Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 13


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


.


enjoy your read


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


ataya baru tiba di bandara dan menuju langsung ke kantor karena iya harus membahas proyek dengan Dimas


memang karena proyek ini ataya harus rela bolak balik Indonesia Inggris untuk proyek ini dan itu sangat melelahkan untuknya


sesampai nya di kantor ataya tidak sengaja mendengar seseorang menyebut nama Rara


"beneran teman saya itu namanya mikayra, eh bukan teman sih , tapi lebih tepatnya calon pacar"


ataya semakin penasaran dengan ucapan pria itu yang menyebut dirinya adalah calon pacar dari Rara


ataya memperhatikan pria itu, pria itu muda, tampan, dan sepertinya bukan dari keluarga sembarangan


taya mengurungkan niatnya untuk bertemu Dimas iya malah menguping pembicaraan satpam dengan pria itu


yang baru iya ketahui jika pria tersebut bernama Alvin


tak lama taya melihat Rara memasuki pos tersebut, cukup lama, Rara keluar dengan terburu buru dan menundukkan wajah nya sepeti sedang malu, sampai sampai tidak melihat taya berdiri di depannya


taya, merasa kecewa sekali, dengan Rara yang tidak menyapanya itu ...


"bye bye calon pacar nanti gue jemput ya"


pria itu bertriak pada Rara hal itu semakin membuat Rara mempercepat langkahnya untuk masuk ke dalam lift


taya ikut masuk dalam lift itu namun Rara tak menyadari hal itu


"astaga kenapa dia selalu membuat ku kesal" gumam Rara


"selalu membuat kesal,apa mereka sudah kenal lama" batin ataya


rara turun dari lift itu tanpa sadar jika ataya selalu memperhatikannya


taya sampai di ruangan Dimas dengan perasaan yang iya pun tidak tahu , iya merasa jengkel, kesal, dan marah


yude" oooo pak taya anda sudah sampai kenapa tidak memberi tahu


taya" tidak perlu repot pak yude, saya bisa sendiri kok, apa pak dimas di dalam


yude" oooo iya pak di masa memang menunggu ke datangan anda pak


taya" terimakasih, em pak yude, apa Rara selalu pulang dengan pria


yude" maksudnya pak ? (bingung)


taya" ah sudah lupakan, saya masuk dulu


taya pergi menuju ruangan Dimas , meninggalkan yude dengan kebingunganya dengan pertanyaan taya tadi


"aneh, ah mungkin dia jet lag makanya bertanya hal aneh sepeti itu" gumam yude


yude kembali mengerjakan tugasnya


cklek


taya" selamat pagi pak Dimas


Dimas" loh taya, kok gak bilang kalo sudah tiba, kamu kesini naik apa? kan supir bisa menjemput jika kamu beritahu


taya" ah kak Dimas ini, gak usah repot, aku bisa kok, masih hafal juga kok jalanan di sini


Dimas" (tertawa) ada ada saja kamu, duduk lah, mau minum apa ?


taya" kopi seperti nya enak


Dimas" oke


dimas* yud kopi dua dan bawakan beberapa cemilan


yude* baik pak


Dimas menyudahi panggilan itu


Dimas" jadi apa bagai mana, apa mereka mau menerima usulan kita

__ADS_1


taya" iya mereka mau, namun,mereka mengajukan syarat kak


Dimas" apa itu?


taya" mereka meminta saya salah satu dari anak kak Dimas menjadi menantu mereka


Dimas " what !!! gila yang bener dikit dong syarat nya , mana mau anak anak gue di jodohin pada gak punya otak apa (hilang sudah wibawa Dimas sebagai atasan dari perusahaan besar)


taya" (tertawa) kak Dimas gak berubah


Dimas" jadi apa gak ada syarat lain taya ?


taya" (tertawa) tenang kak bukan itu syarat nya, taya cuma mau lihat reaksi kak Dimas aja


Dimas" gila Lo taya, gue udah berusaha untuk berwibawa , jadi apa syaratnya


taya" mereka hanya meminta tim pemasaran kita yang di sini di pindahkan di sana karena menurut mereka tim di sini lebih kreatif dan sangat cekatan


Dimas" udah cuma gitu doang


taya" iya


Dimas" gampang itu mah,tinggal suruh Fahri aja boyong tim nya kesana buat nyelesain proyek ini


taya" itu sih urusan kak Dimas, aku kan cuma menyampaikan


tok tok tok


Dimas" masuk


yude" pak kopi dan cemilannya


Dimas" terimakasih de, oooo iya tolong hubungi Fahri dan suruh dia kemari


yude" baik pak


yude pergi meninggalkan ruangan itu


taya" pak yude betah ya kerja sama kakak , (tertawa)


Dimas" betah lah gajinya gede (tertawa)


tak berselang lama Fahri sudah tiba di ruangan Dimas


fahri" ada apa Daddy


fahri" oooo ada om taya, (,terkekeh)Fahri gak liat


fahri duduk persis di sebelah taya


Dimas" jadi gini nak, perusahaan yang di Inggris kan sedang menjalin kerja sama dengan perusahaan raksasa di sana


fahri" iya terus ?


Dimas" number nak kalo terus mah


fahri" Daddy serius


Dimas" ya kamu orang tua lagi ngomong main potong aja


fahri" iya maaf Daddy


Dimas" jadi mereka memberi kita surat jika kerja sama kita masih mau berjalan,


fahri" apa ?


Dimas" mereka meminta salah satu anak Daddy jadi menantu mereka


sontak perkataan Dimas membuat Fahri kaget, dan tak terima


fahri langsung membantah dengan segala macam cara sampai sampai iya kebawa bawa ibu nya untuk hal ini


Dimas dan taya hanya bisa menahan tawa karena melihat ekspresi Fahri


Dimas"(tertawa kencang) aduh anak Daddy masih kecil ternyata


fahri merasa heran dengan ucapan Daddy nya itu


fahri" maksud Daddy ?


Dimas" Daddy hanya bercanda nak, hahaha kamu kena prank


fahri" sumpah Daddy ini tuh gak lucu


Dimas" maaf maaf anak Daddy yang tampan, pinter,anak ajaib ke sayangan mommy


fahri" jadi apa hubungan proyek ini dengan Fahri (kesal)


Dimas" sabar nak, emosi sekali, jadi mereka meminta tim pemasaran di sini yang mengatur semua di sana, jadi otomatis kalian dalam beberapa bulan harus pindah ke Inggris

__ADS_1


fahri" kalo yang lain mungkin bisa, tapi


taya" tapi apa ?


fahri" tapi om Abi ngizinin kakak Rara buat pergi gak


Dimas" astafirloh lupa , di tim itu ada Rara,


deg


hati Dimas merasa kesal dan marah mendengar nama Rara di sebut dan iya kembali mengingat Alvin


Dimas" ah itu mah biar Daddy yang bilang, kamu yang penting persiapin tim nya aja,


fahri" oke Daddy , om taya kenapa? mules ?


taya" oooo enggak, masih jet leg sepertinya


fahri" istirahat om, jangan kebanyakan ngobrol sama Daddy , makin pusing nanti


Dimas" dasar anak kurang ajar ya , ngatain bapaknya sendiri


fahri langsung berlari meninggalkan ruangan Daddy nya itu


tak terasa waktu sudah sore dan waktu pulang sudah tiba


sebelum pulang Fahri memberi tahu berita yang iya dapatkan dari Dimas kepada teamnya


semua team nya menyabut dengan baik hanya Rara saja yang masih ragu, takut jika iya tidak di perbolehkan


Nara" ya ampun gue gak ngebayang kita bakal kerja di sana , aduh gue ke temu bule, bagus untuk memperbaiki ke turunan nih


rara" hadeh Nara, kamu ini ya, kita tuh kerja disana bukan mau cari jodoh


Nara" ya kan sekalian Ra, menyelam sambil minum air gitu


rara" dasar kamu ini


rara melihat ke arah parkiran dimana Alvin sudah berdiri dengan santay di depan mobilnya sambil memperhatikan setiap karyawan


rara langsung menarik Nara untuk bersembunyi


Nara" aduh Ra ada apa sih ?


rara" itu cowok yang aku bilang tadi na (menunjuk ke arah Alvin) aduh kok aku lupa ya,


Nara" ya elah Ra, jadiin aja ngapa, cakep kok, dan kayak nya bukan karyawan biasa juga


rara" sok tahu, gak lah, aku gak suka Nara


Nara" Yee siapa yang nyuruh Lo suka, kan bisa di jadiin teman


rara" iya juga


rara melihat sosok pria yang sampai saat ini masih menjadi nomor dua setelah ayah dan adik adiknya di hati Rara


"om taya" gumam Rara


sontak Rara langsung keluar dari persembunyiannya dengan Nara dan berjalan ke arah Alvin


Alvin sudah melebarkan senyumnya melihat Rara yang berjalan ke arahnya


Alvin" calon pacar, (melambaikan tangan dan bertriak)


rara sebenarnya sangat malu, dengan perkataan Alvin itu namun mau bagai mana lagi, dari pada dia harus bertemu taya


rara" diem gak cepet masuk mobil,Nara kamu depan


dengan langkah gesit Rara langsung duduk di jok belakang tanpa memperdulikan ekspresi Nara dan Alvin


akhirnya mau tidak mau Nara duduk di sebelah Alvin


Alvin" jadi bidadari, kita mau kemana ? mau makan, nonton,karoke,apa mau ke KUA


rara" udah buru jalan dulu cepet


Alvin" baik tuan putri


Nara yang berada di depan hanya bisa menahan tawanya saja melihat Alvin yang gombal receh pada Rara


semetara taya merasa semakin kesal melihat Rara dan sebenarnya pun iya tak tahu iya kesal kenapa


___________________________________


TBC


next semua


jangan lupa like dan komennya buat aku ya ...

__ADS_1


__ADS_2