Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 109


__ADS_3

selamat membaca


.


..


.


..


.


enjoy


_______________________________


dengan semangat yang tinggi nada bersiap untuk pergi kekantor Nugroho company , mengunakan hadiah yang di berikan Rara padanya,


nada" mba bagus ya sepatu yang di beri kak Rara(tersenyum)


Nara" kamu mau pergi sekarang ya ?


nada menatap Nara yang memasang wajah sedih


nada" iya mba, kenapa ?


Nara" mba sendirian dong


nada" bukannya mas Alvin enggak kerja mba


Nara" mba lagi malas lihat mas mu itu


nada" kenapa? mba lagi marahan ?


Nara" enggak, gak tahu mba kesel aja lihat mas mu itu


nada" mba aneh deh, masa lihat suami sediri kesal


Nara" kamu kalo sudah selsai, langsung pulang ya, biar bisa temani mba ya


nada" iya, ya sudah nada pergi mba, mami nada pergi (bertriak)


mami" aduh nada tunggu mami lagi buat bekal kamu (bertriak)


nada" enggak usah mi, nada buru-buru mi takut kejebak macet,


pak Idris" sudah mau pergi non


nada" iya pak


Nara menatap mobil nada hingga tidak terlihat


Alvin" nada sudah pergi ?


Nara" em


Alvin" aku lupa memberinya uang


Nara" kamu tuh pelupa, udah aku kasih (ketus)


Alvin" kamu lagi marah sama aku ? (menatap Nara)


Nara" tidak


Nara meninggalkan Alvin, masuk kedalam rumahnya


" kenapa dia" batin Alvin


Nara masuk ke dalam kamarnya dan menghubungi sahabatnya nya


nara* Ra kamu tahu, nada di terima kerja di perusahan taya


Rara* wah selamat ya, sekarang di mana dia


Nara* sudah pergi, dia di minta datang ke sana


Rara* kamu kenapa na,sedang sedih ?


Nara* tidak tahu beberapa hari ini aku sangat ingin dekat nada,jadi jika dia pergi aku merasa sedih


Rara* apa kamu sedang ngidam na ?


Nara* hah,memang ngidam begitu ?


Rara* tidak tahu sih, coba kamu ingat-ingat terakhir kamu datang bulan


Nara berpikir sejenak


Nara* lupa

__ADS_1


Rara*coba kamu cek na, siapa tahu kamu benar sedang mengandung


nara* iya akan aku coba nanti jika mood ku sudah kembali


Nara dan Rara asik berbincang dengan pembahasan mereka


di sisi lain, nada sedang sangat nervous untuk bertemu taya sebagai pemimpin perusahaan


"kenapa aku harus bertemu dengan pemimpin perusahaan, biasanya kan hanya menemui ,HRD atau staf lainya " batin nada


nada keluar dari lift, nada menarik nafas dengan kasar


nada"permisi pak saya nada, mau bertemu dengan bapak ataya


Deni" oooo nona nada, silahkan masuk, bapak dan pak Ghani sudah menunggu ...


tok tok tok


Deni" pak Nina nada sudah tiba


taya" persilakan dia masuk den


Deni membukakan pintu untuk nada,


nada" terimakasih


nada menatap taya dan Ghani yang sedang duduk bersama


taya" oh nada sudah sampai,silahkan duduk


nada" terimakasih pak (sembari duduk)


taya" apa kabar nada, apa kamu sudah baikan ?


nada" hah, em iya


"memang nya aku kenapa " batin nada


taya" nada apa kamu tahu kamu di terima di perusahaan ini


nada" i ... iya pak


taya" apa kamu tahu posisi apa yang kamu tempati


nada" ti ...tidak pak


jadi nada posisi mu saat ini adalah sekertaris untuk Ghani, untuk sementara jabatan itu yang akan kamu jalankan,jika ada tempat yang cocok dan sesuai dengan bidang mu kami akan memindah kan kamu,bagai mana apa kamu mau ?


nada" sekertaris, bapak Ghani


nada melihat ke arah ghani yang sedari tadi hanya diam dan memasang wajah kesal


taya" iya jadi apa kamu mau ?


nada berpikir sejenak, sebelum dirinya mengambil ke putusan ..


"kapan lagi aku akan bekerja, di perusahaan terkenal ini,aku harus mengambilnya, biar aku tidak menyusahkan mba Nara dan mas Alvin lagi, tapi bersama laki-laki ini, ah terserah yang penting aku bekerja dulu"di dalam hati Nada


nada" baik lah pak, saya terima jabatan itu (tersenyum)


Ghani menghela nafas kasar


Ghani" ikut gue Lo ?


nada langsung berdiri mendengar Ghani berbicara


taya" Ghani dan nada semoga kalian bisa bekerja sama dengan baik


Ghani" awas Lo mas (menatap taya kesal)


taya melambaikan tangannya pada Ghani sambil tersenyum


"rasakan biar tahu rasa kamu, seenaknya mau membuang orang berpotensi seperti itu, selamat menikmati Ghani" dalam hati taya


nada mengikuti Ghani yang berjalan sangat cepat itu,Ghani tiba-tiba memberhentikan langkahnya


Ghani" Lo (menunjuk nada) gue gak suka kalo kerjaan gak selesai tepat waktu,dan gue gak suka orang cengeng, dan kalo Lo kerja sama gue itu artinya Lo siap untuk hal apa pun ngerti


nada" iya pak


Ghani melanjutkan jalannya ,


"cobaan apa lagi ini ya Allah, memang nya nada banyak banget ya dosa nya, sampai harus di hukum seperti ini" batin nada


taya sedang tertawa,mengingat ekspresi Ghani yang merasa kesal pada dirinya itu,membuat Dani asistennya itu terheran-heran


taya" den menurut kamu nada itu cantik ?


Deni" cantik pak, hanya kurang mengurus diri saja, jika dia rajin merawat diri, mungkin artis saja kalah cantik nya

__ADS_1


taya" waw kamu memperhatikan nya sedetail itu


Deni" (terkekeh) maaf pak, hanya sekilas melihat saja


taya" tidak,tidak apa-apa, apa habis ini jadwal saya sudah kamu kosong kan?


Deni" sudah pak


taya" siapkan mobil ku, aku harus mengantar istri ku periksa ke dokter lima belas menit lagi aku turun


Deni" siap pak


Deni mulai mengerjakan tugasnya, sesuai perkataannya taya dirinya menuju lobby setelah lima belas menit


taya" den handel kantor selama saya tidak ada,dan siapkan berkas untuk rapat besok saya mau sore nanti sudah kamu kirim ke saya


Deni" baik pak, saya akan kerjakan


taya pergi meninggalkan kantor, menuju ke rumahnya, sesampainya di rumah taya langsung di sambut senyum hangat istrinya


Rara" halo dad, tebak si kecil ini habis berbuat apa pada mom nya ?


taya" apa ? Memnag nya dia kenapa ?


Rara" (tertawa) dia habis menendang dengan sangat kuat perut mom, karena dia tahu jika Daddy nya akan pulang, lihat sejak dalam perut saja kalian sudah bersekutu


taya" (tertawa) hey kecil jangan nakal seperti itu, jika kamu senang jangan menendang perut mom dengan kencang kasian mommy oke


Rara"lihat dia menurut sekali dengan ucapan mu dad, dia mulai tenang dan diam


taya" ya sudah ayo kita pergi ke dokter untuk melihat si kecil yang masih malu menunjukan dirinya ini (mengelus perut Rara)


sesampainya di rumah sakit, tidak menunggu lama, Rara sudah di panggil untuk masuk dan periksa


dokter" selamat pagi ibu Rara,bapak taya


"pagi dok" bersamaan


dokter" jadi Bu apa yang dirasakan ?


Rara" dok anak ini sangat aktif, terkadang membuat ku tidak nyaman karena sakit, apa kah itu normal ?


dokter" itu normal Bu, biasanya usia kandungan sepeti ini, maka lagi aktif-aktifnya karena dia masih mencari posisi nya, jadi saya saran kan jika dia sedang banyak bergerak ibu lebih baik, berbaring dan menghadap ke sebelah kanan agar mengurangi rasa sakit nya


taya" dok apa kami boleh melakukan USG lagi? siapa tahu anak ini mau menunjukan dirinya


dokter" tentu pak, silahkan Bu


Rara berbaring,di pembaringan


dokter mulai melakukan pemeriksaan nya


dokter" ayo kecil tunjukan diri mu pada ibu dan ayah mu, mereka sangat penasaran pada mu


taya memperhatikan layar yang ada di depan mereka sambil mendengar penjelasan dokter


dokter"seperti nya dia masih enggan untuk melihat kan dirinya, saya rasa kalian harus bersabar untuk tahu, sampai dia keluar nanti


taya" baik lah nak, dad akan menunggu nya


taya dan Rara sangat senang mengetahui anaknya dalam ke adaan baik-baik saja


sementara di kediaman Nara, Nara sedang menunggu hasil dari alat yang membuat jantungnya berdebar-debar


"baiklah tunggu sedikit lebih lama, agar terlihat hasilnya


Nara memegang alat itu dengan harpa-harap cemas , dikira cukup waktunya Nara mengambil dan melihat alat itu


Nara sungguh tidak percaya melihat alat yang ada di tangannya itu


"tidak mungkin" Nara menagis dalam diam sambil terus menatap alat itu


_______________________________


TBC


next


tidak bosan bosan aku selalu mengingat kan kalian


untuk like


komen juga boleh


vote juga bisa


jadi kan favorit sangat sangat boleh


sekali lagi saya ucapkan terimakasih

__ADS_1


__ADS_2