Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 118


__ADS_3

selamat membaca


.


.


...


.


.


...


📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚


taya kembali ke rumah lebih cepat dari biasanya, saat ini mereka masih berada di rumah Abi, karena usia kandungan Rara sudah memasuki delapan bulan taya tidak berani meninggalkan Rara di ruang hanya dengan asisten rumah tangga saja


sesampainya di rumah taya langsung menghampiri istrinya yang sedang bersantai di tepian kolam berenang


taya" sayang aku pulang (tersenyum)


Rara" kamu tumben sudah pulang jam segini, ada apa, kenapa dari tadi kamu tersenyum , ada yang menggembirakan, atau ada apa ? (penasaran)


taya" sayang malam ini kita ke taman hiburan malam mau tidak ?


Rara" tumben kamu mengajak aku ke tempat seperti itu, ada apa ini? aku jadi penasaran


taya" kamu mau atau tidak?


Rara" em taman hiburan ya, boleh deh aku juga sedikit bosan di rumah,sayang kamu sudah dapat info tentang nada ?


taya" aku sedang berusaha,aku janji kamu akan bertemu dia, sekarang kita masuk, disini sedikit panas, dad mau berbincang dengan si kecil ini (mengelus perut )


Rara" gendong ( memasang wajah manja)


taya" baik lah my queen


taya membawa Rara dengan menggendongnya, ala ala pengantin baru, walau sekarang bobot tubuh Rara tak seringan dulu,


taya" nah kita sudah sampai,sekarang mom tunggu di sini, dad mau membersihkan tubuh,setelah itu baru kita cerita ya sayang (mengelus perut)


Rara hanya bisa tertawa melihat tingkah suaminya itu,


Rara menyiapkan baju untuk taya,dan membuatkan secangkir kopi untuk suaminya


setah selesai,taya mengenakan baju yang di siapkan istrinya


Rara" sayang ini kopi nya (menyerahkan pada taya)


taya" terimakasih mom,


taya meminum kopi buatan istrinya itu


taya" em kopi buatan mom tidak ada tandingannya, ini yang buat Daddy selalu jatuh cinta pada mom mu nak, selai pintar,penyayang , mom pintar membuat kopi


Rara" aduh,aduh pintar sekali sih dad mu ini gombalnya nak (terkekeh)


taya" ini serius mom, bukan gombal


Rara" iya iya mom percaya (terkekeh)


malam sudah tiba, saat nya Rara dan taya untuk pergi ke taman hiburan seperti perjanjian mereka sore tadi


Abi" pulangnya jangan malam-malam ya kalian


cha-cha" kakak jangan jangan kelelahan ya, istirahat jika lelah


Rara" iya, Rara kan cuma ke taman hiburan buka mau naik gunung Bun


cha-cha" iya tapi bunda khawatir saja


Rara" siap ibu negara (tersenyum)


taya" kami pergi pa, Bun


"hati-hati" bersamaan


sementara Rara dan taya pergi, di tempat lain Nara sedang meminta izin pada mami lara untuk mengajak adiknya itu pergi


Nara" boleh ya mi,kita pergi ke taman hiburan itu, Nara mau mengajak nada main di sana


mami" kamu lagi hamil, ada aja minta nya, ini sudah malam mami takut, ada apa-apa


Nara" enggak kok mi, Nara janji tidak akan pulang malam-malam


mami" tapi sama suami mu kan ?


Nara" iya sama mas Alvin mi, memang kita berdua ada yang bisa bawa mobil apa


mami" siapa tahu kan, kalian nekat (tertawa)


Nara" ya sudah Nara mau siap-siap dulu


mami"hati-hati kalian ya

__ADS_1


Nara menemui adik dan juga suaminya yang sudah menunggu


Alvin" bagaimana?


Nara" aman


nada" emang kita mau kemana sih mba


nara" sudah ikut saja,


mereka pergi, Alvin sudah menghubungi taya untuk menentukan tempat ...


tidak berapa lama, mereka sampai, di taman hiburan


Alvin" sayang tempat ini adalah tempat pertama kali mama dan papa mu berkencan dan kamu tahu nak, mama mu sangat gembira papa bawa ke sini (mengelus perut nada )


Nara" kamu tahu nak, papa mu ini tidak romantis, mama hanya di belikan gulali di sini


nada" mba, mas kita mau turun atau mengenang masa lalu (kesal)


Nara" (tertawa) lihat nak, aunty mu, dia iri liat mama sama papa


nada" bukan, bukan iri,aunty hanya ingin cepat bermain turun dan bermain sepuasnya di sini


Alvin" nad


nada" apa ?


Alvin" cari pacar sana biar ada yang ngajakin kencan (tertawa)


nada" mba sama mas ini sebenarnya mau ajakin aku jalan, atau mau ngeledek aku sih


Nara" dua-dua nya aunty (tertawa) ya sudah ayo kita turun


Alvin dan Nara menunju tempat yang telah di sepakati dengan taya


sesampainya di sana mereka melihat Rara dan taya sudah berada di sana


Nara" nada ayo kita ke sana...


nada" tapi mba,nada mau kesana


Nara" nanti kita kesana dulu


dengan terpaksa nada mengikuti langkah Nara dan Alvin


Nara" Rara ,mas taya udah nunggu lama


Rara" Nara, Alvin


nada menabrak Alvin


nada" aduh mas Alvin ini kenapa berhenti


Rara" nada (memeluk)


nada" kakak! (terkejut)


Rara" maaf kan, aku nad, maafkan aku, aku salah,aku yang salah, aku yang egois, aku jahat, aku minta maaf


nada"(tersenyum) kak, nada udah maafin kakak, kakak tidak salah, kakak juga tidak tahu apa yang terjadi, wajar jika kakak marah, kak semuanya sudah berlalu, aku juga sudah tidak memikirkan hal itu lagi, sudah kak jangan menagis,


Rara" terimakasih nad, maafkan aku, aku benar-benar minta maaf


nada" iya kak, sudah tidak usah menagis, malu kak di lihat orang, (terkekeh)


Nara"Ra, kita tetap sahabat


Rara" kita sahabat (memeluk) terimakasih Nara


Nara" Ra bisa rahasiakan ini dari siapa pun, karena mami melarang nada untuk dekat dengan keluarga kalian, mami sepeti nya masih marah aku sedang berusaha membujuk nya bisa kamu rahasia kan ini


Rara" mami pasti sangat kecewa pada kami, ku akan rahasia kan ini


nada" aku mau main itu (menunjukan rumah balon)


Alvin" nada itu untuk anak-anak bukan orang dewasa seperti kamu


nada" tapi aku ingin (mengerucut kan bibir)


taya" nanti kita main itu ya nad, tapi setelah keponakan mu lahir


nada" baik lah, kita masuk rumah hantu (bersemangat)


Nara" kamu mau mba mu cepat melahirkan


nada" astaga jadi kita bermain apa ?


Alvin" itu, kita naik kuda-kudaan saja biar lebih aman


nada" huaaa nada gak mau


mereka tertawa melihat tingkah polos nada yang seperti bocah Lima tahun itu


****

__ADS_1


setelah tiga hari, kini Nada sudah bekerja sebagai sekertaris Alvin, karena ia tahu kepolisan adiknya nya, jadi mereka tidak membiarkan nada untuk bekerja yang tidak bisa di awasi oleh Alvin


sesuai perjanjian Ghani harus memenuhi janji nya pada cyra, agar dirinya mendapat informasi mengenai nada


Ghani" ini yang Lo mau, dengan fasilitas terbaik


cyra" wah, wah, emang the best Lo, thanks ya (memasukan ke dalam tas)


Ghani" eits , informasinya


cyra" iya,iya sabar, Ghani


Ghani" apa lagi ?


cyra" nada pernah kerja sama Lo kan ?


Ghani" iya, kenapa?


cyra" nah pasti ada info tentang dia kan,nah Lo cari deh di situ, soal nya gue juga tidak tahu alamat nya dia


Ghani" Lo ngerjain gue ya key, balikin sini, Lo gak ngebantu tahu gak hah (kesal)


cyra" enak aja, Lo butuh info, nah gue kasih deh infonya salah gue dimana,inget udah ngasih tidak boleh di ambil lagi


Ghani" shit, emang Lo ya key,


"kenapa gue gak ke pikiran ke sana ya,ah sialan emang key ini,gue udah abis banyak" batin Ghani


Ghani langsung meninggalkan cyra, dan menuju ke kantor nya, untuk mencari berkas nada


Ghani" Andi tolong Carikan berkas nada sekarang


Andi" baik pak


tidak lama kemudian Andi kembali dan membawa berkas nada


Andi" ini pak (menyerahkan)


Ghani langsung membacanya ...


Ghani" ini dia, bereskan berkas ini, dan simpan di mejaku, tolong handel kerjaan


Andi" baik pak


Ghani langsung pergi setalah mendapat alamat rumah nada


dengan kecepatan tinggi Ghani membelah kota Jakarta , yang untungnya siang itu tidak terlalu padat. tidak butuh waktu lama, Ghani sudah Samapi di rumah nada


ghani" komplek rumah elit,seperti nya ini rumah nya


Ghani memakan bel rumah itu


ipah" iya tunggu sebentar .... cari siapa ya den ?


Ghani" apa betul ini rumah nada ?


ipah" betul den, ada apa ya ?


Ghani" apa nada ada ?


ipah" maaf Aden ini siapa ya ?


ghani" oooo iya saya Ghani, saya teman nada, apa dia ada di rumah


ipah" non nada tidak ada di rumah, dia sudah pergi


Ghani" pergi kemana jika saya boleh tahu?


ipah" aduh apa ya namanya tadi pokoknya kayak luar negri,luar negri gitu den


Ghani" luar negri,


ipah" iya den


Ghani" (menarik nafas kasar) baik lah terimakasih mba


Ghani pergi meninggalkan rumah nada, dengan perasaan kecewa dan kesal pada dirinya sendiri


ipah baru teringat , jika Nara. sedang pergi bersama mami ke kedai kopi Starbucks, ghani salah mengartikan perkataan ipah


ipah" den ... lah sudah pergi saja orang nya


ya sudah deh


Ghani, benar benar kesal pada dirinya sendiri, yang tidak bersikap baik pada nada, dan selalu menghina nada, yang selalu bersikap baik pada nya


" kenapa aku merindukan tawa nya" dalam hati Ghani


________________________________


TBC


next


jangan lupa setelah baca kasih like,komen, vote,favorit juga boleh

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2