
selamat membaca
.
.
.
.
ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
"selamat tinggal semuanya"
seseorang menarik tangan Naima,dengan cepat Naima terjatuh ke dalam pelukan orang tersebut
Naima" lepaskan aku,biar kan aku mati,aku mohon,biar kan aku mati (menangis)
Rey" kamu sudah gila!!! apa yang kamu lakukan
Naima" aku mohon aku hanya ingin bahagia dengan hidup ku,biarkan aku mati biarkan aku
Naima tidak sadarkan diri,Rey segera membawa Naima ke IGD
Poland" dia kehilangan banyak darah,cepat hubungi bank darah minta mereka kirimkan darah A segera
Rey duduk terdiam di depan IGD,dirinya tidak pernah melihat seseorang yang mencoba mengakhiri hidupnya sendiri
"apa dia benar-benar ingin mati,apa penyebabnya,apa karena aku,atau" pertanyaan itu terus muncul di kepal Rey
dokter Poland keluar dan menemui Rey
Poland" pak Rey, pasien banyak kehilangan darah dan bank darah ke habisan stok darah A kita harus segera mendapatkan darah itu
Rey" saya,saya dok,ambil darah saya
ambil saja seberapa banyak yang di perlukan
Poland" baik lah,kami akan mengambil darah anda setelah itu kami akan cari yang lain,karena Tidka mungkin kami mengambil semuanya dari anda
Rey mengikuti dokter Poland untuk mengambil darahnya,Rey tidak sengaja mendengar percakapan Suter yang sedang merawat Naima
suster" kasihan dia,kata dokter Poland dia depresi berat,lihat lah, tubuhnya sangat kurus dan dia berusaha bunuh diri
"iya dia masih sangat muda,tapi sepertinya beban hidupnya sudah sangat banyak"
salah satu Suter melihat data diri Naima
"lihat-lihat umurnya baru akan dua puluh satu tahun dua hari lagi,tapi dia memilih mengakhiri hidup nya "
"aku sangat prihatin padanya"
perkataan para suster itu terus terngiang di kepala Rey yang masih terjaga melihat Naima yang masih memejamkan matanya
"apa yang terjadi pada mu,kenapa kamu selalu bicara ingin bahagia atau mati" gumam Rey
__ADS_1
ponsel Rey berdering,menandakan panggilan masuk
Rey* halo
cha-cha* Rey apa semua baik-baik saja,bunda bermimpi buruk tentang nai,apa dia baik-baik saja
Rey* iya Bun semua baik-baik saja,itu hanya mimpi tidak usah di fikirkan Bun
cha-cha* syukur lah,kamu belum tidur nak
Rey*sudah Bun,aku terbangun karena suara dering ponsel
cha-cha* maaf kan bunda nak,lanjutkan tidur mu,besok bunda akan ke sana
Rey* iya Bun
Rey mengakhiri panggilan tersebut dan kembali fokus menatap Naima
Rey" akan cari tahu semuanya,kenapa dia bisa seperti ini
Rey merasa sangat bersalah saat ini,karena ulahnya hampir saja seseorang kehilangan nyawanya
ke esokkan pagi Rey terbangun dan melihat Naima sudah bersama bunda nya
cha-cha" selamat pagi Rey,sedari tadi ponsel mu berdering,nomornya tidak di ketahui jadi bunda tidak mengangkat nya
Rey" oooo iya Bun,
Rey menatap Naima yang hanya menundukan pandangannya tanpa berani melihat Rey,Rey mengambil ponselnya yang kembali berdering dan melihat siapa yang menghubunginya
Rey mengabaikan panggilan itu Rey lebih memilih membersihkan dirinya dan bersiap untuk pergi ke kantor
sesampainya di kantor Arif langsung memberi tahu jadwal Rey hari ini
Rey" Rif batalkan semua janji,dan siap kan mobil aku ingin menemui om brand
Arif" baik pak,pak apa saya boleh bertanya ?
Rey" apa?
Arif" pak apakah Naima baik-baik saja ?
Rey" dia baik-baik saja,jangan menanyakan tentang istri ku,wali kamu temannya saya tidak suka
Arif" maaf pak
Rey meninggalkan kantor dan menemui brand orang kepercayaan kelurganya dalam mencari informasi
brand" ada apa ini, kamu repot-repot datang ke mari
Rey" om Rey minta tolong Carikan info tentang dia,aku mau secepatnya
brand" bukan nya ini istrimu
Rey" em, iya dia istri ku
__ADS_1
brand" apa yang terjadi ?
Rey" apa om bisa kah rahasia
brand" sejak kapan aku tidak bisa menjaga rahasia mu Hem,katakan ada apa?
flashback
setelah dirinya tertidur,Rey mendengar suara orang menutup pintu dan ia terbangun, Rey melihat kasur Naima kosong dan darah berada di mana-mana
Rey langsung berlari mengikuti jejak darah itu, Rey takut jika Naima di culik atau ada orang jahat yang melukainya
Rey terus hingga masuk ke dalam lift dan melihat banyak sekali darah di sana,dari turun hingga naik baru lah Rey menemukan jejak darah itu
Rey terus berjalan dan melihat Naima sudah berdiri di atas tembok pembatas
dengan cepat Rey berlari dan menarik Naima ke dalam pelukannya namun Naima terus meronta membuat Rey kewalahan karena nya
Rey terus mencoba menenangkan Naima hingga akhirnya Nima tidak sadarkan diri
saat Naima mengigau pun Naima selalu ingin dirinya mati,hal itu semakin membuat Rey merasa bersalah
flashback of
brand" Rey aku tahu istri mu orang yang baik,papa mu selalu memintaku mencari setiap detail dari gadis itu sebelum kalian menikah,hanya keluarganya yang tidak pernah memperhatikannya,Naima dia itu gadis yang ceria,baik,penyayang,dan suka melukis dia pernah memenangkan lomba melukis,tapi papanya selalu melarangnya melakukan hal yang ia suka Samapi anak itu berubah menjadi pendiam dan tidak banyak bergaul
Rey" om tahu semua itu ?
brand" sudah aku bilang aku sudah mencari setiap detail tentang Naima,walau usianya masih muda namun ia sangat pekerja keras,dan sangat menyayangi keluarga nya,aku justru prihatin melihat istri mu,Rey bahagiakan dia jangan sakiti dia lagi,dari hal yang kau ceritakan aku yakin saat ini dia Tidka punya siapa pun untuk berlindung
Rey" apa om tahu apa hubungannya dengan Arif
brand" Arif laki-laki yang menyukai kakak nya Naima,dia menganggap Naima seperti adiknya tapi Rey kamu harus berhati-hati dengan kakaknya Naima, dia selalu menyusahkan Naima
Rey" menyusahkan? menyusahkan bagaimana ?
brand" dia selalu membuat istri mu menjadi sasaran ke marahan orang tuanya,aku tidak tahu apa penyebabnya karena susah sekali mendekati kakak nya Naima itu
Rey" om apa kamu sudah mendapat info tentang Rizki
brand" lupakan dia Rey, fokus pada istri mu,dia bukan wanita yang baik untuk mu,percaya pada ku,Rey kamu sudah memiliki segalanya dan kamu sudah memiliki wanita yang tepat di hadapan mu,Rey buka diri mu,lihat dia Rey belajar lah dari kesalahan jika wanita itu baik dia akan bertahan bersama mu, bukan meninggalkan mu dan membuat keluarga mu malu
Rey" om tahu aku seperti apa
brand" karena aku tahu kamu seperti apa,jadi aku memberitahumu semuanya fikirkan itu baik-baik jangan salah melangkah Rey
Rey memikirkan setiap kata yang di berikan brand padanya,yang menurutnya ada benarnya apa yang di kata kan brand
" maaf Rey aku tidak akan memberitahu mu jika wanita itu kini sedang mencari mu lagi,Karana ia kembali bukan dengan niat yang baik " dalam hati brand
____________________________
TBC
next
__ADS_1
terimakasih