Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 143


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


Fani tiba di rumah sakit dengan terburu-buru menuju ke ruangan suaminya itu


sesampainya di sana ia melihat anak dan suaminya tengah tertidur,dengan perlahan Fani masuk kedalam ruangan itu,


Fani" key bangun nak (berbisik)


cyra" mama


Radit pun ikut membuka matanya, dan melihat istrinya sudah terlihat meneteskan air mata


Radit" sayang,kamu sudah datang (tersenyum)


Fani" kenapa kamu tidak bilang,kenapa kamu tidak memberi tahu, aku sangat takut tadi saat mendapat telepon dari key


Radit" maaf,maaf, aku hanya tidak mau melihat kalian sedih itu saja


Fani" pantas kamu bersikeras sekali meminta Rey belajar mengurus perusahan, karena semua ini, kenapa kamu sangat jahat pada ku (menagis)


Radit" maaf,aku tidak mau kalian bersedih Karana kondisi ku


Fani" kamu (memeluk) kita akan hadapi ini bersama, kamu pasti sembuh, aku yakin kita akan tetap bersama


Radit" itu harapan ku


cyra ikut memeluk kedua orang tuanya itu,mereka saling menumpahkan kesedihan mereka


tidak terasa malam semakin larut,cyra terus terjaga memperhatikan kondisi Radit,dirinya tidak bisa memejamkan matanya sedikit pun hal itu juga yang di rasakan oleh Fani,walau berusaha memejamkan mata namun tidak bisa tertidur


Fani" key kamu tidak tidur ?


cyra"nanti saja ma, mama saja yang tidur key masih menjaga papa (menggenggam tangan Radit)


Fani" mama tidak bisa tertidur key, mama merasa takut


cyra" mama jangan takut, key akan jaga papa dengan baik, key janji ma, kita akan selalu sama-sama


Fani" papa mu laki-laki yang baik key, dia selalu saja menyimpan kesedihannya untuk orang-orang yang ia cintai, mama beruntun mendapatkan papa mu nak (menagis)


cyra" ma, jangan sedih, papa akan baik-baik saja,percaya pada key ma, papa akan sembuh


Fani" dari dulu sampai saat ini,tidak pernah sedikit pun mengecewakan mama, bunda cha-cha dia adalah harta satu-satu nya yang di miliki papa mu,dan sekarang hartanya adalah kamu, mama tidak pernah melihat papa Semarah itu kecuali dulu saat bunda cha-cha tersakiti,key mama mohon jangan kecewakan papa,papa sangat menyayangi mu nak


cyra"(menagis) key tahu ma,key akan berusaha agar tidak mengecewakan papa


Fani" terimakasih key (memeluk)


kedua wanita itu terus terjaga,dan hanyut dalam pemikiran masing-masing


pagi-pagi sekali nada sudah bersiap,dan tidak lupa dirinya membawa bekal yang banyak, karena dirinya dan Rizki akan pergi ke rumah sakit untuk menemani cyra


nada tahu betul bagai mana rasanya menemani orang tua yang sedang sakit,takut,cemas,khawatir semua bercampur menjadi satu,karena hal itu dulu juga ia rasakan


nada" mi nada pergi ya


mami" iya, salam buat aunty Fani ya nak,nanti sore menunggu mba mu pulang baru mami menjenguk


nada" iya mi, nada akan sampaikan


mami" ini jangan lupa di bawa (memberikan wadah bekal)


nada" terimakasih mi,nada pergi ya mi (mencium tangan)


mami" hati-hati sayang


nada pergi di antar pak Idris sebelum ke rumah sakit nada menjemput Rizki lebih dulu

__ADS_1


sesampainya di rumah sakit Rizki mengisi absensi lebih dulu


Rizki" aku absen dulu nad


nada" iya, apa tidak apa kamu absen sepagi ini


Rizki " tidak apa-apa mungkin aku di anggap dokter yang terlalu rajin (tertawa)


nada" dasar kamu ini


setelah selesai mereka pergi menuju ruangan rawat, dimana Radit di rawat


tok tok tok


cklek


Fani dan cyra melihat ke arah pintu dimana Rizki dan nada sudah berdiri


cyra" kalian ? ya ampun ini masih sangat pagi


nada" tidak apa-apa kami sengaja ingin kesini, kami ingin menemani mu dan omcan (tersenyum)


Fani" aduh mama senang punya anak gadis banyak sekarang (tertawa)


nada" bagai mana keadaan opgan ?


Rizki" apa sudah lebih baik ?


cyra" sudah lebih baik, tapi ini belum selesai (menatap Radit yang masih tertidur)


nada" kamu bisa key, kamu tenang saja kami selalu ada buat kamu,aku tahu bagaimana rasanya melihat orang yang kita sayangi sakit (menatap Radit)


Rizki" kalian jangan bersedih,aku yang sudah tidak punya saja tidak merasa sedih (tersenyum)


mereka berpelukan,saling menangkan satu sama lain


nada" oooo aku hampir lupa, omcan ini ada titipan dari mami,dan kata mami,mungkin sore nanti mami akan ke mari


Fani" terimakasih cantik, iya omcan tunggu sayang


cyra" apa hanya mama saja yang di bawakan ? (menatap nada)


cyra" aku juga sama RI


nada" lalu aku ?


"bekerjalah" bersamaan


nada" baik lah


setelah menikmati makan pagi bersama,dan berbincang mereka kembali ke aktivitas masing-masing cyra dan Rizki kembali menjadi seorang dokter dan nada kembali ke kantor untuk bekerja


tak terasa hari sudah menampakan warna jingga yang sangat indah di langit, menandakan jika hari sudah mulai petang,nada menunggu Ghani untuk menjemputnya karena mereka akan menjenguk Radit yang sedang sakit


tidak menunggu lama ,Ghani sudah tiba,melihat Ghani nada langsung masuk kedalam mobil nya


ghani" maaf lama sayang macet


nada" tidak apa-apa aku juga baru keluar


Ghani" sayang


nada" em


Ghani" mom minta kamu untuk ke rumah


nada" ada apa ?


Ghani" tidak tahu,kamu mau ikut aku ke rumah ?


nada" aku izin mami dulu, tapi sekarang kita lihat ke adaan opgan lebih dulu (tersenyum)


Ghani" iya sayang, apa Rizki masih di sana ?


nada" iya, dia masih di sana, menunggu Rey katanya


Ghani" em ya sudah


sesampainya di rumah sakit Ghani dan nada langsung menuju ruangan Radit tidak lupa membawa bingkisan untuk cyra dan Fani

__ADS_1


saat bejalan menuju ruangan Radit,mereka mendengar suara cyra sedang marah pada seseorang di depan lift


cyra" mas nya itu yang tidak pakai mata, saya kesal sekali setiap bertemu anda ada saja masalah dalam hidup saya


dr Isman" sudah dokter key,kota bisa selesaikan baik-baik


"saya rasa anda yang tidak becus menjadi seorang dokter,masa memeriksa sepeti ini saja tidak benar" laki-laki itu terdengar sangat kesal


cyra" anda itu sok tahu, yang dokter di sini saya atau anda, jika anda kenapa tidak memeriksa ayah anda sendiri


dokter Isman meninggalkan cyra yang masih berdebat dengan keluarga pasien , karena dirinya mendapat panggilan


Karana penasaran Ghani dan nada masuk kedalam ruang IGD itu, melihat cyra yang masih mengamuk dengan seorang pria


"anda itu dokter tidak proporsional,saya yakin anda itu punya dendam pada saya, maka dari itu anda mengobati luka saya dengan sembarangan dan seenaknya mendiagnosa penyakit saya " pria itu mengejek cyra


melihat hal itu Ghani tidak bisa tunggal diam, Ghani langsung memukul pria yang sedang memunggungi mereka


bug


pria itu langsung terjatuh, cyra dan para tim medis lain terkejut melihat aksi Ghani yang tiba-tiba


pria itu bangkit dan hendak membalas Ghani


"kurang ajar" namun pria itu menghentikan aksi nya saat melihat ghani


ghani" Zain !!! (terkejut)


Zain" ghani!!!


Ghani" oooo astaga Zain sorry gue gak tahu kalo ini Lo, sorry,sorry


Zain" Lo apa-apaan main pukul gue ?(kesal)


Ghani" sorry, abis Lo menghina sodara gue Zain,gue tidak terima


Zain" jadi dokter gadungan ini sodara Lo ?(menunjuk cyra)


cyra" jaga mulut anda tuan


Ghani" jaga bicara Lo Zain, iya dia saudara gue,sorry Zain sudah memukul Lo, tapi tolong jangan hina saudara gue


Zian" baik lah, gue bakal maafin Lo, dan gue akan pergi dari rumah sakit ini, sorry ghan tapi saudara Lo itu memang tidak proporsional


Zain pergi meninggalkan IGD Dangan luka yang belum di obati


cyra" astaga Ghani dia menyebalkan sekali (kesal) jika tidak ingat etika seorang dokter udah gue abisin tuh orang


cyra membawa Ghani dan nada untuk keluar dari IGD ,agar mereka tidak jadi tontonan orang


cyra" dia teman Lo ?


Ghani" ya , teman sekolah


cyra" astaga menyebalkan sekali, kenapa harus bertemu orang seperti dia


nada" memang nya ada masalah apa key, sampai kamu berdebat seperti itu


cyra" panjang nad, sudahlah tidak usah di bahas,kalian mau melihat papa bukan ?


Ghani" tentu, untuk apa kami kesini jika tidak melihat opgan


cyra" ayo kita lihat papa, pasti papa akan suka ... (tersenyum)


tanpa mereka sadari diam-diam Zain masih memperhatikan mereka


"apa dia benar,wanita yang baik untuk ku, dia sangat kasar sekali,ayah semoga ini pilihan yang baik dari mu " batin Zain yang masih memperhatikan ketiga orang yang berjalan bersamaan


_________________________________


TBC


next


selamat hari raya idul Fitri semua nya,mohon maaf lahir dan batin ya, saya sebagai author meminta maaf jika ada kesalahan pada kalian,sekali lagi mohon maaf lahir dan batin


jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak kalian, ya terimakasih


🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2