Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 195


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


sudah dua Minggu Naima berada di rumah,dan keluarga turus berdatangan namun tidak dengan mama Naima,tidak pernah sekali pun menjenguk Naima


Naima merasa takut, karena ulahnya mengusir Febi di rumah sakit,mungkin mama nya berada dalam masalah


cha-cha semakin khawatir dengan ke adaan Naima yang terus diam tanpa berkata pada siapa pun


malam ini Naima mencoba menghubungi mamanya namun tidak jawaban dari sang mama,membuat Naima merasa takut,Naima mencoba menghubungi Febi namun tidak ada jawaban dari Febi,Naima mencoba lagi untuk beberapa saat barulah Febi menjawab panggilan Naima


Naima*ha-halo kak,nai ingin bicara dengan mama,apa mama ada


Febi* berani sekali menghubungi ku,setelah mempermalukan ku dan membuat Arif menjauh dari ku,dan sekarang kamu meminta mama,itu tidak akan terjadi,mana hanya milikku dan kamu tidak akan mendapatkan nya,dan satu lagi jika kamu berani macam-macam kamu akan mendapat kabar jika mama berada di rumah sakit


Naima* maaf kan nai kak,nai mohon jangan sakiti mama,kakak boleh lakukan apa saja pada nai tapi jangan pada mama,nai mohon


Febi* baik lah jika begitu,lakukan perintah ku


Naima*apa itu kak ?


Febi* ceraikan Rey,dan biar aku yang menikah dengannya


Naima*tapi kak,tidak semudah itu,Naima tidak bisa melakukan itu


Febi* lakukan atau mama akan


Naima* baik lah,baik nai akan melakukan itu,tapi nai mohon jangan sakiti mama


Febi* aku tunggu kabar dari mu


Febi mengakhiri panggilan Naima,Naima merasa serba salah,dirinya saja tidak tahu bagaimana cara nya meminta bercerai dari Rey,sedang kan Rey sedang berusaha menerima Naima


pintu kamar terbuka Rey masuk ke dalam kamar,karena sekarang Naima dan Rey sudah tidur dalam satu kamar


Rey" tidur lah sudah malam besok kita harus pergi memeriksa ke Adan mu kembali


Naima naik ke tempat tidur dan membaringkan tubuh nya di sebelah Rey yang sudah lebih dulu berbaring


Naima" tidak bisa kah kamu bicara pada ku,kamu tahu bunda sangat khawatir dengan ke adaan kamu,apa kamu masih takut pada ku

__ADS_1


Naima" bisa kamu ceraikan aku ?


Rey terkejut mendengar jawaban Naima


Rey" apa kata mu?


Naima" bisa kah kamu menceraikan ku,aku hanya ingin hidup tenang,tidak mau hidup dengan cara seperti ini terus terancam


Rey" Naima bisa tidak kamu fikirkan hal lain selain bercerai,Naima aku sudah berusaha untuk menerima mu,dan aku sedang mencoba memahami mu,tapi apa yang selalu kamu fikirkan tidak kah kamu memikirkan perasan orang tua ku,dan orang tua mu,jika kamu memiliki masalah ceritakan pada ku, aku suami mu,tolong jangan hanya memikirkan diri mu sendiri


Naima hanya diam dirinya tidak berani menjawab pertanyaan Rey,Rey kini benar-benar merasa kesal pada Naima,karena Naima kembali membicarakan soal perpisahan dimana Rey sedang berusaha untuk menerima Naima


keesokan paginya Rey terbangun karena suara gemericik air hujan yang jatuh,Rey melihat Naima sudah tidak ada di tempat nya Rey mencari Naima di setiap sudut kamar namun Naima tidak ada


Rey merasa cemas karena tidak menemukan Naima di mana pun,Rey takut Naima melakukan hal yang bodoh dan menyakiti dirinya sendiri


Rey" Bu lihat Naima ?


Bu Linda" nyonya ada di belakang tuan,bersama Ika


Rey" syukur lah,bilang pada Naima buatkan aku kopi


Bu Linda" biar saya yang buatkan tuan


Rey" tidak, biar Naima


Bu Linda pergi meninggalkan Rey, sementara Rey kembali ke kamarnya untuk membersihkan dirinya


Naima melihat ponsel Rey yang berada di atas meja,


"tidak ada namanya,apa ini penting,orang ini terus menelepon" batin Naima


dengan mengumpulkan keberanian Naima mengangkat panggilan itu


Rizki "akhirnya kamu mengangkat telepon dariku,aku sangat merindukan mu,maaf kan aku atas kesalahan yang pernah ku perbuat aku baru menyadari jika aku sangat mencintai kamu,Rey aku mohon kembali lah pada ku "


Naima merasakan sakit di hatinya,bagaimana tidak sebagai seorang istri mendengar seorang wanita menyatakan perasannya pada laki-laki yang berstatus suaminya itu


Naima* maaf tuan Rey sedang di luar jika ada pesan akan saya sampaikan


Rizki" oooo baiklah,nanti aku akan menghubungi lagi


panggilan itu berakhir,Naima meletakan ponsel Rey


Rey" menerima panggilan dari siapa ?


Naima terkejut melihat Rey yang berada di belakangnya,yang hanya m ngunakan handuk saja


Naima" aaaa kamu tidak tahu malu,bertelanjang dada seperti itu di hadapan seorang wanita (menutup mata)


Rey" untuk apa malu,kamu istri ku,kamu menerima panggilan siapa ?


Naima" kenakan baju mu,akan ku beri tahu

__ADS_1


Naima berjalan keluar dari kamar tanpa melihat Rey sedikit pun,Rey terkekeh melihat tingkah Naima yang sangat lucu di matanya


setelah selesai Rey menemui Naima yang sedang berada di kamar di mana seluruh bonekanya berada


Rey" apa yang kamu lakukan ?


Naima"(terkejut) tidak ada (berdiri)


Rey" beritahu pada ku kamu menerima panggilan dari siapa ?


Naima menundukan pandanganya merasa takut karena lancang memegang ponsel Rey tanpa seizin Rey


Naima" tidak tahu,tidak ada namanya,ta-tapi dia seorang wanita


Rey" wanita? siapa?


Naima" tidak tahu,dia juga tidak menyebutkan namanya,sepertinya dia kekasih mu,karena dia meminta kembali pada mu


rey" Rizki !!


Rey berlari meninggalkan Naima kembali menuju ke kamarnya mengambil ponsel dan barang-barangnya meninggalkan rumah


Naima" dia pergi,untuk wanita itu,aku akan terbebas dari status ini,dan aku akan membawa mama pergi dari sini


tidak tahu kenapa Naima merasa sedih saat mengingat Rey akan menceraikannya


Naima pergi ke rumah sakit di antar oleh Kadir,s telah selesai Naima meminta pak Kadir untuk mengantarnya ke sebuah toko alat lukis


Naima memilih beberapa barang yang ia perlukan,setelah selesai Naima kembali ke rumah


sesampainya di rumah,Naima langsung menyiapkan tempat untuk dirinya melukis


"aku memiliki sebuah mimpi,yang sama hanya akan menjadi angan dan tidak akan pernah menjadi nyata" gumam Naima


Naima mulai memainkan kuasnya sambil terus membayangkan wajah seseorang,setelah selesai Naima tersenyum melihat hasilnya


Naima"kamu akan bergabung dengan yang lain di dalam kotak impian ku,tapi kamu harus kering dulu,sekarang aku akan membawa mu


Naima membawa semua peralatannya dan menyimpannya di kamar dimana bonekanya berada


Naima" hey kalian sebentar lagi kita akan pergi dari sini,kalian tidak sedih kan(menatap boneka beruang) hey kai jangan memasang wajah sedih mu


tidak tahu mengapa Naima mulai meneteskan air matanya


Naima" kai kamu membuat ku menagis,sebentar lagi kita akan memiliki hidup sendiri,kalian harus terus menemaniku ya,jangan pernah tinggalkan aku,hanya kalian dan mama yang aku punya (menagis)


___________________________


TBC


next


terimaksih

__ADS_1


__ADS_2