Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 90


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


let's read


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


pukul sepuluh pagi taya dan Rara sudah menginjakan kaki di Indonesia,


rara sangat senang karena sebentar lagi mereka akan bertemu keluarga mereka dan berkumpul bersama


taya dan Rara sudah, di jemput oleh pihak perusahaan yang akan mengantar mereka ke apartemen yang akan mereka tempati untuk sementara waktu


sesampai nya di sana Rara dan taya mendapat kejutan, di sana sudah ada pak Lukman dan Bu Lia yang sengaja menunggu mereka


rara" ibu, bapak (memeluk)


ibu Lia" ya ampun nduk kamu ini, jangan lari lari, inget anak mu loh


rara" maaf bu, aku nya seneng bisa ketemu ibu sama bapak


Bu Lia" lain kali jangan begitu ya


rara"(tersenyum) iya siap Bu


Bu Lia" dasar kamu ni


pak Lukman " apa kabar cucu eyang di dalam sini ?


rara" baik eyang, aku makin besar sekarang eyang (menirukan suara anak anak)


taya" iya eyang, mommy nya makan terus soalnya (terkekeh)


Bu Lia" ya biar toh, kan anak nya juga makan


taya" Bu yang anak ibu itu taya, kok malah Rara yang di bela


bu Lia " lihat tuh cu, nanti kamu jangan kayak Daddy mu ya, tukang ngambek (terkekeh)


pak Lukman " sudah kalian cepat bersiap, bapak sama ibu udah buat acara buat penyambutan Kalina


rara" apa itu pak


Bu Lia" acara makan keluarga nak, yang lain pasti terkejut nanti jika melihat kalian


taya" bapak sama ibu buat acara keluarga ?


Bu Lia" iya, kenapa emang ?


taya" enggak apa apa Bu, kaget aja, ibu sama bapak udah repot repot buat acaranya


pak Lukman " ya enggak repot lah, cuma makan siang aja kok, udah sana siap siap


taya dan Rara masuk kedalam kamar dan bergantian untuk membersihkan diri ..


setelah selsai mereka bergegas menuju rumah Bu Lia dan pak Lukman


sesampainya di sana Rara dan taya di minta untuk bersembunyi agar mereka menjadi kejutan untuk yang lain nya ...


satu per satu keluarga mulai berdatangan dan kini rumah Bu Lia dan pak Lukman mulai ramai


di dalam kamar Rara sudah tidak sabar untuk bertemu dengan keluarga nya,


rara" aduh kok ibu lama banget sih belum jemput kita, aku udah gak sabar mau ke temu


taya" sabar sayang, tunggu saja, mungkin ada yang belum datang ...


rara" mereka pasti sangat terkejut melihat kita di sini, aku sudah tidak sabar


taya" lihat nak mommy mu, ini sungguh tidak sabaran jika menginginkan sesuatu (terkekeh) jangan seperti mommy ya nak, jika kamu sudah lahir


rara"jangan dengarkan Daddy ya nak (terkekeh)


semua keluarga sudah berkumpul, namun Bu Lia dan pak Lukman belum juga memulai acara makan siang mereka

__ADS_1


Dion"eyang kapan nih makanya, Dion udah gak sabar mau makan


pak Lukman" sabar ya ion, kita masih menunggu tamu lagi ?


Dion" siapa sih eyang ?


pak Lukman" tunggu eyang uti lagi menjemput mereka


cyra" Dion , ini sabar sedikit


Dion" iya Tante (terkekeh)


fahri" bukan Tante , tapi Oma muda


cyra" papa liat mereka berdua mengejek ku


Radit" kamu memang bakal jadi Oma key, sudah terima saja


cyra" mama lihat papa


Fani" key,jangan berdebat lagi soal itu


cyra" iya iya ma


sontak semua orang tertawa melihat tingkah cyra


Ghani" Oma besok jangan lupa, ada pengajian di rumah eyang Narti (mengejek)


Rika" Ghani !!


Ghani" iya mom,iya


Abi" siapa sih tamu nya pak, lama sekali


Dimas" sabar bi, mungkin lagi kena macet tamu nya


Bu Lia" aduh maaf ya jadi nunggu lama ,


cha-cha" mana tamu nya Bu ?


Bu Lia" oooo iya lupa... (tersenyum) sayang ayo masuk


taya dan Rara masuk kedalam ruang makan itu dan semua orang sangat terkejut melihat keduanya berada di sini


berlari menghampiri taya dan Rara


cyra" kakak ternyata tamunya kakak (memeluk) mas taya (melambaikan tangan)


Dion" kok kakak gak kasih tahu kalo pulang,Tante gantian peluknya


cyra melepas pelukannya


Dion" kakak Dion rindu kakak,


rara" kakak juga


Dion" assalamualaikum ponakan uncle,


Rey" kakak (memeluk)


Ghani" hey mas bro, (terkekeh) udah jinak belum macan betina ini


taya" sedikit (terkekeh)


setelah bercengkrama dengan adik adik mereka taya dan Rara menghampiri para orang tua ...


rara" bunda(memeluk) kakak sangat merindukan bunda


cha-cha" bunda juga sayang, aduh cucu Oma, kamu sudah besar ya di sini (mengelus perut )


Abi" nak (memeluk) kenapa gak kasih kabar


rara" kalo kasih kabar namanya bukan kejutan pa, (tersenyum)


Fani" taya apa kabar ?


taya" baik omcan (memeluk)


Radit" taya (memeluk) sabar ya,(berbisik)


taya" iya opgan


Fani" kapan Abi bisa menerima taya sebagai menantunya (berbisik)

__ADS_1


Rika" entah lah aunty, mas Abi terlalu keras kepala, kasihan taya


taya" taya baik baik saja kok (tersenyum)


Dimas" bagus jadi laki laki jangan patah semangat ya (menepuk bahu taya)


taya" tentu om dim ...


Dimas" Dimas gitu taya nanggung banget manggilnya


taya hanya terkekeh mendengar Perotes dari Dimas


mereka menikmati makan siang bersama, setelah selesai mereka berbincang bincang


Abi" jadi kapan kalian akan kembali ke Inggris ?


taya" Hem jadi begini semuanya aku dan Rara akan menetap di indonesia Karana aku sudah berpindah kantor


Abi" jadi kamu yang menggantikan Dimas ?


taya" iya pa


Radit" wah selamat ya taya, semoga sukses dengan jabatan barunya


Abi" kalian akan tinggal dimana ?


taya" untuk sementara kami tinggal di apartemen pa, sambil menunggu rumah kami selesai


Abi" rumah ? kalian sudah punya rumah ?


taya" iya pa (menundukan kepala)


Abi" kenapa tidak memberi tahu, kenapa kalian


perkataan Abi langsung di hentikan oleh cha-cha


cha-cha"kalau begitu besok kita ke rumah kalian ya, kita lihat rumah kalian , terimakasih taya sudah memikirkan semua ini untuk anak bunda (melirik ke Abi)


Rika" aunty ikut ya, aunty juga mau lihat rumah kalian


Fani" omcan juga mau ikut ya, siapa tahu bisa bantu bantu kasih dekor rumah kan


"jangan" para anak anak serempak menjawab perkataan Fani


Fani" emang kenapa kan omcan pinter dalam hal begitu


cyra" cukup ma, cukup kamar cyra saja yang bentuk abstrak, jangan mengacau di tempat lain


Fani"(terkekeh) iya iya , gak kok, hanya memberi sentuhan sedikit saja


Dion" jangan deh omcan, selera omcan terlalu tinggi!! sekali (tersenyum)


Fani" dasar kalian ini


Ghani" cukup galeri Ghani , jadi korban


Fani" tapi keren kan


sontak semua tertawa mendengar perdebatan antara Fani dan anak anak


Dimas" taya, om titip perusahaan ya, jaga baik baik, dan kembangkan terus perusahaan itu menjadi lebih baik


taya" iya om, terimakasih atas kesempatannya


Abi hanya berdiam diri menahan amarah nya, karena menurutnya taya tidak menghargai diri nya sebagai orang tua,


cha-cha" papa bisa bersikap biasa saja ? (berbisik)


Abi" tidak bisa Bun, kenapa taya bertindak tidak bertanya pada kita


cha-cha" pa ingat, itu adalah rumah tangga. mereka , kita tidak boleh ikut campur , dan papa jangan bersikap berlebihan seperti itu,ingat pa malu sama cucu


cha-cha sudah geram melihat sikap suaminya yang kurang pantas menurutnya sebagai orang tua


"aku hanya menginginkan yang terbaik untuk putriku apa salah " begitulah yang ada di pikiran Abimanyu


_____________________________


TBC


next


jangan lupa like,komen,vote dan dukungan lainnya

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2