Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 222


__ADS_3

happy reading


.


.


.


...


let's read


💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓


Rey mengikuti dokter itu masuk kedalam ruangannya,dokter itu mempersilahkan Rey duduk mengikuti perintah yang di berikan dokter padanya


Rey" jadi bagaimana ke adaan istri saya dok m,apa dia baik-baik saja


dokter" istri anda, baik-baik saja, dan selamat ya pak Rey


rey" selamat untuk apa dok?


dokter" anda akan menjadi seorang ayah,ibu Naima sedang mengandung sudah berusia empat minggu,tapi kondisi ibu Naima saat ini sangat lemah,jadi saya saran kan untuk ibu Naima di rawat lebih dulu di sini,saat kondisinya membaik ibu Naima bisa kembali ke rumah


Rey" lakukan apa pun dok,pastikan anak dan istri saya baik-baik saja,terimakasih dok,terimaksih (sangat senang)


dokter" baik lah pak,anda bisa mengurus administrasi lebih dulu


Rey" baik lah dok,tapi apa boleh saya bertemu istri saya


dokter saya rasa nanti saja pak,biarkan istri anda beristirahat lebih dulu


Rey" baik lah dok


Rey keluar dari ruangan itu,dengan senyum yang mengembang membuat cha-cha sedikit heran akan sikap putranya itu


cha-cha" apa Naima baik-baik saja Rey ?


Rey" Bun, Rey akan menjadi seorang papa Bun (memeluk)


cha-cha"(terkejut) kamu serius Rey,kamu sedang tidak bercanda bukan


Rey" buat apa Rey bercanda bunda,Rey akan menjadi seorang papa


tidak terasa air mata bahagia meluncur begitu saja,cha-cha merasa sangat bahagia karena putranya akan segera menjadi orang tua


cha-cha" apa kita boleh melihat Naima?


Rey" nanti Bun,aku harus mengurus administrasi dan yang lain, karena nai harus di rawat,kondisi tubuhnya sangat lemah saat ini


chacha" cepat urus semuanya,bunda akan menunggu di sini (tersenyum)


Rey mulai mengurus semuanya yang di butuhkan oleh istrinya


setelah selesai Naima di pindahkan ke ruang rawat inap


sesampainya di sana Naima belum juga membuka matanya,Naima masih tertidur lelap,terbuai dengan mimpi indahnya


Abi" apa benar berita yang papa dapat


dengan terburu-buru membuka pintu kamar itu


cha-cha" sssttt opa,jangan berisik,nanti nai terbangun


Abi" maaf, apa benar nai hamil ?


Rey" tentu pa,Rey akan menjadi seorang papa


Abi" selamat nak,selamat (memeluk) papa sangat senang mendengarnya


Rey" terimaksih pa


malam semakin larut,Rey dan yang lain sudah terlelap karena memang hari ini sangat melelahkan untuk mereka

__ADS_1


adzan subuh berkumandang Naima membuka matanya,karena ia samar-samar mendengar suara adzan


Naima mulai membuka matanya,dan mencoba melihat di sekitarnya Naima merasakan nyeri pada lengannya


Naima" ah rumah sakit,aku paling tidak suka di infus


Naima merasa tenggorokan nya sangat kering,Naima mencoba mengambil segelas air yang berada di atas meja yang berada di sebelah pembaringannya


Naima" kenapa aku merasa lemas sekali (gumam Naima)


"apa kamu haus "


Naima melihat ke arah kanan di mana suara itu berasal Naima melihat suaminya berjalan menghampiri nya


Naima" kak Rey, iya aku sangat haus


Rey memberikan air minum dan membantu istrinya itu untuk minum


setelah selesai Rey mengembalikan gelas itu ke tempatnya semula


Naima" kenapa aku bisa di sini


Naima bersandar di dada bidang milik suaminya


Rey" buna kamu semalam jatuh pingsan, kamu membuatku dan yang lain panik


Naima" maaf pa


Rey" buna ada yang ingin aku katakan pada mu,aku ingin jujur pada mu,aku tidak mau memulai sesuatu dengan ke bohongan


perkataan Rey membuat Naima berfikir keras hingga timbul guratan di dahinya


Naima" berbohong? memulai sesuatu?


Rey" iya,aku minta kamu jangan marah pada ku,dan jangan menagis


Naima" apa itu ?(merasa sedih)


Rey" buna,aku harap kamu bisa ikhlas menghadapi ini semua


mata Naima kini mulai berkaca-kaca,iya takut hal buruk akan menimpanya


Rey" buna, aku akan jujur dan tolong kamu dengarkan dengan baik,buna aku akan mulai membagi cinta ku dengan orang lain


Naima benar-benar terkejut mendengar perkataan Rey yang akan membagi cintanya,kini mata Naima mulai basah oleh air mata yang tidak bisa ia bendung lagi


Naima" kamu jahat kak,kamu jahat apa salah ku,apa yang telah aku perbuat hingga membuat mu melakukan hal itu (menangis) siapa wanita itu ?


Rey" aku belum tahu dia wanita atau laki-laki secara kita belum memeriksanya


Naima" bagaimana kamu bisa (berfikir sejenak) apa maksud mu ?


Rey"(tertawa) aku tidak tahu anak kita laki-laki atau wanita,dia masih disini dan menunggu buna nya untuk tahu keberadaannya (memeluk)


Naima" anak? aku hamil ?


Rey" iya kita akan menjadi orang tua


Naima" kamu tidak membohongiku bukan


Rey" buna untuk apa aku be bohong,dia sudah tumbuh di sini,dan menunggu kamu menyapa nya


air mata Naima semakin deras,namun kini menjadi air mata bahagia yang luar biasa untuknya


Naima" assalamualaikum anak buna,maaf kan buna yang terlambat mengetahui kamu nak


rey" tidak apa-apa buna,buna jangan menangi lagi,buna terlihat jelek jika menangis


Naima" papa (mencubit lengan Rey)


Rey" aaww sakit sayang


Naima" rasain,kamu buat aku kesal pagi-pagi begini

__ADS_1


"Hem"


Rey melihat ke arah Abi dan juga cha-cha yang sedari tadi memperhatikan Rey yang mengerjai istrinya itu


Naima" bunda,papa


cha-cha" dasar anak nakal, masih saja mengerjai istrinya (menarik telinga Rey)


Rey" awaw, ampun Bun,ampun


Naima hanya bisa tertawa melihat mertua dan suaminya


cha-cha" selamat sayang,bunda akan bantu menjaga mu,jangan sungkan bertanya apa pun pada bunda mengerti sayang


Naima" iya bunda, terimaksih,aku akan banyak menyusahkan bunda sepertinya


chacha" dengan senang hati sayang


sementara di tempat lain,Dion baru saja terbangun dari tidur nya dan melihat ponselnya begitu banyak panggilan tak terjawab dari bunda dan juga papa nya


dion"astaga kenapa aku bisa tertidur di sini,ah bunda pasti marah pada ku


dengan terburu-buru Dion meninggalkan rumah temannya itu,


Reza" woy di Lo buru-buru banget sih, sarapan dulu


Dion" sorry za,bunda gue udah nyariin


Reza" ya sudah hati-hati Lo


Dion" oke za,gue pamit za


Dion masuk kedalam mobilnya dengan kecepatan lumayan tinggi,Dion sibuk mencari ponselnya yang terjatuh,hingga dirinya tidak memperhatikan jalannya


Dion" ini dia


saat menemukan ponselnya Dion baru menyadari ada seseorang di hadapannya dengan segera Dion menginjak pedal rem


wanita itu nyaris saja tertabrak mobil Dion yang hanya berjarak beberapa centi lagi dari dirinya


wanita terjatuh karena Merakan lemas di kaki nya,karena syok


Dion langsung keluar dari mobil untuk melihat keadaan wanita yang hampir saja celaka oleh nya


Dion" maaf,maaf gue gak sengaja,gue yang salah gue gak liat kalau


kata-kata Dion terhenti saat melihat wanita yang hampir ia celakai itu adalah denisa


Dion" Lo,oooo gue tahu, Lo mata-matain gue kan,Lo ngikutin gue sampai di sini kan dan Lo sengajakan ngelakuin ini


denisa tidak bisa berkata-kata karena dirinya masih merasa syok di tambah tuduhan Dion yang tidak benar sama sekali


Dion" minggir Lo,dan jangan pernah Lo ganggu gue,sebelum gue bertindak kasar ke Lo ngerti


Dion masuk kedalam mobilnya dan membunyikan klakson mobilnya agar denisa pergi dari sana


dengan susah payah denisa bangkit,dari sana dan berjalan dengan susah payah,


tiinnnn


Dion kembali membunyikan klakson mobilnya


agar denisa cepat menyingkir


setelah kepergian Dion,denisa masih memandangi mobil milik Dion yang mulai menjauh


"apa salah ku pada nya,apa hanya mengangumi dan menyukainya itu salah,jika salah aku akan berusaha untuk melupakannya,dan aku tidak seburuk yang dirinya fikir " denisa hanya bisa meneteskan air matanya dirinya tidak sanggup mengeluarkan kata kata yang ada di benak nya


___________________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa dukungan nya buat aku ya


terimaksih


__ADS_2