Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RNH (season 2) 129


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


.


enjoy


------------------------------------------------


kini umur baby kean memasuki usia tiga bulan dimana seorang bayi yang sedang banyak berceloteh dengan menggunakan bahasa bayi, yang membuat orang di sekitarnya menjadi sangat gemas


pukul empat subuh baby kean sudah terjaga dari tidurnya,


Kean sudah mulai berceloteh, membuat Rara terbangun mendengar keseruan dari celoteh putranya itu


Rara" em... anak mommy sudah bangun rupanya, apa sayang


Kean menyemburkan air liurnya


"berrr,Dedah,berrr" semburan itu terkena wajah Rara dan membuatnya merasa gemas dengan putranya


Rara" iya mommy akan mencuci muka,kamu diam di sini ya,kamu bangunin dad ya (terkekeh)


Rara pergi ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya serta menggosok gigi , saat keluar dari kamar mandi Rara melihat putranya itu sudah membalikan tubuhnya seperti sedang tiarap namun tak bisa mengangkat wajahnya


Rara" ya ampun anak mommy (membalikan tubuh Kean) ya Allah nak, untung mom cepat keluar,kamu ini ya,


taya membuka matanya mendengar kebisingan dari istrinya itu


taya" Hem... ada apa mom ?


Rara" Kean tadi membalikan tubuhnya, dan dia tidak bisa bernafas,karena belum bisa mengangkat kepalanya ,untung aku cepat keluar dari kamar mandi


taya"(tertawa) anak Daddy ini,pagi-pagi sudah membuat mommy nya takut


Rara" kok kamu malah tertawa dad,ini tidak lucu tahu


taya" kalian berdua ini,setiap hari selalu membuat ku bersemangat


Rara" lihat nak,dad mu sepertinya masih bermimpi (terkekeh)


taya" sudah mau salat subuh mom, aku bersiap-siap dulu, kita salat bersama


setelah selesai menunaikan kewajiban mereka, Rara mulai mengerjakan tugasnya sebagai istri dan juga ibu,sementara taya dan Kean, sedang asik bermain di taman belakang rumah sambil berlari-lari kecil mengajak Kean bermain


sementara di tempat lain Nara mulai merasa sangat senang karena usia kandungannya sudah memasuki tujuh bulan dan akan segera melaksanakan acara tujuh bulanan membuat seisi rumah menjadi sibuk untuk membantu menyiapkan acaranya


mami" nad tiga hari ke depan kamu tidak usah bekerja, kamu bantu mami dan yang lain di rumah ya


nada" iya mi,nada sudah bilang mas Alvin


mami" ya sudah kamu panggil mba sama mas mu untuk makan,mami turun dulu


nada" iya mi


mami lara meninggalkan nada yang sedang membereskan tempat tidurnya,ponsel nada berdering menandakan panggilan masuk


nada mengangkat panggilan itu


nada* halo


Ghani* kamu benar tidak bekerja selama empat hari ?


nada* iya kasian mami mengurus acara mba nara


Ghani* aku bakal merindukan kamu dong


nada* aduh bapak satu ini Gombal saja, masih pagi pak,nanti juga ketemu,hanya beberapa hari saja


Ghani* ya sudah, sayang hari ini Fahri kembali, aku akan beri tahu mom dan dad soal hubungan kita apa tidak masalah ?


nada* iya, sampaikan salam ku pada malaikat ya


Ghani* jangan membuat mood ku buruk , ini masih sangat pagi


sedang asik berbincang mami lara bertriak memanggil nada

__ADS_1


nada* ya Allah aku lupa, sudah dulu ya, mami memanggil


Ghani* iya, i love you sayang


nada" i love you to


setelah mengakhiri panggilan nada langsung berlari menuju ke bawah menghampiri yang lain


mami" kamu sedang apa? bukan nya panggil Maba sama mas nya malah tidak datang kamu nya


Nara" habis terima telepon dia mi


mami" dari siapa ?


nada"em... dari pak Heru menanyakan tugas nada kemarin


mami" Alvin bilang Heru jangan ganggu orang yang sedang cuti


Alvin" iya mi (melirik nada dan Nara)


setelah selsai sarapan, Alvin memutuskan untuk tidak bekerja karena ingin membantu mempersiapkan acara untuk anak mereka


Nara" mi ini list undangan nya sudah semua


mami" belum, tinggal tamu Alvin dan kamu yang belum


Nara" mi jika Nara mengundang keluarga Brawijaya dan Nugroho apa boleh ?


mami" (diam sejenak) silahkan saja itu tamu mu


Nara" sungguh ? (senang)


mami" iya


Nara" terimakasih mami (memeluk) mi kalo keluarga kita ada yang mu menikah dengan salah satu keluarga itu bagaimana ?


mami" kenapa kamu menanyakan itu ?


Nara" tidak, hanya bertanya saja (melirik nada)


mami" Hem mami tidak setuju, mami masih sedikit takut jika keluarga kita masuk ke dalam keluarga kaya seperti mereka


Nara" oooo begitu, tapi mereka baik mi


Nara" astaga mami , ya enggak mi, hanya berandai-andai saja


nada merasa patah semangat karena mendengar perkataan mami,mami lara pergi meninggalkan mereka


Nara" sabar,kita kasih pengertian perlahan pada mami ya


Nada" iya mba, nada hanya takut saja,jika mami akan marah pada nada, jika mami tahu nada dan Ghani memiliki hubungan


Nara" kita beri tahu perlahan, mami mungkin masih trauma dengan peristiwa saat dengan papi


nada" nada tahu mba,nada paham dulu saat tahu pun nada marah pada mama, apa lagi mami yang mengalami


Nara" anak pintar, kita jadikan pengalaman orang tua jadi pelajaran buat kita


nada" iya mba, aku benar-benar berterima kasih sama mba dan mami mau terima nada seperti ini, di saat mama tak berdaya kalian siap terima nada (menangis)


Nara" itu tugas kita sebagai keluarga kan (memeluk)


Alvin"kenapa kalian jadi sedih, jangan sedih dong, nanti yang di dalam ikut sedih (mengelus perut)


nada" (membersihkan air mata) ya ampun aunty lupa sayang, maaf ya jadi buat kamu ikut sedih


Nara" lihat dia menendang perut ku,(menunjukan perutnya)


Alvin" ya ampun anak papa, lagi senang ya, atau lagi main bola,atau lagi menari atau


nada" atau papa nya terlalu banyak berkhayal ya dek (terkekeh)


Alvin" jangan dengerin aunty nada dek, dia itu masih kecil belum tahu apa-apa, (tertawa)


nada" mas Alvin, mami lihat mas Alvin mengejek nada lagi


mami" aduh Alvin senang sekali kamu, ini ganggu adiknya, udah cari kerjaan lain kata nya pada mau bantu mami


sementara di kantor pengiriman Rey yang sedang pusing mengerjakan tugasnya, di tambah penampilan sekretarisnya yang menguji iman


Rey" Anna bisa tidak besok kamu ke kantor pakai baju syar'i, agar lebih leluasa bekerjanya


Anna" bukanya akan lebih susah pak pakai baju begitu


Rey" huh, besok pakai baju yang benar Anna

__ADS_1


Anna merasa bingung dengan dengan perkataan atasannya itu


Rey menelepon Radit untuk berbicara empat mata dengan nya


Radit*baik lah sepulang kerja kita bertemu di rumah opgan ya Rey


Rey* baik lah


panggilan berakhir,Rey melihat arloji di tangannya yang sudah menunjukan pukul dua siang


ponsel Rey berbunyi suara pesan masuk


(cyra)


Rey bisa minta bantuan, butuh sekarang,kalau bisa temui gue di kafe tempat biasa


Rey membaca pesan cyra,dan pergi meninggalkan kantor untuk membatu cyra


sesampainya di sana cyra langsung melambaikan tangannya


cyra" Rey! (melambaikan tangan)


Rey menghampiri cyra dan temannya yang ia tidak tahu namanya


Rey" ada apa ?


cyra" Rey tadi gue sama Rizki makan, terus ada orang kasihan sekali, gue ajak makan deh nah pas dia mau pulang gue inisiatif buat beliin makanan lagi untuk dia bawa pulang


Rey" terus


cyra"terus gue mau bayar dan uang nya kurang, (tertawa)


Rey"kenapa tidak meminjam duit teman Lo ini ?


Rezki" saya sudah menawarkan tapi key tidak mau


Rey" huh, kebiasaan Lo key, berapa ?


cyra" tujuh ratus ribu (tertawa)


Rey" ini ambil menyusahkan saja


cyra meminjam uang karena ia sedang kena hukuman dari Fani, kartu kredit dan ATM nya di sita karena cyra sangat boros


cyra meninggalkan Rezki dan juga Rey untuk pergi ke kasir membayar tagihannya


Rey diam-diam memandangi Rizki, meski berpenampilan sedikit tidak modis namun Rizki memiliki wajah yang cantik dan mengenakan hijab wanita yang menjadi idaman Rey


Rezki merasa sedikit risih karena di pandangi oleh Rey , membuat dirinya merasa tidak enak hati


Rezki" maaf apakah ada yang salah dari saya ?


Rey" apa?ah iya em, maksud saya tidak


Rezki" maaf saya permisi ke toilet dulu


Rezki meninggalkan Rey sendiri, tidak lama cyra sudah kembali


cyra" dimana sih Riri ?


Rey" toilet, dia dokter atau anak koas kayak Lo key ?


cyra" lah dia itu Rezki , temannya Ranti yang dulu suka sama Fahri


Rey" kok gue jarang liat di ya di kampus


cyra" ya Lo mah mainnya sama Ghani ketempat anak populer, lah dia mainnya di perpus mana ketemu Rey, em gue mulai curiga nih sama Lo


Rey" apa sih key, gue cuma tanya saja, ya sudah gue mau balik lagi kerja, praktek yang benar Lo, jangan pasien sakit gigi Lo suntik sakit demam (mengacak rambut cyra)


cyra" Rey, awas Lo ya


Rey meninggalkan cyra dan Rezki untuk kembali ke kantor


"Rizki" gumam Rey yang terus tersenyum


------------------------------------------------------


TBC


next


jangan lupa like,komen,favorit dan vote nya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2