulang ke indo


Nara sangat terkejut mendengar perkataan Rara


Nara" Rara (terharu)


taya" kenapa?


rara" ibu asuhnya sedang sakit, dan tidak ada yang bisa menjaga, dan aku mau kamu memberi izin sampai ibu asuhnya benar benar sehat baru dia boleh kembali


taya tidak bisa menolak permintaan istrinya karena jika iya menolak maka,istrinya akan marah, apa lagi ini menyangkut sahabatnya


taya" baik lah Nara, aku akan memberi kan izin pada mu, Dangan syarat hari ini kamu bisa selesaikan tugas mu dan kamu akan akan di antar oleh pesawat pribadi milik ku, agar kamu bisa sampai lebih cepat


Nara" terimakasih pak, terimakasih, saya akan kerjakan tugas saya pak


taya" tidak Maslah Nara, pergilah bekerja ,


Nara" baik lah pak


Nara pergi meninggalkan ruangan itu begitu pula dengan rara


"kenapa dia mengikuti Nara, heh menemui ku hanya ingin meminta itu, awas saja aku akan menghukum mu nyonya Dimitri " gumam taya


taya mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Rara


rara melihat pesan dari taya, membuat dirinya terkekeh


"dasar suami mesum " batin Rara


rara membantu Nara mengerjakan tugasnya yang sudah Seperi gunung Merapi ...


Nara" ya ampun banyak sekali, bagai mana bisa selesai dengan cepat


rara mulai membatu Nara mengerjakan tugasnya


"ini yang membuat ku tidak bisa membenci mu , kamu sangat baik, dan kamu selalu ada untuk ku" batin Nara


mereka mengerjakan tugas tugas Nara Samapi makan siang saja mereka lewatkan demi menyelesaikan tugas itu dengan cepat


pukul tiga sore semua tugas Nara selesai membaut bara dan Rara merasa sangat senang


rara" akhirnya selesai tugas mu


Nara" terimakasih Ra, kamu memang teman yang baik (memeluk)


Nara berpamitan pada teman teman yang lain karena dirinya akan pulang ke Indonesia untuk beberapa hari, di karenakan ibu nya sakit


teman teman yang lain, pun bergantian memeluk Nara, sebagai salam perpisahan


Aldi" hati hati na, salam buat ibu Lo


Mahesa" semoga ibu Lo cepat sembuh ya


Kiki" hati hati na, jangan banyak ngelamun, cepet pulang lagi ke sini


Nia" yah aku ditinggal lagi, hati hati ya, semoga cepat sembuh ibu kamu na


Nara" terimakasih semuanya, aku pergi dulu


Nara dan Rara pergi menuju mes mengambil beberapa barang milik Nara


setelah selesai Rara ikut mengantar Nara ke bandara karena taya dan steven sudah menunggu di sana


sesampainya di bandara Nara dan Rara bergegas turun dari taksi dan menemui taya dan Steven


rara" na, kamu baik baik disana , jangan terlalu lelah, jika bisa istirahat istirahat ya, selama buat ibu, semoga cepat sembuh (memeluk)

__ADS_1


aku sedih kamu pergi na


Nara"terimakasih Ra,jangan sedih kan ada pak Dimitri di sini


rara" tapi gak ada kamu, aku gak punya temen untuk ngegibah (terkekeh)


Nara" buat dosa ngajak ngajak (terkekeh)


rara" yasudah kamu pergi lah, agar lebih cepat Samapi


Nara" pak Dimitri terimakasih , sudah memberi izin dan memberi saya pasilitas ini


taya" tidak Maslah , Nara salam untuk ibu asuh mu


Nara " iya pak


Nara pergi meninggalkan taya dan Rara


rat sangat sedih, melepas temannya itu, bagai mana tidak, iya tahu betul jika Nara sedang banyak Maslah di tambah lagi ini, dia tidak bisa membayangkan jika Nara akan sangat sedih di sana


taya" sayang ayo kita pulang, ini sudah muali sore


rara" kasihan Nara , aku jadi sedih


taya" sudah lah kita doakan yang terbaik untuknya ya


rara" aku ingin ikut pulang


taya" nanti jika urusan ku sudah selesai, kita jenguk ibunya Nara itu ya


rara" janji (mengeluarkan jari kelingking)


taya" aku berjanji sayang, (menautkan kelingking)


rara dan taya meninggalkan bandara dan pulang menuju rumah mereka


sesampainya di rumah Rara lebih memilih membersihkan diri,


setelah cukup lama di dalam kamar mandi Rara keluar dengan fresh dan wangi


taya sangat terpana melihat Rara, bagaimana tidak, Rara mengunakan baju tidur dengan ukuran yang sangat minim dan sedikit ketat membuat bentuk tubuhnya terlihat


taya menelan selivahnya dengan susah


rara" kamu kenapa?


taya" sayang kamu mau menguji iman ku atau bagaimana


rara" apa maksud mu


taya" sayang, jika kamu menggodaku seperti ini aku takut kita akan honey moon disini


rara langsung menutup tubuhnya dengan handuk yang masih dia pegang


rara" enak saja, a... aku belum siap jika sekarang


rara langsung berlari masuk kembali ke dalam kamar mandi tidak lupa dirinya mengambil baju ganti


taya tertawa melihat sikap istrinya itu, yang sangat polos dan mengemaskan dimatanya


taya"mikayra aku mencintaimu (bertriak )


rara sangat malu mendengar suaminya itu bertriak dan kata kata yang di lontarkan taya pun membuat Rara menjadi tersenyum sipu


"i love you to om tampan" dalam hati Rara yang semakin berbunga bunga karena ulah taya ...


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


TBC


maaf baru bisa up baru selesai mengerjakan pekerjaan, walau libur tapi tetep ada home work hehehe


jangan lupa kasih like dan komen nya ya

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2