Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 228


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


enjoy


💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗


sesampainya di basement apartemen dion semakin merasa gugup, chacha yang sedari tadi memperhatikan tingkah aneh putranya itu memutuskan untuk bertanya


chacha" kamu kenapa nak? apa kamu sakit?


chacha memegang kening dion untuk memastikan jika anak nya itu baik-baik saja


dion" dion baik-baik saja bunda (menepis tangan chacha)


chacha sedikit terkejut dengan sikap putranya itu


chacha" oooo kamu baik-baik saja, em ya sudah kita naik sekarang mereka sudah menunggu


dion jalan lebih dulu menuju lift, chacha memperhatikan putranya yang terlihat berbeda di matanya


"ada apa dengan putra ku, kenapa sikap nya seperti itu " batin chacha


dion" bunda, kenapa diam saja, cepat katanya yang lain menunggu


chacha tersadar dari lamunan nya dan berjalan mendekati dion yang sudah berada di depan lift


chacha terus memperhatikan dion,chacha melihat sesuatu yang aneh pada leher putranya


chacha" dion kamu memasang tato?


dion refleks menutup bagian leher yang dimaksud oleh chacha


dion" oh ini hanya sepidol, teman dion yang melakukan ini, nanti akan dion bersihkan


chacha" astaga dion kmu buat bunda kaget saja


dion hanya tertawa menanggapi perkataan chacha


sesampainya di depan apartemen dion langsung masuk dan melihat keluarganya sedang berbincang bersama jems, jantung dion rasanya berdetak sangat cepat karena ia takut jika jems akan menceritakan semuanya pada keluarga nya


rey" hey tuan sibuk, susah sekali di hubungi, miss you bro (memeluk)


dion" em iya, miss you too bang


dion menatap ke arah jems seolah-olah bertanya pada jems, jems yang mengetahui maksud dari dion langsung mengangguk kan kepalanya


abi" papa bangga pada mu, pertahankan prestasi mu nak, dan buat keluarga kita bangga pada mu (memeluk)


dion" terimaksih ini semua berkat dukungan kalian


"prestasi apa? apa yang di ceritakan uncle jems" dalam hati dion yang merasa bingung dengan perkataan papa nya


naima" aduh adik kak nai sudah besar sekarang

__ADS_1


dion" kak bukannya sudah mau melahirkan kenapa masih ikut


naima" aduh uncle kamu seperti nya tidak senang kamu ke sini nak (terkekeh)


dion" bukan begitu kak, jika kakak kontraksi di sini bagaimana


rey" ya tinggal bawa ke rumah sakit dion,pertanyaan mu sangat aneh


dion" bukan begitu maksud ku tapi


belum selesai menjawab abi sudah memotong perkataan dion


abi" sudah jangan berdebat, Mari kita makan, papa sudah sangat lapar


chacha" ayo kita makan, sudah lama kita tidak makan bersama bukan, jems mari ikut kami


setelah makan siang chacha dan yang lain beristirahat karena mereka merasa lelah


sementara dion mengajak jems berbicara berdua


dion" apa yang paman ceritakan pada mereka?


jems" aku hanya menceritakan prestasi mu di kampus tidak lebih, aku tidak mungkin menceritakan sikap mu, pada orang tua mu, apa jadinya papa mu jika mengetahui itu, berubah lah dan tinggalkan semua itu sebelum kamu dalam masalah


jems sangat kesal dengan sikap dion yang terus memaksa nya


dion" baik lah, aku mohon jangan ceritakan pada mereka


"ceritakan apa? "


dion dan jems terkejut mendengar suara seseorang yang tidak lain adalah chacha


chacha" apa yang tidak boleh di ceritakan pada bunda nak (menatap dion)


dion" tidak ada bun, hanya cerita hambar yang tidak lucu iya kan uncle jems


jems" iya


dion" uncle jems sering sekali menceritakan hal yang tidak lucu (terkekeh)


chacha" apa benar hanya itu saja? tidak ada yang sedang kamu sembunyikan dari bunda?


dion"ti-tidak bun, hanya itu, percaya sama dion


chacha mencoba percaya pada putranya itu, walau dirinya merasa jika ada yang janggal dengan sikap putranya itu


chacha" ya sudah istirahat lah, pasti kamu sangat lelah, dan jarang sekali bisa beristirahat siang kan


dion" baik lah bun, dion masuk ke kamar dulu,


dion langsung meninggalkan chacha dan jems


chacha" lihat jems, anak itu bahkan tidak. mau memberikan ciuman nya pada ku, anak ku sudah besar sekarang (tersenyum)


jems" begitu lah dia sekarang


jems tahu jika chacha merasa ada yang aneh pada putranya namun jems tidak bisa memberi tahu di karenakan kondisi abi yang kurang baik jika mendapat kabar negatif tentang putranya


chacha menatap jems yang masih diam mematung di tempat nya

__ADS_1


chacha" jems apa ada sesuatu yang kau sembunyikan dari kami


jems" ti-tidak ada,saya permisi nyonya


jems meninggalkan chacha dan pergi tidak tahu kemana asal tidak bertemu chacha


chacha" aku tahu ada yang tidak beres dengan kalian, ada apa dengan putra ku


malam hari ponsel dion terus berdering membuat suasana berbincang mereka menjadi terganggu


abi" dion jawab lah panggilan itu siapa tahu penting?


dion" baik-baik lah pa


dion menjawab panggilan itu dan menjauh dari keluarganya


abi" jems apa anak itu memiliki kekasih, kenapa harus menjauh menjawab panggilan itu


jems" aku kurang tahu soal itu tuan, dion tidak pernah cerita


rey" mungkin itu benar kekasih nya, karena tidak biasanya dia harus menjauh jika mengangkat panggilan telepon


naima" biarkan saja, lagi pula dion sudah besar wajar jika dia tertarik dengan wanita


chacha" benar kata naima, mungkin dia malu jika di hadapan kita


dion kembali masuk menemui keluarga nya


dion" bun, pa dion mohon izin untuk keluar sebentar apa boleh, ada yang harus dion kerjakan di luar


abi" apa tugas kampus?


dion" iya pa?


abi" pergi lah, dan jangan pulang larut


dion"(tersenyum) baik lah pa


dion bersiap untuk pergi,namun langkah dion terhenti karena jems menghadangnya


jems" apa kamu sudah gila, apa kamu akan menunjukan sikap buruk mun pada keluarga mu


dion" tenang lah aku hanya ingin menyelesaikan masalah dan aku tidak akan pulang dengan ke adaan mabuk


jems" tepati janji mu, jika tidak aku akan mengatakan semua nya dan berubah lah lebih cepat sebelum ibu mu mengetahui sendiri


jems meninggalkan dion yang berdiam diri mencerna perkataan jems, namun dion tak mau ambil pusing iya melanjutkan langkah nya untuk pergi menemui mario dan beberapa temen nya di sebuah club ternama di New York


tanpa ke dua ketahui chacha mendengar sedikit perkataan mereka dan membuat chacha semakin yakin jika putranya menyembunyikan sesuatu darinya


"apa yang kmu sembunyikan dari bunda nak, bunda tahun ada yang tidak beres dengan mu,bunda mohon jangan mengecewakan bunda nak, bunda tidak akan memaafkan diri bunda jika terjadi sesuatu pada mu nak " chacha mulai menagis ia merasa takut hal buruk akan terjadi pada putranya


___________________________


tbc


next


jangan lupa like komen,vote dan dukungan lainnya untuk aku ya

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2