Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 104


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.......


.


.


.......


enjoy


🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈


Ghani sangat bosan berada di rumah, dan dirinya masih enggan untuk ke kampus, mau pergi keluar pun dirinya tak ada yang menemani


"ternyata sakit hati sungguh tidak enak, aku baru menyadari bagaimana rasanya wanita wanita yang dulu aku buat sakit hati" batin Ghani


Ghani keluar dari kamar nya dan mencari ibunya untuk berpamitan


Ghani" mom... mom


Rika" iya sayang, ada apa?


Ghani" mom aku mau pergi, aku mau bertemu mas taya dan Fahri,katanya dia sudah pulang


Rika" sudah pulang, kenapa dia tidak beri tahu mommy


Ghani" mana Ghani tahu mom, ya sudah ghani pergi, nanti Ghani beritahu Abang oke


Rika" iya, kamu hati hati ya, jangan kebut kebut bawa mobil nya


Ghani" iya mom


ghani langsung pergi meninggalkan rumah dan menuju kantor taya


sebelum sampai di kantor Ghani membeli kopi untuk Fahri, dan taya, sesampainya di kantor Fahri langsung berjalan menuju lift


namun tiba tiba ada seorang wanita menabrak nya


nada" maaf maaf mas, saya tidak sengaja


Ghani memperhatikan wanita di depannya,


"astaga ni cewek dari planet mana,tampilannya culun banget, mana mukanya berminyak" batin Ghani


Ghani" maaf maaf, lihat baju gue jadi kotor


Ghani tidak mendengarkan perkataan wanita itu, Ghani langsung pergi meninggalkan wanita itu


ghani masuk ke dalam toilet membersihkan dirinya, setelah itu baru lah ia menemui Fahri dan taya


Fahri memperhatikan baju Ghani yang basah


Fahri" Lo dari mana? perasaan di luar terang, kenapa Lo jadi basah basahan


Ghani" gue abis liat alien (asal menjawab)


Fahri" alien ? ngaco Lo


taya" Lo abis di siram ibu kantin ghan


Ghani" enak aja , tadi ada cewek alien nabrak gue, kopi yang gue bawa tumpah


"cewek alien" bersamaan


Ghani" iya baru ini gue liat ada cewek secupu itu dan ah gue susah jelasin


taya" sembarangan ngatain orang Lo , suka baru tahu rasa deh


Ghani" jangan sampai gue ke temu sama itu orang


Fahri tertawa mendengar adiknya kembar nya itu,


Ghani memperhatikan tangan Fahri seperti ada yang hilang dari tangan itu,


Ghani" ri, tangan Lo kayak ada yang beda deh,


Fahri memperlihatkan tangannya

__ADS_1


Fahri" ini, gelang gue lagi gak gue pakai (tersenyum)


ghani langsung teringat pada Ranti ,iya sadar jika gelang yang di kenakan Ranti adalah gelang milik saudara kembarnya itu


Ghani" Lo yakin, gelang itu Lo gak pakai


taya" tunggu ini kenapa jadi pada bahas gelang sih, gue gak ngerti sama pembahasan kalian


Fahri" tahu nih, Ghani tumben banget sampai penasaran sama gelang


"kenapa Ghani jadi bertanya soal gelang,apa Ghani , ah tidak mungkin,dia tidak akan tertarik"


taya" ya elah si Fahri sekarang yang bengong


ri,Fahri


Fahri" iya apa (terkejut)


Ghani sedikit curiga dengan saudaranya itu,dirinya yakin Fahri menyembunyikan sesuatu dari dirinya


Ghani pergi meninggalkan kantor itu, namun dirinya tidak pulang, Ghani menunggu Fahri keluar dan akan membuntuti Fahri


Fahri keluar dari kantor dan membawa mobilnya pergi dari kantor


dengan hati hati Ghani mengikuti Fahri,Fahri berhenti di sebuah rumah,dan turun dari mobilnya


"rumah siapa in,ngapain Fahri ke sini "batin Ghani


sedang asik mengikuti Fahri tiba tiba ponsel Ghani berdering, menandakan panggilan masuk


"Rey"


" ngapain sih nih orang nelpon" gerutu Ghani


Ghani* halo ada apa ?


Rey* Lo dimana?


Ghani* gue lagi di jalan, ada apa ?


Rey* cyra ngajak ngumpul di rumah nya, Lo di tungguin, jangan lupa ajak Fahri, gue denger dia udah pulang


Ghani* iya (kesal)


sesampainya di sana dirinya melihat


semuanya sudah berkumpul , hanya tinggal dirinya dan Fahri


Ghani" udah pada ngumpul aja, ini lagi ibu hamil ngapain ikut ikut


Rara"(menimpuk tisu) dasar bujang galau


Ghani"(tertawa) gue dapet julukan baru nih,


cyra" mana manusia super sibuk itu?


Ghani" gue punya berita,tapi jangan sampai bocor,kita jangan bicara di sini kita ke kamar Lo aja key


mereka sangat penasaran Dangan berita yang di bawa oleh Ghani , mereka semua pindah ke kamar cyra


cyra mengunci pintu kamarnya agar tidak ada orang yang masuk


Rara" apa beritanya ? (penasaran )


Ghani menatap saudara saudaranya itu


Ghani" cie penasaran


Rey"(melempar bantal) serius dikit woy (kesal)


Ghani" iya iya, Fahri sepertinya memiliki kekasih, dan itu Ranti


"apa" Rey dan cyra terkejut bukan main


Rara" siapa ranti


Dion" cewek yang nolak kak Ghani kan


Rey" Lo tahu dari mana ?


cyra" jangan sembarangan Lo


Ghani" lo pada tahu kan, gelang keberuntungan Fahri

__ADS_1


semuanya menganggukkan kepala


Ghani" gue liat Ranti pakai gelang itu, dan Fahri gak pake gelang itu


Rara" sama aja kali ghan, masa Fahri gak cerita sama kita


Dion" yah kak Ghani patah hati dua kali dong


Ghani" Dion mending Lo diem sebelum gue bertindak karena mulut Lo


Rey"(tertawa) yah Ghani emosi, ngakak gue


Ghani" diem Lo jomblo


Rara" ngaca ghan kalo ngomong


cyra" gue bakal cari tahu dari Ranti


"caranya" bersamaan


cyra" serahin ke gue, gue yakin Ranti gak tahu kita saudaranya Fahri


tok tok tok


semua orang terkejut karena pintu kamar cyra ada yang mengetuk


cyra" iya siapa ?


Fani" mama nak, di depan ada Fahri, sama temannya, kalian ngapain sih


cyra" iya ma


Ghani" sama temannya ? siapa?


Rey"(memukul bantal) mana gue tahu, kok Lo jadi bloon sih


Rara" ayo kita keluar dan lihat dia datang sama siapa


mereka semua keluar dan menuju ke ruang tamu, betapa terkejut nya mereka semua melihat Fahri datang bersama dengan Ranti


"Fahri" bersamaan


"Ranti" bersamaan


Fahri tersenyum melihat ekspresi saudaranya itu


cyra" ini gue gak lagi mimpi kan, coba cubit gue


Dion mencubit cyra


cyra" aw sakit Dion


Dion" berarti kakak gak mimpi


Fahri" gue mau kenalin pacar gue, sebelum Lo semua jadi detektif, mending gue kenalin duluan, tapi gue rasa gak perlu di kenalin kalian juga udah tahu dia siapa


Rey" ri Lo mau buat gue mati muda ya, gila Lo diem diem


Fahri menatap saudara kembarnya itu


Fahri" ghan maaf, bukan maksud mau buat Lo sakit hati tapi gue sama Ranti jadian jauh sebelum Lo suka sama dia, gue tahu Lo pasti marah sama gue, tapi gue benar gak ada niat buat nyakitin adik gue sendiri


Ghani diam tak menjawab,


Fahri" Lo boleh marah sama gue pukul gue juga


bug


belum selsai Fahri berbicara ghani sudah memukul wajah Fahri


semua terkejut melihat ghani memukul Fahri , Ghani langsung pergi meninggalkan mereka semua


"Ghani" mereka bertriak memanggil Ghani yang pergi begitu saja


Fahri hanya bisa diam melihat saudaranya itu pergi, iya tahu rasa sakit yang di rasakan oleh Ghani


________________________________


TBC


next


jangan lupa kasih aku like dan komen, votenya juga ya,

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2