
selamat membaca
.
.
.
.
🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈
pagi-pagi sekali cyra sudah heboh karena mendengar kabar jika Rey akan menikah dengan jodoh pilihan Abi,membuat Zain ikut terkejut karena teriakan cyra
"aaaaaa"
Zain" kamu kenapa ? siapa yang sakit,siapa ?
cyra" sakit? tidak ada
Zain" lalu kamu bertriak karena apa?
cyra" lihat ini,aku tidak percaya (menunjukan ponselnya )
Zain" ini serius,tidak mungkin Rey
cyra" itu yang membuat ku terkejut
Zain" tapi apa Rey seputus asa itu,di tinggal Rizki
cyra" kita harus menanyakan ini pada kakak,aku harus tahu apa yang terjadi
Zain" kamu saja sayang, aku harus bekerja
cyra" kamu benar,ya sudah kamu mandi biar kita cepat pergi
Zain"astaga sayang kamu menyuruhku mandi hanya karena kamu ingin cepat pergi
cyra" maaf sayang, aku terlalu bersemangat
Zain mencium sekilas bibir cyra
Zain" aaaa aku jadi semangat
cyra" dasar laki-laki mesum
Zain tertawa sambil berlalu masuk kedalam kamar mandi,cyra pun beranjak dari kasur dan ia pun mandi mengunakan kamar mandi lain
setelah selesai cyra hanya menyiapkan sarapan sandwich untuk nya dan juga Zain
Zain" hanya ini
cyra" aku Tidka sempat memasak sayang ya sudah kita pergi
Zain" ada-ada saja kamu
sesampainya di kediaman Rara,Zain dan cyra sudah melihat mobil milik Ghani terparkir rapih di halaman itu
cyra dan Zain langsung masuk ke dalam rumah itu,dan langsung menuju meja makan karena mereka semua berada di sana
cyra" benar kan tebakan kakak pasti cyra juga akan datang
cyra" tentu aku akan datang mendapat kabar mencengangkan di pagi hari seperti ini
taya" duduk lah Zain,key dan kita makan bersama
cyra" jadi bagaimana ceritanya kak,aku benar benar terkejut
Rara" jangan kan kamu,kakak saja hampir kehilangan jantung saat papa memberi tahu kabar itu
cyra" apa Rey sangat frustasi karena di tinggal Rizki
Ghani" yang gue denger kata nya Rey, tidak mau salah memilih lagi, sebab itu dia minta di Carikan jodoh
taya" intinya kita hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Rey,sudah lah percuma kita bahas ini,toh Rey mau dan tidak ada paksaan dari siapa pun
Ghani" setuju dengan mas taya,lagi pula,bukan kah akan lebih baik jika Rey mulai belajar mencintai ornag lain
__ADS_1
Zain" aku pun berfikir begitu
cyra" jadi kapan itu akan terlaksana ?
Rara" belum tahu,tadi malam bunda dan papa baru bertemu pada calon nya Rey saja,dan kandidatnya ada dua,papa masih menunggu kabar dari sahabat nya itu
cyra" aku sungguh masih tidak percaya
taya" bukan hanya kamu tapi kita semua
cyra" kamu tidak mengajak nada ?
ghani" nada sedang marah pada ku,karena aku tidak mau mencarikan makanan yang ia mau tadi malam
Rara"(tertawa) nikmati saja masa mengidam nya,kamu tahu di situ lah letak menguji kesabaran seorang suami,iya kan Daddy (melirik taya)
taya" (terkekeh) betul mom
Zain" sayang nanti kamu hamil jangan yang aneh-aneh ya
cyra" kok kamu gitu,kamu tidak sayang pada ku ya
Ghani" nah Lo Zain
Zain" bukan begitu, aku hanya
taya" hanya apa Zain (terkekeh)
Zain" aku sayang pada mu,hanya saja aku takut jika kamu marah dan tidak mau melihat ku saja,saat aku tidak bisa memenuhi nya
Rara" haduh,haduh pengantin baru ini bikin iri saja
mereka semua tertawa dan melanjutkan perbincangan mereka
di tempat lain Reno sedang membujuk Febi agar mau di jodohkan dengan Rey,namun Febi tidak menginginkan hal itu
Febi" Febi tidak mau,Febi masih mau menikmati hidup Febi,dan belum mau menjadi seorang istri,Febi tidak mau pa
Reno" lalu siapa lagi yang akan papa jodohkan selain kamu,lagi pula kamu belum memiliki ke kasih
Febi" masih ada nai pa,dia juga anak papa,dan Febi sudah memiliki ke kasih
Febi" Arif,pokonya Febi tidak mau,jika papa masih memaksa Febi, Febi akan pulang ke rumah eyang saja
Reno" (menarik nafas) baik lah, papa akan mengajukan nai sebagai calon nya
Febi" (memeluk) Febi sayang papa
Reno menemui Naima dan juga tita yang sedang berada di dalam kamar
tita" ada apa pa ? papa butuh sesuatu ?
Reno" Naima kamu harus mau menikah dengan anak om Abi,ini keputusan papa dan kamu tidak boleh menolak
Naima" kenapa harus nai,ada kak Febi,dan kak Febi lebih pantas dengan anak teman papa bukan nai,pokonya nai tidak mau
Reno" kamu sudah berani melawan ya,kamu mau jadi anak durhaka
Naima" durhaka? sejak kapan papa menganggap nai sebagai anak papa,dan satu lagi jangan pernah memaksa nai karena nai tidak suka
Naima pergi meninggalkan Reno dan juga tita
Reno" bujuk Naima ,atau kamu tahu akibatnya
Reno meninggalkan tita yang masih terdiam mencerna kata-kata suaminya itu
Naima menagis sepanjang perjalan menuju tempat nya bekerja,Karana ia merasa kesal pada papanya
sesampainya di tempat kerja Arif yang mengetahui Naima sudah masuk bekerja menghampiri Naima
Arif" nai kenapa kemarin kamu tidak bekerja
Naima" maaf pak, saya sudah meminta izin
Arif" nai stop bersikap seperti itu, aku datang sebagai kakak mu
Naima" kakak? maaf saya tidak punya kakak,dan anda bukan kakak saya
__ADS_1
Arif" nai kamu kenapa ? kamu punya masalah dengan ku
Naima" maaf pak saya masih banyak pekerjaan
Naima pergi meninggalkan Arif,yang masih terdiam di tempat nya
"ada apa dengan anak itu,kenapa dia menjadi seperti itu" batin Arif
ponsel Naima berdering menandakan panggilan masuk,Naima melihat layar ponsel milik nya
"mama"
Naima* iya ma ada apa?
tita* bisa kamu pulang lebih awal hari ini
Naima* ada apa? jika mau membicarakan hal pagi tadi nai tidak punya waktu
tita" pulang lah lebih awal,mama mohon
Naima"(menghela nafas) baik lah
Naima mengakhiri panggilannya dan kembali mengerjakan tugasnya
Naima" sep saya pulang duluan ya, saya masih merasa tidak enak badan
Asep" kamu juga kenapa harus masuk sudah tahu masih sakit
Naima" maaf sep,tapi boleh ya sep
Asep" iya sudah kamu pulang saja, biar Asep yang bersihkan ruangan pak Rey
Naima" terimaksih sep
Naima membereskan barang barang nya bersiap untuk pulang,pukul lima sore Naima sudah meninggalkan kantor kembali ke rumahnya
sesampainya di rumah, Naima melihat itu sangat sunyi,seperti tidak berpenghuni
tita" kamu sudah pulang nak ?
Naima" (terkejut) mama buat nai kaget saja
tita" kamu pasti lelah,mama sudah masak makan kesukaan mu,kamu mau
Naima" tumben sekali ada apa ini
tita" tidak ada apa-apa,cepat kita makan,selagi masih hangat
tita mengajak Naima menuju meja makan dan mulai menyantap makanannya
Naima" papa dan kak Febi dimana? tumben sekali rumah sepi ?
tita" papa mu sedang bertemu om Abi, sementara kakak mu ia ada pekerjaan tambahan
Naima" oooo
tita" nai kamu mau tidak memenuhi keinginan mama
Naima" sudah nai duga pasti ada sesuatu,pasti Sola perjodohan bodoh itu bukan
tita" nai mama mohon turuti mau papa,nai kamu Tidka sedih melihat mama
Naima" kenapa nai harus menuruti nya,dia saja tidak menganggap nai ada
tita" nai kamu sayang mama bukan,jika nai sayang pada mama,tolong turuti mau papa,nai kamu tahu apa yang terjadi jika kamu menolak keinginan papa mu,kamu tidak kasihan pada mama nai
Naima melihat bulir bening sudah mengalir di pipi tita,yang membuat Naima tidak tega melihat mamanya menangis,Naima tahu betul apa yang akan terjadi jika dirinya menolak permintaan papanya,mama nya lah yang akan jadi sasaran dari papanya
Naima" (menggenggam tangan) baik lah ma,nai akan menuruti mau papa,demi mama,mama jangan menagis lagi (memeluk)
" nai melakukan ini hanya demi mama,nai berjanji suatu hari nanti nai akan bawa mama pergi dari tempat ini,nai berjanji" dalam hati Naima
___________________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa dukungan kalian ya terimaksih