Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 83


__ADS_3

hari ini Bu Lia dan pak Lukman harus pulang ke Indonesia karena mereka tidak bisa berlama lama di Inggris


rara dan taya mengantar orang tuanya untuk pulang


rara"hati hati ya Bu,jaga kesehatan baik baik di sana, Rara bakalan kangen (memeluk)


Bu Lia" kamu juga baik baik nak, jaga calon cucu ibu, jangan terlalu stres dan banyak pikiran ya, makan yang cukup


rara" iya Bu,


pak Lukman" taya jaga istri dan calon anak mu, ingat pesan bapak ya


taya" iya pak


rara" bapak sehat sehat ya, jangan suka begadang ya pak, (memeluk)


pak Lukman" (tersenyum) iya nduk, jaga cucu eyang ini ya


rara" iya eyang


setelah selesai berpamitan, taya dan Rara langsung meninggalkan bandara


sepanjang perjalanan Rara hanya diam, tidak banyak bicara bahkan Rara tidak seperti biasanya, bermanja pada taya , atau meminta sesuatu yang pada taya


sesampainya di apartemen Rara langsung mencari pakaian nya dan membereskan apartemen itu


sementara taya bersiap untuk pergi ke kantor


taya" sayang aku pergi ke kantor dulu ya


rara menghampiri suaminya itu


rara" iya hati hati


taya" kamu tidak menahan ku untuk pergi


rara" sedang tidak ingin,


taya" tidak ingin beli sesuatu ?


rara" tidak, sudah pergi lah,nanti kamu terlambat


taya" oooo iya, aku pergi , kamu baik baik ya di rumah, assalamualaikum anak Daddy baik baik ya di sini jangan nakal sama mommy (mengelus perut)


rara" iya Daddy (memaksa senyum)


taya meninggalkan apartemen dengan rasa sedih melihat istrinya itu


"aku harus melakukan apa,agar dia kembali,aku lebih baik melihat nya manja,dan memaksa ku memakai baju aneh dari pada harus melihatnya seperti itu " batin taya


sesampainya di kantor taya meminta pendapat pada asistennya yang sudah lebih dulu menghadapi istri yang sedang mengandung


taya " stev apakah istri mu,dulu saat hamil apakah dia mengalami perubahan mood


Steven" em, sepertinya tidak, ada apa pak ?


taya" istri saya, semenjak mengandung, mood nya berubah ubah,saya bingung harus apa stev


Steven"apa selama nyonya Dimitri mengandung bapak selalu ada untuk nya


taya" tentu


Steven" apa bapak pernah mengajak nyonya Dimitri untuk jalan jalan walau hanya ke taman hiburan


taya" tidak pernah stev, aku selalu melarangnya untuk melakukan aktifitas melelahkan


Steven"pantas saja, pak harusnya bapak mengajak nyonya Dimitri untuk jalan jalan walau hanya sekedar, terkadang wanita hamil itu butuh waktu untuk bersantai, lagi pula menurut saya hanya sekedar berjalan jalan saja bukan lah hal yang melelahkan


taya" baik lah jika begitu stev saya akan mencoba saran mu,

__ADS_1


Steven" iya pak (tersenyum)


setelah pulang dari bekerja taya merencanakan untuk mengajak Rara pergi


sesampainya di apartemen taya menghampiri istrinya yang sedang sibuk memasak di dapur


taya" sibuk sekali istri ku, sampai tak tahu jika suaminya pulang (memeluk dari belakang)


rara" Daddy buat aku terkejut saja, maaf aku tidak mendengar kamu pulang


taya" tidak apa apa,sayang bagaimana jika malam ini kita pergi ke eye London


rara" malam ini ?


taya" di sana jika malam hari sangat indah, apa kamu mau


rara"(tersenyum) ya, aku mau,


taya" baik lah, hentikan memasaknya dan kita harus bersiap siap


taya dan Rara menikmati malam indah mereka, menikmati pemandangan malam di kota London


sementara di Indonesia adik adik Rara sedang menghibur Ghani yang baru saja patah hati karena di tolak oleh seorang gadis


Rey" gak nyangka gue, bad boy kayak Lo bisa di tolak


cyra " kalian tahu yang nolak dia itu, ceweknya gak modis,tapi cantik, dan kutu buku, salat gue sama anak itu gak tergoda sama tampang bodoh nya ghani (tertawa)


Ghani" diem Lo key, gue simpel pake tisu tuh mulut


fahri" haduh fuckboy bisa galau


Dion" sabar kak Ghani mungkin wanita itu hati nya bersih makanya tidak tergoda oleh pria seperti kakak,


mendengar perkataan Dion sontak semuanya tertawa


Rey" hebat adek gue,


Ghani" kalian tuh bener bener gak menghibur tahu gak sih


cyra" ah gue mau telpon kakak lah, mau kasih tahu kalo bad boy satu ini lagu galau


cyra mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Rara , tak menunggu lama panggilan cyra langsung di jawab oleh Rara


cyra* kakak!! (berteriak)


rara menjauhkan ponsel dari kupingnya


rara*key bisa tidak,tidak bertriak


cyra*sorry, kak tahu tidak, di sini ada yang sedang galau


rara* siapa? Rey, Fahri, atau Dion?


cyra*bukan mereka tapi ghani,(tertawa)


rara*apa Ghani galau ? kok bisa? kenapa?


Rey merebut ponsel cyra


Rey*karena di tolak wanita kak, Kaka bayangkan wajah bad boy seperti dia di tolak oleh seorang gadis biasa


rara tertawa sangat kencang membayangkan wajah galau adik sepupunya itu


taya ikut mentertawakan Ghani karena tata tahu betul seperti apa Ghani di mata para gadis


Rey* ya sudah kak, nanti kita lanjut lagi, kami harus pergi , aku sayang kakak


rara* kakak juga sayang kalian

__ADS_1


panggilan berakhir


Ghani" puas Lo semua ya tertawaan gue


Dion" belum kak, soalnya jarang jarang bisa ngetawain kakak kayak gini


Ghani" ampun gue, tahu gini gak cerita ke kalian , mending gue cerita ke mommy, paling di suruh tobat


Ghani benar benar merasa kesal melihat saudara saudaranya sangat senang melihat penderitaannya


walau dirinya tahu, mereka hanya mencoba menghibur namun iya tetap merasa kesal


...


setelah menikmati malam indah mereka taya dan Rara kembali ke apartemen


setelah selesai berganti pakaian taya dan Rara merebahkan dirinya di tempat tidur


rara" mas aku merindukan sama keluarga di indo


(sedih)


taya" aku juga sayang, aku juga sangat merindukan mereka


rara" mas kapan kita akan pulang ke indo


taya" sabar ya sayang setelah proyek ini mulai berjalan aku janji kita akan pulang, kalo untuk waktu dekat ini, sepertinya kita belum bisa untuk pulang


rara" iya mas aku ngerti, tapi kamu janji ya kita bakal pulang


taya" iya sayang aku janji , tapi kamu janji juga jangan sering sering cemberut ya kayak tadi pagi


rara" maaf


taya" sayang, jika kamu merasakan apa pun, dan menginginkan apa pun, bilang pada ku, jangan berdiam diri, aku tidak bisa melihat mu murung dan sedih


rara" (tersenyum) iya Daddy , mommy akan ingat itu , Daddy


taya" em


rara" aku mau makan spageti yang banyak bola bola daging nya


taya" harus sekarang


rara" em aku mau sekarang ...


taya" (menarik nafas) baik lah, kamu tunggu di sini ya sama mommy biar Daddy yang belikan (mengelus perut Rara)


rara" iya Daddy, tapi jangan lama lama ya kita gak mau di tinggal lama lama sama Daddy


taya" iya


taya pergi meninggalkan Rara untuk membelikan pesanan istrinya itu


" syukurlah dia sudah kembali, aku lebih suka keluar malam mencari sesuatu untuk nya dari pada harus melihat nya murung, aku akan terus belajar menjadi suami yang baik dan Daddy yang baik untuk kalian " dalam hati taya


_________________________________


TBC


next


semoga pada suka ya, semoga dapat feel nya ya, para sayang sayang nya author


jangan lupa kasih aku like dan komen


terimakasih


💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓

__ADS_1


__ADS_2