
selamat membaca
.
.
.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
Rara merasa pusing memikirkan Fahri dan Ghani yang sedang bertengkar, apa lagi Ghani memeluk Fahri di depan matanya,
taya memperhatikan istrinya yang sejak tadi hanya diam itu,dan banyak melamun
taya" mom kamu kenapa ?
Rara" tidak , aku tidak apa apa ?
taya" jangan bohong , kamu merindukan rumah?
Rara" tidak
taya" lalu ?
Rara" dad tahu, Fahri dan Ghani sedang bertengkar, Ghani sampai memukul Fahri
taya" kenapa mereka bertengkar, dan kenapa mom yang memikirkan ?
Rara" Fahri tidak jujur pada Ghani,dan kami hingga terjadi ke salah faham , bagai mana tidak mom pikirkan, Ghani memukul Fahri di depan mata mom
taya" ya Allah anak Daddy melihat kekerasan (mengelus perut) jangan tiru ya nak, om om itu sedang berakting jadi jangan ditiru,
Rara" dad dia tidak bisa lihat, yang lihat kan. mom
taya" tapi dia merasa terkjut dan ikut berfikir bersama mom, jangan di pikirkan mom, kita cari cara bagaimana mereka bisa bermaafan, biar Daddy dan yang lain yang mencari caranya, mom cukup tidak usah pikirkan oke
Rara" em Daddy mau membantu ?
taya" iya dad akan membantu, pasti ini gara gara gelang siang tadi
Rara" dari mana dad tahu?
taya" siang tadi Fahri dan ghani di kantor dan mereka membahas masalah gelang yang dad tak tahu, ternyata gelang saja bisa menimbulkan masalah ya
Rara" bukan hanya gelang dad, tapi rasa kecewa Ghani karena Fahri tidak jujur padanya, mom sudah pernah memberi tahu soal mereka belum
taya" soal apa ?
Rara" walau mereka kembar yang tidak mirip namun jika batin mereka sangat kuat, jika Fahri atau Ghani mengalami kesusahan pasti salah satu dari mereka tahu, begitu juga sebaliknya, jika merasakan senang mereka juga tahu, mungkin ghani merasa suka dengan wanita itu, karena Fahri merasa kan itu,mungkin itu adalah rasa peringatan saja buat Ghani namun,Ghani menafsirkan berbeda Karana Fahri tidak jujur
taya" jika menurut ku wajar Ghani marah, bukan kah Fahri tahu, jika Ghani di tolak oleh wanita itu, kenapa Fahri tidak jujur,Ghani pasti sangat kecewa, mungkin jika Fahri jujur Ghani tidak akan suka pada wanita itu
Rara" dad apa yang akan kita lakukan untuk membuat ke duanya berbaikan
taya" nanti saja kita pikirkan ya sekarang lebih baik kita tidur, dad sangat lelah hari ini, (mencium kening)
sementara di kediaman Dimas permusuhan antara kedua anaknya itu sangat terasa,hingga membuat Dimas dan Rika bertanya tanya
Rika" Abang Fahri, tumben gak ke kamar Ghani, biasanya kalo udah lama tidak bertemu selalu ada saja yang di ceritakan
Fahri" tidak, Fahri banyak kerjaan, dan tidak ada yang harus di bicarakan
Rika" oooo begitu, kalian sedang bertengkar ?
Fahri" tidak mom, mom bisa tinggalkan aku sendiri, aku sedang banyak pekerjaan
Rika" oooo baik lah
__ADS_1
Rika meninggalkan kamar anaknya itu
"ada apa dengan mereka biasanya jika bertengkar, tidak sampai seperti ini " batin Rika
sementara Dimas bertugas menemui Ghani, yang sama seperti Fahri mengurung diri di kamar
Dimas" anak Daddy pada kenapa ya, kok tumben di kamar masing masing, biasanya gangguin Daddy sama mom kalo sudah kumpul
Ghani" lagi sibuk aja dad, aku mau menyelesaikan kuliah,terus kerja, bosan jadi anak kuliah terus
Dimas" bagus, minta bantu Anang kamu , bias cepat selesai
Ghani" enggak usah, Abang kan sibuk biar Ghani usaha sendiri dad
Dimas" kalian ada masalah ?
Ghani" tidak, kenapa memang nya dad
Dimas" oooo ya sudah Daddy mau tidur dulu (tersenyum)
Ghani" tumben masih jam segini udah tidur dad
Dimas" ngantuk
Dimas pergi meninggalkan kamar anaknya itu
dan masuk ke dalam kamarnya menemui istrinya
Dimas" mom apa kamu tahu mereka kenapa ?
Rika" tidak, tapi sepertinya putra putra kan menyembunyikan masalah mereka
Dimas" apa kita tanya Rey atau cyra ya, mereka pasti tahu
Rika" tidak usah dad.boar mereka selesaikan sendiri masalah mereka, jika mereka tidak bisa baru kita bantu
keesokan paginya pagi pagi sekali Ghani sudah pergi meninggalkan rumah, tidak tahu mau kemana
sementara di kediaman Rara dan taya mendapat tamu tak terduga,
taya membuka pintu, karena bel apartemen itu sangat berisik sekali
taya" Fahri , ayo masuk
Fahri" kak apa Ghani ke mari
taya" tidak, kenapa?
Fahri" pagi pagi dia sudah meninggalkan rumah,dan aku sudah mencari nya di semua tempat yang biasa dia datangi tapi tidak menemukannya
Rara bergabung bersama kedua pria itu sembari membawa nampan berisi kopi
Rara" apa kalian belum berbaikan ?
Fahri" Ghani tidak mau berbicara pada ku, bagaimana mau berbaikan
taya" apa sudah ke kampus mencarinya ?
Fahri" sepagi ini untuk apa ke kampus mas
taya" siapa tahu , Ghani ingin mengembalikan buku
Rara" gak usah ngaco kamu mas, itu bukan Ghani sekali
taya" oooo, sudah hubungi Rey, atau key
Fahri" sudah, tapi tidak ada di sana juga
__ADS_1
mereka bertiga merasa bingung mencari ke beradan Ghani,
Ghani sedang asik menikmati mentari pagi di sebuah taman yang tidak jauh dari kampusnya , untuk menenangkan pikiran nya sejenak ...
Ghani sebenar nya tidak marah pada Fahri hanya merasa sedikit kecewa saja, karena dirinya sudah seperti orang bodoh yang
yang menyukai wanita, yang jelas jelas tahu siapa dirinya, dirinya merasa seperti di permainkan , namun kenyataanya Fahri tidak tahu dirinya baru mengetahui saat Ghani bercerita jika dirinya di tolak oleh seorang wanita
hanya saja Ghani merasa dirinya seperti orang bodoh yang sedang di permainkan perasaannya, sedang asik bersantai tiba tiba Ghani mendengar suara seseorang meminta tolong
dengan sigap Ghani mencari sumber suara itu Ghani memutari taman itu untuk mencari suara tarikan itu
"tolong" suara itu semakin jelas terdengar dan itu artinya jika dirinya semakin dekat dengan orang yang meminta bantuan itu
Ghani" itu dia
Ghani berlari menuju wanita yang sedang di ganggu oleh beberapa pria
Ghani" lepaskan wanita itu,jangan ganggu dia
pria itu menatap Ghani dengan tajam,
"siapa Lo mau ikut campur urusan kita"
Ghani" gak perlu tahu, tapi yang pasti gue gak suka, jika ada orang yang mengganggu seorang wanita
"gaje aja udah banyak bacot Lo"
pria pria itu mulai menyerang ghani, Ghani hanya menunggu sampai orang orang itu mendekat pada nya
bag bug bag bug
Ghani menghajar pria pria itu hingga babak belur
Ghani" lain kali jika mau melawan orang ukur kemapuan diri dulu oke
pria pria itu pergi meninggalkan Ghani
Ghani mendekat pada wanita yang masih ketakutan itu
Ghani" kamu gak apa apa ?
Ghani menyentuh bahu wanita yang tengah membelakanginya
nada" jangan-jangan dekati saya, saat mohon jangan sakiti saya
Ghani" tenang lah saya,membantu mu, jangan takut
nada berbalik melihat pria yang sedang berbicara pada nya
Ghani" Lo
nada merasa bingung karena dirinya tidak mengingat Ghani
nada" maaf mas saya tidak kenal mas, terimakasih sudah menolong saya
nada pergi begitu saja, meninggalkan Ghani yang masih terkejut karena melihat dirinya
"kurang ajar tuh cewek, dia gak inget gue, sial deh hari ini gue,ketemu cewek alien itu" batin Ghani
________________________________
TBC
next
jangan lupa setelah baca kasih like dan komennya ya
__ADS_1
terimakasih