
selamat membaca
.
.
.
.
.
...................................................
nada terbangun dari tidurnya karena dirinya bermimpi hal buruk tentang mama nya,hal itu membuat dirinya tidak tenang,
nada mencoba menghubungi mama uti untuk menanyakan ke adannya, namun tidak ada jawaban, nada melihat jam di ponselnya ternyata waktu menunjukan pukul dua dini hari
"mungkin mama masih tertidur, semoga ini hanya mimpi, dan tidak terjadi " batin nada
ke esokkan paginya nada kembali menghubungi mama uti namun tidak ada jawaban juga dari mama uti, nada merasa khawatir, Karana mimpi nya sangat lah mengerikan
nada turun Karana dirinya harus bekerja,nada turun dari kamarnya dan menuju rumah makan di mana keluarga nya sudah berada di sana
Nara" pagi aunty nada (menirukan suara anak kecil)
nada" pagi nail tampan,tumben kamu sudah rapih,mau ke rumah Oma ya
Nara" iya aunty,Oma merindukan nail
nada" yah pasti menginap,aunty di tinggal deh
Alvin" aunty ikut saja, ya kan nail
mami" lah terus mami sama siapa di rumah
Alvin" kan ada pak Idris dan mba ipah
nada" (tertawa) aunty temani eyang saja di rumah,biar nail rindu aunty
mereka melanjutkan makan pagi mereka,sambil berbincang
sebelum pergi nada menceritakan mimpinya pada mami lara ,dan meminta mami lara untuk menghubungi mamanya di sana
mami" sudah kamu bekerja saja,nanti mami yang menghubungi uti ya
nada" iya mi, jika dapat kabar beritahu nada ya mi
mami" iya sayang,nah Ghani sudah menjemput mu,pergi lah ingat jangan kamu fikirkan,itu hanya mimpi ya sayang
nada" iya mi,nada pergi (mencium tangan)
mami"hati-hati nak
nada masuk kedalam mobil ghani
Ghani" assalamualaikum my queen
nada" walaikumsalam pagi
Ghani memperhatikan wajah nada yang terlihat berbeda
Ghani" kamu baik-baik saja sayang , kamu sakit
nada" aku baik-baik saja,aku hanya sedang merindukan mama
Ghani" apa kamu ingin bertemu mama ?
nada" ingin tapi mama tidak mau aku melihatnya,mama tidak mau aku sedih melihat mama yang sedang sakit (berkaca-kaca)
Ghani"(memeluk) jangan sedih, mama pasti sangat sayang pada mu,makanya dia melakukan itu,jangan bersedih sayang kan di sini ada aku,mami,mom,bunda,dan omcan dan dua saingan ku itu (terkekeh)
nada" saingan mu,(terkekeh) mereka lebih tampan dari kamu,mereka pasti menang
__ADS_1
Ghani" kamu ini tidak bisa apa,sedikit saja memuji ku
nada" baik lah calon suami ku yang tampan,ayo kita pergi,aku akan terlambat
Ghani" kiss
nada" tidak ada,belum halal,cepat jalan
Ghani" pelit sekali
Ghani dan nada pergi menuju tempat kerja nada
sementara di ke Diaman Radit cyra sudah hampir setengah jam menunggu Zain yang sudah berjanji akan menjemputnya ,namun Zain tidak kunjung datang
hampir satu jam baru lah Zain tiba,dengan senyum tanpa rasa bersalah
Zain" ayo,aku sudah hampir terlambat
cyra" kamu fikir hanya kamu yang terlambat,aku juga sama
Zain" sudah jangan berdebat cepat naik
cyra" menyebalkan (gumam cyra)
Zain" kamu bilang apa ?
cyra" tidak aku sedang bernyanyi
Zain" jangan bernyanyi lagi suaramu jelek
cyra"terserah kamu saja
cyra masuk kedalam mobil Zain,dan tidak banyak bicara,
Zain" apa ada pasien yang mau dengan dokter seperti mu
cyra" terserah
Zain" kamu itu dokter,tapi sikap mu tidak ramah
Zain" key,aku dengar kamu itu wanita nakal ya
cyra" apa maksud anda? (menatap tajam Zain)
Zain" aku hanya bertanya,aku dengar jika kamu itu wanita yang suka ke club' malam,bergonta-ganti pacar apa kamu masih
belum selesai Zain berkata cyra lebih dulu marah padanya
cyra" jaga mulut anda,saya dulu memang seperti itu,tapi saya tahu batasan yang harus saya lakukan,anda sungguh tidak punya hati
cyra menangis dalam diam,Zain melirik cyra yang sedang menangis,membuat Zain merasa bersalah karena perkataan ya yang seharusnya tidak ia lontarkan
Zain" maaf
cyra tidak memperdulikan perkataan Zain, cyra lebih memilih diam,sesampainya di rumah sakit tanpa mengucapkan sepatah kata pun cyra meninggalkan Zain
"apa aku sudah keterlaluan ya" dalam hati Zain
cyra masuk kedalam toilet, dan menagis di sana dirinya tidak membayangkan bagaimana jika iya menikah dengan Zain , setiap hari akan merasa sakit hati dan menangis kerena perkataan Zain
setelah puas meluapkan semua perasaanya cyra keluar dari toilet dan menuju ruangannya
Rizki" key kamu dari mana ?
cyra" toilet,sakit perut ri
Rizki" oooo ya kamu di cariin dokter Isman tadi,seperti nya ada yang penting
cyra" ada apa ya? dimana dokter Isman sekarang ?
Rizki" mungkin sedang visit, kamu tunggu saja
cyra" baik lah
__ADS_1
hari ini cyra dan Rizki sangat sibuk sebagai dokter jaga IGD , karena pasien tidak berhenti berdatangan, membuat cyra dan Rizki benar-benar leleh, hingga melupakan waktu makan mereka
Zain berkali-kali menelepon cyra untuk menanyakan waktu pulang cyra namun tak ada jawaban dari cyra, membuat Zain sedikit kesal
Zain melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya, waktu menunjukan pukul tiga sore, Zain memutuskan untuk datang ke rumah sakit, ia tidak mau jika dirinya harus di marahi hanya karena tidak menjemput cyra
cyra,menghela nafas panjang,setelah dirinya bisa beristirahat,dengan tenang karena pasien sudah tidak ada yang datang, cyra memilih bersantai di taman rumah sakit sambil memandangi anak-anak yang sedang bermain
Isman" kamu terlihat lelah dokter key
cyra terkejut mendengar suara Isman yang kini berada di sebelahnya
cyra" do...dokter, tidak saya hanya sedikit beristirahat sebelum saya pulang
Isman" kamu dokter yang hebat key,tidak mengeluh sedikit pun
cyra" saya tidak sehebat itu dok,itu adalah pekerjaan saya, sudah seharusnya saya mengerjakannya apa pun resikonya (tersenyum)
Isman" benar, dokter key selamat ya atas pertunangan mu kemarin, kamu tidak mengundang kami jadi kami tidak datang (terkekeh)
cyra" oooo iya dok,terimakasih, itu hanya acara keluarga saja, tapi dari mana dokter bisa tahu ?
Isman" dari dokter Rizki
cyra" oooo Rizki,em dokter kapan nih memberi undangan pernikahan pada kami (tersenyum)
Isman" bagaimana mau menikah, kekasih saja tidak punya (terkekeh)
cyra sedikit terkejut dengan jawaban dokter Isman
cyra" bukankah dokter memiliki kekasih
Isman" itu hanya gosip dokter key, dulu ada wanita yang saya suka tapi sekarang wanita itu sudah mau menikah, miris bukan
cyra merasa tidak enak hati,mendengar perkataan dokter Isman
cyra" maaf dok bukan maksud saya
Isman" tidak apa-apa lagi pula wanita itu tidak tahu jika saya menyukainya
cyra" jadi dokter tidak menyatakan perasaan dokter pada wanita itu
Isman menggelengkan kepalanya dengan cepat
Isman" saya takut di tolak,dan benar saja wanita itu sudah mau menikah
cyra" bagaimana sih dok masa menyerah sebelum berjuang,harusnya berjuang dulu dok,apa pun hasilnya baru deh menyerah jika memang sudah tidak bisa
Isman" apa bisa begitu
cyra" ya mungkin, saya kan tidak tahu wanita seperti apa yang dokter suka
Isman" iya benar,ya sudah dokter key saya permisi dulu, kamu lanjutkan beristirahat nya (tersenyum)
cyra" iya dok, dok kata Rizki dokter tadi pagi mencari saya ada apa?
Isman" tidak jadi dok,sudah di kerjakan yang lain
cyra" oooo baik lah dok, dokter semangat (tersenyum)
Isman hanya tertawa, melihat tingkah cyra yang memberi nya semangat
"dok seandainya aku tahu kamu tidak memiliki kekasih,aku akan berjuang,dan tidak perlu di jodohkan dengan laki-laki itu" dalam hati cyra
tanpa cyra sadari sedari tadi Zain memperhatikan dirinya dan dokter Isman,yang berbincang dan cyra banyak sekali menebar senyum nya pada dokter Isman
"bicara pada pria lain banyak sekali tersenyum, sedangkan dengan ku " Zain merasa sedikit kesal melihat sikap cyra yang sangat berbeda dengan dokter Isman
__________________________________
TBC
next ya
__ADS_1
jangan lupa kasih aku like,komen,vote atau dukungan apa pun itu untuk aku ya
terimakasih