
selamat membaca
.
.
.
.
.
enjoy
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
Ghani mengantar Nara untuk kembali ke kantornya,karena sesuai perjanjian dengan pak Heru jika Nara harus kembali setelah jam makan siang.
nada" jangan antar aku sampai depan kantor ya, nanti ada yang lihat
Ghani" kenapa ? aku kan sekarang kekasih mu,jadi tidak usah malu
nada" tapi nanti ada yang lihat
Ghani"(menatap tajam) biarkan saja, biar mereka tahu jika kamu itu punya aku, agar tidak ada yang ganggu kamu
nada" memang nya siapa yang bakal ganggu aku ?
Ghani" banyak sayang, ya sudah kamu turun, nanti pulang aku jemput,dan kita akan berkumpul bersama key dan juga yang lain
nada" iya aku ingat, kamu hati-hati ya (nada mencium tangan )
Ghani" aduh gak sabar mau halal sama,kamu kalo begini (mencium kening)
nada" ih kamu di,tidak boleh cium nanti kena marah mba nara
Ghani" (tertawa) ya ampun sayang cuma dahi saja tidak boleh, tenang kamu tidak akan hamil
"astaga pacar ku polos sekali,ah tapi tidak apa-apa aku suka" batin Ghani
nada turun dari mobil Ghani , nada melambaikan tangan pada Ghani yang sudah mulai menjauh dari pandangannya
sesampainya di ruangannya nada menemui Heru jika dirinya sudah kembali
nada" pak Heru, nada sudah kembali, apakah ada pekerjaan ?
Heru" seperti ada yang berbeda dari mu, kenapa sepertinya bahagia sekali ?
nada" em rahasia, pak Heru tidak boleh tahu (tertawa)
Heru" dasar nada, ini kamu kerjakan,dan sore ini harus selesai
nada" baik pak Heru, nada akan kerjakan, pak mas Alvin sudah kembali ?
Heru" baru saja, mungkin sebentar lagi kamu di panggil untuk absen wajah (terkekeh) mas mu itu terlalu posesif
Alvin" siapa yang posesif her
suara Alvin membuat nada dan Heru terkejut
Heru" pa...pak Alvin, tidak ada pak
nada" iya mas, kami sedang membicarakan video (tersenyum)
Alvin" nada keruangan mas, mas mau bicara
nada" i...iya
Alvin meninggalkan Heru dan nada, ia jalan menuju ruangannya lebih dulu
nada" (tertawa kecil) pak Heru, hampir saja
Heru" haduh kamu sih nad, sudah sana pergi, sepertinya mood nya pak Alvin sedang tidak baik
nada meninggalkan Heru dan masuk kedalam ruangan alvin
__ADS_1
nada" ada apa mas?
Alvin" nad mas mau kamu jujur sama mas
nada" ada apa mas ?
Alvin" apa hubungan mu dengan Danu ?
nada" Danu sutradara ?
Alvin" iya, siapa lagi nada
nada" hanya teman mas,ada apa mas?
Alvin" tadi mas bertemu dengan kekasih nya, dan dia memaki mas,karena Danu mengakhiri hubungan mereka karena kamu
nada" apa!? kenapa ? bagaimana bisa dia mengenal mas
Alvin"dia pernah melihat kita bersama nad, kamu boleh bergaul dengan siapa saja, tapi mas mau kamu juga jaga jarak, mas tidak mau melihat kamu, di sakiti Karana ketidak Tahuan kamu mengerti
nada" iya mas, nada mengerti
Alvin" sudah kembali bekerja, oooo iya kata mami kamu mau pergi setelah pulang kantor
nada" iya mas
Alvin" ini pegang uang jajan mu
nada" terimakasih mas Alvin (tersenyum)
"ya Allah ternyata sulit sekali menjaga seorang adik, pantas bang Kiki selalu kesal jika aku bersikap aneh " dalam hati Alvin
tidak terasa waktu pulang kerja sudah tiba,nada bersiap untuk pulang dan menyerahkan tugasnya pada Heru ,setelah itu nada pergi untuk menunggu Ghani menjemputnya
saat menunggu nada merasa aneh pada setiap karyawan yang melihatnya, mereka seperti berbisik-bisik mengenai dirinya , namun nada tidak ambil pusing
tidak lama Ghani sudah menjemput nada mereka langsung pergi ke rumah Rara, karena mereka akan berkumpul di sana , mengingat Rara baru memiliki Kean yang masih sangat kecil untuk di bawa ke tempat umum
nada" apa tidak apa-apa aku ikut kedalam ?
nada" aku tidak membawa apa-apa untuk Kean
Ghani" itu di belakang aku sudah membelinya tadi, kamu bawa saja
nada mengambil goodie bag berisi mainan bayi itu dan ikut turun dengan Ghani
"assalamualaikum" bersamaan
nada dan Ghani masuk kedalam menuju ruang keluarga di mana mereka semua berkumpul
Bu Lia" loh ada nada (memeluk)
nada" ibu apa kabar sudah alam nada tidak bertemu
Bu Lia" baik, kamu kemari dengan siapa ?
nada hendak menjawab namun Ghani lebih dulu menjawab
Ghani" sama pacarnya ini dong eyang (membenarkan kerah baju)
Bu Lia" lah kalian, ya ampun ih ibu jadi ikut senang, jadi kapan mau menikahnya
Ghani" nanti tunggu Ghani punya rumah sendiri (tertawa)
Bu Lia" dasar bocah ini , sudah sana masuk mereka semua di dalam
Ghani menggenggam tangan nada dan masuk ke dalam
Ghani" eh karyawan baru, udah di sini dia (terkekeh)
mereka semua memperhatikan tangan Ghani dan nada
taya" kalian ? (menatap kedua nya )
cyra" gak sia-sia kan Lo kasih gue tiket konser
__ADS_1
Rey" PJ nya mana dong
Rara" huh kemarin saja, kesal sekarang udah di gandeng, lihat Kean uncle mu itu, nanti jangan kayak uncle mu itu ya jika sudah besar
(tertawa)
taya" apa sih maksudnya?
Ghani" gini nih kebanyakan kerja Kean Daddy kamu itu, saya dan nona di sebelah saya ini sudah resmi berpacaran tuan ataya Dimitri
taya" ooooo gitu, wah Kean sepertinya yang di pegang aunty nada itu, hadiah jadian mereka buat Kean (tertawa)
nada" ya Allah lupa, ini untuk Kean
Rara" aduh repot-repot aunty ini, besok bawa yang lain ya (tertawa)
nada iya, nanti aunty belikan yang banyak untuk Kean imut ini ya
mereka saling berbincang, nada sudah merasa tidak canggung lagi dan mulai terbiasa berbincang dengan yang lain
tidak terasa senja sudah menampakan warna jingganya itu tandanya terang akan berganti dengan gelap,
mereka semua makan malam di rumah Rara, setelah selesai mereka kembali berbincang dan bermain bersama Kean
nada mengendong Kean yang sangat senang saat di gendong oleh nada
cyra" Kean kenapa kamu senang sekali di gendong nada, tadi sama aunty kamu nangis
(mengerucutkan bibirnya)
Rey" soalnya aunty jelek ya dek, makanya kamu enggak mau (tertawa)
Dion" makanya kak key jangan suka marah biar enggak jelek
cyra" kalian ini kompak banget sih ngekek orangnya
Ghani" makanya key, kalo sama anak kecil itu di ajak ngobrol bukan nya jadian ya nangis lah bayi nya
Bu Lia" si nada udah cocok itu ghan jadi ibu, udah jangan pacaran lama-lama langsung saja menikah biar gak banyak dosanya
taya" tuh ghan dengerin kata ibu,cepat halalin nada nya
Ghani" aku sih kapan saja siap, tidak tahu nih nadanya
semua mata tertuju pada nada
nada" em aku, tunggu apa kata mami saja
Rey" nah loh ghan, harus deketin mami nya dulu Lo
Ghani" diam Lo karyawan baru, urusin sekertaris seksi penggoda iman Lo (tertawa)
Rey" benar-benar gak waras sekertaris gue, masa pakai baju pada pres body semua, mana ah sudah lah susah di jelaskan
taya" Rey sepertinya yang harus cepat-cepat halal itu kamu, biar terjauh dari godaan (tertawa)
Rara" mau halal sama siapa dad, pacar saja di tikung teman (tertawa)
cyra" asli ngakak gue , inget itu
Ghani" haduh Rey, nasib mu nak
cyra" mending gue f*** girls , dari pada di tikung
Rey mulai merasa kesal dengan ejekan saudara-saudaranya itu,
Rey" sudah tidak usah di BAHAS! oke
semua langsung terdiam saat Rey sudah mempertegas kata-katanya, yah Rey bukan tidak mau berpacaran namun dirinya masih memiliki sedikit trauma untuk menjalin hubungan Dnegan lawan jenis
_______________________________
TBC
next ya
__ADS_1
jangan lupa like, komen,favorit dan votenya terimakasih semuanya