
selamat membaca
.
.
.
enjoy
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗
sesampainya di basement apartemen dion semakin merasa gugup, chacha yang sedari tadi memperhatikan tingkah aneh putranya itu memutuskan untuk bertanya
chacha" kamu kenapa nak? apa kamu sakit?
chacha memegang kening dion untuk memastikan jika anak nya itu baik-baik saja
dion" dion baik-baik saja bunda (menepis tangan chacha)
chacha sedikit terkejut dengan sikap putranya itu
chacha" oooo kamu baik-baik saja, em ya sudah kita naik sekarang mereka sudah menunggu
dion jalan lebih dulu menuju lift, chacha memperhatikan putranya yang terlihat berbeda di matanya
"ada apa dengan putra ku, kenapa sikap nya seperti itu " batin chacha
dion" bunda, kenapa diam saja, cepat katanya yang lain menunggu
chacha tersadar dari lamunan nya dan berjalan mendekati dion yang sudah berada di depan lift
chacha terus memperhatikan dion,chacha melihat sesuatu yang aneh pada leher putranya
chacha" dion kamu memasang tato?
dion refleks menutup bagian leher yang dimaksud oleh chacha
dion" oh ini hanya sepidol, teman dion yang melakukan ini, nanti akan dion bersihkan
chacha" astaga dion kmu buat bunda kaget saja
dion hanya tertawa menanggapi perkataan chacha
sesampainya di depan apartemen dion langsung masuk dan melihat keluarganya sedang berbincang bersama jems, jantung dion rasanya berdetak sangat cepat karena ia takut jika jems akan menceritakan semuanya pada keluarga nya
rey" hey tuan sibuk, susah sekali di hubungi, miss you bro (memeluk)
dion" em iya, miss you too bang
dion menatap ke arah jems seolah-olah bertanya pada jems, jems yang mengetahui maksud dari dion langsung mengangguk kan kepalanya
abi" papa bangga pada mu, pertahankan prestasi mu nak, dan buat keluarga kita bangga pada mu (memeluk)
dion" terimaksih ini semua berkat dukungan kalian
"prestasi apa? apa yang di ceritakan uncle jems" dalam hati dion yang merasa bingung dengan perkataan papa nya
naima" aduh adik kak nai sudah besar sekarang
__ADS_1
dion" kak bukannya sudah mau melahirkan kenapa masih ikut
naima" aduh uncle kamu seperti nya tidak senang kamu ke sini nak (terkekeh)
dion" bukan begitu kak, jika kakak kontraksi di sini bagaimana
rey" ya tinggal bawa ke rumah sakit dion,pertanyaan mu sangat aneh
dion" bukan begitu maksud ku tapi
belum selesai menjawab abi sudah memotong perkataan dion
abi" sudah jangan berdebat, Mari kita makan, papa sudah sangat lapar
chacha" ayo kita makan, sudah lama kita tidak makan bersama bukan, jems mari ikut kami
setelah makan siang chacha dan yang lain beristirahat karena mereka merasa lelah
sementara dion mengajak jems berbicara berdua
dion" apa yang paman ceritakan pada mereka?
jems" aku hanya menceritakan prestasi mu di kampus tidak lebih, aku tidak mungkin menceritakan sikap mu, pada orang tua mu, apa jadinya papa mu jika mengetahui itu, berubah lah dan tinggalkan semua itu sebelum kamu dalam masalah
jems sangat kesal dengan sikap dion yang terus memaksa nya
dion" baik lah, aku mohon jangan ceritakan pada mereka
"ceritakan apa? "
dion dan jems terkejut mendengar suara seseorang yang tidak lain adalah chacha
chacha" apa yang tidak boleh di ceritakan pada bunda nak (menatap dion)
dion" tidak ada bun, hanya cerita hambar yang tidak lucu iya kan uncle jems
jems" iya
dion" uncle jems sering sekali menceritakan hal yang tidak lucu (terkekeh)
chacha" apa benar hanya itu saja? tidak ada yang sedang kamu sembunyikan dari bunda?
dion"ti-tidak bun, hanya itu, percaya sama dion
chacha mencoba percaya pada putranya itu, walau dirinya merasa jika ada yang janggal dengan sikap putranya itu
chacha" ya sudah istirahat lah, pasti kamu sangat lelah, dan jarang sekali bisa beristirahat siang kan
dion" baik lah bun, dion masuk ke kamar dulu,
dion langsung meninggalkan chacha dan jems
chacha" lihat jems, anak itu bahkan tidak. mau memberikan ciuman nya pada ku, anak ku sudah besar sekarang (tersenyum)
jems" begitu lah dia sekarang
jems tahu jika chacha merasa ada yang aneh pada putranya namun jems tidak bisa memberi tahu di karenakan kondisi abi yang kurang baik jika mendapat kabar negatif tentang putranya
chacha menatap jems yang masih diam mematung di tempat nya
__ADS_1
chacha" jems apa ada sesuatu yang kau sembunyikan dari kami
jems" ti-tidak ada,saya permisi nyonya
jems meninggalkan chacha dan pergi tidak tahu kemana asal tidak bertemu chacha
chacha" aku tahu ada yang tidak beres dengan kalian, ada apa dengan putra ku
malam hari ponsel dion terus berdering membuat suasana berbincang mereka menjadi terganggu
abi" dion jawab lah panggilan itu siapa tahu penting?
dion" baik-baik lah pa
dion menjawab panggilan itu dan menjauh dari keluarganya
abi" jems apa anak itu memiliki kekasih, kenapa harus menjauh menjawab panggilan itu
jems" aku kurang tahu soal itu tuan, dion tidak pernah cerita
rey" mungkin itu benar kekasih nya, karena tidak biasanya dia harus menjauh jika mengangkat panggilan telepon
naima" biarkan saja, lagi pula dion sudah besar wajar jika dia tertarik dengan wanita
chacha" benar kata naima, mungkin dia malu jika di hadapan kita
dion kembali masuk menemui keluarga nya
dion" bun, pa dion mohon izin untuk keluar sebentar apa boleh, ada yang harus dion kerjakan di luar
abi" apa tugas kampus?
dion" iya pa?
abi" pergi lah, dan jangan pulang larut
dion"(tersenyum) baik lah pa
dion bersiap untuk pergi,namun langkah dion terhenti karena jems menghadangnya
jems" apa kamu sudah gila, apa kamu akan menunjukan sikap buruk mun pada keluarga mu
dion" tenang lah aku hanya ingin menyelesaikan masalah dan aku tidak akan pulang dengan ke adaan mabuk
jems" tepati janji mu, jika tidak aku akan mengatakan semua nya dan berubah lah lebih cepat sebelum ibu mu mengetahui sendiri
jems meninggalkan dion yang berdiam diri mencerna perkataan jems, namun dion tak mau ambil pusing iya melanjutkan langkah nya untuk pergi menemui mario dan beberapa temen nya di sebuah club ternama di New York
tanpa ke dua ketahui chacha mendengar sedikit perkataan mereka dan membuat chacha semakin yakin jika putranya menyembunyikan sesuatu darinya
"apa yang kmu sembunyikan dari bunda nak, bunda tahun ada yang tidak beres dengan mu,bunda mohon jangan mengecewakan bunda nak, bunda tidak akan memaafkan diri bunda jika terjadi sesuatu pada mu nak " chacha mulai menagis ia merasa takut hal buruk akan terjadi pada putranya
___________________________
tbc
next
jangan lupa like komen,vote dan dukungan lainnya untuk aku ya
__ADS_1
terimakasih