Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 131


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


let's read


,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Nada tidak berani menatap mami lara yang sudah terlihat kesal padanya


mami" Alvin, Nara kalian naik ke atas, jangan ada yang turun sebelum mami panggil kalian (melihat Alvin dan Nara)


Nara" tapi mi


mami" tidak ada tapi Nara naik ke kamar kalian sekarang!!


Nara meninggalkan tempat itu dengan kesal,Alvin hanya menatap nada sambil berjalan meninggalkan tempat itu


mami" ikut mami nada


nada mengikuti mami lara masuk ke dalam kamarnya ,nada tak berbicara sedikit pun,ia merasa takut saat ini,fikiran-fikiran buruknya sudah mulai mengisi kepalanya


mami" nada ?


nada" iya mi


mami" sejak kapan kamu mulai pandai berbohong,sejak kapan? sejak kapan nada!!? jawab mami


nada" ma...maaf mi ( menangis)


mami" maaf, mami tidak ingin mendengar itu,mami bertanya sejak kapan kamu mulai pandai berbohong? siapa yang mengajari kamu? laki-laki keluarga Nugroho itu iya


nada hanya diam,tidak bisa menjawab saat ini ia merasa sangat takut,ia tak pernah melihat mami lara Semarah itu


mami" mami kecewa pada nad,(menangis) kenapa kamu harus berbohong pada mami? kenapa nada, mami fikir kamu sudah menganggap mami seperti ibu mu sendiri ternyata mami salah,sudah berapa lama hubungan kalian ?


nada" ti...ti... tiga bulan mi


mami" Nara dan Alvin tahu soal ini ?


nada mengangguk dengan cepat


mami" nada kamu tahu alasan mami ,kenapa mami melarang kita punya hubungan dengan mereka,mami takut apa yang terjadi pada mami dan mama mu terjadi pada mu,mami takut nada


nada mendekati mami lara dan memeluknya


nada" nada mengerti,mi nada akan ikut apa pun ke putusan mami ,mami minta nada meninggalkan dia pun nada akan ikut,asal mami jangan menagis lagi,dan asal mami tahu nada sangat menyayangi mami,mami sudah Nara anggap seperti ibu kandung nada,maaf kan nada yang membohongi mami,mami boleh hukum nada,asal mami jangan menangis


mami" kamu benar menyayangi mami? mau ikut semua keputusan mami ?


nada" iya mi


mami" tinggalkan laki-laki itu jangan pernah temui dia,dan mami tidak mau melihat kamu bersedih karena ini


nada" iya mi, nada mengerti (memeluk)


mami lara mengajak nada untuk keluar dan memanggil Alvin dan Nara


mami" mami kecewa pada kalian berdua, kalian membuat mami menjadi ibu yang buruk di depan keluarga Nugroho , kalian dengar nada akan meninggalkan laki-laki itu dan jangan ada yang membatah, jangan pernah kalian membohongi mami


pergi meninggalkan ketiga orang yang masih sibuk dengan fikiran masing-masing


Nara" nada kamu jangan seperti ini, kamu harus berjuang,jangan menyerah seperti ini


nada"(tersenyum) nada baik-baik saja mba,nada naik dulu


nada meninggalkan Alvin dan Nara


Nara" mami keterlaluan, kenapa harus mengatur hidup nada (menagis)


Alvin" kita juga yang salah seharusnya kita biarkan nada beritahu mami, agar mami tidak marah seperti ini


Nara" tapi tidak harus seperti ini,kasihan nada kita bawa dia kemari untuk membuat nya bahagia,bukan mengatur hidup nya


malam sudah berlalu nada membiarkan ponselnya yang terus berdering,dari semalam,nada seperti tidak memiliki semangat untuk pergi, ia memilih untuk pergi dan tidak ikut nara berbelanja


sementara di tempat lain Ghani sangat bingung dengan sikap nada yang tiba-tiba mengabaikannya


Rey" Lo buat salah mungkin ghan


Ghani" tidak Rey, gue sama dia baik-baik saja,kemarin kan Lo lihat sendiri


Rey" iya juga sih, ya sudah gue pergi jemput key sama Rizki dulu


Ghani" gue ikut, gue gak bawa mobil ke sini

__ADS_1


Rey" nyusahin Lo


mereka berdua pergi menjemput cyra lebih dulu


cyra" lama sekali sih kalian, gue udah mau jadi jamur di sini


Rey" siapa yang minta Lo nunggu depan gerbang


Ghani" tahu Lo,udah kayak satpam aja


cyra" gue lagi ngambek sama mama,karena ATM gue belum di kembalikan


Rey" makanya jangan suka khilaf Lo belanja nya


Ghani" Lo jadi cewek boros banget key, gue kasian yang jadi suami Lo nanti (tertawa)


cyra" kalo mau jadi suami gue kudu kayak anak sultan (tertawa)


Rey" jadi ini kita belok kemana ?


cyra" kanan,lalu lurus mentok terus belok kiri nah di situ rumah Rizki,


Ghani" Rizki tinggal sendirian ya ?


cyra" iya mu tinggal sama siapa, anak tunggal, ibu,bapak nya sudah tidak ada, om,Tante nya pada jahat, kasian gue


Rey" dia kuliah duit dari mana ?


cyra" tabungan bapak nya, katanya dia di buatin asuransi pendidikan gitu dulu


Rey" oooo,ini rumahnya


cyra" iya ( keluar dari mobil)


Rizki keluar dari rumah dan menghampiri cyra


cyra" cepat ri, kita udah terlambat ini, nanti kita di marahi oleh dokter Cahyo


Rizki" iya,iya key aku kunci gerbang dulu


cyra dan Rizki masuk kedalam mobil


Ghani" Hay ri


Rey" assalamualaikum ri


ghani dan cyra saling pandang melihat Rey yang sontak berubah


mereka pergi menuju rumah sakit,tempat cyra dan Rizki praktek


Rizki" maaf ya jadi merepotkan kalian untuk menjemput ku


Rey"tidak masalah, kamu juga kan teman kita


Ghani" iya santai saja ri,


sesampainya di rumah sakit kedua wanita itu langsung turun


cyra" pulang jemput gue ya, kan sekalian kita kumpul


Rey"iya bawel


Rizki" terimakasih ya Rey,Ghani


"sama-sama" bersamaan


Rey terus menatap ke arah Rizki yang hanya terlihat punggungnya itu


Ghani" woy, Lo suka ya sama dia


Rey" apa sih Lo sok tahu


Ghani"jangan bohong Lo Rey, gue kenal Lo Rey


Rey" iya gue suka sama dia, puas Lo


Ghani" awal yang baik , tapi bisa kita pergi dari sini betah sekali di parkiran ini


Rey melajukan mobilnya mengantar Ghani


menuju ke kantornya


Ghani" dari tadi gue hubungin nada gak ada jawaban Rey, apa gue ke rumahnya ya ?


Rey" lo yakin enggak buat salah sama dia ?


Ghani" gue yakin Rey , kemarin kan masih baik-baik saja Lo sendiri tahu


Rey" menurut gue Lo Dateng ke rumahnya, tanya baik-baik


Ghani" dari tadi juga gue bilang gitu Rey


Rey" oooo iya (tertawa)

__ADS_1


sesampainya di kantor Ghani meminjam mobil milik Andi untuk pergi ke rumah nada


sesampainya di rumah nada,ghani melihat rumah nada terlihat sangat sepi


tok tok tok


Ghani" assalamualaikum permisi


ipah" walaikumsalam den,cari siapa ya ?


Ghani" nada nya ada mba ?


mba ipah belum menjawab mami lara lebih dulu menjawab


mami" kamu mau apa kesini ?


Ghani" mami (mencium tangan ) em saya mau bertemu nada,apa nada ada mi ?


mami" nada kerja,dia tidak di rumah (sedikit sinis)


Ghani" em ... begitu kalo begitu,saya permisi mi (mencium tangan)


Ghani pergi menuju kantor Alvin ,untuk menemui kekasihnya itu,sesampainya di sana


Ghani langsung menuju ruangan nada


sesampainya di sana Ghani hanya melihat Heru yang sedang bekerja


Ghani" permisi pak Heru ,apa nada ada ?


Heru" pak Ghani , oooo nada sedang ikut rapat di lantai sepuluh pak


Ghani" apa rapatnya masih lama ?


Heru" em tidak mungkin lima menit lagi selesai


Ghani" oooo terimakasih pak


Ghani pergi menuju tempat rapat untuk mencari nada


tidak menunggu lama para peserta rapat,sudah meninggalkan ruang rapat,Ghani mencari nada di tengah kerumunan itu


Ghani" itu dia


Ghani menghampiri nada yang sedang asik duduk di kursi sudut


Ghani" kamu kenapa?


nada"kamu (berdiri)


Ghani" kamu ada apa ? kenapa tidak mengangkat telepon ku ?


nada" maaf aku sibuk (pergi meninggalkan Ghani)


Ghani"kamu menghindar dariku ? ada apa ? katakan ada apa sayang ?


nada mencoba menguatkan dirinya agar tidak menagis


nada" (menghadap Ghani) lebih baik kita tidak usah bertemu lagi,aku mau kita mengakhiri nya


Ghani terkejut mendengar perkataan nada, yang tiba-tiba mengatakan hal itu


Ghani" kenapa? ada apa? kamu jangan bercanda


nada" tidak aku tidak bercanda, aku mau kita mengakhiri semua ini


Ghani" tapi kenapa? beri aku alasan


nada" aku tidak mencintai mu (menatap ke sembarang arah)


Ghani" lihat aku, dan katakan itu pada ku lagi


nada" (berkaca-kaca) aku tidak mencintai mu, aku menyukai pria lain


berlari meninggalkan Ghani, yang masih terdiam,


"maaf aku hanya ingin melakukan yang terbaik buat aku dan kamu,dan biarkan aku yang terluka,walau aku tahu kamu juga sama terlukanya sepeti ku " nada terus berusaha menguatkan hatinya


Alvin yang melihat itu merasa sangat prihatin, dirinya tidak sanggup jika berada di posisi Ghani


Ghani masih berdiri dan menatap ke arah nada yang sudah masuk ke dalam lift dan meninggalkan dirinya


-----------------------------------------


TBC


next


oke buat semuanya jangan baper, jangan bilang ke banyakan drama, baca terus biar tidak penasaran di tungguin aja up nya karena masih banyak yang seru hahaha


(dalem hati:apa sih author ini )


jangan lupa like,komen,favorit,dan vote nya terimakasih

__ADS_1


__ADS_2