Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 89


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐


hari ini hari terakhir taya dan Rara di Inggris


hari ini mereka membuat acara perpisahan bersama karyawan kantor,


taya sangat sedih meninggalkan kantor yang yang dari awal dia, bangun dengan susah payah, hingga menjadi seperti sekarang, apa lagi harus meninggalkan asisten pribadinya, yang selalu setia, dan selalu mau di repot kan oleh nya


taya" stev


Steven" iya pak


taya" stev terimakasih sudah selalu membantuku, dan mau aku susahkan setiap waktu


Steven mulai berkaca kaca


Steven" saya yang berterimakasih pak, karena bapak sudah sangat baik mengajak saya bekerja bersama bapak, jika bukan karena bapak mungkin saya akan tetap berada di tempat haram itu


taya" sudah lah stev jangan mengingat masa lalu, kita sama sama berjuang kala itu, saya titip perusahaan ini stev, perusahaan ini sudah seperti anak bagi ku,


taya memandang setiap sudut ruangan itu, dengan mata yang berkaca kaca


Steven" pak maaf saya tidak bisa memberikan apa apa,hanya ini yang saya bisa berikan jangan di lihat dari harganya pak (memberi sebuah kotak kecil)


taya" terimakasih stev kamu tidak perlu repot memberiku ini, dengan kamu terus membantuku saja itu sudah lebih dari cukup


Steven" itu sebagai tanda kekeluargaan kita pak, saya tidak akan bisa melupakan bapak (menagis)


taya"(memeluk) terimakasih stev, sudah jangan menagis,kau membuat ku bersedih juga


Steven" bapak baik baik di sana, jangan sering bertengkar dengan nyonya, beri tahu saya jika nyonya melahirkan pak, siapa tahu saya bisa berkunjung ke sana


taya" (tersenyum) baik lah stev, mari kita rayakan perpisahan kita, ayo kita temui yang lain


taya berjalan mendahului Steven untuk menuju tempat acara di selenggarakan


taya banyak sekali mendapat hadiah perpisahan dari setiap karyawan nya, dari yang menagis haru, menangis histeris, sampai tidak mau melepas pelukannya pada taya


hal itu sangat berarti untuk taya, itu tanda jika dirinya bukan hanya sekedar pemimpin tapi sudah seperti keluarga bagi karyawannya


rara pun sangat senang melihat begitu banyak karyawan yang sangat menyayangi suaminya, Rara ikut terharu di buatnya


rara" kamu benar benar banyak penggemarnya Daddy (tersenyum)


taya" tentu aku tampan sayang


rara" percaya diri sekali kamu tuan Dimitri


taya" memang kenyataannya nyonya Dimitri


rara" pasti kamu kalo di kantor sangat baik (menatap taya)


taya" kamu tahu dari mana ?


rara" itu buktinya, mereka sangat kehilangan kamu


taya" aku pun merasakan hal yang sama sayang, perusahaan ini aku bangun dengan tangan ku,aku jaga baik (sedih)


rara" apa kamu berubah pikiran ?

__ADS_1


taya" tidak, aku pergi bukan meninggalkan perusahaan ini , tapi hanya aku tidak lagi bekerja di sini


rara" kamu sungguh membuatku terharu


taya" mau aku peluk


rara" tidak, tolong lihat kondisi tuan


taya tertawa melihat wajah istrinya yang mulai memerah karena ulah nya


selesai acara mereka kembali ke apartemen untuk mengecek kembali barang barang mereka sebelum sore nanti mereka pergi


rara mengecek barang barang barang mereka


memang tidak banyak, hanya saja Rara memastikan barang barang penting tidak tertinggal


setelah selesai Rara duduk di tepi ranjang untuk beristirahat sejenak


taya dan Rara sengaja tidak memberi tahu keluarga mereka jika mereka akan pulang, karena Rara ingin membuat kejutan pada keluarga


taya" apa kamu lelah mom


rara" Hem hanya sedikit


taya" beristirahat lah dulu, kasihan anak kita jika kamu terlalu lelah


rara" iya Daddy


taya" anak kita sedang apa ya mom, apa dia sedang tertidur


rara" mom tidak tahu, coba dad tanya saja pada nya


taya" nak kamu sedang apa,jika kamu sedang mendengar Daddy beri tanda oke


rara" aw dad dia menendang,


taya tertawa girang melihat reaksi anaknya itu


taya" mom dia mendengarkan ku, nak kamu ini jagoan Daddy atau Princess Daddy jika kamu jagoan beri tanda dua kali


rara" dia diam dad, dia tidak mau kita tahu dulu sepertinya


taya" baik lah Daddy akan menunggu, nak kamu tahu,Daddy sudah tidak sabar menunggu mu, cepat lah tumbuh, dan selalu sehat agar kita bisa berkumpul bersama


taya mulai bercerita pada Sanga anak, bagai mana dirinya, masa kecilnya, hingga bagaimana ia sangat mencintai Rara


rara merasa bahagia sekali melihat suaminya sangat perhatian terhadap nya, dan juga anak mereka ,


tak terasa kantuk mulai datang dan Rara mulai memejamkan matanya


taya ikut berbaring di sebelah istrinya dan ikut terlelap sambil memeluk istrinya


pukul empat sore Rara membuka matanya Karana Rara mendengar suara bel apartemen berbunyi terus menerus


rara beranjak dari tempat tidurnya untuk melihat siapa yang terus membunyikan bel apartemennya


cklek


rara" stev ada apa ?


Steven"nyonya saya kemari ingin memberi tahu jika penerbangan anda pukul enam sore, seharusnya anda dan pak dimitri seharusnya sudah pergi


rara" ya ampun stev, maaf aku terlambat bangun , baik lah kamu tunggu aku akan membangunkan suamiku


rara terburu buru membangun kan suaminya dan bersiap untuk pergi,


setelah selesai mereka menuju ke bandara


sesampainya di bandara mereka berpamitan pada Steven


taya" terimakasih stev (memeluk)

__ADS_1


Steven" sama sama pak, hati hati,dan semoga selamat sampai di tujuan pak ...


taya" sekali lagi terimakasih stev


rara" stev titip salam untuk istrimu,dan ucapkan terimakasih ku untuknya, dan untuk mu juga stev terimakasih


Steven" sama sama nyonya, saya akan sampaikan pada istri saya


setelah berpamitan mereka menuju jet pribadi milik taya


sebelum pergi taya memberi tahu steven kabar gembira untuknya


taya" stev ...


Steven" ada apa pak ?


taya" stev selamat atas jabatan baru mu


Steven" jabatan ? maksud bapak?


taya" selamat atas jabatan baru mu sebagai manajer stev semoga kamu bisa menjalankan nya dengan baik


Steven" bapak serius,


taya" iya, mulai Senin Fahri akan mengumumkannya , bersiap lah berkerja lebih keras lagi stev sampai jumpa


steven tidak percaya akan jabatan yang di berikan taya pada nya


Steven" terimakasih pak, bapak memang yang terbaik (bertriak)


taya dan Rara hanya bisa tertawa saja mendengar ucapan Steven yang terdengar begitu senang


di dalam pesawat Rara sudah tidak sabar untuk sampai Karana dirinya sudah sengat rindu pada keluarga nya


rara" aku gak bisa bayangin gimana reaksi papa,bunda,dan yang lain sayang bapak sama ibu sudah tahu,


taya"kamu sangat gembira sekali, tapi sayang apa tidak sebaiknya kita beri tahu mereka


nanti papa marah bagaimana


rara" tenang papa tidak akan marah,lagi pula papa akan senang jika mengetahui kita pindah


"baik lah aku akan mencoba tenang, kamu tidak tahu saja bagai mana sikap papa mu pada ku, tahu kamu hamil saja, aku sudah habis di beri peringatan, apa lagi ini tidak memberi kabar saat akan pulang" dalam hati taya


rara" sayang sayang nanti kita tinggal di rumah bapak sama ibu aja ya, sambil menunggu rumah kita selesai


taya" lebih baik kita tinggal di apartemen saja, agar tidak ada perdebatan antara orang tua bagai mana


rara" kamu benar, baik lah aku ikut saja apa kata kamu


" ikut saja? sebentar lagi juga kamu bakal meminta hal lain, aku sungguh mencintai istri ku, apa pun sikapnya, tingkahnya, aku sangat menyukai apa pun yang ada pada dirinya"


taya" mom i love you


rara"(tersenyum) i love you dad


_______________________________


kata orang cinta itu karena terbiasa,


tapi menurut ku cinta itu hadir Karana proses


proses merasa nyaman, proses mengenal sifat nya, dan proses mendapat cinta nya, karena setiap kehidupan itu ada proses nya ...


yang membuat kita menjadi terbiasa


________________________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa kasih like dan komen nya terimakasih


💓💓💓💓💓💓💓


__ADS_2