Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 93


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


.


happy guys


🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠🌠


hari ini Alvin di perbolehkan pulang,Karana kondisi nya sudah membaik, bagai mana tidak cepat membaik jika yang menjaga nya dua wanita yang sangat protektif, dan selalu memberinya makan


mama Ervina" jadi kamu pulang ke rumah Abang Vin


Alvin" iya ma,


mama Ervina" nanti siapa yang bantuin kamu di sana kan abang kerja


belum Alvin menjawab Nara sudah menjawab lebih dulu


Nara" Nara ma, kan apartemen Kiki dekat dengan kantor Nara, jadi Nara bisa membatu Alvin


mama Ervina" apa tidak merepotkan mu


Nara" tidak ma, Nara malah senang bisa membantu


mama Ervina " alhamdulilah, berarti mama tidak perlu khawatir, terimakasih ya na


Nara" sama sama ma


setelah semua selesai mereka meninggalkan rumah sakit menuju apartemen Kiki ...


setelah sampai Alvin langsung di minta beristirahat oleh mama Ervina


sedang kan dirinya dan Nara membereskan apartemen itu


setelah selesai mama Ervina berpamitan untuk pulang Karana ia harus menyiapkan keperluan suaminya yang akan pergi ke luar kota


mama Ervina " Vin mama pulang dulu ya, nanti mama ke sini lagi, mama mau siapin keperluan papa mu dulu


Alvin" iya ma, besok saja ke sini nya, Maman istirahat saja di rumah


mama Ervina" na titip Alvin ya, tolong jagain, mama gak percaya kalo ninggalin dia sendiri


Nara" iya ma, mama tenang saja


mama Ervina" ya sudah mama pulang ya


mama Ervina meninggalkan Alvin dan Nara berdua saja di apartemen itu


Nara menyiapkan makan, siang untuk mereka berdua,


setelah selsai Nara memanggil Alvin untuk makan bersama


Nara" maaf makanya hanya seperti ini, aku belum pandai memasak ...


Alvin" tidak apa, kamu mau memasak untuk ku saja itu sudah lebih dari cukup


Nara membantu Alvin mengisi piringnya,


Alvin menyantap makanan itu,


Alvin" enak, kata nya kamu tidak pandai memasak


Nara"memang aku tidak padai Vin, mungkin kebetulan saja ini enak


Alvin"(tersenyum) kamu terlalu merendah


setelah selesai Nara membereskan semau nya


siang itu sedang asik bersantai mereka mendapat tamu tak terduga,


bek apartemen Kiki berbunyi


Nara membuka pintu apartemen itu


Nara " Rara!! ya ampun Bu mil (memeluk)


pak Dimitri


Rara" di mana Alvin , apa dia sudah baik baik saja


Nara" sudah lebih baik, ayo ayo masuk


"terimakasih" bersamaan


Alvin" Rara, wah apa kabar Ra, kejutan sekali kamu datang Ra ... wuw sudah besar saja perut mu Ra


Rara" iya dong, (tertawa)


Alvin" apa kabar mas taya, selamat ya bakalan jadi bapak


taya" iya Vin, gimana ke adaan kamu Vin ?


Alvin" ya begini lah mas, di bilang baik , tapi aku sakit (terkekeh)

__ADS_1


Rara" Kiki kerja ?


Nara" iya Ra


mereka berempat berbincang, sampai akhirnya Alvin te tidur karena efek obat yang iya minum


Rara" na jadi gimana sekarang ?


Nara" gak tahu Ra , aku akan menjalani semuanya saja, aku pasrah saja pada Allah , jika Alvin jodoh buat aku, maka akan ada jalan nya jika tidak aku berdoa apa pun itu pasti terbaik untuk ku


Rara" benar na, aunty yang kuat ya, jangan sedih sedih lagi, (menirukan suara anak anak)


Nara" oke sayang aunty kamu ini kuat (mengelus perut)


taya mendatangi Nara dan rara yang sedang ada di dapur


taya" sayang


Rara" iya


taya" mari kita pulang,sudah mau sore, kita harus bergegas ke rumah papa bukan


Rara" oooo iya mas aku lupa, na kami pulang dulu, sampaikan salam pada Alvin


Rara dan taya meninggalkan apartemen Kiki, setelah Rara dan taya pulang Nara membaringkan tubuhnya yang terasa lelah di sofa, lambat laun kantuk datang dan Nara mulai memejamkan matanya


pukul tiga sore Alvin bangun lebih dulu, iya beranjak dari tempat tidurnya,


"dimana Nara " batin Alvin


Alvin keluar dari kamar nya dan mendapati Nara sedang tertidur pulas di sofa


Alvin berjalan mendekati Nara yang masih tertidur pulas


Alvin" kamu pasti lelah, sama aku juga lelah, lega harus pura pura, lelah harus menahan rasa, aku takut kamu menolak ku, dan hanya menganggap ku hanya teman, aku tahu kamu berbuat baik pada ku hanya karena rasa bersalah mu saja


Alvin menatap wajah Nara, yang sangat cantik di mata Alvin


Alvin mendekati wajah Nara dan iya mencium kening Nara


cklek


tiba tiba pintu apartemen terbuka ,


Kiki" Alvin !


Alvin menaruh jarinya di bibir, memberi tanda agar kakak nya itu tidak membuat ke gaduhan dan membangunkan Nara


Kiki" Lo ngapain hah, mau mesum di sini (berbisik)


Alvin" gila Lo bang, enggak lah gue cuma cium keningnya aja, gue rindu bang


Kiki" ikut gue


Kiki membawa adiknya itu ke kamar agar mereka tidak mengganggu Nara yang masih tertidur pulas


Alvin" iya benar setiap hari depan mata, tapi kan teman bukan calon istri ...


Kiki" gue heran deh sama Lo berdua betah amat sakit hati


Alvin" gue takut dia nolak gue bang, gue takut dia baik ke gue cuma karena rasa bersalahnya aja bang


Kiki" Lo bodoh atau apa sih, perasaan yang luka lengan Lo, bukan otak lo, Lo gak bisa lihat apa kalo Nara itu masih sayang dan cinta sama Lo,


Alvin" Abang gue mulai sok tahu,sok jadi cenayang Lo bang


Kiki" tahu lah Vin, awas Lo kalo nangis nyesel di depan gue , sebenarnya gue heran kok Lo bisa suka bangat sama Nara padahal kan dia bukan tipe Lo


Alvin" iya Nara bukan tipe gue, tipe gue mah high , (tertawa dan berjalan menuju pintu)


tanpa Alvin sadari Nara mendengar perkataan terakhir mereka


Alvin berjalan keluar kamar dan mendapati Nara sudah berdiri di depan pintu dengan air mata yang sudah membanjiri pipinya


"Nara" berbarengan


Alvin" Nara sejak kapan di sini


Nara" cukup tahu tentang tipe mu


Alvin" Nara bukan begitu maksudku


Nara" aku pulang


Nara langsung berlari hendak meninggalkan apartemen itu namun Alvin menahannya dan memeluk Nara


Alvin" tunggu, tunggu dengar kan aku dulu


Kiki" Nara tunggu ini gak kayak yang Lo pikir


Nara" lepas bin, aku mau pulang, (menagis)


Nara meronta tinta di dalam pelukan Alvin Hinga dirinya lupa jika tangan Alvin masih terluka


Kiki" Vin darah, tangan Lo berdarah lagi


perkataan Kiki sontak membuat Nara berhenti meronta , dan beralih pada lengan Alvin yang terluka


Nara"Ki tolong ambil kotak obat milik Alvin,


Kiki langsung bergegas mengambil nya


Kiki" ini na

__ADS_1


Nara dengan cekatan menghentikan darah pada lengan Alvin, dan kembali menutupnya


Alvin memberi tanda pada Kiki untuk meninggalkan mereka


Kiki mengerti dan pergi keluar dari apartemen itu


Alvin" na


Nara hanya diam tidak menanggapi panggilan Alvin


Alvin" baik lah, nara kamu cukup dengarkan dan jangan memotong perkataan ku, Nara jujur aku masih sayang bahkan aku cinta pada mu,


Nara ingin menjawab namun Alvin segera menutup mulut Nara


Alvin" aku bilang cukup dengarkan dan jangan memotong, tapi aku takut jika kamu sudah tidak memiliki perasaan pada ku, aku takut kamu baik pada ku Karena rasa bersalah mu saja, tapi Nara apakah kamu masih mencintai ku? cukup anggukan kepala


Nara menganggukkan kepala nya


Alvin"(tersenyum) almanara Salim mau kah kamu menikah denganku, menjadi pendampingku, menjadi orang yang aku lihat setiap pagi ku,menjadi ibu dari anak anak ku


Nara memeluk Alvin


Nara" kamu gak romantis melamar di lantai seperti ini


Alvin" (terkekeh)maaf jika aku rencanakan nanti kamu nolak aku...


Nara" dasar pelit


Alvin" kamu gak malu kan, punya calon suami kayak aku


Nara"(melepas pelukan) maksudnya?


Alvin" iya aku hanya tukang antar barang, dan aku Hanay mempunyai motor saat ini, apa kamu berubah pikiran


Nara" aku menyukai semua yang ada pada dirimu, aku tidak malu,


alvin" terimakasih, maaf but kamu nunggu lama


Nara" maaf aku juga terlalu egois


Alvin" mulai sekarang kita hadapi semua sama sama ya , kita mulai semuanya dari awal lagi, kamu mau ?


Nara" iya aku mau


Alvin mencium kening nara,


Alvin" i love you sayang


Nara" i love you to


Alvin" sayang nya mana ?


Nara" udah ih jangan Perotes


Alvin" sayang kita harus duduk di lantai ini terus


Nara" (terkekeh) jika kamu suka ya ya tidak apa apa


nara membatu albin berdiri


Alvin" em kita bilang ke mama,papa,dan mami tentang ini ?


Nara" iya kita beritahu mereka


Alvin mendekatkan wajah nya pada wajah Nara hendak mencium Nara


cklek


Kiki" woy gak bisa di biarin nih orang dua


Alvin" bang bisa ketuk dan ucap salam sebelum Lo masuk


Kiki" jadi apa hasilnya, ah udah pasti berhasil, adek gue mau nyosor


mendengar perkataan Kiki wajah Nara menjadi memerah kerena malu,


Nara" kamu sih, belum mahrom, (berbisik)


Alvin" iya iya maaf, kamu bahagia


Nara" em iya


Kiki" woy gue bukan obat nyamuk, di ajak ngobrol ngapa,


Alvin" sumpah bang Lo ganggu ...


Kiki"ya Allah adek gue


mereka bertiga tertawa bersama , merasakan kebahagian yang saat ini sedang mereka rasakan


____________________________


bahagia itu kita yang ciptakan


karena bahagia itu di mulai dari diri kita


bukan dari orang lain


karena kadar bahagia kita hanya kita yang tahu


💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓


TBC

__ADS_1


next


jangan lupa setelah baca kasih like dan komen buat aku ya


__ADS_2