
enjoy
.
.
.
.
happy reading
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
cyra masih menikmati waktu istirahatnya di taman rumah sakit
ponsel cyra berdering menandakan panggilan masuk
"nada"
"ada apa dia menelepon" gumam cyra
cyra mengangkat panggilan dari nada itu
cyra" halo nyonya Ghani ada apa ?
nada*hey nyonya Zain, bisa kita bertemu sore ini, aku sangat merindukan mu
cyra* Hem pasti ada sesuatu,baik lah aku juga merindukan mu tapi aku di jemput oleh Zain apa dia mau mengantar ku
nada*Ghani sudah menghubungi Zain dia akan mengantar mu kamu tenang saja
cyra* kamu yang terbaik sayang (tertawa) apa Rizki ikut, dia sudah pulang
nada**Rizki tidak bis dia menemani Rey ke pesta pertunangan temannya
cyra*oooo iya aku lupa, baik lah aku akan menghubungi Zain dulu
nada*bukanya Zain sudah di rumah sakit
cyra* benar kah (melihat ke kanan dan ke kiri)
cyra melihat mobil Zain sudaha berada di tempat parkir
cyra*baik lah jika begitu aku bersiap dulu
nada* baik lah, sampai berjumpa nanti key
cyra* ya
nada mengakhiri panggilannya,cyra masuk ke dalam rumah sakit untuk bersiap-siap dan mengambil barang-barangnya
Isman" sudah mau pulang dokter key
cyra" iya dok, saya pulang duluan dok
Isman" apa dokter pulang sendiri
belum cyra menjawab, Zain yang menjawab pertanyaan dokter Isman
Zain" dia pulang bersama saya
cyra dan Isman menoleh ke arah Zain bersamaan
cyra" Zain ?
Zain berjalan mendekati cyra dan dokter Isman
Zain" apa kamu sudah siap ?
cyra"(tersadar dari rasa terkejutnya) oh... em iya
Isman" ini ?
cyra" oooo iya dok ini Zain
Zain langsung menjabat tangan dokter Isman
Zain" saya Zain calon suami key (menjabat tangan Isman)
Isman" oh iya , saya Isman dokter dan juga teman dokter cyra
cyra" em Zain mari kita pergi, bukan kah mereka sudah m nunggu kita
cyra langsung menarik tangan Zain dan menarik nya untuk pergi
cyra" dokter kami duluan ya
dokter Isman hanya tersenyum menanggapi perkataan cyra
cyra" kamu kenapa masuk kedalam ? (kesal)
Zain" aku sudah menunggu dari tadi di luar dan kamu tidak keluar juga
__ADS_1
cyra" kenapa tidak menelpon
Zain" aku sudah menelpon mu jutaan kali, tapi kamu tidak mengangkat nya
cyra" benarkah (tidak percaya )
Zain" periksa ponsel mu itu,jika tidak bisa biar aku ajarkan (kesal)
cyra melihat ponselnya, benar saja banyak sekali panggilan dari Zain sedari siang
Zain" bagaimana? percaya ?
cyra" maaf aku sangat sibuk sekali hati ini, aku tidak sempat melihat ponsel
cyra ingin menyebrang namun Zain menarik cyra karena ada motor yang melintas dengan cepat
cyra terkejut karena Zain menariknya masuk kedalam pelukan
Zain" woy mas hati-hati dong
cyra merasa sangat terkejut,tidak tahu kenapa cyra merasa jantung nya bekerja lebih ekstra dari sebelum nya,karena rasa terkejutnya
Zain" kamu gak apa-apa key, orang itu sembarangan sekali sudah tahu area rumah sakit bawa motor sekencang itu
cyra melepaskan diri dari Zain
cyra" tidak aku tidak apa-apa,aku kurang hati-hati
Zain" baik lah jika tidak apa-apa,ayo ke mobil ku,Ghani sedari tadi sudah menelepon ku
cyra" em
sepanjang perjalanan seperti biasanya hanya ada keheningan antara keduanya,mobil itu benar-benar terasa hening tidak ada suar apa pun
sesampainya di kafe biasa mereka berkumpul cyra langsung masuk kedalam tanpa menunggu Zain yang mencari tempat parkir
cyra" nada,Ghani (melambaikan tangan)
cyra berjalan mendekati nada dan Ghani dengan senyum yang tak lepas dari bibir nya
nada" Zain mana ? kok kamu sendiri ?
cyra" sedang mencari tempat parkir, sudah lah tidak usah fikirkan dia aku sangat merindukan mu (memeluk)
nada" aku juga sangat merindukan mu key
Ghani" tidak ada yang mau memeluk dan merindukan ku ?
cyra" bosan
nada" tidak
"harus" bersamaan
Ghani" astaga wanita-wanita ini
tidak lama berbincang Zain ikut bergabung dengan mereka
Ghani" lama sekali Zain ?
Zain" ramai yang parkir, Hay nad
nada" Hay Zain
Ghani" Zain Lo mau pesan apa ? kita-kita sudah pada pesan
Zain" sama kan saja dengan kalian
Ghani" baik lah gue samain sama key ya
Zain"terserah
semetara kedua wanita itu sudah sibuk saling berbincang sepeti hanya mereka berdua yang berada di tempat itu
Zain" apa mereka selalu begini jika bertemu ? (berbisik)
Ghani" selalu, makanya gue sama Rey jika mereka sudah kumpul itu udah kayak supir nunggu majikan
Zain hanya menganggukkan kepalanya saja
nada" em em kita duduk di sana sebentar ya, ada hal penting yang mau kami bicarakan
cyra" iya kalian berbincang saja
keduanya hanya menganggukkan kepala
cyra dan nada pergi menjauh dari Zain dan juga Ghani
nada" ada apa key, kamu membuat ku khawatir kemarin
cyra" Zain punya kekasih, dan dia terpaksa menerima perjodohan ini
nada"apa!! kamu serius key? kamu tahu dari mana ? kalau ?
__ADS_1
cyra" iya, Zain sendiri yang memberi tahu ku,dia menerima karena iya sangat takut pada ayahnya, aku Tidka tahu bagaimana nasib ku kelak
nada" kamu akhiri saja key,dari pada terlambat nantinya,
cyra" tidak bisa nad, papa sangat suka pada Zain , orang tua kami berteman, dan tidak mungkin aku mengecewakan papa, kamu tahu kondisi papa kan
nada" kamu benar key, jadi bagaimana ? apa yang bisa aku bantu
cyra" jangan katakan ini pada siapa pun,dan tolong selalu menjadi pendengar ku yang baik
nada" tentu, aku berjanji, tapi kamu juga janji jangan buat aku khawatir seperti kemarin
cyra" sorry,(terkekeh) apa sudah ada kabar dari mama mu
nada" kata mami, mama baik-baik saja jadi aku sudah tenang
cyra" syukur lah jika baik-baik saja,aku juga ikut senang mendengarnya
nada" kita kembali ke sana
cyra" nad ingat jangan Samapi ada yang tahu masalah ini
nada" aku janji key, percaya pada ku
cyra"nad
nada" apa ?
cyra" terimakasih sudah mau jadi sahabatku,pendengar keluh kesah ku,menjaga rahasia-rahasia ku dan menjadi orang yang mengerti aku
nada" key, aku juga berterimakasih kamu sudah mau jadi sahabatku,kamu sudah sabar menghadapi aku yang jarang paham,dan sudah mau mengajari ku banyak hal
cyra" kenapa kita jadi sedih sepeti ini sih (terkekeh)
nada" jika ada Rizki pasti dia lebih dulu menagis
mereka tertawa bersama, setelah selesai saling berbincang mereka memutuskan untuk pulang karena cyra harus merawat Radit, dan nada harus menemani mami lara
Ghani" kamu bicara apa saja dengan key, kenapa aku sempat melihat kalian saling sedih
nada" tidak ada, hanya menanyakan mama saja,aku menceritakan aku merindukan mama
Ghani" apa kamu yakin, tidak ada masalah lain selain itu
nada" tidak,kamu kenapa sih ?
Ghani" tidak aku hanya khawatir saja,takut nya kamu menyembunyikan sesuatu dari ku
nada"(memegang pipi ghani) Tidka ada sayang jangan khawatir oke
Ghani" kamu merasa ada yang berbeda dari key ?
nada" tidak, memangnya kenapa ?
Ghani" tidak aku merasa ada yang berbeda saja pada key
nada" itu hanya perasaan mu saja
Ghani" mungkin
sementara di tempat lain cyra masih asik berdiam diri tidak.mwbghiraukan Zain sedikit pun
dirinya lebih asik membalas pesan dari rekan dokternya yang menanya kan ke adaan papanya, hal itu membuat Zain sedikit jengkel,karena dirinya seperti tidak di anggap oleh cyra
sesampainya di rumah cyra mengira jika Zain akan langsung pergi namun hal itu tidak di lakukan Zain, dirinya berpamitan lebih dulu pada Radit dan Fani setelah itu baru lah dirinya pergi
Radit" Zain anak yang baik dan bertanggung jawab kan ma
Fani" iya pa,mama juga suka lihat Zain,papa tidak salah pilih pria untuk key, key bagaimana Zain menurut mu
cyra melihat kedua orang tuanya yang terlihat sangat menyukai Zain
cyra" dia baik,key juga menyukainya (berbohong)
"syukurlah" bersamaan
cyra" papa susah minum obat?
Fani" sudah Bu dokter
cyra"(terkekeh) baik lah jika begitu, key mau istirahat dulu, papa sama Mama jangan tidur malam-malam
"siap Bu dokter" bersamaan
cyra masuk menuju ke kamarnya, cyra membersihkan diri lebih dulu, setelah itu iya mengistirahatkan badannya yang sudah sangat lelah
"dia pintar sekali mengambil hati orang tuaku,dia bisa bersikap manis pada orang lain, kenapa dengan ku tidak,apa aku seburuk itu di matanya " cyra mencoba memejamkan matanya setelah mengingat semua kejadian hari ini
__________________________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa kasih aku like,komen,vote dan favorit pokonya dukungan apa pun untuk aku oke