Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 128


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


Ghani mengantar Nara untuk kembali ke kantornya,karena sesuai perjanjian dengan pak Heru jika Nara harus kembali setelah jam makan siang.


nada" jangan antar aku sampai depan kantor ya, nanti ada yang lihat


Ghani" kenapa ? aku kan sekarang kekasih mu,jadi tidak usah malu


nada" tapi nanti ada yang lihat


Ghani"(menatap tajam) biarkan saja, biar mereka tahu jika kamu itu punya aku, agar tidak ada yang ganggu kamu


nada" memang nya siapa yang bakal ganggu aku ?


Ghani" banyak sayang, ya sudah kamu turun, nanti pulang aku jemput,dan kita akan berkumpul bersama key dan juga yang lain


nada" iya aku ingat, kamu hati-hati ya (nada mencium tangan )


Ghani" aduh gak sabar mau halal sama,kamu kalo begini (mencium kening)


nada" ih kamu di,tidak boleh cium nanti kena marah mba nara


Ghani" (tertawa) ya ampun sayang cuma dahi saja tidak boleh, tenang kamu tidak akan hamil


"astaga pacar ku polos sekali,ah tapi tidak apa-apa aku suka" batin Ghani


nada turun dari mobil Ghani , nada melambaikan tangan pada Ghani yang sudah mulai menjauh dari pandangannya


sesampainya di ruangannya nada menemui Heru jika dirinya sudah kembali


nada" pak Heru, nada sudah kembali, apakah ada pekerjaan ?


Heru" seperti ada yang berbeda dari mu, kenapa sepertinya bahagia sekali ?


nada" em rahasia, pak Heru tidak boleh tahu (tertawa)


Heru" dasar nada, ini kamu kerjakan,dan sore ini harus selesai


nada" baik pak Heru, nada akan kerjakan, pak mas Alvin sudah kembali ?


Heru" baru saja, mungkin sebentar lagi kamu di panggil untuk absen wajah (terkekeh) mas mu itu terlalu posesif


Alvin" siapa yang posesif her


suara Alvin membuat nada dan Heru terkejut


Heru" pa...pak Alvin, tidak ada pak


nada" iya mas, kami sedang membicarakan video (tersenyum)


Alvin" nada keruangan mas, mas mau bicara


nada" i...iya


Alvin meninggalkan Heru dan nada, ia jalan menuju ruangannya lebih dulu


nada" (tertawa kecil) pak Heru, hampir saja


Heru" haduh kamu sih nad, sudah sana pergi, sepertinya mood nya pak Alvin sedang tidak baik


nada meninggalkan Heru dan masuk kedalam ruangan alvin

__ADS_1


nada" ada apa mas?


Alvin" nad mas mau kamu jujur sama mas


nada" ada apa mas ?


Alvin" apa hubungan mu dengan Danu ?


nada" Danu sutradara ?


Alvin" iya, siapa lagi nada


nada" hanya teman mas,ada apa mas?


Alvin" tadi mas bertemu dengan kekasih nya, dan dia memaki mas,karena Danu mengakhiri hubungan mereka karena kamu


nada" apa!? kenapa ? bagaimana bisa dia mengenal mas


Alvin"dia pernah melihat kita bersama nad, kamu boleh bergaul dengan siapa saja, tapi mas mau kamu juga jaga jarak, mas tidak mau melihat kamu, di sakiti Karana ketidak Tahuan kamu mengerti


nada" iya mas, nada mengerti


Alvin" sudah kembali bekerja, oooo iya kata mami kamu mau pergi setelah pulang kantor


nada" iya mas


Alvin" ini pegang uang jajan mu


nada" terimakasih mas Alvin (tersenyum)


"ya Allah ternyata sulit sekali menjaga seorang adik, pantas bang Kiki selalu kesal jika aku bersikap aneh " dalam hati Alvin


tidak terasa waktu pulang kerja sudah tiba,nada bersiap untuk pulang dan menyerahkan tugasnya pada Heru ,setelah itu nada pergi untuk menunggu Ghani menjemputnya


saat menunggu nada merasa aneh pada setiap karyawan yang melihatnya, mereka seperti berbisik-bisik mengenai dirinya , namun nada tidak ambil pusing


tidak lama Ghani sudah menjemput nada mereka langsung pergi ke rumah Rara, karena mereka akan berkumpul di sana , mengingat Rara baru memiliki Kean yang masih sangat kecil untuk di bawa ke tempat umum


nada" apa tidak apa-apa aku ikut kedalam ?


nada" aku tidak membawa apa-apa untuk Kean


Ghani" itu di belakang aku sudah membelinya tadi, kamu bawa saja


nada mengambil goodie bag berisi mainan bayi itu dan ikut turun dengan Ghani


"assalamualaikum" bersamaan


nada dan Ghani masuk kedalam menuju ruang keluarga di mana mereka semua berkumpul


Bu Lia" loh ada nada (memeluk)


nada" ibu apa kabar sudah alam nada tidak bertemu


Bu Lia" baik, kamu kemari dengan siapa ?


nada hendak menjawab namun Ghani lebih dulu menjawab


Ghani" sama pacarnya ini dong eyang (membenarkan kerah baju)


Bu Lia" lah kalian, ya ampun ih ibu jadi ikut senang, jadi kapan mau menikahnya


Ghani" nanti tunggu Ghani punya rumah sendiri (tertawa)


Bu Lia" dasar bocah ini , sudah sana masuk mereka semua di dalam


Ghani menggenggam tangan nada dan masuk ke dalam


Ghani" eh karyawan baru, udah di sini dia (terkekeh)


mereka semua memperhatikan tangan Ghani dan nada


taya" kalian ? (menatap kedua nya )


cyra" gak sia-sia kan Lo kasih gue tiket konser

__ADS_1


Rey" PJ nya mana dong


Rara" huh kemarin saja, kesal sekarang udah di gandeng, lihat Kean uncle mu itu, nanti jangan kayak uncle mu itu ya jika sudah besar


(tertawa)


taya" apa sih maksudnya?


Ghani" gini nih kebanyakan kerja Kean Daddy kamu itu, saya dan nona di sebelah saya ini sudah resmi berpacaran tuan ataya Dimitri


taya" ooooo gitu, wah Kean sepertinya yang di pegang aunty nada itu, hadiah jadian mereka buat Kean (tertawa)


nada" ya Allah lupa, ini untuk Kean


Rara" aduh repot-repot aunty ini, besok bawa yang lain ya (tertawa)


nada iya, nanti aunty belikan yang banyak untuk Kean imut ini ya


mereka saling berbincang, nada sudah merasa tidak canggung lagi dan mulai terbiasa berbincang dengan yang lain


tidak terasa senja sudah menampakan warna jingganya itu tandanya terang akan berganti dengan gelap,


mereka semua makan malam di rumah Rara, setelah selesai mereka kembali berbincang dan bermain bersama Kean


nada mengendong Kean yang sangat senang saat di gendong oleh nada


cyra" Kean kenapa kamu senang sekali di gendong nada, tadi sama aunty kamu nangis


(mengerucutkan bibirnya)


Rey" soalnya aunty jelek ya dek, makanya kamu enggak mau (tertawa)


Dion" makanya kak key jangan suka marah biar enggak jelek


cyra" kalian ini kompak banget sih ngekek orangnya


Ghani" makanya key, kalo sama anak kecil itu di ajak ngobrol bukan nya jadian ya nangis lah bayi nya


Bu Lia" si nada udah cocok itu ghan jadi ibu, udah jangan pacaran lama-lama langsung saja menikah biar gak banyak dosanya


taya" tuh ghan dengerin kata ibu,cepat halalin nada nya


Ghani" aku sih kapan saja siap, tidak tahu nih nadanya


semua mata tertuju pada nada


nada" em aku, tunggu apa kata mami saja


Rey" nah loh ghan, harus deketin mami nya dulu Lo


Ghani" diam Lo karyawan baru, urusin sekertaris seksi penggoda iman Lo (tertawa)


Rey" benar-benar gak waras sekertaris gue, masa pakai baju pada pres body semua, mana ah sudah lah susah di jelaskan


taya" Rey sepertinya yang harus cepat-cepat halal itu kamu, biar terjauh dari godaan (tertawa)


Rara" mau halal sama siapa dad, pacar saja di tikung teman (tertawa)


cyra" asli ngakak gue , inget itu


Ghani" haduh Rey, nasib mu nak


cyra" mending gue f*** girls , dari pada di tikung


Rey mulai merasa kesal dengan ejekan saudara-saudaranya itu,


Rey" sudah tidak usah di BAHAS! oke


semua langsung terdiam saat Rey sudah mempertegas kata-katanya, yah Rey bukan tidak mau berpacaran namun dirinya masih memiliki sedikit trauma untuk menjalin hubungan Dnegan lawan jenis


_______________________________


TBC


next ya

__ADS_1


jangan lupa like, komen,favorit dan votenya terimakasih semuanya


__ADS_2