
enjoy
.
.
.
.
let's read
🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀
Ghani sedang sibuk membantu saudara nya mempersiapkan acara untuk kedua orang tua mereka, dan mempersiapkan Ranti untuk bertemu orang tua mereka
tidak hanya mereka berdua , tapi juga saudara yang lain pun ikut membantu
Rey" semuanya udah beres nih, tamu nya hanya keluarga saja kan , oh iya gue ngundang kak Nara juga
Fahri" iya gak apa apa, ya sudah kalo sudah beres , thanks Rey , key makan dan yang lain bagaimana
cyra" sudah beres, pokonya semua siap
Dion" kak Dion udah menata kadonya di sana bagaimana ?
Ghani" tumben Lo bisa mikir bagus
Dion" Dion emang pinter kak
Ghani" thanks ya
Fahri" jadi semuanya beres, berarti gue tinggal jemput Ranti saja ya
Ghani" ya sudah Lo jemput kan perempuan kalo dandan lama
Fahri" iya iya bawel
Rey" suruh dandan yang cantik si Ranti
Fahri meninggalkan tempat itu dan pergi menjemput kekasihnya itu
Rey" ghan Lo benar sudah baik baik saja
Ghani" kenapa jadi nanyain gue, gue mah baik
cyra" gue sih yakin ni fuckboy satu ini move on cepet kemarin itu hanya akting saja dia itu (tertawa)
Ghani" diem Lo key gue kasih tahu opgan kalo Lo bolos karena pacaran
cyra" mulut ember Lo
Rey" laku juga si key ya, akhirnya setelah perjuangan panjang dapetin tuh anak kedokteran itu juga
cyra" yey ngapa pada jadi bahas gue sih
cyra"udah beresin kerja kalian, gak usah pada ngegibah
mereka semua tertawa melihat cyra yang malu karena di bicarakan
Rara sedang sibuk mengacak acak lemari nya mencari baju yang nyaman untuk ia kenakan di acara nanti malam
taya sedikit heran melihat , istrinya yang mengacak acak lemari pakaiannya
taya" sayang kamu ngapain sih,
Rara" ini dad, mom mencari baju yang nyaman untuk di kenakan, tidak tahu kenapa mom merasa sedikit sesak memaki baju yang ada di lemari ini, apa mom beratnya bertambah gemuk ya
taya"wajar mom, kamu tidak hanya sendiri, apa kita mau mencari baju,setelah itu baru pergi
Rara" tidak usah, sepertinya aku masih punya baju untuk aku pakai
taya" lihat nak, mom mu hanya ingin makan malam keluarga saja sangat repot, tapi dad mencintainya jadi dad harus bagai mana ?
Rara tertawa mendengar perkataan suaminya itu,
Rara" dad aku rasa anak kita sedang tertawa juga mendengar perkataan mu, lihat dia bergerak gerak
Rara menunjukan perutnya yang bergelombang akibat bayinya bergerak
taya" ya ampun mom, dia sangat mengemas kan, nak kamu sehat sehat agar bisa bertemu mom dan dan dengan cepat
taya" sayang aku menerima, nada di perusahaan aku melihat nada memiliki kemampuan , dan dia lulusan terbaik di kampusnya
Rara" bagus kalo begitu jadi dia tidak harus mencari pekerjaan lagi, kamu tempatkan dimana
taya" aku masih memikirkan nya
Rara" aku akan beri tahu nara
taya" jangan biar mereka tahu dari nada sendiri saja, besok perusahaan akan menelponnya
Rara" benar, pasti mereka akan senang
taya" benar
sementara di kediaman Nara , Nara sedang sibuk mendandani adik perempuannya itu agar terlihat cantik
Nara" nad kamu diam dulu, nanti jadi tidak bagus
nada" aduh mba, ini tidak terlalu tebal , nada seperti mau main lenong saja
Nara" kamu ini ya, ini cantik dan tidak terlalu tebal, udah kamu diam saja dulu biar cepat terlihat hasilnya
nada pasrah dengan yang di lakukan nara pada wajahnya, setelah selsai. Nara meminta nada untuk berganti pakaian dan tidak memperbolehkan nada untuk melihat wajahnya di kaca
__ADS_1
Nara memanggil mami dan suaminya untuk melihat hasil karya nya
setelah selsai nada jalan dengan malas
mami" nada kamu cantik sekali
Alvin" ini benar nada?
nada" jangan pada ngeledek nada deh, pasti lucu deh wajah Nada
mami" kamu cantik sayang coba lihat di kaca
nada melihat pantulan dirinya di kaca
nada" ini nada, kok beda
Alvin" tapi cantik nad, waduh kalo begini bisa cepat di lamar
Nara" iya dong biar cepat , laku adik mba ini biar gak sendirian Mulu kalo malam Minggu
nada" apa sih mba,mba nada tidak usah ikut ya, nada dari tadi buang air besar terus, sepertinya nada diare deh
mami" kamu serius? (panik) kita ke dokter saja ya?
Nara" perasaan tadi baik baik saja
nada" benar mba (berbohong) aduh nada ke toilet dulu
Alvin" ya sudah sayang kita saja yang pergi, biar nada istirahat
Nara" ya sudah kalo begitu, aku siap siap dulu
ghani dalam perjalanan menjemput ke dua orang tuanya untuk membawa orangtuanya menuju tempat acara
Rika" ini kita mau kemana sih kenapa mata mom dan dad di tutup
dimas" tidak tahu ini kenapa jadi tutup mata sih ghan, jangan macem macem ya kamu
Ghani" dad,mom bisa diam
Rika dan Dimas diam dan bertanya tanya dalam hatinya apa yang akan dilakukan anaknya itu
mereka sudah sampai, Ghani membantu orang tuanya untuk keluar di bantu dengan cyra yang tidak mengeluarkan suara
Ghani" ayo mom kita masuk
Rika" apa sudah boleh,di buka ?
Ghani" belum mom, sabar lah, kalian akan tahu
mereka sudah sampai di tempat, Ghani memberi aba aba untuk membuka penutup matanya
Ghani" satu,dua,tiga
"kejutan" bersamaan
Rika sangat terharu mendapat kejutan dari semua keluarganya
Rika" terimakasih , semuanya ide siapa ini ? (menatap Ghani)
Ghani" ide dari (menarik tali agar tirai terbuka)
fahri" ide kami mom
semua melihat ke arah tirai terbuka itu, dimana Fahri menggandeng wanita cantik yang sangat serasi dengan paras tampan Fahri
Rika" dasar anak nakal kalian ini (memeluk ghani)
dimas" siapa wanita itu
Fahri" semuanya perkenalkan ini Ranti, kekasih Fahri
perkataan Fahri di sambut meriah oleh seluruh keluarga nya
Radit" wah Dimas bakal dapat mantu (berteriak)
Abi" selamat dim
Rika menghampiri Fahri dan Ranti
Rika" dasar kain ini anak nakal, selalu saja membuat mom nya menagis
Fahri" (memeluk ibunya) maaf mom,
Rika" siapa nama mu ?
Ranti mencium tangan Rika
Ranti" nama saya Ranti Tante
Rika" jangan panggil Tante , panggil saja mommy seperti Fahri
Rika mengajak Ranti untuk bergabung dengan keluarga nya, mereka semua larut dalam acara itu,
Rika" Nara, nada tidak ikut ?
Nara" tidak aunty , nada sedang tidak enak badan
cha-cha" sakit apa, gadis cantik itu ?
Nara" hanya tidak enak badan
Ghani" bunda bilang wanita itu cantik di lihat dari mana nya ?
cyra" Ghani, jaga ucapan Lo
__ADS_1
ghani" tidak hanya bercanda saja
Fani" semoga cepat sehat ya nada, omcan senang loh sama dia, dia itu lucu dan lugu
Rara" em padahal aku punya hadiah buat, nada, ini nanti kamu kasih ke dia (memberi goodie bag)
Nara" apa ini ? (berbisik)
Rara" untuk nada
Fahri" nada siapa ?
taya" adik nya Nara
Ghani" lebih baik Lo gak usah tahu, itu cewek aneh macem alien (berbisik)
Fahri" berisik kamu
chacha" Ranti masih kuliah atau sudah lulus,?
mereka hampir saja lupa jika ada orang baru bergabung di keluarga mereka
Ranti" masih kuliah, sedang mengurus kelulusan
Fani" kuliah dimana ?
Dion" sama, kayak Abang, kak Ghani, dan aunty cyra
cha-cha" Dion bukan kamu yang di tanya
Dion" hanya bantu jawab Bun , sudahlah Dion mau keluar , di sini tidak ada yang seru seperti kak nada
Dion meninggalkan meja makan itu dan pergi entah kemana
Ranti sangat kesal mendengar nama nada selalu saja di puji puji sampai mereka lupa akan dirinya
" siapa sih nada itu, sepesial sekali sepertinya" bergumam dalam hati dengan kesal
Rara" Ranti, kenapa bisa suka sama Rey ?
Ranti" awalnya karena kagum saat masih di bangku SMA , dan berujung suka dan sekarang bersama
Rara" hebat kamu bisa menahlukkan gunung es ajaib ini (tertawa)
Ranti hanya tersenyum mendengar perkataan Rara
acara sudah selsai, mereka sudah pulang ke rumah masing masing
fahri mengantar Ranti kembali ke rumahnya
Ranti" keluarga kamu sangat seru, dan welcome sekali aku awalnya takut tapi saat bertemu tidak takut lagi
Fahri" begitu lah keluarga ku, mereka menerima siapa pun yang mau datang
Ranti" nada itu siapa? kenapa sepertinya keluarga mu sangat menyukai wanita itu?
Fahri" aku pun tidak tahu, aku kan tidak disini jadi tidak tahu siapa dia
Ranti" kamu benar
Fahri" kenapa kita jadi membahas orang lain, sudah lah jangan bahas dia lagi
ke esokkan harinya di kediaman Nara saat sedang sarapan pagi tiba tiba ponsel nada berbunyi
nada melihat ponselnya, nomornya tidak di kenal
nada mengangkat panggilan itu
nada*halo
perusahaan* apa benar ini Dnegan nada Pradipta
nada* iya benar
perusahaan* kami dari Nugroho company
nona nada, anda di terima di perusahaan kami apa bisa anda hari ini datang ke kantor untuk membahas masalah ini
nada tidak percaya jika dirinya di terima bekerja di perusahaan sebesar Nugroho company
perusahaan* nona nada , apa anda masih di sana
nada* oooo bisa bisa, pukul berapa saya harus kesana
perusahaan* pukul delapan
nada* baik lah terimakasih
panggilan berakhir, semua yang berada di meja makan itu melihat ke arah nada yang sudah meneteskan air mata karena terharu
mami" mas, ada apa ?
Nara" siapa yang menelpon
Alvin" nad semuanya baik baik saja
nada"mi,mba,mas nada di terima bekerja (bertriak)
" alhamdulilah" bersamaan
mereka memberi selamat pada nada, nada merasa sangat senang, karena usahanya tidak sia sia selama berbulan bulan dan akhirnya dirinya bisa mewujudkan mimpinya bekerja dengan ke mampuannya dan di perusahan yang sangat besar
________________________________
TBC
__ADS_1
gak bosen aku mengingatkan kalian setelah selesai membaca jangan lupa kasih aku like,komen, atau dukungan yang lainya juga boleh
terimakasih