
enjoy
.
.
.
.
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
pagi itu,para orang tua sedang berkumpul di kediaman Radit,karena mendapat kabar jika Radit semakin melemah, setelah melihat keadaan Radit mereka semua berkumpul di rumah keluarga
cha-cha" om kenapa om seperti ini,om tidak boleh tinggalin cha-cha
Abi" bunda tidak boleh seperti itu,kasian Radit
cha-cha" bunda tidak punya keluarga selain om Radit (menangis)
Abi" bunda masih ada kami,masih ada anak-anak (memeluk)
Dimas" apa cyra tahu soal ini ?
Fani" belum,cyra belum tahu,aku tidak tega melihat nya bersedih
Rika" jangan beritahu,aku takut ini akan jadi beban untuknya
cha-cha" kita bawa om Radit ke luar negri saja agar ia pulih
Fani" dia tidak mau Cha,kamu tahu dia seperti apa
tiba-tiba ponsel Fani berdering dengan nada khusus yang berarti itu dari putri semata wayangnya
Fani" jangan ada yang bersuara cyra menelepon
semuanya diam tak bersuara
Fani mengangkat panggilan itu
Fani* iya nak ada apa
Zain* halo ma ini Zain
Fani* oooo iya Zain ada apa nak?
Zain* Zain ingin memberitahu jika mama akan menjadi seorang oma
Fani* apa kata mu Zain,Oma cyra hamil Zain
semua orang yang ada di sana menatap Fani
Zain* iya ma sudah dua bulan (senang)
Fani* alhamdulilah nak,mana taninya
Zain memberikan ponselnya pada cyra
cyra" iya ma
Fani" selamat sayang kamu akan menjadi seorang mama,jaga baik-baik cucu Oma ya
cyra"' iya ma terimakasih,siang ini key akan kesana untuk memberitahu papa
Fani* tidak usah nak,papa mu sedang di ajak pergi oleh papa Abi,mungkin sore akan kembalinya,lebih baik kamu istirahat
cyra* baik lah ma,cyra akan istirahat
Fani* ya sudah jangan terlalu lelah, dan jangan makan sembarangan mengerti
cyra* iya mama ku bawel (tertawa)
Fani menyudahi panggilannya,dan menatap seluruh keluarganya
Fani" aku akan menjadi oma,dan Radit akan menjadi opa cyra hamil sudah dua bulan (menagis) Tidka tahu aku harus sedih atau senang
Rika" (memeluk) selamat omcan,jangan bersedih kita hadapi semuanya bersama
cha-cha pun ikut memeluk Fani, membuat ke tiga wanita itu menagis bersama
Zain sangat bahagia karena dirinya akan menjadi seorang ayah,Zain pergi ke kantor dengan perasaan yang teramat senang,senyum menghiasi di bibir Zain tidak pernah luntur
chand" pagi pak,wah sepertinya bapak sedang senang (tersenyum)
Zain" Chand kamu tahu,aku akan manjadi seorang papa,istri ku akhirnya mengandung
chand" selamat pak,saya turut bahagia pak
Zain" terimaksih Chand
tiba-tiba Zain merasakan mual,dan mengharuskannya untuk segera ke kamar mandi,Zain langsung berlari dengan terburu-buru membuat Chand sedikit terkejut
chand" pak anda baik-baik saja
Zain menarik nafas setelah selesai mengeluarkan isi perutnya
__ADS_1
Zain" saya merasa sangat mual chand,tolong buat kan saya teh Chand
chand" bapak sakit,jika bapak sakit bagaimana acara siang nanti
Zain" tenanglah saya baik-baik saja,cepat buat lah saya tunggu
chand pergi dari ruangan itu,dan Zain Kemabli masuk ke dalam kamar mandi untuk kembali mengeluarkan isi perutnya
siang itu ruang pertemuan sudah mulai di padati oleh pengusaha-pengusaha muda yang hadir dalam acara itu
Zain terlihat sangat pucat dan lemas namun dirinya berusaha profesional untuk menyabut semua orang
Rey" Zain selamat ya,atas kehamilan key,Lo baik-baik saja Zain
Zain" thanks Rey, gue baik-baik saja Rey,Ghani dan Fahri belum sampai
Rey" mereka masih di jalan
Zain" gue tinggal dulu Rey, gue harus menemui yang lain.
Zain meninggalkan Rey, bukanya menemui para tamu nya Zain berlari menuju toilet untuk kembali memutarkan isi perutnya
"astaga kenapa aku seperti ini,aku harus baik-baik saja " batin Zain
acara berlangsung dengan lancar hingga selesai Dnegan baik,walau Zain harus beberapa kali berlari ke toilet
Ghani" wah calon papa baru nih (memeluk pundak Zain)
Fahri" selamat bro,bisa juga Lo bikin key hamil (tertawa)
Zain" bisalah gue jantan bro (tertawa) yang harus kalian curigai itu Rey,sampai detik ini gue yakin tuh Naima masih gadis (tertawa) tidak tidak bercanda Rey
Rey sedikit terkejut mendengar perkataan Zain
"astaga Zain bikin gue jantungan aja,Kenap dia bisa bilang begitu " dalam hati Rey
Fahri" tidak mungkin,seorang Rey mendiamkan wanita cantik seperti Naima
Ghani" kalo gue jadi Rey,itu Naima gue kurung di rumah biar gak di godain orang,Lo tahu nada bilang waktu mereka jalan bareng di mall cowok-cowok tuh matanya pada lirik Naima semua
Rey" yang benar Lo ghan (sedikit kesal)
Fahri" Ica saja yang wanita melihat Naima kagum bagaimana kaum Adam
Rey merasa sangat kesal mendengar perkataan saudara-saudaranya itu
Rey" kenapa jadi bahas istri gue sih,cari topik lain bisa
tiba-tiba Zain berlari menuju toilet membuta ke tiga pria itu terkejut,setelah selesai Zain keluar dengan lesu
Rey" Lo lagi gak ngidam kan ?
pertanyaan Rey sontak membuat Fahri dan juga Ghani melihat ke arah Zain bersamaan
Zain" ngidam ? maksud Lo?
Rey" ya kayak ibu hamil gitu
Zain" enak saja tidak,gue emang lagi bermasalah dengan asam lambung,dari kemarin
Ghani" syukur deh kalo gitu
Zain" Kenap kalian mikir nya gitu ?
"tidak apa-apa" bersamaan
seusai berbincang kini mereka kembali kerumah masing-masing
sepanjang perjalanan Rey terus memikirkan perkataan Ghani mengenai Naima,yang membuat Rey kesal
sesampainya di rumah,Rey melihat Naima sedang asik menyiram tanaman bersama para asisten rumah tangga sambil berbincang
hingga tidak menyadari jika suaminya itu sudah kembali bekerja
Bu Linda" tuan,tuan sudah pulang
Naima" kak Rey,maaf nai tidak mendengar jika kak Rey sudah kembali
Rey terus menatap Naima dari atas hingga ke bawah,membuat Naima sedikit risih di pandang seperti itu oleh Rey
Naima" ada yang salah dari nai kak ?
Rey" tidak,kalian bisa tinggalkan tempat ini
para asisten buru-buru meninggalkan Naima dan Rey,Naima mulai merasa takut,biasanya jika sudah seperti ini rey akan memarahinya
Naima" maaf jika nai punya salah kak,jangan marahi Naima (menundukan kepalnya )
Rey menautkan alisnya,Marasa bingung dengan perkataan Naima
Rey" siapa yang bilang kamu melakukan ke salahan,kamu masih merasa takut dengan ku
Naima menganggukkan kepalanya,lalu menggelengkan kepalanya,membuat Rey sangat gemas melihat nya
rey" nai (mengangkat dagu Naima)
__ADS_1
Naima dengan susah menelan selivahnya
Naima" a-ada apa kak ?
Rey" aku tidak suka melihat kamu,mengunakan baju baju mini dan ketat besok kita belanja mencari baju untuk mu
Naima" tapi baju ku tidak ada yang seperti itu,hanya baju yang di berikan kak nada saja yang seperti itu,aku juga tidak suka
Rey"(tersenyum) baiklah,tapi kita tetap akan belanja besok tidak ada penolakan dan kenakan cincin ini di jari mu
Rey memberikan kotak cincin pada Naima
Naima" cincin apa ini ?
Rey" cincin tanda jika kamu adalah istri ku
Rey menunjukan jari manisnya yang juga menggunakan cincin yang sama hanya saja tidak memiliki berlian
Rey" kenakan itu dan jangan pernah lepaskan,itu atau aku akan menghukum mu mengerti
Naima" iya kak
Rey pergi meninggalkan Naima yang masih mental cincin yang ada di tangannya
" baru kali ini aku mendapat hadiah seperti ini,dari seseorang,terimaksih kak Rey" Naima merasa sangat senang
*****
Zain sedang menunggu gilirannya untuk di periksa oleh dokter,Zain merasa sangat lelah karena dirinya harus terus ke kamar mandi untuk muntah
"tuan Zain" nama Zain di panggil oleh seorang perawat
dokter" sore pak Zain,ada yang bisa saya bantu
Zain" begini dok saya dari semalam harus terus ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perut saya,setiap kali saya mengisi perut tak berapa lama pasti akan keluar
dokter" baik lah pak silahkan berbaring biar saya periksa
Zain berbaring di tempat tidur itu,dokter mulai memeriksa Zain,setelah selsai Zain kembali duduk di hadapan dokter itu
Zain" jadi bagaimana dok
dokter" bapak baik-baik saja, tidak ada masalah
Zain " tapi kenapa saya selalu muntah dok
dokter" saya juga kurang paham pak jika saya periksa tadi bapak baik-baik saja,atau kita mau melakukan pemeriksaan lebih lanjut pak
Zain teringat akan perkataan Rey sewaktu di kantornya tadi,dan berniat menanyakan nya
Zain" dok apa ada hubungannya dengan kehamilan istri saya,ngidam gitu dok
dokter" istri anda sedang mengandung ?
Zain" iya dok
dokter"(menahan tawa) mungkin bapak sedang mengalami masa ngidam,ini jarang terjadi pak,tapi kasus seperti ini ada,tapi untuk memastikan saya akan memeriksa bapak lebih lanjut bagaimana pak
Zain" baik lah dok
Zain melakukan beberapa pemeriksaan membuat dirinya harus pulang larut
Zain" apa yang harus aku kata kan pada key
Zain masuk kedalam rumahnya dan melihat cyra sedang tertidur di sofa ruang tamu
Zain tersenyum melihat istrinya yang terlihat tidur dengan pulas
Zain" sayang,sayang bangun sayang
cyra membuka matanya dan melihat Zain yang ada di sebelahnya
cyra"pukul berapa sekarang
Zain" dua pagi
cyra" kenapa kamu pulang larut sekali,aku menunggu mu sedari tadi (memeluk)
Zain" maaf ya,pekerjaan ku banyak jadi harus pulang larut,lain kali aku akan usahakan tidak seperti ini,kita ke kamar ya
cyra" em,tapi gendong aku (mengerucutkan bibirnya)
Zain" baiklah sayang
Zain menggendong cyra,yang terlihat manja pada Zain
"maaf aku tidak bisa mengatakan pada mu,aku takut jika ini jadi beban fikiran mu sayang " batin Zain
________________________
TBC
next
jangan lupa dukungannya buat aku ya semua
__ADS_1
terimaksih