
selamat membaca
.
.
.
.
.
.
enjoy
------------------------------------------------
kini umur baby kean memasuki usia tiga bulan dimana seorang bayi yang sedang banyak berceloteh dengan menggunakan bahasa bayi, yang membuat orang di sekitarnya menjadi sangat gemas
pukul empat subuh baby kean sudah terjaga dari tidurnya,
Kean sudah mulai berceloteh, membuat Rara terbangun mendengar keseruan dari celoteh putranya itu
Rara" em... anak mommy sudah bangun rupanya, apa sayang
Kean menyemburkan air liurnya
"berrr,Dedah,berrr" semburan itu terkena wajah Rara dan membuatnya merasa gemas dengan putranya
Rara" iya mommy akan mencuci muka,kamu diam di sini ya,kamu bangunin dad ya (terkekeh)
Rara pergi ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya serta menggosok gigi , saat keluar dari kamar mandi Rara melihat putranya itu sudah membalikan tubuhnya seperti sedang tiarap namun tak bisa mengangkat wajahnya
Rara" ya ampun anak mommy (membalikan tubuh Kean) ya Allah nak, untung mom cepat keluar,kamu ini ya,
taya membuka matanya mendengar kebisingan dari istrinya itu
taya" Hem... ada apa mom ?
Rara" Kean tadi membalikan tubuhnya, dan dia tidak bisa bernafas,karena belum bisa mengangkat kepalanya ,untung aku cepat keluar dari kamar mandi
taya"(tertawa) anak Daddy ini,pagi-pagi sudah membuat mommy nya takut
Rara" kok kamu malah tertawa dad,ini tidak lucu tahu
taya" kalian berdua ini,setiap hari selalu membuat ku bersemangat
Rara" lihat nak,dad mu sepertinya masih bermimpi (terkekeh)
taya" sudah mau salat subuh mom, aku bersiap-siap dulu, kita salat bersama
setelah selesai menunaikan kewajiban mereka, Rara mulai mengerjakan tugasnya sebagai istri dan juga ibu,sementara taya dan Kean, sedang asik bermain di taman belakang rumah sambil berlari-lari kecil mengajak Kean bermain
sementara di tempat lain Nara mulai merasa sangat senang karena usia kandungannya sudah memasuki tujuh bulan dan akan segera melaksanakan acara tujuh bulanan membuat seisi rumah menjadi sibuk untuk membantu menyiapkan acaranya
mami" nad tiga hari ke depan kamu tidak usah bekerja, kamu bantu mami dan yang lain di rumah ya
nada" iya mi,nada sudah bilang mas Alvin
mami" ya sudah kamu panggil mba sama mas mu untuk makan,mami turun dulu
nada" iya mi
mami lara meninggalkan nada yang sedang membereskan tempat tidurnya,ponsel nada berdering menandakan panggilan masuk
nada mengangkat panggilan itu
nada* halo
Ghani* kamu benar tidak bekerja selama empat hari ?
nada* iya kasian mami mengurus acara mba nara
Ghani* aku bakal merindukan kamu dong
nada* aduh bapak satu ini Gombal saja, masih pagi pak,nanti juga ketemu,hanya beberapa hari saja
Ghani* ya sudah, sayang hari ini Fahri kembali, aku akan beri tahu mom dan dad soal hubungan kita apa tidak masalah ?
nada* iya, sampaikan salam ku pada malaikat ya
Ghani* jangan membuat mood ku buruk , ini masih sangat pagi
sedang asik berbincang mami lara bertriak memanggil nada
__ADS_1
nada* ya Allah aku lupa, sudah dulu ya, mami memanggil
Ghani* iya, i love you sayang
nada" i love you to
setelah mengakhiri panggilan nada langsung berlari menuju ke bawah menghampiri yang lain
mami" kamu sedang apa? bukan nya panggil Maba sama mas nya malah tidak datang kamu nya
Nara" habis terima telepon dia mi
mami" dari siapa ?
nada"em... dari pak Heru menanyakan tugas nada kemarin
mami" Alvin bilang Heru jangan ganggu orang yang sedang cuti
Alvin" iya mi (melirik nada dan Nara)
setelah selsai sarapan, Alvin memutuskan untuk tidak bekerja karena ingin membantu mempersiapkan acara untuk anak mereka
Nara" mi ini list undangan nya sudah semua
mami" belum, tinggal tamu Alvin dan kamu yang belum
Nara" mi jika Nara mengundang keluarga Brawijaya dan Nugroho apa boleh ?
mami" (diam sejenak) silahkan saja itu tamu mu
Nara" sungguh ? (senang)
mami" iya
Nara" terimakasih mami (memeluk) mi kalo keluarga kita ada yang mu menikah dengan salah satu keluarga itu bagaimana ?
mami" kenapa kamu menanyakan itu ?
Nara" tidak, hanya bertanya saja (melirik nada)
mami" Hem mami tidak setuju, mami masih sedikit takut jika keluarga kita masuk ke dalam keluarga kaya seperti mereka
Nara" oooo begitu, tapi mereka baik mi
Nara" astaga mami , ya enggak mi, hanya berandai-andai saja
nada merasa patah semangat karena mendengar perkataan mami,mami lara pergi meninggalkan mereka
Nara" sabar,kita kasih pengertian perlahan pada mami ya
Nada" iya mba, nada hanya takut saja,jika mami akan marah pada nada, jika mami tahu nada dan Ghani memiliki hubungan
Nara" kita beri tahu perlahan, mami mungkin masih trauma dengan peristiwa saat dengan papi
nada" nada tahu mba,nada paham dulu saat tahu pun nada marah pada mama, apa lagi mami yang mengalami
Nara" anak pintar, kita jadikan pengalaman orang tua jadi pelajaran buat kita
nada" iya mba, aku benar-benar berterima kasih sama mba dan mami mau terima nada seperti ini, di saat mama tak berdaya kalian siap terima nada (menangis)
Nara" itu tugas kita sebagai keluarga kan (memeluk)
Alvin"kenapa kalian jadi sedih, jangan sedih dong, nanti yang di dalam ikut sedih (mengelus perut)
nada" (membersihkan air mata) ya ampun aunty lupa sayang, maaf ya jadi buat kamu ikut sedih
Nara" lihat dia menendang perut ku,(menunjukan perutnya)
Alvin" ya ampun anak papa, lagi senang ya, atau lagi main bola,atau lagi menari atau
nada" atau papa nya terlalu banyak berkhayal ya dek (terkekeh)
Alvin" jangan dengerin aunty nada dek, dia itu masih kecil belum tahu apa-apa, (tertawa)
nada" mas Alvin, mami lihat mas Alvin mengejek nada lagi
mami" aduh Alvin senang sekali kamu, ini ganggu adiknya, udah cari kerjaan lain kata nya pada mau bantu mami
sementara di kantor pengiriman Rey yang sedang pusing mengerjakan tugasnya, di tambah penampilan sekretarisnya yang menguji iman
Rey" Anna bisa tidak besok kamu ke kantor pakai baju syar'i, agar lebih leluasa bekerjanya
Anna" bukanya akan lebih susah pak pakai baju begitu
Rey" huh, besok pakai baju yang benar Anna
__ADS_1
Anna merasa bingung dengan dengan perkataan atasannya itu
Rey menelepon Radit untuk berbicara empat mata dengan nya
Radit*baik lah sepulang kerja kita bertemu di rumah opgan ya Rey
Rey* baik lah
panggilan berakhir,Rey melihat arloji di tangannya yang sudah menunjukan pukul dua siang
ponsel Rey berbunyi suara pesan masuk
(cyra)
Rey bisa minta bantuan, butuh sekarang,kalau bisa temui gue di kafe tempat biasa
Rey membaca pesan cyra,dan pergi meninggalkan kantor untuk membatu cyra
sesampainya di sana cyra langsung melambaikan tangannya
cyra" Rey! (melambaikan tangan)
Rey menghampiri cyra dan temannya yang ia tidak tahu namanya
Rey" ada apa ?
cyra" Rey tadi gue sama Rizki makan, terus ada orang kasihan sekali, gue ajak makan deh nah pas dia mau pulang gue inisiatif buat beliin makanan lagi untuk dia bawa pulang
Rey" terus
cyra"terus gue mau bayar dan uang nya kurang, (tertawa)
Rey"kenapa tidak meminjam duit teman Lo ini ?
Rezki" saya sudah menawarkan tapi key tidak mau
Rey" huh, kebiasaan Lo key, berapa ?
cyra" tujuh ratus ribu (tertawa)
Rey" ini ambil menyusahkan saja
cyra meminjam uang karena ia sedang kena hukuman dari Fani, kartu kredit dan ATM nya di sita karena cyra sangat boros
cyra meninggalkan Rezki dan juga Rey untuk pergi ke kasir membayar tagihannya
Rey diam-diam memandangi Rizki, meski berpenampilan sedikit tidak modis namun Rizki memiliki wajah yang cantik dan mengenakan hijab wanita yang menjadi idaman Rey
Rezki merasa sedikit risih karena di pandangi oleh Rey , membuat dirinya merasa tidak enak hati
Rezki" maaf apakah ada yang salah dari saya ?
Rey" apa?ah iya em, maksud saya tidak
Rezki" maaf saya permisi ke toilet dulu
Rezki meninggalkan Rey sendiri, tidak lama cyra sudah kembali
cyra" dimana sih Riri ?
Rey" toilet, dia dokter atau anak koas kayak Lo key ?
cyra" lah dia itu Rezki , temannya Ranti yang dulu suka sama Fahri
Rey" kok gue jarang liat di ya di kampus
cyra" ya Lo mah mainnya sama Ghani ketempat anak populer, lah dia mainnya di perpus mana ketemu Rey, em gue mulai curiga nih sama Lo
Rey" apa sih key, gue cuma tanya saja, ya sudah gue mau balik lagi kerja, praktek yang benar Lo, jangan pasien sakit gigi Lo suntik sakit demam (mengacak rambut cyra)
cyra" Rey, awas Lo ya
Rey meninggalkan cyra dan Rezki untuk kembali ke kantor
"Rizki" gumam Rey yang terus tersenyum
------------------------------------------------------
TBC
next
jangan lupa like,komen,favorit dan vote nya
terimakasih
__ADS_1