
enjoy
.
.
.
.
♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠
setelah kepergian brand dan juga tita,Abi meminta Naima dan juga Rey untuk bermalam karena hari semakin larut
Abi" kalian tidurlah di sini malam ini,papa tidak mengizinkan kalian kembali
cha-cha" iya nak,bunda sudah meminta mba lulu untuk membereskan kamar mu
Rey" baik lah Bun,pa,kami akan tidur di sini
cha-cha" istirahat lah,kalian pasti lelah (mengelus kepala Naima)
Naima" iya Bun
Rey dsn Naima pergi menuju kamar Rey yang terletak di atas
cha-cha" kenapa Reno bisa seperti itu pa? bunda tidak menyangka dan Naima kasihan dia,pantas saja dia bisa mengalami depresi saat itu,tekanan yang iya terima terlalu banyak,kenapa gadis sebaik dia mengalami hal ini
Abi" papa pun tidak habis fikir Bun,sudah lah Bun tidak perlu kita bahas,sekarang kita istirahat saja,sudah malam
cha-cha" iya pa (memeluk)
Naima selesai membersihkan tubuh dan juga mengganti bajunya mengunakan baju Rey,yang terlihat seperti dress saat Naima yang memaki,Rey memperhatikan Naima yang terlihat sangat cantik sekali,membuat dirinya sedikit terpesona
Naima" terimaksih,aku tidak tahu harus mengucapkan apa pada mu selain kata-kata itu
Rey" tidak perlu,cukup jadi istri yang baik dan terbuka pada ku itu lebih dari cukup
Naima hanya menganggukkan kepalanya
Rey" tidurlah sudah sangat larut
Naima berbaring di tempat tidur,membelakangi Rey yang sedang fokus pada ponselnya,pandangan Rey teralih saat melihat Naima membelakanginya
Rey meletakan ponselnya,dan ikut berbaring di sebelah Naima,Rey memegang bahu Naima,membuat Naima menghadap pada nya
Naima" ada apa ?
Rey" mendekat lah
Naima sedikit mendekat pada Rey,hal itu membuat Rey sedikit jengkel,Rey menarik Naima masuk kedalam pelukannya
Rey" seperti ini,baru aku akan bisa tidur
Naima hanya diam,Naima merasa sesuatu terjadi pada jantungnya kerena berdetak sangat cepat
"ada apa ini,jantungku berdegup sangat cepat" batin Naima
Naima merasa nyaman di dalam pelukan Rey,membuatnya merasa mengantuk dan memejamkan matanya begitu pula dengan Rey
keesokan paginya para keluarga datang berkumpul,karena merasa khawatir pada Naima
Rara" Naima bagaiman perasan mu apa sudah lebih baik ?
Naima" iya kak
cyra" bagaimana mama mu ?
Naima" mama,terlihat kurus dan banyak luka lebam
Rara" apa papa mu sering melakukan itu
__ADS_1
Naima" tidak,biasanya papa hanya akan mengancam tidak pernah sampai seperti ini
nada" lalu kenapa bisa seperti itu ?
Naima" nai juga tidak tahu,papa Semarah apa Apun tidak pernah sampai memukul mama
alisha" apa ini ada hubungannya dengan kakak mu itu nai ?
Naima" Naima juga tidak tahu kak,yang pasti saat ini Naima sudah tenang karena mama sudah baik-baik saja
Rara" kamu harus lebih berhati-hati nai,kakak mu bisa melakukan apa pun
Naima" iya kak
mereka melanjutkan pembicaraan mereka hingga mereka lupa jika para suami harus pergi bekerja
taya" mommy cepat lah,aku sudah mau pergi,kamu dan Kean mau ke rumah ibu bukan
Rara" oooo iya dad,maaf aku lupa,terlalu asik berbincang
taya" cyra,nada,Ica suami kalian juga mau pergi,kalian malah asik bercerita
cyra" astaga bapak taya,anda cerewet sekali
Naima menghampiri Rey yang sedang bersiap untuk bekerja
Naima" apa kamu perlu bantuan ?
Rey" tolong pasangkan dasi ku
Naima berjalan mendekati Rey,dan memasang dasi milik Rey,Rey memperhatikan Naima rasanya Rey ingin sekali mencium istrinya itu,namun dirinya tidak berani,ia takut jika Naima akan marah atau akan merasa takut padanya
Naima" sudah selsai
Rey" terimakasih
Naima" ada lagi yang bis aku bantu ?
Naima" maksudnya?
Rey" nai kita suami istri tapi kita saling tidak terbuka,bahkan kita tidak punya panggilan seperti yang lain
Naima"bukan kah,kamu harus bekerja,ini sudah sangat siang nanti kamu terlambat
Rey tahu jika istrinya itu sedang mengalihkan pembicaraan mereka
Rey" aku pergi,nanti sore kita pulang, dan melihat mama mu
Naima" benar kah? baik lah aku menunggu mu (tersenyum senang)
"kamu manis sekali jika tersenyum seperti itu" dalam hati Rey, Rey menggelengkan kepalanya untuk tidak memikirkan hal itu
setelah sampai di kantor,Arif terkejut melihat atasannya itu
Arif" pak bukanya bapak cuti untuk tiga hari ke depan ?
Rey" tidak jadi,klien dari Jepang akan tiba bukan
Arif" benar pak
Rey" maka dari itu aku Tidka jadi cuti,jadwal ku
Arif mulai membacakan jadwal Rey bekerja
Arif melihat ponselnya yang berdering dengan cepat Arif mengangkat panggilan itu
Arif* ada apa lagi Febi ?
Febi* Arif bisakah kita bertemu aku sangat merindukan mu
Arif* sudah lah feb, aku malas mendengar bualan mu itu
__ADS_1
Febi* aku sungguh merindukan mu dan aku juga ingin bercerita soal keluarga ku
Arif* ada apa lagi ? apa ada hubungannya dengan Naima ?
Febi* iya bisa di bilang begitu
Arif* baik lah kita bertemu setelah aku pulang bekerja
Febi* baik lah
febi mengakhiri panggilan itu,dan menatap layar ponselnya
" bodoh,hanya dengan namanya saja kamu sudah terpancing, aku benci melihat kalian yang perduli pada anak itu" dalam hati Febi
sepulang bekerja seperti janjinya pada Febi, Arif menjemput Febi dan membawanya ke sebuah kafe untuk berbicara
Arif" ada apa ?
Febi" ibu ku ketahuan selingkuh, dan saat ini papa sedang marah besar,dan mama kabur dari rumah
Arif" Tante tita? selingkuh? apa benar ?
Febi" itu benar,aku melihatnya sendiri? aku sudah tidak suka dari awal,tapi karena papa mencintainya aku pun setuju
Arif" aku tidak percaya
Febi" terserah apa kata mu,apa kamu mau membantu ku mencari wanita itu,dia pasti ad bersama Naima,apa kamu bisa menanyakan pada nya, tapi kamu jangan memberi tahunya jika mamanya kabur dan selingkuh,karena aku pun belum memberitahu nya aku tidak mau adik ku itu menjadi sedih (berpura-pura sedih)
Arif merasa iba melihat Febi yang sudah menagis di hadapannya itu
Arif" baiklah aku akan menanyakan pada Naima
Arif mengambil ponselnya dan menghubungi Naima
Arif* halo nai,kamu sedang sibuk Tidka ?
Naima* tidak kak,ada apa ?
Arif* tidak hanya mau berbincang saja,sudah lama tidak bicara dengan mu
Naima* iya kak
Arif* Tante tita apa kabar nai,apa kamu sering melihat mama mu dan keluarga mu ?
" kenapa kak Arif tiba-tiba menanyakan mama" fikir Naima
Naima" mama mungkin baik,aku sudah lama tidak menemui mama,aku rindu sebenarnya tapi bagaiman,aku belum bisa menemui mereka
Arif* sudah lama tidak makan masakan Tante tita
Naima* iya aku juga,merindukan nya
pembicaraan mereka tidak berlangsung lama karena Rey memanggil Naima.
Arif menatap Febi
Arif" sudah,apa kamu yakin Tante tita selingkuh
Febi" aku juga tidak tahu,maka dari itu aku mencarinya
Arif" baiklah aku akan bantu mencari Tante tita
Febi" terimaksih Rif (tersenyum)
"kemana wanita itu,Naima tidak bisa berbohong,dan ia berkata jujur,kemana dia,bagaimana ini aku harus menemukannya segera " dalam hati Febi
_____________________________
TBC
next
__ADS_1
terimaksih