Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 121


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


let's read


________________________________


taya dan anggota keluarganya masih menunggu Rara yang berada di dalam ruang bersalin, taya terus berdoa untuk keselamatan anak dan juga istrinya


Abi" kenapa mereka lama sekali, kenapa tidak ada yang memberi penjelasan pada kita (kesal)


cha-cha" sabar pa, kita berdoa yang terbaik saja untuk kakak, dan juga calon cucu kita itu, jangan emosi,Rey kamu sudah menghubungi yang lain


Rey" sudah Bun


tidak lama pak Lukman dan Bu Lia tiba di rumah sakit


pak Lukman" bagaimana ke adanya (panik) ini kenapa baju mu banyak darahnya


taya" pak, (memeluk)


pak Lukman menatap cha-cha,cha-cha memberi isyarat pada pak Lukman


pak Lukman " mereka akan baik-baik saja, kamu tenang saja, kita berdoa yang terbaik untuk mereka ya nak


Bu Lia" kamu gak boleh lemah,jika kamu lemah, siapa yang akan kuat kan mereka di dalam sana nak


waktu semakin berlalu semua keluarga sudah berkumpul menunggu Rara , pukul empat pagi keluarga Nara tiba di rumah sakit


Nara" bunda bagai mana Rara? apa sudah ada kabar ? (menagis)


cha-cha" dia masih di dalam dokter masih menanganinya


Nara" kenapa bisa seperti ini Bun, bukan kah kemarin dia baik-baik saja


cha-cha" bunda juga tidak tahu nak,kita berdoa saja yang terbaik untuk Rara dan bayi nya


tidak lama seorang suster keluar dari ruangan itu,


suster" suami nyonya mikayra


taya" saya sus, bagaimana istri saya sus


suster" mari pak ikut saya, agar dokter yang akan jelaskan


taya masuk ke dalam ruangan itu untuk menemui dokter yang menangani Rara


taya" bagaimana istri saya dok


dokter" saya tidak mungkin mengatakan jika istri anda dalam ke adaan baik,melihat kondisinya sekarang ibu mikayra kehilangan banyak darah, kami harus melakukan transfusi darah untuk nya,


taya" lakukan dok, apa pun itu lakukan, selamatkan mereka dok


dokter" tapi pak bukan itu yang mau saya bicarakan ada masalah lain


taya" ada masalah apa dok

__ADS_1


dokter" ibu mikayra mengalami solutio plasenta dimana ari-ari lepas sebelum bayi lahir, itu sangat berbahaya bagi keduanya pak, jadi pak kami meminta anda untuk kemari untuk menandatangani tindakan sesar dan memilih salah satu dari mereka yang akan kami selamatkan pak kami butuh keputusan anda secepatnya


taya sudah tidak bisa menahan air matanya, mendengar perkataan dokter, taya hanya bisa menagis saat ini


taya" boleh saya bertemu istri dan keluarga saya sebelum mengambil ke putusan dok


dokter" silahkan,tapi kami minta cepat pak


taya meninggalkan dokter itu dan berjalan mendekati Rara yang masih bisa tersenyum walau ia sedang merasakan sakit , seolah mengatakan jika kami baik-baik saja


taya" sayang kamu pasti bisa, kita lewati ini bersama ya, mom kami di sini untuk kamu, (mencium kening Rara) nak kamu bisa, kamu kuat, kamu (meneteskan air mata)


taya tak sanggup meneruskan kata-katanya


"Daddy sayang kamu,nak ini pilihan yang sulit, Daddy harus apa " batin taya


taya meninggalkan istrinya dan keluar untuk menemui keluarga nya


saat keluar ruangan taya terduduk lemas di lantai membuat semua orang tahu jika di dalam ke adaan nya tidak baik-baik saja


cha-cha" taya


taya" bunda taya gak bisa lakuin ini, taya gak sanggup kehilangan salah satu dari mereka, apa yang harus taya lakukan (menagis)


semua orang ikut menangis melihat ke adaan taya, seperti itu


Abi" apa yang terjadi taya


taya menjelaskan pada keluarga nya, mengenai kondisi Rara dan dirinya harus memilih salah satu di antara mereka


taya" apa yang harus taya lakukan ?


Abi" keputusan ada di tangan kamu nak, kami akan terima apapun itu


pak Lukman" lakukan apa kata hati mu nak, kami akan mendukung mu,


Radit" kami mendukung mu,tanda tangani surat itu


cha-cha" kamu yang tahu bagaimana harus bertindak


Bu Lia" bangun dan masuk nak, jangan biarkan mereka menunggu lama


taya menatap satu persatu keluarga nya,


taya" aku akan memilih ibunya (menangis)


semua orang berusaha menahan air matanya agar menguat kan taya


taya bangkit dan masuk kembali kedalam ruangan itu, menandatangani semua berkas yang harus di tanda tangani


dokter" kami akan melakukan tindakan nya sekarang pak


taya" boleh saya menemui istri saya sebelum dia masuk ke ruang operasi dok


dokter" silahkan.


taya menemui Rara kembali, ia mengira jika istrinya tidak tahu apa yang terjadi


Rara" dad, mommy terima apa pun keputusan yang dad ambil untuk kami, kami akan sama-sama berjuang untuk dad,


Rara menghapus air mata suaminya yang sudah tidak bisa di tahan lagi


taya" maafkan aku


Rara" dad, jangan mengantar kami dengan air mata, bagaimana kami bisa tenang jika dad menangis seperti ini,

__ADS_1


suster" permisi pak, sudah saat nya kami membawa pasien


Rara" dad tersenyum untuk kami, agar kami bisa berjuang dengan semangat


taya" (tersenyum) kita bisa lewati ini, nak kamu seperti Zubair bin awwam sahabat nabi yang kuat, yang bisa melawan musuh sendirian, nak kamu pemberani seperti Ali bin Abi Tholib yang bisa berjuang sendiri, tapi ingat nak, kamu tidak sendirian ada dad dan mom, dan semua yang sayang pada mu, Daddy yakin kamu bisa lebih kuat dari mereka


bayinya nendang perut Rara


Rara" dia setuju Dnegan ucapan mu dad (tersenyum)


Rara di bawa menuju ruang operasi


semua orang berusaha tersenyum di hadapan Rara


Bu Lia" kamu bisa Ra (mengelus perutnya)


cha-cha" kakak bisa


Rika" jangan menyerah, kami disini


Fani" kalian bisa melewati ini


Nara" kita berjuang bersama ya


mereka mencatat Rara sampai di depan pintu ruang operasi sebelum masuk Rara tersenyum pada keluarganya


hal itu membuat mereka merasa sangat sedih , cucu yang selama ini di tunggu, yang di harapkan , kini mereka terancam harus kehilangan, siapa yang tidak sedih melihat ke adaan seperti itu, orang tua mana yang sanggup menahan air mata, suami mana yang tega memilih salah satu nya, ayah mana yang tega membunuh anaknya sendiri, mereka kini kalut dengan pikiran masing-masing


lampu kamar operasi menyala menandakan jika operasi sedang berjalan


mereka berdoa yang terbaik, untuk semuanya,berdoa agar mereka tidak kehilangan salah satu dari mereka


waktu menunjukan pukul setengah enam, cyra dan nada datang membawa baju bersih untuk taya dan Abi , serta membawakan makanan dan juga minuman hangat untuk semua orang


nada" mas taya,ini ( menyerahkan baju)


taya" terimakasih nad


cyra" pa ini (menyerahkan baju)


Abi" terimakasih key


cyra dan nada membagikan minuman dan makanan yang mereka bawa


cha-cha memberikan makanan untuk taya,


taya" tidak lapar Bun


papa Yusuf" makan itu, jangan menyiksa diri mu sendiri , cucuku sedang berjuang di dalam bagaimana kamu bisa berpikir untuk menyiksa diri mu


semua orang menoleh ke sumber suara itu


"opa,Oma" bersamaan


cha-cha" bunda,papa


taya" opa,


papa Yusuf" makan lah, jangan menyiksa diri mu seperti itu,bukan kah kita akan berjuang bersama, bagai mana bisa berjuang jika tidak ada tenaga,taya opa tahu kamu sedih tapi kamu harus tetap sehat untuk mereka


taya" (memeluk) terimakasih opa


mereka menunggu hingga operasi selesai, dengan harapan terbaik dan doa yang terbaik mereka panjatkan


________________________________

__ADS_1


TBC


jangan lupa setelah baca tinggalkan jejak kalian semuanya ...


__ADS_2