
enjoy
.
.
.
.
.
let's read
________________________________
taya dan anggota keluarganya masih menunggu Rara yang berada di dalam ruang bersalin, taya terus berdoa untuk keselamatan anak dan juga istrinya
Abi" kenapa mereka lama sekali, kenapa tidak ada yang memberi penjelasan pada kita (kesal)
cha-cha" sabar pa, kita berdoa yang terbaik saja untuk kakak, dan juga calon cucu kita itu, jangan emosi,Rey kamu sudah menghubungi yang lain
Rey" sudah Bun
tidak lama pak Lukman dan Bu Lia tiba di rumah sakit
pak Lukman" bagaimana ke adanya (panik) ini kenapa baju mu banyak darahnya
taya" pak, (memeluk)
pak Lukman menatap cha-cha,cha-cha memberi isyarat pada pak Lukman
pak Lukman " mereka akan baik-baik saja, kamu tenang saja, kita berdoa yang terbaik untuk mereka ya nak
Bu Lia" kamu gak boleh lemah,jika kamu lemah, siapa yang akan kuat kan mereka di dalam sana nak
waktu semakin berlalu semua keluarga sudah berkumpul menunggu Rara , pukul empat pagi keluarga Nara tiba di rumah sakit
Nara" bunda bagai mana Rara? apa sudah ada kabar ? (menagis)
cha-cha" dia masih di dalam dokter masih menanganinya
Nara" kenapa bisa seperti ini Bun, bukan kah kemarin dia baik-baik saja
cha-cha" bunda juga tidak tahu nak,kita berdoa saja yang terbaik untuk Rara dan bayi nya
tidak lama seorang suster keluar dari ruangan itu,
suster" suami nyonya mikayra
taya" saya sus, bagaimana istri saya sus
suster" mari pak ikut saya, agar dokter yang akan jelaskan
taya masuk ke dalam ruangan itu untuk menemui dokter yang menangani Rara
taya" bagaimana istri saya dok
dokter" saya tidak mungkin mengatakan jika istri anda dalam ke adaan baik,melihat kondisinya sekarang ibu mikayra kehilangan banyak darah, kami harus melakukan transfusi darah untuk nya,
taya" lakukan dok, apa pun itu lakukan, selamatkan mereka dok
dokter" tapi pak bukan itu yang mau saya bicarakan ada masalah lain
taya" ada masalah apa dok
__ADS_1
dokter" ibu mikayra mengalami solutio plasenta dimana ari-ari lepas sebelum bayi lahir, itu sangat berbahaya bagi keduanya pak, jadi pak kami meminta anda untuk kemari untuk menandatangani tindakan sesar dan memilih salah satu dari mereka yang akan kami selamatkan pak kami butuh keputusan anda secepatnya
taya sudah tidak bisa menahan air matanya, mendengar perkataan dokter, taya hanya bisa menagis saat ini
taya" boleh saya bertemu istri dan keluarga saya sebelum mengambil ke putusan dok
dokter" silahkan,tapi kami minta cepat pak
taya meninggalkan dokter itu dan berjalan mendekati Rara yang masih bisa tersenyum walau ia sedang merasakan sakit , seolah mengatakan jika kami baik-baik saja
taya" sayang kamu pasti bisa, kita lewati ini bersama ya, mom kami di sini untuk kamu, (mencium kening Rara) nak kamu bisa, kamu kuat, kamu (meneteskan air mata)
taya tak sanggup meneruskan kata-katanya
"Daddy sayang kamu,nak ini pilihan yang sulit, Daddy harus apa " batin taya
taya meninggalkan istrinya dan keluar untuk menemui keluarga nya
saat keluar ruangan taya terduduk lemas di lantai membuat semua orang tahu jika di dalam ke adaan nya tidak baik-baik saja
cha-cha" taya
taya" bunda taya gak bisa lakuin ini, taya gak sanggup kehilangan salah satu dari mereka, apa yang harus taya lakukan (menagis)
semua orang ikut menangis melihat ke adaan taya, seperti itu
Abi" apa yang terjadi taya
taya menjelaskan pada keluarga nya, mengenai kondisi Rara dan dirinya harus memilih salah satu di antara mereka
taya" apa yang harus taya lakukan ?
Abi" keputusan ada di tangan kamu nak, kami akan terima apapun itu
pak Lukman" lakukan apa kata hati mu nak, kami akan mendukung mu,
Radit" kami mendukung mu,tanda tangani surat itu
cha-cha" kamu yang tahu bagaimana harus bertindak
Bu Lia" bangun dan masuk nak, jangan biarkan mereka menunggu lama
taya menatap satu persatu keluarga nya,
taya" aku akan memilih ibunya (menangis)
semua orang berusaha menahan air matanya agar menguat kan taya
taya bangkit dan masuk kembali kedalam ruangan itu, menandatangani semua berkas yang harus di tanda tangani
dokter" kami akan melakukan tindakan nya sekarang pak
taya" boleh saya menemui istri saya sebelum dia masuk ke ruang operasi dok
dokter" silahkan.
taya menemui Rara kembali, ia mengira jika istrinya tidak tahu apa yang terjadi
Rara" dad, mommy terima apa pun keputusan yang dad ambil untuk kami, kami akan sama-sama berjuang untuk dad,
Rara menghapus air mata suaminya yang sudah tidak bisa di tahan lagi
taya" maafkan aku
Rara" dad, jangan mengantar kami dengan air mata, bagaimana kami bisa tenang jika dad menangis seperti ini,
__ADS_1
suster" permisi pak, sudah saat nya kami membawa pasien
Rara" dad tersenyum untuk kami, agar kami bisa berjuang dengan semangat
taya" (tersenyum) kita bisa lewati ini, nak kamu seperti Zubair bin awwam sahabat nabi yang kuat, yang bisa melawan musuh sendirian, nak kamu pemberani seperti Ali bin Abi Tholib yang bisa berjuang sendiri, tapi ingat nak, kamu tidak sendirian ada dad dan mom, dan semua yang sayang pada mu, Daddy yakin kamu bisa lebih kuat dari mereka
bayinya nendang perut Rara
Rara" dia setuju Dnegan ucapan mu dad (tersenyum)
Rara di bawa menuju ruang operasi
semua orang berusaha tersenyum di hadapan Rara
Bu Lia" kamu bisa Ra (mengelus perutnya)
cha-cha" kakak bisa
Rika" jangan menyerah, kami disini
Fani" kalian bisa melewati ini
Nara" kita berjuang bersama ya
mereka mencatat Rara sampai di depan pintu ruang operasi sebelum masuk Rara tersenyum pada keluarganya
hal itu membuat mereka merasa sangat sedih , cucu yang selama ini di tunggu, yang di harapkan , kini mereka terancam harus kehilangan, siapa yang tidak sedih melihat ke adaan seperti itu, orang tua mana yang sanggup menahan air mata, suami mana yang tega memilih salah satu nya, ayah mana yang tega membunuh anaknya sendiri, mereka kini kalut dengan pikiran masing-masing
lampu kamar operasi menyala menandakan jika operasi sedang berjalan
mereka berdoa yang terbaik, untuk semuanya,berdoa agar mereka tidak kehilangan salah satu dari mereka
waktu menunjukan pukul setengah enam, cyra dan nada datang membawa baju bersih untuk taya dan Abi , serta membawakan makanan dan juga minuman hangat untuk semua orang
nada" mas taya,ini ( menyerahkan baju)
taya" terimakasih nad
cyra" pa ini (menyerahkan baju)
Abi" terimakasih key
cyra dan nada membagikan minuman dan makanan yang mereka bawa
cha-cha memberikan makanan untuk taya,
taya" tidak lapar Bun
papa Yusuf" makan itu, jangan menyiksa diri mu sendiri , cucuku sedang berjuang di dalam bagaimana kamu bisa berpikir untuk menyiksa diri mu
semua orang menoleh ke sumber suara itu
"opa,Oma" bersamaan
cha-cha" bunda,papa
taya" opa,
papa Yusuf" makan lah, jangan menyiksa diri mu seperti itu,bukan kah kita akan berjuang bersama, bagai mana bisa berjuang jika tidak ada tenaga,taya opa tahu kamu sedih tapi kamu harus tetap sehat untuk mereka
taya" (memeluk) terimakasih opa
mereka menunggu hingga operasi selesai, dengan harapan terbaik dan doa yang terbaik mereka panjatkan
________________________________
__ADS_1
TBC
jangan lupa setelah baca tinggalkan jejak kalian semuanya ...