Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 205


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


pagi itu,para orang tua sedang berkumpul di kediaman Radit,karena mendapat kabar jika Radit semakin melemah, setelah melihat keadaan Radit mereka semua berkumpul di rumah keluarga


cha-cha" om kenapa om seperti ini,om tidak boleh tinggalin cha-cha


Abi" bunda tidak boleh seperti itu,kasian Radit


cha-cha" bunda tidak punya keluarga selain om Radit (menangis)


Abi" bunda masih ada kami,masih ada anak-anak (memeluk)


Dimas" apa cyra tahu soal ini ?


Fani" belum,cyra belum tahu,aku tidak tega melihat nya bersedih


Rika" jangan beritahu,aku takut ini akan jadi beban untuknya


cha-cha" kita bawa om Radit ke luar negri saja agar ia pulih


Fani" dia tidak mau Cha,kamu tahu dia seperti apa


tiba-tiba ponsel Fani berdering dengan nada khusus yang berarti itu dari putri semata wayangnya


Fani" jangan ada yang bersuara cyra menelepon


semuanya diam tak bersuara


Fani mengangkat panggilan itu


Fani* iya nak ada apa


Zain* halo ma ini Zain


Fani* oooo iya Zain ada apa nak?


Zain* Zain ingin memberitahu jika mama akan menjadi seorang oma


Fani* apa kata mu Zain,Oma cyra hamil Zain


semua orang yang ada di sana menatap Fani


Zain* iya ma sudah dua bulan (senang)


Fani* alhamdulilah nak,mana taninya


Zain memberikan ponselnya pada cyra


cyra" iya ma


Fani" selamat sayang kamu akan menjadi seorang mama,jaga baik-baik cucu Oma ya


cyra"' iya ma terimakasih,siang ini key akan kesana untuk memberitahu papa


Fani* tidak usah nak,papa mu sedang di ajak pergi oleh papa Abi,mungkin sore akan kembalinya,lebih baik kamu istirahat


cyra* baik lah ma,cyra akan istirahat


Fani* ya sudah jangan terlalu lelah, dan jangan makan sembarangan mengerti


cyra* iya mama ku bawel (tertawa)


Fani menyudahi panggilannya,dan menatap seluruh keluarganya


Fani" aku akan menjadi oma,dan Radit akan menjadi opa cyra hamil sudah dua bulan (menagis) Tidka tahu aku harus sedih atau senang


Rika" (memeluk) selamat omcan,jangan bersedih kita hadapi semuanya bersama


cha-cha pun ikut memeluk Fani, membuat ke tiga wanita itu menagis bersama


Zain sangat bahagia karena dirinya akan menjadi seorang ayah,Zain pergi ke kantor dengan perasaan yang teramat senang,senyum menghiasi di bibir Zain tidak pernah luntur


chand" pagi pak,wah sepertinya bapak sedang senang (tersenyum)


Zain" Chand kamu tahu,aku akan manjadi seorang papa,istri ku akhirnya mengandung


chand" selamat pak,saya turut bahagia pak


Zain" terimaksih Chand


tiba-tiba Zain merasakan mual,dan mengharuskannya untuk segera ke kamar mandi,Zain langsung berlari dengan terburu-buru membuat Chand sedikit terkejut


chand" pak anda baik-baik saja


Zain menarik nafas setelah selesai mengeluarkan isi perutnya

__ADS_1


Zain" saya merasa sangat mual chand,tolong buat kan saya teh Chand


chand" bapak sakit,jika bapak sakit bagaimana acara siang nanti


Zain" tenanglah saya baik-baik saja,cepat buat lah saya tunggu


chand pergi dari ruangan itu,dan Zain Kemabli masuk ke dalam kamar mandi untuk kembali mengeluarkan isi perutnya


siang itu ruang pertemuan sudah mulai di padati oleh pengusaha-pengusaha muda yang hadir dalam acara itu


Zain terlihat sangat pucat dan lemas namun dirinya berusaha profesional untuk menyabut semua orang


Rey" Zain selamat ya,atas kehamilan key,Lo baik-baik saja Zain


Zain" thanks Rey, gue baik-baik saja Rey,Ghani dan Fahri belum sampai


Rey" mereka masih di jalan


Zain" gue tinggal dulu Rey, gue harus menemui yang lain.


Zain meninggalkan Rey, bukanya menemui para tamu nya Zain berlari menuju toilet untuk kembali memutarkan isi perutnya


"astaga kenapa aku seperti ini,aku harus baik-baik saja " batin Zain


acara berlangsung dengan lancar hingga selesai Dnegan baik,walau Zain harus beberapa kali berlari ke toilet


Ghani" wah calon papa baru nih (memeluk pundak Zain)


Fahri" selamat bro,bisa juga Lo bikin key hamil (tertawa)


Zain" bisalah gue jantan bro (tertawa) yang harus kalian curigai itu Rey,sampai detik ini gue yakin tuh Naima masih gadis (tertawa) tidak tidak bercanda Rey


Rey sedikit terkejut mendengar perkataan Zain


"astaga Zain bikin gue jantungan aja,Kenap dia bisa bilang begitu " dalam hati Rey


Fahri" tidak mungkin,seorang Rey mendiamkan wanita cantik seperti Naima


Ghani" kalo gue jadi Rey,itu Naima gue kurung di rumah biar gak di godain orang,Lo tahu nada bilang waktu mereka jalan bareng di mall cowok-cowok tuh matanya pada lirik Naima semua


Rey" yang benar Lo ghan (sedikit kesal)


Fahri" Ica saja yang wanita melihat Naima kagum bagaimana kaum Adam


Rey merasa sangat kesal mendengar perkataan saudara-saudaranya itu


Rey" kenapa jadi bahas istri gue sih,cari topik lain bisa


tiba-tiba Zain berlari menuju toilet membuta ke tiga pria itu terkejut,setelah selesai Zain keluar dengan lesu


Rey" Lo lagi gak ngidam kan ?


pertanyaan Rey sontak membuat Fahri dan juga Ghani melihat ke arah Zain bersamaan


Zain" ngidam ? maksud Lo?


Rey" ya kayak ibu hamil gitu


Zain" enak saja tidak,gue emang lagi bermasalah dengan asam lambung,dari kemarin


Ghani" syukur deh kalo gitu


Zain" Kenap kalian mikir nya gitu ?


"tidak apa-apa" bersamaan


seusai berbincang kini mereka kembali kerumah masing-masing


sepanjang perjalanan Rey terus memikirkan perkataan Ghani mengenai Naima,yang membuat Rey kesal


sesampainya di rumah,Rey melihat Naima sedang asik menyiram tanaman bersama para asisten rumah tangga sambil berbincang


hingga tidak menyadari jika suaminya itu sudah kembali bekerja


Bu Linda" tuan,tuan sudah pulang


Naima" kak Rey,maaf nai tidak mendengar jika kak Rey sudah kembali


Rey terus menatap Naima dari atas hingga ke bawah,membuat Naima sedikit risih di pandang seperti itu oleh Rey


Naima" ada yang salah dari nai kak ?


Rey" tidak,kalian bisa tinggalkan tempat ini


para asisten buru-buru meninggalkan Naima dan Rey,Naima mulai merasa takut,biasanya jika sudah seperti ini rey akan memarahinya


Naima" maaf jika nai punya salah kak,jangan marahi Naima (menundukan kepalnya )


Rey menautkan alisnya,Marasa bingung dengan perkataan Naima


Rey" siapa yang bilang kamu melakukan ke salahan,kamu masih merasa takut dengan ku


Naima menganggukkan kepalanya,lalu menggelengkan kepalanya,membuat Rey sangat gemas melihat nya


rey" nai (mengangkat dagu Naima)

__ADS_1


Naima dengan susah menelan selivahnya


Naima" a-ada apa kak ?


Rey" aku tidak suka melihat kamu,mengunakan baju baju mini dan ketat besok kita belanja mencari baju untuk mu


Naima" tapi baju ku tidak ada yang seperti itu,hanya baju yang di berikan kak nada saja yang seperti itu,aku juga tidak suka


Rey"(tersenyum) baiklah,tapi kita tetap akan belanja besok tidak ada penolakan dan kenakan cincin ini di jari mu


Rey memberikan kotak cincin pada Naima


Naima" cincin apa ini ?


Rey" cincin tanda jika kamu adalah istri ku


Rey menunjukan jari manisnya yang juga menggunakan cincin yang sama hanya saja tidak memiliki berlian


Rey" kenakan itu dan jangan pernah lepaskan,itu atau aku akan menghukum mu mengerti


Naima" iya kak


Rey pergi meninggalkan Naima yang masih mental cincin yang ada di tangannya


" baru kali ini aku mendapat hadiah seperti ini,dari seseorang,terimaksih kak Rey" Naima merasa sangat senang


*****


Zain sedang menunggu gilirannya untuk di periksa oleh dokter,Zain merasa sangat lelah karena dirinya harus terus ke kamar mandi untuk muntah


"tuan Zain" nama Zain di panggil oleh seorang perawat


dokter" sore pak Zain,ada yang bisa saya bantu


Zain" begini dok saya dari semalam harus terus ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perut saya,setiap kali saya mengisi perut tak berapa lama pasti akan keluar


dokter" baik lah pak silahkan berbaring biar saya periksa


Zain berbaring di tempat tidur itu,dokter mulai memeriksa Zain,setelah selsai Zain kembali duduk di hadapan dokter itu


Zain" jadi bagaimana dok


dokter" bapak baik-baik saja, tidak ada masalah


Zain " tapi kenapa saya selalu muntah dok


dokter" saya juga kurang paham pak jika saya periksa tadi bapak baik-baik saja,atau kita mau melakukan pemeriksaan lebih lanjut pak


Zain teringat akan perkataan Rey sewaktu di kantornya tadi,dan berniat menanyakan nya


Zain" dok apa ada hubungannya dengan kehamilan istri saya,ngidam gitu dok


dokter" istri anda sedang mengandung ?


Zain" iya dok


dokter"(menahan tawa) mungkin bapak sedang mengalami masa ngidam,ini jarang terjadi pak,tapi kasus seperti ini ada,tapi untuk memastikan saya akan memeriksa bapak lebih lanjut bagaimana pak


Zain" baik lah dok


Zain melakukan beberapa pemeriksaan membuat dirinya harus pulang larut


Zain" apa yang harus aku kata kan pada key


Zain masuk kedalam rumahnya dan melihat cyra sedang tertidur di sofa ruang tamu


Zain tersenyum melihat istrinya yang terlihat tidur dengan pulas


Zain" sayang,sayang bangun sayang


cyra membuka matanya dan melihat Zain yang ada di sebelahnya


cyra"pukul berapa sekarang


Zain" dua pagi


cyra" kenapa kamu pulang larut sekali,aku menunggu mu sedari tadi (memeluk)


Zain" maaf ya,pekerjaan ku banyak jadi harus pulang larut,lain kali aku akan usahakan tidak seperti ini,kita ke kamar ya


cyra" em,tapi gendong aku (mengerucutkan bibirnya)


Zain" baiklah sayang


Zain menggendong cyra,yang terlihat manja pada Zain


"maaf aku tidak bisa mengatakan pada mu,aku takut jika ini jadi beban fikiran mu sayang " batin Zain


________________________


TBC


next


jangan lupa dukungannya buat aku ya semua

__ADS_1


terimaksih


__ADS_2